23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Yohana Krisusanti Daiman by Yohana Krisusanti Daiman
January 7, 2025
in Khas
Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Seorang mahasiswa dari NTT yang bekerja sambil kuliah di Denpasar | Foto: Santy

KULIAH sambil kerja, memang sudah, tapi ada senangnya. Itulah yang dialami sejumlah mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di kampus di Denpasar, Bali.

Sejumlah mahasiswa dari NTT yang kuliah merantau di Bali  dihadapkan dengan bermacam masalah, salah satunya masalah finansial. Mereka—tentu saja tidak semuana, dituntut untuk bisa menghasilkan uang sendiri untuk  meringankan atau membantu orang tua.

Namun saat memutuskan untuk menjadi mahasiswa tentu perioritas yang paling utama adalah kuliah. Ada banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja, karena pilihan yang hebat dan juga berat untuk dijalani.Terlepas dari itu semua, setiap orang yang memutuskan kuliah sambil bekerja pasti memiliki alasan mereka tersendiri.

Ada banyak alasan mahasiswa untuk memilih jalan ini di antaranya adalah didasarkan oleh faktor ekonomi, supaya ada pemasukan tambahan, ingin mendapat pengalaman bekerja atau mengisi waktu luang. Tantangan yang perlu dihadapi adalah yang paling utama waktu.

Bagaimana mereka bisa membagi waktu agar tanggung jawab terhadap pekerjaan tidak menggangu kuliah. Ada pula mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja karena mereka membiayai kuliah sendiri, tanpa harus membebani kedua orang tua mereka.

Ada banyak karyawati asal Manggarai, NTT, yang saat ini sedang bekerja di sebuah toko penjual HP di seputaran  Jalan Seroja Denpasar, dekat dengan kampus Universitas Pgri Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

Mereka ternyata masih berstatus kuliah di kampus UPMI yang jaraknya tidak jauh dari tempat mereka bekerja. Mereka tentu saja tidak bekerja seharian. Bagi yang kuliahnya sore berarti mereka kerja pagi, begitupun sebaliknya mereka yang kuliah pagi pastilah kerjanya sore atau bahkan hingga malam.

Sebut saja dua mahasiswa, Sherly dan Risa. Mereka bekerja di konter HP itu pagi hari. Mereka tampak sibuk melayani customer mereka masing-masing.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Sherly melayani customer yang sedang membeli HP sedangkan Risa sibuk melayani pelangfgan yang membeli pulsa, dan kartu telepon. Shery dan Risa satu jurusan di kampus bahkan satu ruangan juga.

”Kami senang bisa kuliah sambil kerja, agar bisa membantu meringankan beban orang tua, ” ujar Sherly yang diiyakan oleh Risa.

Sherly mulai kerja di konter sejak semester 3. Saat itu, seiring bertambahnya usia dan juga semakin menua semester kuliahnya, ia merasa tidak enak jika terus-terusan meminta uang kepada orang tuanya. Ia merupakan anak yang bertanggung jawab dan tidak mau mebebani kedua orang tuanya.

”Awalnya aku tidak menginginkan untuk melanjutkan kuliah karena tahu biaya kuliahnya sangat mahal, apalagi ayah saya seorang petani dan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya cukup untuk biaya hidup, kalau ditambah saya kuliah akan semakin berat,” kata Sherly.

Jiwa semangat begitu terpancar dari dirinya yang setiap hari tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya.Meski pun begitu, ia merasa tidak sulit mengikuti kuliah. Lantaran sudah biasa kerja, kata Sherly, ia merasa bisa membagi waktu dan bersiasat agar tak keteteran saat kuliah.

”Yang penting kan selalu mengerjakan tugas yang di berika dosen,hadir,dan aktif dikit.Itu cukup untuk mendapat nilai baik,” katanya.

Baginya kuliah sambil kerja adalah sesuatu yang menyenangkan.”Kalau ditanya sedih ya nggak ada sedih-sedihnya memang. Keren juga kuliah sambil kerja kan, banyak uang juga,” katanya sambil tersenyum.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Namun di balik ini semua tentu ada suka-duka yang akan dialami oleh mahasiswa kuliah sambil kerja. Dimulai dari berkurangnya jam istirahat, pola makan tidak teratur dan tugas kuliah semakin menumpuk yang berujung kesehatan akan terganggu juga. Karena jam kerja dan kuliah, tidak ada waktu yang bisa disisihkan buat istrihat. Mulai aktivitas kerja jam 07.00 hingga jam 15.000 bagi yang sif pagi, kalau sif sore mulai jam 15.00 hingga 22.30.

Sherly dan temannya mulai kuliah jam 18.00 hingga 22.000. Pulang kuliah mereka menyempatkan waktu satu jam untuk mengerjakan tugas agar tidak menumpuk karena jam 23.00 mereka harus itirahat mengingatkan kerja besoknya.

Setiap hari mereka selalu melakukan aktivitas yang sama tanpa kenal lelah, bahkan ketika ada tugas deadline dari dosen mereka harus begadang untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut, belum lagi dari dosen-dosen yang lain. Apalagi sekarang ia sudah berada di semester 5 tugas selalu menumpuk.

”Setiap malam saya harus begadang untuk menyelesaikan tugas dari tempat magang karena tidak ada kesempatan pulang kerja untuk membuat tugasnya, saya menahan ngantuk dan juga rasa cape,” ujar Sherly dengan wajah lesu.

Namun ada banyak hal juga yang menyenangkan kuliah sambil kerja, yang paling utamanya bisa membantu meringankan beban orang tua. Bahkan kalau ada rejeki lebih dari hasil kerjaan bisa membantu keperluan mendadak dari orang tua. Di tempat kerja bisa mendapat  pengalaman, public speaking, bisa berinteraksi dengan orang banyak. Karena kerja di konter itu kita harus bisa berinteraksi dengan orang banyak dan juga ramah agar costamer merasa dilayani.

Di kampus kebanyakan belajar teori,.prakteknya ada juga tetapi sedikit. Sementara dengan bekerja bisa mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di kampus. Ilmu yang didapatkan saat bekerja bisa mengisi apa yang belum dapat saat kuliah. Keuntungan lain yang bisa diambil dari kuliah sambil kerja adalah bisa lebih maju dari teman-teman yang tidak sambil bekerja.

Ketika lulus kuliah tidak lagi pusing untuk mencari pekerjaan bahkan bisa membuka usaha sendiri dari hasil kerjaan tersebut. Saat menerima gaji juga merasa bangga kepada diri sendiri karena bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa bebas mau beli apa aja yang kita mau semua rasa stres dan cape langsung hilang seketika.[T]

Reporter/Penulis:  Yohana Krisusanti Daiman
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara
Made Indra Sanjaya, Ayah Dalang, Dia Dalang Juga
Pande Made Iron Digjaya, Berenang Bersama Ayah Sejak Kecil, Kini Juara PON
Tags: kuliah sambil kerjamahasiswamahasiswa NTTNTTUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kita Semua Berdagang

Next Post

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Yohana Krisusanti Daiman

Yohana Krisusanti Daiman

Lahir di Kengko, NTT. Mahasiwa Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co