23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Agus Suardiana Putra by Agus Suardiana Putra
December 27, 2025
in Panggung
Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Sekaa Gong Peniti Banjar Peninjoan Batuan dalam Pentas Baleganjur Ngarap

GAMELAN baleganjur makin eksis saja. Belakangan ini lomba baleganjur makin sering terdengar di daerah-daerah di Bali. Di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, dalam rangka HUT ke-1003 Desa Batuan, 25 Desember 2025, baleganjur ngarap dijadikan sebagai materi lomba untuk memeriahkan hari ulang tahun desa itu.

Dalam lomba itu, ada hal yang menraik. Lomba biasanya diikuti peserta terbaik yang dimiliki masing-masing desa atau banjar. Namun Banjar Peninjoan di Desa Batuan mengirimkan penabuh anak-anak yang baru mengenal gamelan baleganjur dalam lomba itu. Dan, mereka berhasil menduduki juara 2 dari 11 peserta se-Desa Batuan.

Banjar Peninjoan di Batuan, Sukawati, memiliki kelompok gamelan yang bernama Peniti (Peninjoan Teruna Teruni) dan sering memainkan gamelan baleganjur untuk mengiringi upacara dewa yadnya (melancaran sesuhunan, melasti, dan lainnya).

Pertanyaannya adalah, kenapa Peniti tidak mengirimkan penabuh yang sudah matang dengan jam terbang tinggi untuk meraih juara dalam lomba itu? Padahal kalau dilihat, penabuh di Banjar Peninjoan Batuan sangatlah banyak, terlebih yang kompeten untuk lomba.

Ternyata, bagi seniman-seniman baleganjur di banjar itu,  ada suatu tujuan yang “lebih baik” dari sekedar juara, yakni regenerasi.

Penabuh Generasi Baru Pentiti Banjar Peninjoan Batuan

Penabuh baleganjur ngarap dari Banjar Peninjoan yang menjadi peserta lomba didominasi oleh penabuh yang masih muda. Ada yang baru menginjak bangku pendidikan dasar dan menengah. Mereka yang dipilih itu pun adalah penabuh yang sebagian besar belum pernah memainkan gamelan baleganjur.

Mangwin dan Wahyu Pecok ,sebagai pencipta gending baleganjur ngarap di Banjar Peninjoan menjelaskan, keputusan warga Banjar Peninjoan Batuan untuk mengirimkan penabuh muda adalah untuk membentuk generasi penabuh baleganjur yang seterusnya akan ngayah di lingkungan Banjar Peninjoan maupun di Desa Batuan.

Namanya lomba, Wahyu Pecok tetap mentargetkan karya gending baleganjur yang ia buat dapat terselesaikan dan tampil maksimal dalam lomba. Pada proses pembentukan gending, waktu latihan diperlukan rata-rata 4 jam per sekali latihan. Waktu ini dibutuhkan untuk tercapainya target gending yang diinginkan Wahyu Pecok dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan yang disiapkan panitia lomba. Judul tabuh baleganjur yang mereka mainkan berjudul “Betel Tingal”.

Penabuh Peniti Generasi Baru Makan Nasi Yasa Bersama

Pawongan dalam Proses Baleganjur Ngarap

Pawongan merupakan harmonisasi manusia dengan manusia dari salah satu konsep Tri Hita Karana umat Hindu Bali. Di Banjar Peninjoan Batuan, harmonisasi ini secara langsung tumbuh dan mangalir dalam proses pembentukan penabuh generai baru pada lomba baleganjur ngarap.

Proses terbentuknya garapan baleganjur ngarap “Bétel Tingal”  itu dibantu oleh banyak elemen masyarakat. Mulai dari masyarakat Banjar Peninjoan Batuan hingga masyarakat di luar Desa Batuan.

Wahyu Pecok menjelaskan, masyarakat Banjar Peninjoan silih berganti memberikan yasa berupa nasi bungkus, hingga yasa spesial berupa lawar lengkap khas Desa Batuan. Tiap hari, dari pertengahan proses latihan baleganjur ngarap, yasa itu tak hentinya membantu sekaa gong Peniti.

Yasa dari luar banjar juga diberikan oleh Pan Dex’o, yang merupakan pedagang lawar plek terkenal di Desa Batuan. Selain itu, Banjar Tameng Sukawati dari luar Desa Batuan pun ikut membantu berupa yasa nasi bungkus, dan meminjamkan tatakan instrumen reong yang mereka miliki.

