12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
September 25, 2024
in Esai
Pesona Rumah Makan Malini Uluwatu

Rumah Makan Malini Uluwatu view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

SELASA, 17 September 2024, bertepatan dengan Purnama Katiga, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Badung melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Luhur Uluwatu. Persembahyangan itu dirangkaikan dengan perpisahan dua orang kepala sekolah yang memasuki masa purnabakti, yaitu Drs. I Made Murdia, M.Pd. (Kepala SMA Negeri 2 Kuta) dan Drs. I Ketut Sumandiartha, M.Pd.(Kepala SMA Negeri 1 Kuta). Keduanya sudah berhasil lulus menyelesaikan masa tugasnya dengan selamat dan sehat lahir batin.

Mengapa sembahyang bersama di Pura Luhur Uluwatu dipilih? Pertama, dalam tradisi masa Ujian Nasional masa silam, Kabupaten Badung selalu mapekeling di dua pura besar, yaitu Pura Puncak Mangu di ujung utara dan Pura Uluwatu di ujung selatan. Keduanya merepresentasikan segara–giri dalam perspektif Hindu Bali. Itu untuk memuliakan kearifan lokal yang sampai saat ini masih diimani bersama, tidak saja masyarakat umum tetapi juga masyrakat pendidikan (sekolah). Kepada-Nya yang berstana di kedua pura itu, masyarakat Badung berserah diri setelah berusaha belajar keras.

Kedua, Pura Luhur Uluwatu adalah satu-satunya Pura Sad Kahyangan yang ada di Kabupaten Badung, di posisi barat daya Bali, yang dipercaya sebagai stana Dewa Rudra. Uluwatu juga dipercaya sebagai tempat moksa Dang Mahaguru, Dang Hyang Dwijendra yang sampai kini ajaran-Nya diwariskan di Bali. Kedatangan-Nya ke Bali memperkaya budaya-agama dengan kehadiran pelinggih Padmasana.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Akan tetapi, di Pura Luhur Uluwatu tidak ditemukan pelinggih Padmasana. Di bagian utama mandala, pelinggih utama berbentuk meru tumpang tiga.  Dari tradisi lisan yang berkembang di masyarakat lokal, diyakini tempat payogan Beliau di Goa Batu Matandal, di tebing Pantai Uluwatu yang dapat dijangkau bila air laut surut, dengan medan yang cukup berat untuk mencapainya.

Ketiga, sebagian terbesar Kepala SMA di Kabupaten Badung berasal dari wilayah Badung Utara, mereka memufakati arah selatan agar lebih dekat melihat laut, apalagi posisi Pura Luhur Uluwatu pada puncak ketinggian Gumi Delod Ceking dengan bebukitan yang memukau.

Kombinasi ngampan dengan tebing-tebing yang berhadapan dengan laut mencitrakan perpaduan segara-giri sekaligus. Ibarat pertemuan cinta Hyang Ibu Pertiwi dengan Bapa Akasa. Percintaan yang merepresentasikan pertemuan kama bang–kama petak yang melahirkan energi cinta kasih, yang dilambangkan dengan warna pink. Itulah sebabnya setiap 14 Februari hari Valintine  biasanya dirayakan dengan coklat beraksesoris  dominan warna pink.

Keempat, salah satu pengurus MKKS SMA Kabupaten Badung terkesima dengan postingan di media sosial terkait dengan keberadaan Malini sebagai restoran yang eksotik-antik di tebing pantai cocok untuk bersantai.

Rumah MakanMalini Uluwatu di wilayah Desa Adat Pecatu menawarkan harga terjangkau mulai Rp 150.000,00/orang. Rumah Makan Malini juga menawarkan view yang berbeda dengan rumah makan-rumah makan lain yang selama ini dikenal. Keistimewaannya tebing dengan laut lepas ombak memecah berbuih putih ibarat bidadari yang mencuci busana di samudera luas. Kala sore  tiba sunset sangatlah indah. Pagi Sunrise bikin surprais. Meneduhkan bin menyejukkan di tengah terik matahari  sasih katiga.

Selain pemandangan yang supercantik, Rumah Makan Malini juga menyediakan spot foto boot alami yang tertata artistik dengan bebatuan unik dari Gumi Delod Ceking langsung berhadapan dengan laut. Batu-batu alam bukit ditata membuatnya indah diabadikan dan muliakan. Setiap bagiannya menjadi spot foto yang menjanjikan kenangan indah.

