2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Agus Suardiana Putra by Agus Suardiana Putra
December 27, 2025
in Panggung
Banjar Peninjoan Batuan dalam Lomba Baleganjur Ngarap di Desa Batuan: Bangun Regenerasi, Harmonisasi Pawongan

Sekaa Gong Peniti Banjar Peninjoan Batuan dalam Pentas Baleganjur Ngarap

GAMELAN baleganjur makin eksis saja. Belakangan ini lomba baleganjur makin sering terdengar di daerah-daerah di Bali. Di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, dalam rangka HUT ke-1003 Desa Batuan, 25 Desember 2025, baleganjur ngarap dijadikan sebagai materi lomba untuk memeriahkan hari ulang tahun desa itu.

Dalam lomba itu, ada hal yang menraik. Lomba biasanya diikuti peserta terbaik yang dimiliki masing-masing desa atau banjar. Namun Banjar Peninjoan di Desa Batuan mengirimkan penabuh anak-anak yang baru mengenal gamelan baleganjur dalam lomba itu. Dan, mereka berhasil menduduki juara 2 dari 11 peserta se-Desa Batuan.

Banjar Peninjoan di Batuan, Sukawati, memiliki kelompok gamelan yang bernama Peniti (Peninjoan Teruna Teruni) dan sering memainkan gamelan baleganjur untuk mengiringi upacara dewa yadnya (melancaran sesuhunan, melasti, dan lainnya).

Pertanyaannya adalah, kenapa Peniti tidak mengirimkan penabuh yang sudah matang dengan jam terbang tinggi untuk meraih juara dalam lomba itu? Padahal kalau dilihat, penabuh di Banjar Peninjoan Batuan sangatlah banyak, terlebih yang kompeten untuk lomba.

Ternyata, bagi seniman-seniman baleganjur di banjar itu,  ada suatu tujuan yang “lebih baik” dari sekedar juara, yakni regenerasi.

Penabuh Generasi Baru Pentiti Banjar Peninjoan Batuan

Penabuh baleganjur ngarap dari Banjar Peninjoan yang menjadi peserta lomba didominasi oleh penabuh yang masih muda. Ada yang baru menginjak bangku pendidikan dasar dan menengah. Mereka yang dipilih itu pun adalah penabuh yang sebagian besar belum pernah memainkan gamelan baleganjur.

Mangwin dan Wahyu Pecok ,sebagai pencipta gending baleganjur ngarap di Banjar Peninjoan menjelaskan, keputusan warga Banjar Peninjoan Batuan untuk mengirimkan penabuh muda adalah untuk membentuk generasi penabuh baleganjur yang seterusnya akan ngayah di lingkungan Banjar Peninjoan maupun di Desa Batuan.

Namanya lomba, Wahyu Pecok tetap mentargetkan karya gending baleganjur yang ia buat dapat terselesaikan dan tampil maksimal dalam lomba. Pada proses pembentukan gending, waktu latihan diperlukan rata-rata 4 jam per sekali latihan. Waktu ini dibutuhkan untuk tercapainya target gending yang diinginkan Wahyu Pecok dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan yang disiapkan panitia lomba. Judul tabuh baleganjur yang mereka mainkan berjudul “Betel Tingal”.

Penabuh Peniti Generasi Baru Makan Nasi Yasa Bersama

Pawongan dalam Proses Baleganjur Ngarap

Pawongan merupakan harmonisasi manusia dengan manusia dari salah satu konsep Tri Hita Karana umat Hindu Bali. Di Banjar Peninjoan Batuan, harmonisasi ini secara langsung tumbuh dan mangalir dalam proses pembentukan penabuh generai baru pada lomba baleganjur ngarap.

Proses terbentuknya garapan baleganjur ngarap “Bétel Tingal”  itu dibantu oleh banyak elemen masyarakat. Mulai dari masyarakat Banjar Peninjoan Batuan hingga masyarakat di luar Desa Batuan.

