23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Yohana Krisusanti Daiman by Yohana Krisusanti Daiman
January 7, 2025
in Khas
Susah Senang Mahasiswa NTT Kuliah Sambil Kerja di Denpasar

Seorang mahasiswa dari NTT yang bekerja sambil kuliah di Denpasar | Foto: Santy

KULIAH sambil kerja, memang sudah, tapi ada senangnya. Itulah yang dialami sejumlah mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di kampus di Denpasar, Bali.

Sejumlah mahasiswa dari NTT yang kuliah merantau di Bali  dihadapkan dengan bermacam masalah, salah satunya masalah finansial. Mereka—tentu saja tidak semuana, dituntut untuk bisa menghasilkan uang sendiri untuk  meringankan atau membantu orang tua.

Namun saat memutuskan untuk menjadi mahasiswa tentu perioritas yang paling utama adalah kuliah. Ada banyak mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja, karena pilihan yang hebat dan juga berat untuk dijalani.Terlepas dari itu semua, setiap orang yang memutuskan kuliah sambil bekerja pasti memiliki alasan mereka tersendiri.

Ada banyak alasan mahasiswa untuk memilih jalan ini di antaranya adalah didasarkan oleh faktor ekonomi, supaya ada pemasukan tambahan, ingin mendapat pengalaman bekerja atau mengisi waktu luang. Tantangan yang perlu dihadapi adalah yang paling utama waktu.

Bagaimana mereka bisa membagi waktu agar tanggung jawab terhadap pekerjaan tidak menggangu kuliah. Ada pula mahasiswa yang memilih kuliah sambil kerja karena mereka membiayai kuliah sendiri, tanpa harus membebani kedua orang tua mereka.

Ada banyak karyawati asal Manggarai, NTT, yang saat ini sedang bekerja di sebuah toko penjual HP di seputaran  Jalan Seroja Denpasar, dekat dengan kampus Universitas Pgri Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali.

Mereka ternyata masih berstatus kuliah di kampus UPMI yang jaraknya tidak jauh dari tempat mereka bekerja. Mereka tentu saja tidak bekerja seharian. Bagi yang kuliahnya sore berarti mereka kerja pagi, begitupun sebaliknya mereka yang kuliah pagi pastilah kerjanya sore atau bahkan hingga malam.

Sebut saja dua mahasiswa, Sherly dan Risa. Mereka bekerja di konter HP itu pagi hari. Mereka tampak sibuk melayani customer mereka masing-masing.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Sherly melayani customer yang sedang membeli HP sedangkan Risa sibuk melayani pelangfgan yang membeli pulsa, dan kartu telepon. Shery dan Risa satu jurusan di kampus bahkan satu ruangan juga.

”Kami senang bisa kuliah sambil kerja, agar bisa membantu meringankan beban orang tua, ” ujar Sherly yang diiyakan oleh Risa.

Sherly mulai kerja di konter sejak semester 3. Saat itu, seiring bertambahnya usia dan juga semakin menua semester kuliahnya, ia merasa tidak enak jika terus-terusan meminta uang kepada orang tuanya. Ia merupakan anak yang bertanggung jawab dan tidak mau mebebani kedua orang tuanya.

”Awalnya aku tidak menginginkan untuk melanjutkan kuliah karena tahu biaya kuliahnya sangat mahal, apalagi ayah saya seorang petani dan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga yang penghasilannya cukup untuk biaya hidup, kalau ditambah saya kuliah akan semakin berat,” kata Sherly.

Jiwa semangat begitu terpancar dari dirinya yang setiap hari tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya.Meski pun begitu, ia merasa tidak sulit mengikuti kuliah. Lantaran sudah biasa kerja, kata Sherly, ia merasa bisa membagi waktu dan bersiasat agar tak keteteran saat kuliah.

”Yang penting kan selalu mengerjakan tugas yang di berika dosen,hadir,dan aktif dikit.Itu cukup untuk mendapat nilai baik,” katanya.

