6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dewadi Edition, Singaraja Menonton, dan Ruang Alternatif Nonton Film di Bali Utara

Yudi Setiawan by Yudi Setiawan
March 24, 2024
in Khas
Dewadi Edition, Singaraja Menonton, dan Ruang Alternatif Nonton Film di Bali Utara

Pemutaran dan diskusi film "Dewadi Edition" | Foto: Singaraja Menonton

“KARENA di Singaraja tidak ada bioskop, maka kami hadir sebagai ruang alternatif pemutaran film dan diskusi seputar film di Singaraja,” ujar Kardian Narayana, Direktur ProgramSingaraja Menonton.

Benar, sejak berdiri pada akhir tahun 2020, Singaraja Menonton secara konsisten menjadi platform yang menyediakan informasi seputar screening, workshop, arsip,dan festival film di Singaraja. Dengan program pemutaran film satu bulan dua kali—minggu ketiga dan keempat.

Kardian, dengan Komunitas Singaraja Menonton-nya, seakan membuat lupa para penikmat film di Singaraja bahwa di kota ini, sampai saat ini, memang tidak ada bioskop. Barangkali itulah salah satu alasan mengapa komunitas ini selalu ditunggu-tunggu para penikmat film di Singaraja untuk memutar film, baik film karya sturadara lokal maupun internasional.

Seperti malam kemarin, Jumat, 22 Maret 2024. Bertempat di Kedai Kopi Dekakiang, Komunitas Singaraja Menonton menghadirkan beberapa film pendek karya sutradara lokal Buleleng. Dengan tema Dewadi Edition, malam itu, terdapat lima film pendek yang diputar: Metuun (2019), Air Bening Bercerita (2023), Salah Jalan (2017), Cintai Aku Satu Hari Saja (2019), dan Abu-abu (2023).

Suasana pemutaran film “Dewadi Edition” | Foto: Singaraja Menonton

Setelah hujan benar-benar reda, kedai kopi sederhana di Jl. Sedap Malam, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, itu mulai didatangi para pengunjung setianya. Ada yang secara khusus datang untuk menonton film, ada juga yang hanya sekadar nongkrong.

Kursi-kursi sudah tertata rapi, layar sudah terpasang, dan film diputar. Semuanya tampak asik menikmati film-film pendek karya Dewadi Wijaya, sutradara muda dari Desa Kubutambahan itu. Selama film diputar, ada yang tampak serius, ada juga yang asyik menonton sambil berbincang. Riang ketiga anak kecil yang datang menonton bersama ibunya, menambah suasana hangat pada malam hari itu.

Secara keseluruhan, selain film Meetuun dan Air Bening Bercerita, film-film pendek karya Dewadi merupakan film pendek yang mengangkat tentang isu kenakalan remaja dan pencarian identitas. Bagaimana proses pencarian jati diri dan kenakalan seorang remaja agar bisa diterima di lingkungannya sangat terlihat di film Salah Jalan.

Film itu, menceritakan seorang gadis SMA dengan latar ekonomi pas-pasan, yang ingin bergaya hidup seperti teman-temannya—memiliki hp bagus dan berpenampilan modis. Namun, hidupnya mulai berubah setelah ia mengikuti saran temannya. Tapi nahas, saran temannya tersebut, yang membawa kehancuran di hidupnya, akhirnya ia memutuskan untuk bunuh diri.

Ya, isu kenakalan remaja dalam dunia film Indonesia barangkali sudah banyak melahirkan sutradara-sutradara baru. Banyak film yang menggunakan ide serupa, yakni penggunaan narkoba sampai pergaulan seks bebas.

Eksploitasi kenakalan remaja merupakan suatu isu yang sangat sering terjadi yang kemudian dijadikan film. Sekadar menyebut film, Realita Cinta Dan Rock n Roll (2006), Radit dan Jani (2008), adalah film yang sangat kental dengan isu kenakalan remajanya. Maka, apa yang Dewadi tawarkan dalam film Salah Jalan sebenarnya bukan hal baru.

Menurut Dewadi, selaku sutradara dari kelima film itu, ide dari pembuatan film-filmnya merupakan sesuatu hal yang dekat dengan dirinya. Ia memperoleh ide membuat film tentang isu kenakalan remaja dari tempatnya mengajar. Ya, sebagai seorang guru, ia sering mendapat curhatan, baik dari sesama guru maupun dari siswanya sendiri.

