2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Remaja Kota Denpasar Adu Suara di Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025: Keberanian dan Kepercayaan Diri

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 29, 2025
in Panggung
Ketika Remaja Kota Denpasar Adu Suara di Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025: Keberanian dan Kepercayaan Diri

Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025│Foto: Dok. Forkom Denpasar

IRINGAN musik mulai diputar, lalu suara seorang remaja mengalun dari panggung. Riuh percakapan perlahan mereda. Penonton diam, juri menajamkan perhatian, dan sorot lampu tertuju pada satu peserta yang bernyanyi di atas panggung. Dalam beberapa menit penampilan, yang dipertaruhkan bukan hanya ketepatan nada, tetapi juga keberanian untuk tampil dan menyampaikan perasaan lewat suara. Suasana seperti inilah yang berulang dari satu peserta ke peserta lainnya sepanjang Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025, yang digelar di Graha Yowana Suci, Denpasar, Minggu, 21 Desember 2025.

Lomba tersebut tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perhelatan FORKOM Festival (FORFEST) 2025. Festival ini sendiri dirancang sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan unjuk karya bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Kota Denpasar. Melalui FORFEST 2025, kompetisi tidak berdiri sendiri sebagai tujuan akhir, melainkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk saling mengenal, berinteraksi, dan tumbuh bersama. Di panggung lomba vokal solo, semangat itu terasa jelas. Setiap peserta datang membawa latar belakang, karakter, dan cerita yang berbeda, namun bertemu dalam satu ruang yang sama.

FORFEST 2025 mengusung tema “Greenlight to the Future: Empowering Youth in Harmony”. Tema ini menjadi benang merah seluruh rangkaian acara, termasuk lomba vokal solo. Festival ini dimaknai sebagai ruang bagi generasi muda untuk melahirkan ide-ide baru, mengembangkan potensi diri, dan berkarya secara positif. Nilai kebersamaan dan solidaritas menjadi landasan utama, sejalan dengan spirit Kota Denpasar, “Vasudhaiva Kutumbakam”.

Lomba vokal solo sendiri terbuka untuk remaja berusia 13 hingga 18 tahun dan diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kota Denpasar. Sejak penampilan pertama, atmosfer kompetisi terasa hangat dan inklusif. Lagu-lagu dibawakan dengan pendekatan yang beragam. Ada peserta yang tampil penuh penghayatan, ada pula yang menonjolkan kekuatan teknik dan kontrol suara. Perbedaan itu justru memperkaya suasana lomba, menjadikan setiap penampilan memiliki daya tarik tersendiri.

Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025│Foto: tatkala.co/Dede

Di dalam ruangan, suasana lomba terasa hidup dan intim. Penonton yang hadir datang dari beragam latar belakang. Orang tua tampak duduk dengan raut tegang sekaligus bangga, guru-guru menyimak dengan serius, sementara para remaja hadir sebagai supporter bagi teman sekolah mereka yang berlomba. Tepuk tangan mengalir setiap kali satu penampilan berakhir, diselingi sorakan dan isyarat dukungan dari bangku penonton. Beberapa penonton terlihat sibuk merekam momen dengan gawai, berusaha mengabadikan detik-detik penting saat peserta tampil di atas panggung.

Sebanyak 12 peserta mengikuti Lomba Vokal Solo FORFEST 2025 ini. Setiap peserta membawakan dua lagu, terdiri atas satu lagu wajib dan satu lagu pilihan. Lagu wajib yang harus dibawakan seluruh peserta adalah Cinta Luar Biasa milik Andmesh Kamaleng. Sementara untuk lagu pilihan, peserta bebas memilih satu di antara beberapa judul, yakni Lesung Pipi dari Raim Laode, Love milik Keyshia Cole, Pesan Terakhir karya Lyodra, atau Talking to the Moon dari Bruno Mars. Perbedaan pilihan lagu tersebut memberi warna tersendiri pada setiap penampilan, sekaligus menunjukkan karakter dan kekuatan vokal masing-masing peserta.

Di belakang layar, FORFEST 2025 tidak hadir secara instan, persiapan telah dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Ketut Rima Redita Pakris, yang akrab disapa Rima selaku Ketua Panitia, mengaku lega sekaligus bangga melihat seluruh rangkaian acara dapat terlaksana.