Lebih-lebih sambil menikmati minuman yang bahannya juga dipetik dari budi daya petani setempat yang terintegrasi dengan manajemen restoran. Maka tidaklah salah, MKKS SMA Kabupaten Badung memilih Rumah Makan Malini sebagai tempat perpisahan bagi dua Kepala Sekolah yang purnabakti.

Indahnya dapat. Pembelajarannya dapat. Inspirasinya pun dapat. Bagi Kepala Sekolah yang kreatif, Rumah Makan Malini adalah tempat berguru yang ideal. Bagaimana mengelola lahan kering menjadi produktif, ilmunya dapat diperoleh di Malini. Jadi, Malini bukan sekadar menjanjikan view supercantik dengan hidangan superlezat, melainkan juga menyajikan pembelajaran super inovatif berguru kepada ahlinya. Sambutan karyawan pun ramah.

Demikianlah, selesai persembahyangan di Pura Uluwatu, rombongan Kepala SMA se-Kabupaten Badung disambut hangat di Rumah Makan Malini oleh pemiliknya, I Nyoman Sudama yang guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Kuta Selatan. Menurutnya, Rumah Makan Malini menyajikan paket makan siang (lunch) dan makan malam (dinner) selain menyajikan pemandangan eksotik, juga menjual paket Kecak bila sunset tiba.

Sementara minumannya dibuat dari hasil panen di Malini. Ini istimewa karena dengan kegersangan wilayahnya, tangan terampil karyawan Malini membuahkan hasil panen yang menjanjikan dan dinikmati tetamu yang berkunjung.

Rumah Makan Malini Uluwatu dengan view laut lepas latar tebing kokoh | Foto: I Nyoman Tingkat

Acara perpisahan yang dilaksanakan secara kekeluargaan itu dirancang secara nonformal, penuh kehangatan dihadiri oleh kepala SMA se- Badung. Pada arahannya, Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung I Nyoman Tingkat mengajak para kepala SMA se-Badung terus meningkatkan kerja sama dan selalu berkolaborasi sesuai dengan slogan SMA: Maju bersama hebat semua. Acara yang berlangsung sambil minum kopi itu jauh dari kesan serius. Namun penuh dengan gelak tawa dan sesekali cletukan nakal muncul.

Selanjutnya, kepada kepala sekolah yang purna bakti, ia menyampaikan terima kasih atas kerja samanya selama menjabat sembari berharap selalu menjaga hati bisa terhubung dan sehat senantiasa. “Jauh di mata, dekat di hati,” seperti dikatakan I Made Murdia.

Sementara itu, I Ketut Sumandiartha mendorong para Kepala Sekolah untuk berbagi praktik baik melalui komunitas belajar. “Kepala Sekolah jangan sampai kalah dengan komunitas guru penggerak. Malu kita,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta itu.

Acara perpisahan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Ketua MKKS SMA Kabupaten Badung dilanjutkan makan siang bersama, diselingi karaoke oleh mantan Kepala SMA Negeri 1 Kuta dan Kepala SMA hebat lainnya. Lagu yang dinyanyikan pun berbenturan dengan suara ombak di samudera disaksikan tebing-tebing kokoh membisu.

Menyatunya keriangan dengan kesepian. Menyepi dalam keramaian. Sementara itu, para kepala sekolah yang lain tampak senyum-senyum tanda bahagia tak tersembunyikan. Paling akhir, mereka berfoto dengan aneka gaya. “Aku bergaya, maka aku ada,” celetuk di antara mereka.

Libur Galungan, Rumah Makan Malini bisa dijadikan referensi berlibur sambil bersembahyang ke Pura Luhur Uluwatu. Bersujud di Pura Uluwatu menenangkan batin, makan di Malini menyenangkan fisik. Sehat jasmani rohani, rahayu sekala niskala.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Timbis Paragliding di Atas Ngampan     
Di Puncak Tegeh Kepah  
Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   
Tags: BadungPura UluwatuUluwatu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sembilan Tahun Sebelum “Tragedi Sebelas” (5), Nusa Penida Kehilangan Seniman Muda Bertalenta—I Gede Suradnya

Next Post

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Di Pancoran Desa Les, Dulu, Orang-Orang dan Kuda Biasa Mandi Bersama

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co