23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Remaja Kota Denpasar Adu Suara di Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025: Keberanian dan Kepercayaan Diri

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 29, 2025
in Panggung
Ketika Remaja Kota Denpasar Adu Suara di Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025: Keberanian dan Kepercayaan Diri

Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025│Foto: Dok. Forkom Denpasar

IRINGAN musik mulai diputar, lalu suara seorang remaja mengalun dari panggung. Riuh percakapan perlahan mereda. Penonton diam, juri menajamkan perhatian, dan sorot lampu tertuju pada satu peserta yang bernyanyi di atas panggung. Dalam beberapa menit penampilan, yang dipertaruhkan bukan hanya ketepatan nada, tetapi juga keberanian untuk tampil dan menyampaikan perasaan lewat suara. Suasana seperti inilah yang berulang dari satu peserta ke peserta lainnya sepanjang Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025, yang digelar di Graha Yowana Suci, Denpasar, Minggu, 21 Desember 2025.

Lomba tersebut tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perhelatan FORKOM Festival (FORFEST) 2025. Festival ini sendiri dirancang sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan unjuk karya bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Kota Denpasar. Melalui FORFEST 2025, kompetisi tidak berdiri sendiri sebagai tujuan akhir, melainkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk saling mengenal, berinteraksi, dan tumbuh bersama. Di panggung lomba vokal solo, semangat itu terasa jelas. Setiap peserta datang membawa latar belakang, karakter, dan cerita yang berbeda, namun bertemu dalam satu ruang yang sama.

FORFEST 2025 mengusung tema “Greenlight to the Future: Empowering Youth in Harmony”. Tema ini menjadi benang merah seluruh rangkaian acara, termasuk lomba vokal solo. Festival ini dimaknai sebagai ruang bagi generasi muda untuk melahirkan ide-ide baru, mengembangkan potensi diri, dan berkarya secara positif. Nilai kebersamaan dan solidaritas menjadi landasan utama, sejalan dengan spirit Kota Denpasar, “Vasudhaiva Kutumbakam”.

Lomba vokal solo sendiri terbuka untuk remaja berusia 13 hingga 18 tahun dan diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kota Denpasar. Sejak penampilan pertama, atmosfer kompetisi terasa hangat dan inklusif. Lagu-lagu dibawakan dengan pendekatan yang beragam. Ada peserta yang tampil penuh penghayatan, ada pula yang menonjolkan kekuatan teknik dan kontrol suara. Perbedaan itu justru memperkaya suasana lomba, menjadikan setiap penampilan memiliki daya tarik tersendiri.

Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025│Foto: tatkala.co/Dede

Di dalam ruangan, suasana lomba terasa hidup dan intim. Penonton yang hadir datang dari beragam latar belakang. Orang tua tampak duduk dengan raut tegang sekaligus bangga, guru-guru menyimak dengan serius, sementara para remaja hadir sebagai supporter bagi teman sekolah mereka yang berlomba. Tepuk tangan mengalir setiap kali satu penampilan berakhir, diselingi sorakan dan isyarat dukungan dari bangku penonton. Beberapa penonton terlihat sibuk merekam momen dengan gawai, berusaha mengabadikan detik-detik penting saat peserta tampil di atas panggung.

Sebanyak 12 peserta mengikuti Lomba Vokal Solo FORFEST 2025 ini. Setiap peserta membawakan dua lagu, terdiri atas satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Lagu wajib yang harus dibawakan seluruh peserta adalah Cinta Luar Biasa milik Andmesh Kamaleng. Sementara untuk lagu pilihan, peserta bebas memilih satu di antara beberapa judul, yakni Lesung Pipi dari Raim Laode, Love milik Keyshia Cole, Pesan Terakhir karya Lyodra, atau Talking to the Moon dari Bruno Mars. Perbedaan pilihan lagu tersebut memberi warna tersendiri pada setiap penampilan, sekaligus menunjukkan karakter dan kekuatan vokal masing-masing peserta.

Di belakang layar, FORFEST 2025 tidak hadir secara instan, persiapan telah dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Ketut Rima Redita Pakris, yang akrab disapa Rima selaku Ketua Panitia, mengaku lega sekaligus bangga melihat seluruh rangkaian acara dapat terlaksana.

