6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hal-hal Menarik dari Buku “Kala Tattwa”  Karya Drs I Wayan Dunia

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 12, 2024
in Ulas Buku
Hal-hal Menarik dari Buku “Kala Tattwa”  Karya Drs I Wayan Dunia

Buku Kala tattwa

SETIAP malam saya berpikir untuk bersiap menjawab pertanyaan dari anak-anak terkait dengan adat dan budaya Bali yang sudah terkenal sampai ke luar negeri. Terutama konsep tentang keseimbangan dengan semua makhluk ciptaan Tuhan. Akhirnya di suatu pagi terlihat buku yang sangat menarik berjudul Kala Tattwa

Buku karangan dari Drs I Wayan Dunia ini terdiri dari 25 teks asli Kala Tattwa dan terjemahannya sebanyak 30 halaman. Buku yang terbit tahun 2009 oleh Penerbit Paramita di Surayaba telah menginspirasi dan menarik saya untuk membacanya.

Kala Tattwa adalah naskah siwaistik yang menjelaskan tentang asal usul Sang Hyang Kala beserta anugerah yang diterimanya dari Bhatara Siwa dan juga Dewi Uma. Dikisahkan kala Bhatara Siwa dan Bhatari Uma sedang perjalanan bersama ke samudera yang begitu indah, muncul hasrat birahi Bhatara Siwa namun karena situasi tidak memungkinkan ditolak keinginan tersebut oleh Dewi Uma.

Tak ayal sperma Bhata Siwa menetes ke samudera dan membuat ombak yang begitu besar lalu berubah menjadi sosok raksasa yang snagat menyeramkan dan tinggi besar. Meraung raung raksasa tersebut menanyakan siapa dirinya dan orang tuanya. Karena tidak ada jawaban, raksasa ini mengamuk hingga merusak keseimbangan dunia hingga ke kahyangan. Walaupun dewata nawa sanga ikut bertempur dan juga Bhatara Brahma maupun Wisnu menyerang raksasa tersebut, tak juga terkalahkan

Akhirnya para dewa memohon kepada Hyang Bhatara Siwa untuk mengalahkan dan menumpas raksasa yang mengganggu keseimbangan dunia. Bhatara Siwa berperang melawan raksasa tersebut, saling tembak, slaing tusuk namun tidak ada yang kalah. Akhirnya Bhatara Siwa bertanya kepada raksasa tersebut.

“Wahai Raksasa, mengapa engkau mengganggu keseimbangan dunia?”

“Aku hanya ingin tahu nama dan orangtuaku,” jawab raksasan itu.

Lalu Bhatara Siwa menjanjikan memberikan jawaban, asalkan taring kanan sang raksasa dipatahkan terlebih dahulu. Setelah taringnya dipatahkan, maka Bhatara Siwa menjelaskan siapa dirinya dan raksasa itu sendiri adalah anaknya. Dewi Uma sendiri adalah ibunya. Dan semenjak saat itu raksasa itu diberi nama sebagai Hyang Kala dengan anugerah boleh membunuh yang bersalah dan memberi hidup yang tidak bersalah. Selain itu Hyang Kala juga bertubuhkan yang bernapas.

Dewi Uma sendiri memerintahkan Hyang Kala untuk tinggal di Pura Dalem dengan nama Bhatari Durga sebagai dewanya golongan Kala, Durga, Pisaca, Wil, Raksasa, Danuja, Kingkara, penyakit, hama, bisa dan segala yang gaib. Namun saat Dewi Uma ke Pura Dalem, beliau bergelar Bhatara Durga Dewi dan Hyang Kala bergelar Kalika.

Anugerah lain yang diberikan yaitu yang dapat dijadikan santapan oleh Sang Hyang Kala adalah sebagai berikut.

  •  Orang yang tidur sampai sore dan bangun setelah matahari tenggelam
  • Anaka kecil yang menangis di malam hari kemudian ditakut-takuti oleh orang tuanya dengan berkata “Ya, ya, makan nih makan”
  • Orang yang membaca kakawin, kidung, dan tutur utama di tengah jalan
  • Orang yang merapatkan perkumpulan di jalan

Ada yang menarik dalam buku terjemahan ini yaitu Hyang Bhatari Durga Dewi merestui pada manusia sejati. Ini dimaksudkan pada manusia yang tahu pemujaan terhadap diriNya meski apapun yang dimohonkan agar direstui oleh Hyang Bhatara Kala. Hal ini karena manusia sejati dapat bercampur dengan Bhuta, Kala, Durga, Duewam Bhatara, dan Hyang. Menarik lagi adalah Dewi Uma merestui Hyang Bhatara Kala untuk menghukum orang yang perilakunya tidak sesuai dengan kelahirannya.