Baginya kuliah sambil kerja adalah sesuatu yang menyenangkan.”Kalau ditanya sedih ya nggak ada sedih-sedihnya memang. Keren juga kuliah sambil kerja kan, banyak uang juga,” katanya sambil tersenyum.

Sherly, mahasiswa UPMI Bali, melayani customer yang sedang membeli HP di tempatnya bekerja | Foto: Santy

Namun di balik ini semua tentu ada suka-duka yang akan dialami oleh mahasiswa kuliah sambil kerja. Dimulai dari berkurangnya jam istirahat, pola makan tidak teratur dan tugas kuliah semakin menumpuk yang berujung kesehatan akan terganggu juga. Karena jam kerja dan kuliah, tidak ada waktu yang bisa disisihkan buat istrihat. Mulai aktivitas kerja jam 07.00 hingga jam 15.000 bagi yang sif pagi, kalau sif sore mulai jam 15.00 hingga 22.30.

Sherly dan temannya mulai kuliah jam 18.00 hingga 22.000. Pulang kuliah mereka menyempatkan waktu satu jam untuk mengerjakan tugas agar tidak menumpuk karena jam 23.00 mereka harus itirahat mengingatkan kerja besoknya.

Setiap hari mereka selalu melakukan aktivitas yang sama tanpa kenal lelah, bahkan ketika ada tugas deadline dari dosen mereka harus begadang untuk bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut, belum lagi dari dosen-dosen yang lain. Apalagi sekarang ia sudah berada di semester 5 tugas selalu menumpuk.

”Setiap malam saya harus begadang untuk menyelesaikan tugas dari tempat magang karena tidak ada kesempatan pulang kerja untuk membuat tugasnya, saya menahan ngantuk dan juga rasa cape,” ujar Sherly dengan wajah lesu.

Namun ada banyak hal juga yang menyenangkan kuliah sambil kerja, yang paling utamanya bisa membantu meringankan beban orang tua. Bahkan kalau ada rejeki lebih dari hasil kerjaan bisa membantu keperluan mendadak dari orang tua. Di tempat kerja bisa mendapat  pengalaman, public speaking, bisa berinteraksi dengan orang banyak. Karena kerja di konter itu kita harus bisa berinteraksi dengan orang banyak dan juga ramah agar costamer merasa dilayani.

Di kampus kebanyakan belajar teori,.prakteknya ada juga tetapi sedikit. Sementara dengan bekerja bisa mempraktekkan apa yang sudah dipelajari di kampus. Ilmu yang didapatkan saat bekerja bisa mengisi apa yang belum dapat saat kuliah. Keuntungan lain yang bisa diambil dari kuliah sambil kerja adalah bisa lebih maju dari teman-teman yang tidak sambil bekerja.

Ketika lulus kuliah tidak lagi pusing untuk mencari pekerjaan bahkan bisa membuka usaha sendiri dari hasil kerjaan tersebut. Saat menerima gaji juga merasa bangga kepada diri sendiri karena bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa bebas mau beli apa aja yang kita mau semua rasa stres dan cape langsung hilang seketika.[T]

Reporter/Penulis:  Yohana Krisusanti Daiman
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Mahasiswa NTT di Denpasar: Dari Masak Bersama di Kos, Doa Bersama di Kampus Hingga Aksi Sosial di Jalanan
Mahasiswa Seni Rupa UPMI Bersenang-senang dengan Mural di UWRF 2021
Menapak Jejak Bahasa dan Sastra di Bali Utara
Made Indra Sanjaya, Ayah Dalang, Dia Dalang Juga
Pande Made Iron Digjaya, Berenang Bersama Ayah Sejak Kecil, Kini Juara PON
Tags: kuliah sambil kerjamahasiswamahasiswa NTTNTTUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kita Semua Berdagang

Next Post

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Yohana Krisusanti Daiman

Yohana Krisusanti Daiman

Lahir di Kengko, NTT. Mahasiwa Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

BUMDes Bondalem Kembangkan “Eco Dive”, Biar Turis Bisa Menonton Keindahan Biota Laut di Kedalaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co