“Empat bulan yang lalu kami sudah mulai merancang acara ini. Rasanya lega dan bangga karena akhirnya bisa terwujud sesuai rencana,” ujar Rima.

Rima menuturkan, sejak awal FORFEST dirancang sebagai wadah untuk menunjukkan bakat di bidang non-akademik. Namun lebih dari itu, ia berharap festival ini dapat menjadi ruang perjumpaan bagi generasi muda. “Goals kami adalah menjadikan FORFEST sebagai tempat generasi muda bisa menunjukkan bakat, berinteraksi, dan menjalin pertemanan,” katanya. Menurut Rima, dukungan pembina, sekolah-sekolah di Denpasar, para juri, sponsor, dan peserta menjadi faktor penting yang membuat tujuan tersebut dapat tercapai.

Kendati demikian, perjalanan menuju hari pelaksanaan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Rima mengakui terdapat berbagai kendala, mulai dari miskomunikasi, peserta mendadak berhalangan hadir, hingga pengaturan waktu sempat tidak sesuai dengan susunan acara. Namun tantangan tersebut tidak sampai menghambat jalannya acara. “Saya bangga dengan rekan-rekan panitia karena bisa mengatasi masalah dengan tenang dan mau berdiskusi. Kendala itu justru menjadi evaluasi dan pengalaman berharga untuk kami ke depan,” ujarnya.

Para juara bersama dewan juri│Foto: Dok. Forkom Denpasar

Di tengah dinamika lomba, satu per satu peserta naik ke panggung membawa cerita masing-masing. Salah satunya adalah Ni Made Dovita Upadhani. Siswi berusia 18 tahun dari SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar ini tampil dengan penuh keyakinan. Di balik penampilannya, terdapat proses persiapan yang tidak mudah. Saat lomba berlangsung, Dovita tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL), sehingga waktu latihannya sangat terbatas.

“Waktu lomba saya sedang PKL, jadi tidak dapat banyak waktu latihan,” kata Dovita. Ia hanya sempat berlatih satu kali di sekolah, sehari sebelum lomba digelar. Keesokan harinya, ia langsung tampil di panggung. Dengan keterbatasan tersebut, ia mengaku hanya mengandalkan kesiapan mental dan pengalaman yang dimiliki.

Untuk menjaga kondisi suara, Dovita melakukan persiapan sederhana. “Setiap lomba, saya selalu sedia permen strepsil warna biru supaya tenggorokan lebih sejuk. Pengganti kencur, hahaha,” katanya sambil tertawa ringan. Cara sederhana itu membantunya tampil lebih nyaman dan percaya diri. Tak disangka, usaha tersebut berbuah hasil. Dovita berhasil menempati posisi sebagai Juara 2.

Hari itu, Juara 1 Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025 berhasil diraih oleh Nithi Warsiki Prajawati dari SMP Dwijendra. Penampilannya dinilai paling menonjol oleh dewan juri dari segi teknik vokal dan penghayatan lagu. Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Ni Made Dovita Upadhani dari SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, dan Juara 3 diraih oleh Luh Eka Juni Antari dari SMK Kesehatan PGRI Denpasar. Ketiga peserta tersebut menjadi pemenang setelah melalui seluruh tahapan penilaian yang ditetapkan panitia dan juri lomba.

Pada akhirnya, melalui lomba vokal solo ini, FORKOM Festival 2025 menegaskan perannya sebagai ruang penyaluran bakat non-akademik bagi pelajar di Kota Denpasar. Kegiatan ini mempertemukan peserta dari berbagai sekolah, melibatkan orang tua dan guru sebagai pendamping yang memberi dukungan langsung. Lomba vokal solo pun menjadi salah satu bagian dari rangkaian FORFEST yang memperkuat fungsi Forum Komunikasi OSIS SMA, SMK, dan MA se-Kota Denpasar sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan potensi generasi muda. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: denpasarlomba vocalRemaja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bali, Ruang yang Hilang, Masalah yang Datang

Next Post

Pisang, Adat dan Budaya Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails
Next Post
Pisang, Adat dan Budaya Bali

Pisang, Adat dan Budaya Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co