24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Flores ke Kampus Impian: Cerita dari PKKMB Undiksha Singaraja 2024

Son Lomri by Son Lomri
August 16, 2024
in Khas
Dari Flores ke Kampus Impian: Cerita dari PKKMB Undiksha Singaraja 2024

Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Undiksha Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

HARI mulai panas. Deretan panjang mahasiswa baru, sekitar jam 11.00 Wita, bubar, dan mereka keluar lapangan. Mereka baru saja mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau disingkat  PKKMB.

Di trotoar dan jalan utama di tengah kampus, para peserta berjalan pulang. Dari kejauhan, begitu terpacaknya wajah ceria dari James Doo dan Afris Tukan—mahasiswa baru asal Flores.

Langkah kakinya seperti menari gembira ketika meninggalkan lapangan itu.

Berdua mereka berbincang, sepanjang jalan tanpa ragu karena hari pertamanya ia rasa begitu menyenangkan. Mereka telah mengantongi sedikit-sedikit informasi tentang kampus impiannya.

Pemandangan itu terjadi di kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kamis, 15 Agustus 2024. Saat itu, adalah pembukaan secara seremonial sebuah acara yang kini disebut Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru  (PKKMB).

Memang, PKKMB ini dirancang untuk mengenalkan sedikitnya tentang yang berkaitan dengan kampus—seperti struktural dan hal-hal lainnya. Sehingga menjadi serangkaian kegiatan mahasiswa baru yang wajib untuk diikuti.

Di Undiksha, saat acara pembukaan itu, sebanyak 3.942 peserta memadati lapangan hijau yang tak jauh dari perpustakaan kampus. Terdiri dari 3.925 baru (lebih banyak dari tahun 2023 yang hanya 2.975) dan 24 mahasiswa yang mengulang. Pula sebab itulah barangkali barisan mesti diperlebar ke ruas jalan di belakang lapangan itu.

James Doo dan Afris Tukan berjalan berdua | Foto: tatkala.co/Son

Acara ini diikuti dengan cukup antusias oleh para peserta dan 445 panitia—dengan penuh semangat sejak pagi. Dengan tema “Harmony in Diversity: Creating an Inclusive Campus”, tak ada perpeloncaan di sana. Hal demikian memang satu penekanan kampus pada kegiatan ini baik di hari pertama maupun seterusnya.

Nah, di tengah ribuan mahasiswa itu terseliplah dua mahasiswa dari Flores; James Dhoo, mahasiswa baru prodi Teknologi Rekayasa Pengindraan Jarak Jauh, dan Afris Tukan, mahasiswa baru Pendidikan Seni Rupa.

Seperti juga yang lain, dua mahasiswa itu khusyuk mengikuti acara. Mereka tampak senantiasa berdua, barangkali karena mereka satu daerah. Bahkan hingga acara bubar, mereka tampak berjalan berdua.

Walaupun panas menyengat menembak mereka sepanjang berjalan dan sejak di lapangan itu, James Doo dan Afris Tukan berjalan berdua. Walaupun berbeda prodi, sebagai teman satu daerah, mereka memiliki tekad kuat yang sama sebagai perantau.

“Saya memang berniat untuk pergi ke Bali. Karena di Bali itu banyak sekali seniman. Saya pergi kuliah ke sini ingin pulang menjadi seniman,” kata Afris Tukan dengan wajah tersenyum malu.

Begitupun dengan James Doo, sebelumnya ia tak menyangka jika dirinya akan berlabuh di Bali yang sangat jauh dari kampung halamannya itu. Dalam menyongsong mimpi, katanya, “Saya akan tetap belajar dan semangat untuk sampai lulus.”

James Doo menunjukkan air muka gembira dan percaya diri.

Mahasiswa baru di Undiksha itu membawa harapan dari rumah kampung halaman. Mimpi dan atau cita-cita itu. Saat acara, anak bangsa dari berbagai daerah di Indonesia berbaris di Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha.

Foto: tatkala.co/Son

Mereka mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun ajaran 2024/2025 ini. Sesekali mereka mengharapkan angin datang memberi sejuk di sela-sela menyimak para civitas akademika berbicara.

“PKKMB dulu namanya OKK. Kalau dulu Ospek ada kesan atau ada stigma bahwa ada unsur perpeloncoan, ada unsur kekerasan. Pada PKKMB sekarang kegiatannya lebih ditekankan aspek edukatifnya,” kata Wakil Rektor Prof. Ketut Sudiana kepada wartawan usai acara.

Oleh karena itu, kegiatan ini nantinya akan lebih banyak di dalam kelas, katanya. Dengan berbagai materi terutama terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar (KMB), dan terkait dengan transformasi pendidikan.

“Inti dari transformasi pendidikan itu adalah implementasi kurikulum merdeka. Kemudian juga penekanan pada 4 (empat) Pilar Kebangsaan. Bebas narkoba, bebas dari kekerasan seksual. dsb..” lanjutnya.

PKKMB tahun ini dilaksanakan selama tiga hari di tingkat Universitas yang dimulai hari ini Kamis, 15 Agustus 2024 dengan pembagian dua waktu: paruh pagi dan paruh siang. Kemudian dilanjutkan kembali pada 16 Agustus dengan sistem yang sama terbagi menjadi dua paruh seperti tadi.

Setelah itu mahasiswa baru akan dilimpahkan ke fakultas dan juga jurusan pada tanggal 18-21 Agustus dan akan dikembalikan lagi ke tingkat Universitas pada tanggal 22 agustus 2024 untuk acara penutupan.

Foto: tatkala.co/Son

Mengawal agar acara itu tetap berjalan dengan semestinya, Ketut Sudiana selaku wakil rektor ia sudah meyakinkan jika pihak kampus telah memantapkan secara komitmen. Selain keamanan melalui pantauan security berbadan tegap, juga sarana dan prasaranan telah ditingkatkan lagi keamanan dan kenyamanannya oleh pihak kampus.

Seperti di beberapa titik yang dianggap rawan kejahatan atau tindakan tak senonoh misalnya, pihak kampus sudah memasang CCTV di berbagai sudut untuk memantau jika terjadi tindak kejahatan baik perpeloncoan ataupun kekerasan seksual yang akhir-akhir ini sedang banyak dibicarakan di Buleleng.

“Selain itu, tentu penekanan-penekanan melalui pendekatan menyampaikan etika kehidupan di kampus. Termasuk etika berbusana. Itu kan penting. Kadang-kadang masalah busana menjadi faktor pemicu kekerasan seksual.  Kemudian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undiksha nanti bekerja sama dengan Satgas PPKS akan memberikan sosialisasi terkait dengan pencegahan tindak kekerasan seksual,” kata Prof. Ketut Sudiana. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Dewi Sri dan Spirit Kemerdekaan dalam Pameran Seni Rupa di Undiksha Singaraja
Arja “Alas Langit Peteng”: Manis & Pangus — Catatan TA Mahasiswa Pendidikan Bahasa Bali Undiksha
Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali
Tags: kampusmahasiswa baruPendidikanUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Relasi Ekosistem Kesenian dan Festival

Next Post

Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Ni Made Mira Cahyani, Lulusan Terbaik yang Suka Laki-laki Berbahasa Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co