“Saya memperoleh ide membuat film itu dari sekolah. Saya sering mendapat curhatan mengenai siswa dari guru BK ataupun dari siswa sendiri,” ujarnya sesaat setelah filmnya selesai diputar.

Ia bercerita, bahwa belajar membuat film sudah ia tekuni sejak tahun 2013 secara otodidak. Dari hasil ketekunannya dan ketertarikannya dalam dunia film tersebut, sejak tahun 2017, ia telah menghasilkan beberapa film pendek yang ia produksi bersama rekan-rekannya.

Meski begitu, tampaknya ia masih belum puas dengan film-film yang sudah dihasilkannya itu. Menurutnya, sebagai orang yang tidak mempunyai basic di bidang perfilman, ia masih sering mengalami kesulitan untuk menyampaikan ide-idenya ke dalam film yang ia buat.

“Kadang idenya bagus, tapi pas eksekusi, malah berbeda dan terasa kurang,” tutur Dewadi.

Benar, beberapa filmnya yang diputar pada malam itu juga mendapat respon yang serupa dari para penonton. Seperti misalnya, Adib—mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha, itu—berpendapat jika film-film karya Dewadi tersebut merupakan film yang bernuansa tentang anak muda. Namun, ada beberapa hal yang justru tidak dimasukan si pembuat film untuk penguat di dalam cerita yang ia buat.

“Mengapa tidak dijelaskan apa alasan Kadek [tokoh disabilitas pada film Cintai Aku Satu Hari Saja] itu meninggal, dan ia mengalami sakit apa?” tanya Adib. Barangkali, sebagai mahasiswa kedokteran, pertanyaan itu penting baginya untuk segera mendapat jawaban.

Kardian Narayana dan Dewadi saat sesi diskusi film “Dewadi Edition” | Foto: Singaraja Menonton

Selain Adib, Bli Gus—sapaan akrab owner Kedai Kopi Dekakiang—tak luput memberikan tanggapannya. Menurutnya, konsep ide yang Dewadi berikan di dalam film Cintai Aku Satu Hari Saja, merupakan sesuatu yang unik. Berbeda dengan Adib yang terlihat teliti dengan penyakit yang menyebabkan Kadek meninggal, Bli Gus tampak asyik menikmati film itu secara keseluruhan.

“Film ini menarik. Karena jarang ada film yang membahas tentang bagaimana anak disabilitas mempunyai rasa cinta kepada seseorang,” katanya.

Sedangkan, menurut Kardian, film Dewadi yang berjudul Metuun, memiliki kelemahan di dalam menarasikan sebuah cerita. Ia menganggap, si pembuat film kurang bisa memanfaatkan momen-momen yang terjadi pada saat proses syuting film tersebut.

“Seharusnya, percakapan pas metuun-nya diperlihatkan. Padahal itu poin penting di film ini,” jelas Kardian.

Menurut Dewadi, ia sering mengikuti berbagai perlombaan film lokal maupun nasional. Dan, tanggapan-tanggapan dari para penonton tersebut sebenarnya sama dengan masukan dan kritik yang ia peroleh pada saat mengikuti lomba film yang pernah ia ikuti.

“Masukan teman-teman sebenarnya sama dengan masukan-masukan yang saya dapat pada saat pemutaran film maupun pas lomba-lomba kemarin,” katanya. “Tapi, saya itu pelupa, dikasih masukan sepuluh, yang ingat cuma lima,” katanya lagi sembari tertawa.

Meski begitu, sebagai seorang yang mempunyai keinginan lebih di bidang perfilman, ia mengaku bahwa masukan-masukan tersebut yang membuatnya secara konsisten melahirkan karya-karya filmnya.

“Dari masukan-masukan itu yang membuat saya akan terus berusaha membuat film-film yang lebih baik ke depannya,” katanya, dengan nada bersungguh-sungguh di depan para penonton yang hadir sebelum Kardian Narayana menutup acara pemutaran dan diskusi film malam itu.[T]

Reporter: Yudi Setiawan
Penulis: Yudi Setiawan
Editor: Jaswanto

Warna Baru dalam Ekosistem Perfilman di Singaraja
Minikino Film Week 2023 dan Hidupnya Ruang Kolaboratif di Singaraja
Tags: film pendekSingaraja Menonton
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Yayasan IDEP Memperkenalkan Sumur Pemanen Air Hujan di Desa Munduk

Next Post

Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Yudi Setiawan

Yudi Setiawan

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Sanju (2018): Film Humas Sanjay Dutt?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co