6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
September 25, 2024
in Esai
Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

Rumah Makan Malini Uluwatu view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

SELASA, 17 September 2024, bertepatan dengan Purnama Katiga, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Badung melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Luhur Uluwatu. Persembahyangan itu dirangkaikan dengan perpisahan dua orang kepala sekolah yang memasuki masa purnabakti, yaitu Drs. I Made Murdia, M.Pd. (Kepala SMA Negeri 2 Kuta) dan Drs. I Ketut Sumandiartha, M.Pd.(Kepala SMA Negeri 1 Kuta). Keduanya sudah berhasil lulus menyelesaikan masa tugasnya dengan selamat dan sehat lahir batin.

Mengapa sembahyang bersama di Pura Luhur Uluwatu dipilih? Pertama, dalam tradisi masa Ujian Nasional masa silam, Kabupaten Badung selalu mapekeling di dua pura besar, yaitu Pura Puncak Mangu di ujung utara dan Pura Uluwatu di ujung selatan. Keduanya merepresentasikan segara–giri dalam perspektif Hindu Bali. Itu untuk memuliakan kearifan lokal yang sampai saat ini masih diimani bersama, tidak saja masyarakat umum tetapi juga masyrakat pendidikan (sekolah). Kepada-Nya yang berstana di kedua pura itu, masyarakat Badung berserah diri setelah berusaha belajar keras.

Kedua, Pura Luhur Uluwatu adalah satu-satunya Pura Sad Kahyangan yang ada di Kabupaten Badung, di posisi barat daya Bali, yang dipercaya sebagai stana Dewa Rudra. Uluwatu juga dipercaya sebagai tempat moksa Dang Mahaguru, Dang Hyang Dwijendra yang sampai kini ajaran-Nya diwariskan di Bali. Kedatangan-Nya ke Bali memperkaya budaya-agama dengan kehadiran pelinggih Padmasana.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Akan tetapi, di Pura Luhur Uluwatu tidak ditemukan pelinggih Padmasana. Di bagian utama mandala, pelinggih utama berbentuk meru tumpang tiga.  Dari tradisi lisan yang berkembang di masyarakat lokal, diyakini tempat payogan Beliau di Goa Batu Matandal, di tebing Pantai Uluwatu yang dapat dijangkau bila air laut surut, dengan medan yang cukup berat untuk mencapainya.

Ketiga, sebagian terbesar Kepala SMA di Kabupaten Badung berasal dari wilayah Badung Utara, mereka memufakati arah selatan agar lebih dekat melihat laut, apalagi posisi Pura Luhur Uluwatu pada puncak ketinggian Gumi Delod Ceking dengan bebukitan yang memukau.

Kombinasi ngampan dengan tebing-tebing yang berhadapan dengan laut mencitrakan perpaduan segara-giri sekaligus. Ibarat pertemuan cinta Hyang Ibu Pertiwi dengan Bapa Akasa. Percintaan yang merepresentasikan pertemuan kama bang–kama petak yang melahirkan energi cinta kasih, yang dilambangkan dengan warna pink. Itulah sebabnya setiap 14 Februari hari Valintine  biasanya dirayakan dengan coklat beraksesoris  dominan warna pink.

Keempat, salah satu pengurus MKKS SMA Kabupaten Badung terkesima dengan postingan di media sosial terkait dengan keberadaan Malini sebagai restoran yang eksotik-antik di tebing pantai cocok untuk bersantai.

Rumah MakanMalini Uluwatu di wilayah Desa Adat Pecatu menawarkan harga terjangkau mulai Rp 150.000,00/orang. Rumah Makan Malini juga menawarkan view yang berbeda dengan rumah makan-rumah makan lain yang selama ini dikenal. Keistimewaannya tebing dengan laut lepas ombak memecah berbuih putih ibarat bidadari yang mencuci busana di samudera luas. Kala sore  tiba sunset sangatlah indah. Pagi Sunrise bikin surprais. Meneduhkan bin menyejukkan di tengah terik matahari  sasih katiga.

Selain pemandangan yang supercantik, Rumah Makan Malini juga menyediakan spot foto boot alami yang tertata artistik dengan bebatuan unik dari Gumi Delod Ceking langsung berhadapan dengan laut. Batu-batu alam bukit ditata membuatnya indah diabadikan dan muliakan. Setiap bagiannya menjadi spot foto yang menjanjikan kenangan indah.

Lebih-lebih sambil menikmati minuman yang bahannya juga dipetik dari budi daya petani setempat yang terintegrasi dengan manajemen restoran. Maka tidaklah salah, MKKS SMA Kabupaten Badung memilih Rumah Makan Malini sebagai tempat perpisahan bagi dua Kepala Sekolah yang purnabakti.

