6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Incomudro’: Mercusuar di Samudera Malam

Nyoman Sukaya Sukawati by Nyoman Sukaya Sukawati
December 27, 2025
in Ulas Musik
‘Incomudro’: Mercusuar di Samudera Malam

Gambar dari Youtube

Seperti banyak band lain pada zamannya, Kansas kerap menyandingkan musik dengan lirik bernuansa spiritual. Salah satu contoh paling memesona adalah “Incomudro (Hymn to the Atman)”. Lagu favorit banyak pendengar ini mengalir melalui bentangan rock progresif panjang, reflektif, dan berlapis gema filosofis. Meski telah berusia hampir setengah abad, lagu ini tetap membekas, sebuah eksplorasi puitis tentang pencarian, petualangan batin, dan kerinduan untuk menembus batas-batas indra.

Kansas adalah band rock progresif Amerika yang dikenal sejak 1973, dengan ciri aransemen simfoni yang kompleks, termasuk permainan biola yang menonjol, dipadukan dengan energi hard rock. Perpaduan ini memberi warna Kansas yang membedakannya dari band-band sezamannya.

Formasi awal mereka terdiri dari Phil Ehart (drum), Dave Hope (bass), Steve Walsh (vokal, keyboard), Robby Steinhardt (vokal, biola), Rich Williams (gitar), dan Kerry Livgren (gitar, keyboard, penulis lagu). Sepanjang kariernya, Kansas telah merilis belasan album dan melahirkan lagu-lagu abadi seperti “Carry On Wayward Son,” “Song for America,” dan “Dust in the Wind.”

“Incomudro (Hymn to the Atman)” hadir dalam album kedua mereka, “Song for America” (1975). Lagu ini dinyanyikan oleh Steve Walsh, dengan vokal latar dan permainan biola Robby Steinhardt yang memberi dimensi emosional sekaligus spiritual, seakan suara manusia dan gesekan senar saling memanggil dari dua alam berbeda.

Karya ini ditulis dan diaransemen oleh Kerry Livgren, penulis lagu Kansas yang dikenal akan kedalaman refleksi spiritualnya. Ciri khas Livgren terletak pada hasratnya merajut berbagai unsur musik klasik, jazz, hard rock, hingga southern rock, serta beragam instrumen, menjadi komposisi rock progresif yang kaya dan bernilai artistik.

Kata “Incomudro” sendiri merupakan neologisme ciptaan Livgren, tanpa makna baku dalam kamus bahasa Inggris maupun Sanskerta. Pilihan ini tampaknya disengaja, demi menghadirkan aura misteri dan membuka ruang tafsir yang luas.

Namun, penelusuran makna tetap dimungkinkan. “Inco” dapat dibaca sebagai kependekan dari intimate companion, sahabat terdalam, sementara “mudra” dalam tradisi India merujuk pada gerak simbolik tangan yang menghubungkan tubuh, pikiran, dan kesadaran. Jika dirangkai secara intuitif, “Incomudro” dapat dimaknai sebagai isyarat sunyi dari sahabat batin: sebuah panggilan halus menuju kesadaran yang lebih dalam.

Tambahan frasa “Hymn to the Atman” semakin menegaskan arah spiritual lagu ini. Atman, dalam filsafat Hindu, adalah inti kesadaran terdalam, diri sejati yang melampaui ego dan keterikatan duniawi. Dengan demikian, lagu ini dapat dibaca sebagai sebuah kidung pemujaan, bukan kepada sosok eksternal, melainkan kepada percikan ilahi yang bersemayam dalam diri manusia.

Secara musikal, “Incomudro” bergerak perlahan namun pasti, seperti perjalanan melintasi samudera malam. Bagian-bagian instrumentalnya yang panjang tidak sekadar memamerkan virtuoso, melainkan berfungsi sebagai ruang kontemplasi. Denting keyboard, biola yang melengking lirih, serta gitar yang berlapis-lapis, membentuk lanskap sonik yang mengajak pendengar menepi sejenak dari hiruk-pikuk dunia.

Di titik inilah, solo drum panjang Phil Ehart, yang kerap dikritik sebagai berlebihan atau tak berselera, justru menemukan maknanya jika dipandang dari sudut lain. Ritme yang repetitif dan nyaris tribal itu bekerja seperti mantra: bukan untuk memukau, melainkan untuk menambatkan kesadaran. Ia menyerupai detak jantung purba yang menjaga tubuh tetap hadir, tepat ketika instrumen lain melayang-layang menjelajah wilayah batin dan metafisik.

Solo drum ini dapat dibaca sebagai poros—sumbu yang menahan lagu agar tidak sepenuhnya terlepas dari bumi. Dalam tradisi spiritual dan ritual kuno, bunyi perkusi kerap menjadi medium penghubung antara tubuh dan kesadaran; antara yang profan dan yang sakral. Di sini, Phil Ehart seolah memanggil pendengar kembali ke napas dan denyut darahnya sendiri, sebelum perjalanan dilanjutkan ke lapisan makna berikutnya.

