23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wanita Hebat Itu Megawati Soekarno Putri

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
January 23, 2024
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

MEGAWATI Soekarnoputri, adalah figur yang menjelma sebagai wanita hebat dalam sejarah Indonesia. Dikenal sebagai Presiden kelima Indonesia, dan perjalanan karirnya menandai kontribusi luar biasa seorang wanita dalam dunia politik yang seringkali didominasi oleh laki- laki.

Lahir pada 23 Januari 1947, Megawati memiliki latar belakang keluarga yang kaya akan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Putri dari Soekarno, Presiden pertama Indonesia, Megawati tumbuh dalam bayang-bayang revolusi dan ketahanan nasional. Dedikasinya untuk meneruskan perjuangan ayahnya menjadi salah satu pendorong utama kesuksesannya.

Megawati memulai kiprahnya di dunia politik pada awal 1980-an dan secara bertahap menanjak melalui berbagai posisi dalam partai politik. Namun, puncak karirnya adalah ketika ia terpilih sebagai Presiden Indonesia pada tahun 2001, menjadi wanita pertama yang menduduki posisi tertinggi di negara ini. Kepemimpinannya di tengah dinamika politik dan ekonomi membuatnya diakui sebagai pemimpin yang tegas dan berkomitmen pada kepentingan rakyat.

Sebagai presiden, Megawati fokus pada peningkatan stabilitas ekonomi, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan perempuan. Keberhasilannya dalam menangani krisis ekonomi pada masa pemerintahannya mencerminkan kebijakan yang cermat dan keputusan yang tepat dalam menghadapi tantangan.

Dalam sejarahnya, Megawati juga dikenal sebagai perawat setia konsep “Bhinneka Tunggal Ika” yang menekankan pentingnya keragaman dalam kesatuan. Ide ini mencerminkan nilai-nilai inklusivitas dan persatuan, mewakili semangat Indonesia yang beraneka ragam.

Meskipun masa jabatannya sebagai presiden berakhir pada tahun 2004, peran Megawati dalam memimpin dan membentuk arah politik Indonesia tetap memberikan dampak positif. Sebagai wanita hebat, Megawati Soekarnoputri menginspirasi generasi penerusnya untuk bermimpi lebih besar dan memperjuangkan hak-hak mereka dalam panggung politik.

Sikap kenegarawanan dari seorang Ibu Mega patut dicontoh oleh semua anak bangsa, khususnya para pemimpin pemangku kebijakan. Saat 2014, Beliau merekomendasikan Joko Widodo untuk menjadi presiden, bukan merekomendasi diri Ibu Mega sendiri untuk menjadi capres saat itu. Begitu juga saat ini dalam Pemilu 2024, Ibu Mega dengan sikap kenegarawanannya memberikan rekomendasi kepada Ganjar Pranowo bukan pada anaknya yaitu Puan Maharani.

Beberapa kali Ibu Mega memberi arahan kepada kader PDI Perjuangan saya simak, saya selaku kader anak ideologi Beliau merasa tidak saja nilai-nilai nasionalisme yang diajarkan tapi juga nilai spiritualisme yang saya dapatkan dari arahan atau pidato Beliau.

Dalam memberi arahan kepada kader-kadernya atau anak-anaknya, selalu menekankan pentingnya untuk selalu turun ke rakyat, dekat dengan rakyat dan selalu peduli dengan rakyat. Bagi saya ini memiliki nilai spirit yang sangat luar biasa, ada pernyataan dengan bahasa latin vox populi vox dei yang berarti suara rakyat suara Tuhan. Dan kita selaku kader senantiasa diingatkan untuk selalu ingat rakyat, ingat rakyat, ingat rakyat yang bagi saya memaknai agar selalu anaknya para kader ingat dengan Tuhan.

Spirit inilah yang mengajarkan kita bahwa tuan kita adalah rakyat, dan sejatinya kita lahir sebagai manusia adalah pelayan, yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melayani Tuhan, Tuhan dalam arti sempit ya rakyat itu.

Kecintaan Ibu Mega terhadap tanaman, ini mengajarkan kita senantiasa kita harus menyatu, menyayangi dan hamonis terhadap alam yang sudah memberi segalanya untuk kehidupan kita. Nilai nilai seperti ini yang ada pada ajaran agama Hindu yaitu Tri Hita Karana, tiga penyebab kebahagiaan yaitu Tuhan, Manusia dan lingkungan atau alam semesta.

Melalui kepemimpinan seorang Ibu Mega, PDI Perjuangan telah diajarkan dan ditanamkan nilai-nilai nasionalisme, tapi juga diajarkan dan ditanamkan nilai-nilai spiritualisme, sehingga tdak berlebihan kalau saya berpendapat bahwa PDI Perjuangan menjadi partai nasionalis yang religius.

Memang seorang ibu kadang-kadang marah, keras dan sebagainya, tapi keyakinan saya justru karena sayang seorang ibu akan berbuat seperti itu kepada anaknya. Teringat dengan ibu yang melahirkan saya, seorang ibu yang hanya tamat SLTP, tidak bekerja, tapi dalam mendidik anak- anaknya sangat keras, penuh kedisiplinan dan dengan didikan yang keras dan disiplin itulah menjadikan saya seperti ini, keras dan disiplin itulah bentuk kasih sayang dari seorang ibu.

Agama apapun memiliki pandangan yang sama terhadap nilai ibu (perempuan) bahwasannya nilai seorang Ibu (perempuan) jika dihormati, dimuliakan, dicintai, dijaga dan dibahagiakan maka di tempat itu kebahagiaan, kemakmuran, kedamaian dan rejeki akan datang tanpa henti.

Dan di dalam organisasi politik, saya sangat bangga karena hanya PDIP partai yang mempercayai kepemimpinan dan menghormati perempuan. Mungkin inilah rahasia kunci mengapa PDIP mampu memenangkan berkali-kali pemilu sejak reformasi. Malah mampu menumbangkan rezim otoriter Orde Baru. Dan dari rahim PDIP telah banyak melahirkan pemimpin serta kader yang tegak lurus terhadap 4 pilar kebangsaan.

Sebagai rasa hormat dan bhakti saya sebagai anak ideologi Ibu Mega ijinkan saya mengucapkan selamat hari ulang tahun Ibu Megawati Sukarno Putri yang ke 77, hanya ucapan selamat yang disertai dengan doa semoga Ibu senantiasa diberi kesehatan, panjang umur dan bahagia selalu, tetaplah menjadi Ibu Bangsa, Ibu untuk kita semua rakyat Indonesia. [T]

BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG

Pilar Utama Pembangun Karakter Anak itu Bernama Ibu 
Spirit Lagu Indonesia Raya: Membangun dengan Jiwa-Raga dan Hati
Harapan Kedamaian di Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru
Tags: ibuMegawati Soekarno PutriPDIPPerempuanPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

SULUH TULIS #3 : Pentas Karya Mahasiswa di SMIK Sukasada

Next Post

Juru Gender dan Guru Dalang

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Juru Gender dan Guru Dalang

Juru Gender dan Guru Dalang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co