2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
September 25, 2024
in Esai
Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

Rumah Makan Malini Uluwatu view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

SELASA, 17 September 2024, bertepatan dengan Purnama Katiga, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Badung melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Luhur Uluwatu. Persembahyangan itu dirangkaikan dengan perpisahan dua orang kepala sekolah yang memasuki masa purnabakti, yaitu Drs. I Made Murdia, M.Pd. (Kepala SMA Negeri 2 Kuta) dan Drs. I Ketut Sumandiartha, M.Pd.(Kepala SMA Negeri 1 Kuta). Keduanya sudah berhasil lulus menyelesaikan masa tugasnya dengan selamat dan sehat lahir batin.

Mengapa sembahyang bersama di Pura Luhur Uluwatu dipilih? Pertama, dalam tradisi masa Ujian Nasional masa silam, Kabupaten Badung selalu mapekeling di dua pura besar, yaitu Pura Puncak Mangu di ujung utara dan Pura Uluwatu di ujung selatan. Keduanya merepresentasikan segara–giri dalam perspektif Hindu Bali. Itu untuk memuliakan kearifan lokal yang sampai saat ini masih diimani bersama, tidak saja masyarakat umum tetapi juga masyrakat pendidikan (sekolah). Kepada-Nya yang berstana di kedua pura itu, masyarakat Badung berserah diri setelah berusaha belajar keras.

Kedua, Pura Luhur Uluwatu adalah satu-satunya Pura Sad Kahyangan yang ada di Kabupaten Badung, di posisi barat daya Bali, yang dipercaya sebagai stana Dewa Rudra. Uluwatu juga dipercaya sebagai tempat moksa Dang Mahaguru, Dang Hyang Dwijendra yang sampai kini ajaran-Nya diwariskan di Bali. Kedatangan-Nya ke Bali memperkaya budaya-agama dengan kehadiran pelinggih Padmasana.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Akan tetapi, di Pura Luhur Uluwatu tidak ditemukan pelinggih Padmasana. Di bagian utama mandala, pelinggih utama berbentuk meru tumpang tiga.  Dari tradisi lisan yang berkembang di masyarakat lokal, diyakini tempat payogan Beliau di Goa Batu Matandal, di tebing Pantai Uluwatu yang dapat dijangkau bila air laut surut, dengan medan yang cukup berat untuk mencapainya.

Ketiga, sebagian terbesar Kepala SMA di Kabupaten Badung berasal dari wilayah Badung Utara, mereka memufakati arah selatan agar lebih dekat melihat laut, apalagi posisi Pura Luhur Uluwatu pada puncak ketinggian Gumi Delod Ceking dengan bebukitan yang memukau.

Kombinasi ngampan dengan tebing-tebing yang berhadapan dengan laut mencitrakan perpaduan segara-giri sekaligus. Ibarat pertemuan cinta Hyang Ibu Pertiwi dengan Bapa Akasa. Percintaan yang merepresentasikan pertemuan kama bang–kama petak yang melahirkan energi cinta kasih, yang dilambangkan dengan warna pink. Itulah sebabnya setiap 14 Februari hari Valintine  biasanya dirayakan dengan coklat beraksesoris  dominan warna pink.

Keempat, salah satu pengurus MKKS SMA Kabupaten Badung terkesima dengan postingan di media sosial terkait dengan keberadaan Malini sebagai restoran yang eksotik-antik di tebing pantai cocok untuk bersantai.

Rumah MakanMalini Uluwatu di wilayah Desa Adat Pecatu menawarkan harga terjangkau mulai Rp 150.000,00/orang. Rumah Makan Malini juga menawarkan view yang berbeda dengan rumah makan-rumah makan lain yang selama ini dikenal. Keistimewaannya tebing dengan laut lepas ombak memecah berbuih putih ibarat bidadari yang mencuci busana di samudera luas. Kala sore  tiba sunset sangatlah indah. Pagi Sunrise bikin surprais. Meneduhkan bin menyejukkan di tengah terik matahari  sasih katiga.