Bhatara Siwa juga memberikan wejangan yaitu beberapa hal yang amat penting untuk dilakukan dan diketahui oleh Hyang Bhatara Kala yaitu sebagai berikut.

  • Pada sasih Kasanga beliau diijinkan mengambil jiwa manusia atau binatang terutama yang berdosa, jahat, bersenggama tidak sesuai dengan silakrama, dharma sasana dan agama
  • Pada desa adat yang cemar/alamat buruk dapat disebarkan penyakit kusta, hama, dan penyakit binatang yang tidak dapat diobati.
  • Sang pemimpin melakukan penebusan kepada Sang Hyang Kala demi keselamatan negara dan rakyatnya melalui upcara yajna seperti Manusa Yajna, Bhuta Yjna, Rsi Yajna, Pitra Yajna dan Dewa Yajna dengan disaksikan Catur Weda dan mendirikan sanggah surya

Terakhir Bhatari Durga Dewi memberikan suatu petuah kepada putranya bahwa penyakit pada manusia ada tanda-tandanya serta obat yang dapat digunakan. Selain itu tanda-tanda orang yang akan meninggal pada orang yang sakit juga dijelaskan. Beliau juga menjelaskan intisari dari ajaran Canting Mas dan juga Siwer Mas serta paling penting konsep dari tirta dalam pelaksanaan pujawali dan upacara kematian sebagai sarana sidhaning pelaksanaan yajna yang disebut tirtha pendeta Siwa-Budha.

Secara umum buku ini sangat nikmat dibaca walau tanpa gambar di setiap halamannya. Selain itu istilah yang ada perlu dicermati lebih detai untuk menghindari perbedaan pemahaman seperti Durga, Bhatara Durga, dan Hyang Durga Dewi adalah hal yang berbeda. Istilah bahan dalam pembuatan obat sesuai dengan Kala Tatwa juga perlu ditanyakan kepada yang lebih paham untuk menghindari perbedaan resep obatnya.

Dijelaskan juga pemberian obat sebaiknya tidak sembarangan dengan disertai prana dan doa yang suci oleh yang terlatih dan memiliki dasar dalam pengobatan sehingga memiliki kemampuan suci dan juga manfaat yang diharapkan. Seperti dijelaskan bahwa buku ini utama, sehingga dilarang dibaca di jalan, sebaliknya perlu persiapan diri untuk memahaminya serta digunakan untuk kepentingan dharma. Salam. [T]

Mengenal Bahasa Isyarat “Kata Kolok” dalam Lingkup Kesehatan Individu dan Pengobatan di Desa Bengkala
Dari “Renganis” Sampai “Renga Nis”
Pertemuan Sejarah dan Pariwisata: Perihal Kebebasan Sejarah
Mlancaran ke Sasak: Sastra Pariwisata Bernuansa Cinta
Tags: agamaBukubuku agama hinduHindu Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Semua Telah Dimulai, UKM Teater Kampus Seribu Jendela Bangkitkan Seni Teater di Bali Utara

Next Post

Kembalinya Kesadaran yang Telah Hilang : Catatan Pelatihan Metode Suzuki, Bali Purnati 2024

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Catatan Kecil Tentang ‘Dokter Gila’ Karya Putu Arya Nugraha

by Putu Lina Kamelia
February 28, 2026
0
Catatan Kecil Tentang ‘Dokter Gila’ Karya Putu Arya Nugraha

Judul Buku : Dokter Gila Penulis : dr. Putu Arya Nugraha Penerbit : Tatkala Tahun : 2025 RUMAH itu mungil...

Read moreDetails

Membaca ‘Lampah Sang Pragina’, Membicarakan Kasta yang Itu-itu Saja  

by Wayan Esa Bhaskara
February 20, 2026
0
Membaca ‘Lampah Sang Pragina’, Membicarakan Kasta yang Itu-itu Saja  

Judul Buku: Lampah Sang Pragina Penulis: Ketut Sugiartha Penerbit: Pustaka Ekspresi Cetakan: Pertama, November 2025 Tebal: 116 halaman ISBN: 978-634-7225-31-3...