Tokoh masyarakat yang duduk di anggota dewan, Putu Pebri, dari Banjar Peninjoan, dan Sampik, ikut serta memberi dukungan dalam bentuk yasa nasi dan uang tunai. Dari sisi kekeluargaan penggiat seni pun ikut memberikan dukungan dengan meminjamkan alat-alat yang mereka miliki. Seperti Nano Goteng dari Batubulan meminjamkan instrumen gong, dan Pak Mandrak dari Sanggar Manis Suari Batuyang meminjam instrumen reong yang ia miliki untuk dipakai lomba.

Di hari pementasan, semua warga Banjar Peninjoan Batuan juga berbondong-bondong memberikan bantuan berupa tenaga sesuai kemampuan. Ada yang membantu merias, membantu memindahkan gamelan dari Banjar Peninjoan ke panggung pentas.

Warga yang bisa mengatur tata lampu panggung juga membantu garapan, ada juga jero mangku ikut membantu berdoa di panggung secara niskala agar pementasan mereka berjalan lancar. Semua elemen masyarakat kompak saling bahu-membahu memberikan tenaganya untuk bumi yang mereka cintai yaitu banjar Peninjoan Batuan.

Aktifitas ini secara langsung telah memproses dan membentuk keharmonisan antar warga dari satu daerah hingga luar daerah yang disebut Pawongan.

Jero mangku dan para pemuda STT Widyatmika Banjar Peninjoan membantu persiapan di panggung

Baleganjur ngarap memerlukan tenaga ekstra untuk memainkannya, karena gending yang dimainkan bersifat musik “keras”. Gamelan baleganjur ngarap memerlukan tenaga ekstra dalam mayunin gending atau mampu membentuk gending ngarap yang memiliki karakter semangat. Seyogyanya para penabuh mampu mengikuti alur pentas, dari awal gending dimainkan hingga akhir, bayun gending harus sama.

Dalam sekaa gong, sikap saling bantu-membantu itu membentuk sebuah keharmonisan antar sesama atau Pawongan. Ketika proses latihan, penabuh memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk menangkap gending yang dituangkan oleh pencipta gending. Ketika itu kesabaran pencipta gending diuji, kesabaran penabuh yang menangkap cepat juga diuji. Ketika menyamakan rasa untuk mayunin gending atau membuat dinamika gending, memerlukan rasa yang sama antar penabuh, dan antara penabuh dan pencipta gending supaya sesuai dengan keinginan pencipta gending. Dari sinilah terbentuknya keharmonisan antar sesama atau pawongan.

Menjaga keharmonisan antar warga sangat perlu dijaga nilai-nilai luhur yang akan menciptakan keselaran rasa natar warga. Jika sudah selarasnya rasa, akan menumbuhkan tali persaudaraan, dan meminimaliris terjadinya kekerasan. [T]

Penulis: Agus Suardiana Putra
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: baleganjurbaleganjur ngarapDesa BatuanGianyarlomba baleganjur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Incomudro’: Mercusuar di Samudera Malam

Next Post

Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Agus Suardiana Putra

Agus Suardiana Putra

I Wayan Agus Suardiana Putra, S.Pd., M.Pd. Instagram @suardianaputra Facebook @Wayan Muncul

Related Posts

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
0
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

Read moreDetails

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

Read moreDetails

“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang...

Read moreDetails

Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

Ini pergelaran tari Bali biasa, tetapi orang-orang yang hadir justru membludak. Maklum, pentas seni itu dibawakan oleh anak-anak dari Sekolah...

Read moreDetails

Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

GEMERLAP cahaya panggung di Gedung Ksirarnawa mempertegas para penari tampil dengan karakter dan busana yang berbeda. Beragam busana itu tentu...

Read moreDetails

Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

by Nyoman Budarsana
June 19, 2026
0
Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, terdapat sebuah ritual peruwatan yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Namanya Bebayuhan Sanan...

Read moreDetails

Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

by Nyoman Budarsana
June 18, 2026
0
Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

MUSIK tradisional Opera Beijing "Gong dan Drum Tradisional Hakka" membuat penonton terkesima dengan perpaduan luar biasa antara kekuatan ritme yang...

Read moreDetails

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
0
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

Read moreDetails

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

by Ingga Adelia
June 15, 2026
0
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

Read moreDetails

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
0
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

Read moreDetails
Next Post
Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co