23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Selamat Galungan, Selamat Makan Lawar! — Ingat Atur Gaya Makan Agar Tetap Sehat

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
April 19, 2025
in Esai
Selamat Galungan, Selamat Makan Lawar! — Ingat  Atur Gaya Makan Agar Tetap Sehat

Eka Subiarta

HARI Raya Galungan, hari raya suci agama Hindu, dirayakan setiap 6 bulan sekali pada setiap wuku Buda Kliwon Wuku Dungulan. Hari Raya Galungan dimaknai sebagai kemenangan dharma atas adharma. Umat Hindu akan menyambut dengan penuh suka cita dan rasa syukur.

Menjelang Hari Raya Galungan tentunya akan ada banyak makanan, terutama pada saat Hari Penampahan (satu hari menjelang Hari Raya Galungan). Makanan itu, selain untuk sarana upacara, juga untuk dikonsumsi bersama keluarga dan kerabat.

Jenis-jenis makanan yang ada saat Hari Raya Galungan banyak dan beragam, seperti lawar, sate lilit, tum, jukut ares maupun jenis olahan daging lain. Bahan utamanya adalah daging babi.

Lawar

Lawar menjadi hidangan utama pada saat Hari Penampahan Galungan. Lawar terbuat dari olahan daging cincang (biasanya menggunakan daging babi atau daging ayam) dan dikombinasikan dengan bumbu rempah khas Bali.

Jenis lawar pun ada berbagai jenis ada lawar guntung (campuran daging dan kulit yang telah direbus). Ada juga lawar merah yang dibuat dari campuran daging, kelapa parut dan darah segar sebagai pelengkap cita rasa dan pewarna alami.

Sate Lilit

Sate lilit juga merupakan salah satu ciri khas menu olahan daging pada saat Hari Raya Galungan biasanya dibuat dengan menggunakan daging cincang yang dililitkan pada batang pelapah pohon kelapa atau pun tusuk sate yang agak sedikit besar, yang banyak ada di pasar dan diolah dengan cara dibakar.

Tum

Tum sendiri merupakan salah satu olahan dari daging cincang, baik daging babi, ayam maupun ikan laut yang telah dikombinasikan dengan bumbu khas rempah rempah Bali. Olahan dibungkus dengan menggunakan daun pisang maupun daun coklat dan dimatangkan dengan cara direbus atau dikukus.  

Jukut Ares

Sebagai pelengkap ada yang namanya Jukut ares, ini merupakan kombinasi dari daging dan batang pohon pisang yang masih muda, serta dikombinasikan dengan tulang babi atau pun tulang daging ayam, tentunya dikombinasikan dengan bumbu khas rempah Bali dan diolah dengan cara direbus sampai matang.

Olahan Jeroan

Isi jeroan dari daging babi ataupun daging ayam banyak yang diolah sebagai pelengkap dalam banten yang kita persembahkan dan diolah dengan cara digoreng.

Berbagai macam olahan daging yang kita siapkan tentunya akan membuat nafsu makan kita akan menjadi sedikit kalap atau makan dengan porsi yang berlebih apalagi pada saat momen hari raya juga dijadikan momen berkumpul bagi saudara-saudara kita pulang dari perantauan. Dan tentunya sajian sajian khas pada saat Hari Raya Galungan akan memanjakan lidah kita.

Tradisi pada saat penampahan Galungan dengan membuat berbagai macam olahan daging selain sebagai tradisi kuliner yang telah diwariskan secara turun temurun, tentunga hidangan hidangan ini juga punya peran penting dalam upacara persembahan dan simbol rasa syukur atas berkah yang kita terima.

Sebagai tradisi turun temurun yang telah diwariskan, tentunya kita juga harus mengatur porsi makan dari hidangan khas menjelang atau pada saat Galungan ini, mengingat banyak adanya perkembangan penyakit tidak menular (PTM) yang akhir-akhir ini banyak terjadi akibat tidak bisa mengontrol pola makan kita.

Bagaimana kita menyikapinya?

Sebagai umat beragama dan menjalankan tradisi yang diwariskan secara turun temurun tentunya ada beberapa hal yang harus kita pahami dalam menyiapkan hidangan hidangan khas menjelang hari raya yang dominan dari sumber daging, seperti:

  • Pastikan daging yang kita olah berasal dari daging yang sehat dan tidak sakit.
  • Pastikan daging diolah dalam keadaan matang sempurna, bukan setengah matang maupun dalam keadaan mentah, banyak terjadi kasus penyakit meningitis karenan efek makan makanan dalam keadaan mentah.
  • Makan secukupnya, dalam artian hindari konsumsi daging yang berlebih
  • Hindari makan makanan berlemak tinggi yang berlebih, seperti olahan jeroan, ingat anjuran konsumsi lemak per orang per hari adalah sebanyak 5 sendok makan saja, atau sekitar 20 -25 % dari energi total kita.
  • Penuhi kebutuhan serat dengan buah buahan tentunya ini banyak ada setelah hari raya, konsumsi daging yang sedikit berlebih pada saat penampahan kita imbangi dengan konsumsi buah buah lungsuran (buah yang sudah selesai dipersembahkan) hari raya.
  • Pastikan pengolahan makanan pada saat penampahan dalam keadaan bersih
  • Yang paling penting adalah air putih yang cukup, bukan soda maupun minuman beralkohol.

Tentunya kita akan tetap bisa melaksanakan dan melanjutkan tradisi yang sudah diwariskan secara turun temurun menjelang Hari Raya Galungan tanpa mempengaruhi kesehatan kita, dan kita pun tetap bisa merayakan hari raya yang akan menjadi momen religius kita sebagai umat Hindu, tetapi juga sebagi momen merayakan keanekaragaman kuliner khas menjelang Hari Raya Galungan.

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, selamat merayakan bersama keluarga tercinta dan selamat menikmati sajian kuliner khas menjelang hari raya. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Kisah Kasih Sisa Nasi di Malam Hari
Asam Lambung Karena Anak Kandung
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?
Berapa Biji Sebaiknya Makan Durian dalam Sehari?
Tags: hari raya galungankuliner tradisionallawar bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Bermartabat untuk Mengatasi Trauma Sosial

Next Post

Penjor, Simbol Kemakmuran di Hari Kemenangan

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Hari Suci Saraswati, Mempermulia Diri dengan “Kaweruhan Sujati”

Penjor, Simbol Kemakmuran di Hari Kemenangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co