Indahnya dapat. Pembelajarannya dapat. Inspirasinya pun dapat. Bagi Kepala Sekolah yang kreatif, Rumah Makan Malini adalah tempat berguru yang ideal. Bagaimana mengelola lahan kering menjadi produktif, ilmunya dapat diperoleh di Malini. Jadi, Malini bukan sekadar menjanjikan view supercantik dengan hidangan superlezat, melainkan juga menyajikan pembelajaran super inovatif berguru kepada ahlinya. Sambutan karyawan pun ramah.

Demikianlah, selesai persembahyangan di Pura Uluwatu, rombongan Kepala SMA se-Kabupaten Badung disambut hangat di Rumah Makan Malini oleh pemiliknya, I Nyoman Sudama yang guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Kuta Selatan. Menurutnya, Rumah Makan Malini menyajikan paket makan siang (lunch) dan makan malam (dinner) selain menyajikan pemandangan eksotik, juga menjual paket Kecak bila sunset tiba.

Sementara minumannya dibuat dari hasil panen di Malini. Ini istimewa karena dengan kegersangan wilayahnya, tangan terampil karyawan Malini membuahkan hasil panen yang menjanjikan dan dinikmati tetamu yang berkunjung.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Acara perpisahan yang dilaksanakan secara kekeluargaan itu dirancang secara nonformal, penuh kehangatan dihadiri oleh kepala SMA se- Badung. Pada arahannya, Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung I Nyoman Tingkat mengajak para kepala SMA se-Badung terus meningkatkan kerja sama dan selalu berkolaborasi sesuai dengan slogan SMA: Maju bersama hebat semua. Acara yang berlangsung sambil minum kopi itu jauh dari kesan serius. Namun penuh dengan gelak tawa dan sesekali cletukan nakal muncul.

Selanjutnya, kepada kepala sekolah yang purna bakti, ia menyampaikan terima kasih atas kerja samanya selama menjabat sembari berharap selalu menjaga hati bisa terhubung dan sehat senantiasa. “Jauh di mata, dekat di hati,” seperti dikatakan I Made Murdia.

Sementara itu, I Ketut Sumandiartha mendorong para Kepala Sekolah untuk berbagi praktik baik melalui komunitas belajar. “Kepala Sekolah jangan sampai kalah dengan komunitas guru penggerak. Malu kita,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta itu.

Acara perpisahan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung dilanjutkan makan siang bersama, diselingi karaoke oleh mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta dan Kepala SMA hebat lainnya. Lagu yang dinyanyikan pun berbenturan dengan suara ombak di samudera disaksikan tebing-tebing kokoh membisu.

Menyatunya keriangan dengan kesepian. Menyepi dalam keramaian. Sementara itu, para kepala sekolah yang lain tampak senyum-senyum tanda bahagia tak tersembunyikan. Paling akhir, mereka berfoto dengan aneka gaya. “Aku bergaya, maka aku ada,” celetuk di antara mereka.

Libur Galungan, Rumah Makan Malini bisa dijadikan referensi berlibur sambil bersembahyang ke Pura Luhur Uluwatu. Bersujud di Pura Uluwatu menenangkan batin, makan di Malini menyenangkan fisik. Sehat jasmani rohani, rahayu sekala niskala.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Timbis Paragliding di Atas Ngampan     
Di Puncak Tegeh Kepah  
Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   
Tags: BadungPura UluwatuUluwatu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sembilan Tahun Sebelum “Tragedi Sebelas” (5), Nusa Penida Kehilangan Seniman Muda Bertalenta—I Gede Suradnya

Next Post

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
0
Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

Read moreDetails

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

Read moreDetails

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
0
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

Read moreDetails

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

Read moreDetails

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
0
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

Read moreDetails

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
0
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

Read moreDetails

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026
0
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

Read moreDetails

Suryak Siu

by Dede Putra Wiguna
March 2, 2026
0
Suryak Siu

DALAM bahasa Bali, ‘suryak’ berarti bersorak dan ‘siu’ berarti seribu. ‘Suryak siu’ secara harfiah berarti ‘sorakan seribu’ ─ gambaran tentang...

Read moreDetails

Konflik Iran dan Ujian Kedewasaan Diplomasi Indonesia

by Elpeni Fitrah
March 2, 2026
0
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SAYA menulis ini pada Minggu, 1 Maret 2026, tepat sehari setelah dunia dikejutkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel...

Read moreDetails

Tatkala Duta Pariwisata Indonesia Mengulik Bali

by Chusmeru
March 1, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MENJELANG tutup tahun 2025 jagat media sosial diramaikan dengan unggahan video yang mengabarkan Bali sepi wisatawan. Langsung saja memicu perdebatan....

Read moreDetails
Next Post
Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co