“Empat bulan yang lalu kami sudah mulai merancang acara ini. Rasanya lega dan bangga karena akhirnya bisa terwujud sesuai rencana,” ujar Rima.

Rima menuturkan, sejak awal FORFEST dirancang sebagai wadah untuk menunjukkan bakat di bidang non-akademik. Namun lebih dari itu, ia berharap festival ini dapat menjadi ruang perjumpaan bagi generasi muda. “Goals kami adalah menjadikan FORFEST sebagai tempat generasi muda bisa menunjukkan bakat, berinteraksi, dan menjalin pertemanan,” katanya. Menurut Rima, dukungan pembina, sekolah-sekolah di Denpasar, para juri, sponsor, dan peserta menjadi faktor penting yang membuat tujuan tersebut dapat tercapai.

Kendati demikian, perjalanan menuju hari pelaksanaan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Rima mengakui terdapat berbagai kendala, mulai dari miskomunikasi, peserta mendadak berhalangan hadir, hingga pengaturan waktu sempat tidak sesuai dengan susunan acara. Namun tantangan tersebut tidak sampai menghambat jalannya acara. “Saya bangga dengan rekan-rekan panitia karena bisa mengatasi masalah dengan tenang dan mau berdiskusi. Kendala itu justru menjadi evaluasi dan pengalaman berharga untuk kami ke depan,” ujarnya.

Para juara bersama dewan juri│Foto: Dok. Forkom Denpasar

Di tengah dinamika lomba, satu per satu peserta naik ke panggung membawa cerita masing-masing. Salah satunya adalah Ni Made Dovita Upadhani. Siswi berusia 18 tahun dari SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar ini tampil dengan penuh keyakinan. Di balik penampilannya, terdapat proses persiapan yang tidak mudah. Saat lomba berlangsung, Dovita tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL), sehingga waktu latihannya sangat terbatas.

“Waktu lomba saya sedang PKL, jadi tidak dapat banyak waktu latihan,” kata Dovita. Ia hanya sempat berlatih satu kali di sekolah, sehari sebelum lomba digelar. Keesokan harinya, ia langsung tampil di panggung. Dengan keterbatasan tersebut, ia mengaku hanya mengandalkan kesiapan mental dan pengalaman yang dimiliki.

Untuk menjaga kondisi suara, Dovita melakukan persiapan sederhana. “Setiap lomba, saya selalu sedia permen strepsil warna biru supaya tenggorokan lebih sejuk. Pengganti kencur, hahaha,” katanya sambil tertawa ringan. Cara sederhana itu membantunya tampil lebih nyaman dan percaya diri. Tak disangka, usaha tersebut berbuah hasil. Dovita berhasil menempati posisi sebagai Juara 2.

Hari itu, Juara 1 Lomba Vokal Solo FORKOM Festival 2025 berhasil diraih oleh Nithi Warsiki Prajawati dari SMP Dwijendra. Penampilannya dinilai paling menonjol oleh dewan juri dari segi teknik vokal dan penghayatan lagu. Sementara itu, Juara 2 diraih oleh Ni Made Dovita Upadhani dari SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, dan Juara 3 diraih oleh Luh Eka Juni Antari dari SMK Kesehatan PGRI Denpasar. Ketiga peserta tersebut menjadi pemenang setelah melalui seluruh tahapan penilaian yang ditetapkan panitia dan juri lomba.

Pada akhirnya, melalui lomba vokal solo ini, FORKOM Festival 2025 menegaskan perannya sebagai ruang penyaluran bakat non-akademik bagi pelajar di Kota Denpasar. Kegiatan ini mempertemukan peserta dari berbagai sekolah, melibatkan orang tua dan guru sebagai pendamping yang memberi dukungan langsung. Lomba vokal solo pun menjadi salah satu bagian dari rangkaian FORFEST yang memperkuat fungsi Forum Komunikasi OSIS SMA, SMK, dan MA se-Kota Denpasar sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan potensi generasi muda. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: denpasarlomba vocalRemaja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bali, Ruang yang Hilang, Masalah yang Datang

Next Post

Pisang, Adat dan Budaya Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Pisang, Adat dan Budaya Bali

Pisang, Adat dan Budaya Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co