Selain pemandangan yang supercantik, Rumah Makan Malini juga menyediakan spot foto boot alami yang tertata artistik dengan bebatuan unik dari Gumi Delod Ceking langsung berhadapan dengan laut. Batu-batu alam bukit ditata membuatnya indah diabadikan dan muliakan. Setiap bagiannya menjadi spot foto yang menjanjikan kenangan indah.

Lebih-lebih sambil menikmati minuman yang bahannya juga dipetik dari budi daya petani setempat yang terintegrasi dengan manajemen restoran. Maka tidaklah salah, MKKS SMA Kabupaten Badung memilih Rumah Makan Malini sebagai tempat perpisahan bagi dua Kepala Sekolah yang purnabakti.

Indahnya dapat. Pembelajarannya dapat. Inspirasinya pun dapat. Bagi Kepala Sekolah yang kreatif, Rumah Makan Malini adalah tempat berguru yang ideal. Bagaimana mengelola lahan kering menjadi produktif, ilmunya dapat diperoleh di Malini. Jadi, Malini bukan sekadar menjanjikan view supercantik dengan hidangan superlezat, melainkan juga menyajikan pembelajaran super inovatif berguru kepada ahlinya. Sambutan karyawan pun ramah.

Demikianlah, selesai persembahyangan di Pura Uluwatu, rombongan Kepala SMA se-Kabupaten Badung disambut hangat di Rumah Makan Malini oleh pemiliknya, I Nyoman Sudama yang guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Kuta Selatan. Menurutnya, Rumah Makan Malini menyajikan paket makan siang (lunch) dan makan malam (dinner) selain menyajikan pemandangan eksotik, juga menjual paket Kecak bila sunset tiba.

Sementara minumannya dibuat dari hasil panen di Malini. Ini istimewa karena dengan kegersangan wilayahnya, tangan terampil karyawan Malini membuahkan hasil panen yang menjanjikan dan dinikmati tetamu yang berkunjung.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Acara perpisahan yang dilaksanakan secara kekeluargaan itu dirancang secara nonformal, penuh kehangatan dihadiri oleh kepala SMA se- Badung. Pada arahannya, Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung I Nyoman Tingkat mengajak para kepala SMA se-Badung terus meningkatkan kerja sama dan selalu berkolaborasi sesuai dengan slogan SMA: Maju bersama hebat semua. Acara yang berlangsung sambil minum kopi itu jauh dari kesan serius. Namun penuh dengan gelak tawa dan sesekali cletukan nakal muncul.

Selanjutnya, kepada kepala sekolah yang purna bakti, ia menyampaikan terima kasih atas kerja samanya selama menjabat sembari berharap selalu menjaga hati bisa terhubung dan sehat senantiasa. “Jauh di mata, dekat di hati,” seperti dikatakan I Made Murdia.

Sementara itu, I Ketut Sumandiartha mendorong para Kepala Sekolah untuk berbagi praktik baik melalui komunitas belajar. “Kepala Sekolah jangan sampai kalah dengan komunitas guru penggerak. Malu kita,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta itu.

Acara perpisahan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung dilanjutkan makan siang bersama, diselingi karaoke oleh mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta dan Kepala SMA hebat lainnya. Lagu yang dinyanyikan pun berbenturan dengan suara ombak di samudera disaksikan tebing-tebing kokoh membisu.

Menyatunya keriangan dengan kesepian. Menyepi dalam keramaian. Sementara itu, para kepala sekolah yang lain tampak senyum-senyum tanda bahagia tak tersembunyikan. Paling akhir, mereka berfoto dengan aneka gaya. “Aku bergaya, maka aku ada,” celetuk di antara mereka.

Libur Galungan, Rumah Makan Malini bisa dijadikan referensi berlibur sambil bersembahyang ke Pura Luhur Uluwatu. Bersujud di Pura Uluwatu menenangkan batin, makan di Malini menyenangkan fisik. Sehat jasmani rohani, rahayu sekala niskala.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Timbis Paragliding di Atas Ngampan     
Di Puncak Tegeh Kepah  
Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   
Tags: BadungPura UluwatuUluwatu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sembilan Tahun Sebelum “Tragedi Sebelas” (5), Nusa Penida Kehilangan Seniman Muda Bertalenta—I Gede Suradnya

Next Post

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co