Liriknya sendiri tidak menawarkan narasi linear atau pesan moral yang gamblang. Ia hadir sebagai fragmen-fragmen kesadaran, seperti mimpi, doa, atau bisikan batin yang lebih ingin dirasakan daripada dijelaskan. Di sinilah kekuatan lagu ini: ia tidak memaksa pemahaman, tetapi mengundang pengalaman.

“Incomudro” akhirnya berdiri sebagai mercusuar di samudera malam musik rock: tidak membutakan, tidak berteriak, tetapi setia memancarkan cahaya bagi mereka yang bersedia berlayar lebih dalam. Di tengah gelombang distorsi dan ambisi duniawi, lagu ini mengingatkan bahwa perjalanan terjauh sering kali justru mengarah ke dalam diri.

Dan, ketika gema terakhirnya memudar, kita pun menyadari bahwa yang dicari sejak awal bukanlah daratan baru, melainkan keberanian untuk menemukan suara sunyi, suara Atman, yang sejak lama menunggu untuk didengar: “Close your eyes and feel the darkness, speak and hear the sound. [T]

Penulis: Sukaya Sukawati
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Isn’t It a Pity: Ratapan Cinta dan Kesunyian Spiritual George Harrison
Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’
Tags: Kansasmusikmusik baratulasan musik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kabul dan Lebah

Next Post

Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Nyoman Sukaya Sukawati

Nyoman Sukaya Sukawati

lahir 9 Februari 1960. Ia mulai aktif menulis puisi sejak 1980-an di rubrik sastra surat kabar Bali Post Minggu asuhan Umbu Landu Paranggi. Dia pernah bergiat di dunia kewartawanan. Pada 2007 bukunya berjudul Mencari Surga di Bom Bali diterbitkan berkat bantuan program Widya Pataka Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Bali bekerja sama dengan Arti Foundation, Denpasar.

Related Posts

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
0
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

Read moreDetails

The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

by Nyoman Sukaya Sukawati
March 1, 2026
0
The Cascades, Ketika Hujan tak Lagi Romantis

“Rhythm of the Rain” yang dinyanyikan oleh The Cascades tetaplah lagu yang sama seperti ketika pertama kali kita memutarnya puluhan...

Read moreDetails

‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

by Radha Dwi Pradnyani
February 23, 2026
0
‘Lalu Biru’; Menggali Keterlambatan Manusia dalam Menyadari Nilai Kehidupan

“Kenapa baru memberikan bunga ketika orang itu sudah membiru…?” Kalimat ini dilontarkan oleh pacar saya setelah dirinya melewati hari yang...

Read moreDetails

Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 18, 2026
0
Movin’ On dan Pelajaran tentang Keindahan

"Yang paling dalam tidak pernah berisik, ia tahu kapan harus berbunyi, dan kapan memberi jeda" * SAYA pertama kali memegang...

Read moreDetails

Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

by Ahmad Sihabudin
February 16, 2026
0
Desperado:  Tentang Kesendirian dan Keberanian Mencintai

DALAM hidup setiap manusia adalah seorang desperado. Pengembara  yang menempuh jalan panjang antara keinginan untuk bebas dan kebutuhan untuk dicintai....

Read moreDetails

‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 13, 2026
0
‘Chet Baker’: Keindahan yang Diekstraksi dari Rasa Sakit

“Look for the Silver Lining” lahir dari kegelapan, merayap seperti bisikan yang mengubah cara kita mendengar kesedihan. Chet Baker tidak...

Read moreDetails

‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 8, 2026
0
‘All I Am’: Balada yang Lahir dari Kursi Roda

Bayangkan sebuah suara yang lahir dari tubuh yang tak lagi bisa bergerak, namun justru bergerak paling jauh, menembus dinding waktu,...

Read moreDetails

‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

by Nyoman Sukaya Sukawati
February 5, 2026
0
‘Another Day’: Balada Puitis Dream Theater

Ada lagu yang tidak untuk mengguncang, melainkan berbicara tenang menemani kita. 'Another Day' adalah bisikan pelan di tengah hiruk-pikuk album Images...

Read moreDetails

‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 31, 2026
0
‘Leaving on a Jet Plane’: Bisikan Nostalgia dan Takdir

"Leaving on a Jet Plane” karya John Denver bukan sekadar lagu tentang bandara dan koper yang ditutup rapat. Ia adalah...

Read moreDetails

Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

by Nyoman Sukaya Sukawati
January 29, 2026
0
Mark Knopfler: Denting Gitar yang Melampaui Kata-kata

Dunia jarang benar-benar sunyi. Ia dipenuhi suara, tuntutan, berita buruk, dan kegelisahan yang tak kunjung reda. Namun, di sela kebisingan...

Read moreDetails
Next Post
Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co