Read moreDetails

Catatan Seorang Pembaca atas ‘Epigram 60’ Karya Joko Pinurbo

by Luqi Aditya Wahyu Ramadan
February 11, 2026
0
Catatan Seorang Pembaca atas ‘Epigram 60’ Karya Joko Pinurbo

SUDAH setahun lebih maestro puisi Indonesia, Joko Pinurbo, berpulang ke rumah yang sesungguhnya, meninggalkan jejak yang sunyi namun abadi dalam...

Read moreDetails

“Jangan Mati Dulu, Mie Ayam Masih Enak” – Membaca Keputusasaan dan Harapan dalam ‘Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati’ Karya Brian Khrisna

by Dede Putra Wiguna
January 31, 2026
0
“Jangan Mati Dulu, Mie Ayam Masih Enak” – Membaca Keputusasaan dan Harapan dalam ‘Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati’ Karya Brian Khrisna

“Aku belajar bahwa kunci untuk bertahan hidup bukanlah selalu berpikir positif, tetapi mempunyai kemampuan untuk menerima.” Demikian salah satu penggalan...

Read moreDetails

Belajar Menerima Konsekuensi –Catatan Setelah Membaca Buku 23;59

by Radha Dwi Pradnyani
January 29, 2026
0
Belajar Menerima Konsekuensi –Catatan Setelah Membaca Buku 23;59

Judul Buku: 23:59 Penulis Buku: Brian Khrisna Penerbit: Media Kita Tahun Terbit: 2023 Halaman: 232 hlm “Tidak ada yang lebih...

Read moreDetails

Terapi Bagi Dokter yang Normal –Catatan Buku Cerpen ‘Dokter Gila’ karya Putu Arya Nugraha

by Yahya Umar
January 26, 2026
0
Terapi Bagi Dokter yang Normal –Catatan Buku Cerpen ‘Dokter Gila’ karya Putu Arya Nugraha

Judul Buku : Dokter Gila Penulis : dr. Putu Arya Nugraha Penerbit : Tatkala Tahun : 2025 DOKTER seperti apa...

Read moreDetails

Risalah Rindu dan Ranting — Membaca Buku Puisi ‘Memilih Pohon Sebelum Pinangan’ karya Made Adnyana Ole

by I Nengah Juliawan
January 20, 2026
0
Risalah Rindu dan Ranting — Membaca Buku Puisi ‘Memilih Pohon Sebelum Pinangan’ karya Made Adnyana Ole

Aksamayang atas kedangkalan yang saya miliki. Saya mencoba menantang diri dengan membaca dan memberikan pandangan pada buku kumpulan puisi "Memilih...

Read moreDetails

Mengepak di Tengah Badai 

by Ahmad Fatoni
January 19, 2026
0
Mengepak di Tengah Badai 

Judul : Kepak Sayap Bunda: “Anak Merah Putih Tak Takut Masalah!” Penulis : A. Kusairi, dkk. Editor : Dyah Nkusuma...

Read moreDetails

Dentang yang Tak Pernah Sepenuhnya Hilang: Membaca ‘Broken Strings’ dalam Cermin Feminisme Perempuan Bali

by Luh Putu Anggreny
January 13, 2026
0
Dentang yang Tak Pernah Sepenuhnya Hilang: Membaca ‘Broken Strings’ dalam Cermin Feminisme Perempuan Bali

ADA jenis luka yang tidak berdarah, tetapi bergaung lebih lama dari suara jeritan. Ia hidup dalam ingatan, dalam rasa bersalah...

Read moreDetails

Jeda di Secangkir Kopi

by Angga Wijaya
January 2, 2026
0
Jeda di Secangkir Kopi

SIANG di Dalung, Badung, Bali, di penghujung 2025, bergerak pelan. Jalanan tidak benar-benar lengang, tapi cukup memberi ruang bagi pikiran...

Read moreDetails
Next Post
Kembalinya Kesadaran yang Telah Hilang : Catatan Pelatihan Metode Suzuki, Bali Purnati 2024

Kembalinya Kesadaran yang Telah Hilang : Catatan Pelatihan Metode Suzuki, Bali Purnati 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co