Wahyu Pecok menjelaskan, masyarakat Banjar Peninjoan silih berganti memberikan yasa berupa nasi bungkus, hingga yasa spesial berupa lawar lengkap khas Desa Batuan. Tiap hari, dari pertengahan proses latihan baleganjur ngarap, yasa itu tak hentinya membantu sekaa gong Peniti.

Yasa dari luar banjar juga diberikan oleh Pan Dex’o, yang merupakan pedagang lawar plek terkenal di Desa Batuan. Selain itu, Banjar Tameng Sukawati dari luar Desa Batuan pun ikut membantu berupa yasa nasi bungkus, dan meminjamkan tatakan instrumen reong yang mereka miliki.

Tokoh masyarakat yang duduk di anggota dewan, Putu Pebri, dari Banjar Peninjoan, dan Sampik, ikut serta memberi dukungan dalam bentuk yasa nasi dan uang tunai. Dari sisi kekeluargaan penggiat seni pun ikut memberikan dukungan dengan meminjamkan alat-alat yang mereka miliki. Seperti Nano Goteng dari Batubulan meminjamkan instrumen gong, dan Pak Mandrak dari Sanggar Manis Suari Batuyang meminjam instrumen reong yang ia miliki untuk dipakai lomba.

Di hari pementasan, semua warga Banjar Peninjoan Batuan juga berbondong-bondong memberikan bantuan berupa tenaga sesuai kemampuan. Ada yang membantu merias, membantu memindahkan gamelan dari Banjar Peninjoan ke panggung pentas.

Warga yang bisa mengatur tata lampu panggung juga membantu garapan, ada juga jero mangku ikut membantu berdoa di panggung secara niskala agar pementasan mereka berjalan lancar. Semua elemen masyarakat kompak saling bahu-membahu memberikan tenaganya untuk bumi yang mereka cintai yaitu banjar Peninjoan Batuan.

Aktifitas ini secara langsung telah memproses dan membentuk keharmonisan antar warga dari satu daerah hingga luar daerah yang disebut Pawongan.

Jero mangku dan para pemuda STT Widyatmika Banjar Peninjoan membantu persiapan di panggung

Baleganjur ngarap memerlukan tenaga ekstra untuk memainkannya, karena gending yang dimainkan bersifat musik “keras”. Gamelan baleganjur ngarap memerlukan tenaga ekstra dalam mayunin gending atau mampu membentuk gending ngarap yang memiliki karakter semangat. Seyogyanya para penabuh mampu mengikuti alur pentas, dari awal gending dimainkan hingga akhir, bayun gending harus sama.

Dalam sekaa gong, sikap saling bantu-membantu itu membentuk sebuah keharmonisan antar sesama atau Pawongan. Ketika proses latihan, penabuh memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk menangkap gending yang dituangkan oleh pencipta gending. Ketika itu kesabaran pencipta gending diuji, kesabaran penabuh yang menangkap cepat juga diuji. Ketika menyamakan rasa untuk mayunin gending atau membuat dinamika gending, memerlukan rasa yang sama antar penabuh, dan antara penabuh dan pencipta gending supaya sesuai dengan keinginan pencipta gending. Dari sinilah terbentuknya keharmonisan antar sesama atau pawongan.

Menjaga keharmonisan antar warga sangat perlu dijaga nilai-nilai luhur yang akan menciptakan keselaran rasa natar warga. Jika sudah selarasnya rasa, akan menumbuhkan tali persaudaraan, dan meminimaliris terjadinya kekerasan. [T]

Penulis: Agus Suardiana Putra
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: baleganjurbaleganjur ngarapDesa BatuanGianyarlomba baleganjur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Incomudro’: Mercusuar di Samudera Malam

Next Post

Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Agus Suardiana Putra

Agus Suardiana Putra

I Wayan Agus Suardiana Putra, S.Pd., M.Pd. Instagram @suardianaputra Facebook @Wayan Muncul

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Rara dan Bagian Diri yang Hilang | Cerpen Ahmad Sihabudin

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co