2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wanita Hebat Itu Megawati Soekarno Putri

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
January 23, 2024
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

MEGAWATI Soekarnoputri, adalah figur yang menjelma sebagai wanita hebat dalam sejarah Indonesia. Dikenal sebagai Presiden kelima Indonesia, dan perjalanan karirnya menandai kontribusi luar biasa seorang wanita dalam dunia politik yang seringkali didominasi oleh laki- laki.

Lahir pada 23 Januari 1947, Megawati memiliki latar belakang keluarga yang kaya akan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Putri dari Soekarno, Presiden pertama Indonesia, Megawati tumbuh dalam bayang-bayang revolusi dan ketahanan nasional. Dedikasinya untuk meneruskan perjuangan ayahnya menjadi salah satu pendorong utama kesuksesannya.

Megawati memulai kiprahnya di dunia politik pada awal 1980-an dan secara bertahap menanjak melalui berbagai posisi dalam partai politik. Namun, puncak karirnya adalah ketika ia terpilih sebagai Presiden Indonesia pada tahun 2001, menjadi wanita pertama yang menduduki posisi tertinggi di negara ini. Kepemimpinannya di tengah dinamika politik dan ekonomi membuatnya diakui sebagai pemimpin yang tegas dan berkomitmen pada kepentingan rakyat.

Sebagai presiden, Megawati fokus pada peningkatan stabilitas ekonomi, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan perempuan. Keberhasilannya dalam menangani krisis ekonomi pada masa pemerintahannya mencerminkan kebijakan yang cermat dan keputusan yang tepat dalam menghadapi tantangan.

Dalam sejarahnya, Megawati juga dikenal sebagai perawat setia konsep “Bhinneka Tunggal Ika” yang menekankan pentingnya keragaman dalam kesatuan. Ide ini mencerminkan nilai-nilai inklusivitas dan persatuan, mewakili semangat Indonesia yang beraneka ragam.

Meskipun masa jabatannya sebagai presiden berakhir pada tahun 2004, peran Megawati dalam memimpin dan membentuk arah politik Indonesia tetap memberikan dampak positif. Sebagai wanita hebat, Megawati Soekarnoputri menginspirasi generasi penerusnya untuk bermimpi lebih besar dan memperjuangkan hak-hak mereka dalam panggung politik.

Sikap kenegarawanan dari seorang Ibu Mega patut dicontoh oleh semua anak bangsa, khususnya para pemimpin pemangku kebijakan. Saat 2014, Beliau merekomendasikan Joko Widodo untuk menjadi presiden, bukan merekomendasi diri Ibu Mega sendiri untuk menjadi capres saat itu. Begitu juga saat ini dalam Pemilu 2024, Ibu Mega dengan sikap kenegarawanannya memberikan rekomendasi kepada Ganjar Pranowo bukan pada anaknya yaitu Puan Maharani.

Beberapa kali Ibu Mega memberi arahan kepada kader PDI Perjuangan saya simak, saya selaku kader anak ideologi Beliau merasa tidak saja nilai-nilai nasionalisme yang diajarkan tapi juga nilai spiritualisme yang saya dapatkan dari arahan atau pidato Beliau.

Dalam memberi arahan kepada kader-kadernya atau anak-anaknya, selalu menekankan pentingnya untuk selalu turun ke rakyat, dekat dengan rakyat dan selalu peduli dengan rakyat. Bagi saya ini memiliki nilai spirit yang sangat luar biasa, ada pernyataan dengan bahasa latin vox populi vox dei yang berarti suara rakyat suara Tuhan. Dan kita selaku kader senantiasa diingatkan untuk selalu ingat rakyat, ingat rakyat, ingat rakyat yang bagi saya memaknai agar selalu anaknya para kader ingat dengan Tuhan.

Spirit inilah yang mengajarkan kita bahwa tuan kita adalah rakyat, dan sejatinya kita lahir sebagai manusia adalah pelayan, yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melayani Tuhan, Tuhan dalam arti sempit ya rakyat itu.

Kecintaan Ibu Mega terhadap tanaman, ini mengajarkan kita senantiasa kita harus menyatu, menyayangi dan hamonis terhadap alam yang sudah memberi segalanya untuk kehidupan kita. Nilai nilai seperti ini yang ada pada ajaran agama Hindu yaitu Tri Hita Karana, tiga penyebab kebahagiaan yaitu Tuhan, Manusia dan lingkungan atau alam semesta.

Melalui kepemimpinan seorang Ibu Mega, PDI Perjuangan telah diajarkan dan ditanamkan nilai-nilai nasionalisme, tapi juga diajarkan dan ditanamkan nilai-nilai spiritualisme, sehingga tdak berlebihan kalau saya berpendapat bahwa PDI Perjuangan menjadi partai nasionalis yang religius.

Memang seorang ibu kadang-kadang marah, keras dan sebagainya, tapi keyakinan saya justru karena sayang seorang ibu akan berbuat seperti itu kepada anaknya. Teringat dengan ibu yang melahirkan saya, seorang ibu yang hanya tamat SLTP, tidak bekerja, tapi dalam mendidik anak- anaknya sangat keras, penuh kedisiplinan dan dengan didikan yang keras dan disiplin itulah menjadikan saya seperti ini, keras dan disiplin itulah bentuk kasih sayang dari seorang ibu.

Agama apapun memiliki pandangan yang sama terhadap nilai ibu (perempuan) bahwasannya nilai seorang Ibu (perempuan) jika dihormati, dimuliakan, dicintai, dijaga dan dibahagiakan maka di tempat itu kebahagiaan, kemakmuran, kedamaian dan rejeki akan datang tanpa henti.

Dan di dalam organisasi politik, saya sangat bangga karena hanya PDIP partai yang mempercayai kepemimpinan dan menghormati perempuan. Mungkin inilah rahasia kunci mengapa PDIP mampu memenangkan berkali-kali pemilu sejak reformasi. Malah mampu menumbangkan rezim otoriter Orde Baru. Dan dari rahim PDIP telah banyak melahirkan pemimpin serta kader yang tegak lurus terhadap 4 pilar kebangsaan.

Sebagai rasa hormat dan bhakti saya sebagai anak ideologi Ibu Mega ijinkan saya mengucapkan selamat hari ulang tahun Ibu Megawati Sukarno Putri yang ke 77, hanya ucapan selamat yang disertai dengan doa semoga Ibu senantiasa diberi kesehatan, panjang umur dan bahagia selalu, tetaplah menjadi Ibu Bangsa, Ibu untuk kita semua rakyat Indonesia. [T]

BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG

Pilar Utama Pembangun Karakter Anak itu Bernama Ibu 
Spirit Lagu Indonesia Raya: Membangun dengan Jiwa-Raga dan Hati
Harapan Kedamaian di Hari Ibu, Natal dan Tahun Baru
Tags: ibuMegawati Soekarno PutriPDIPPerempuanPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

SULUH TULIS #3 : Pentas Karya Mahasiswa di SMIK Sukasada

Next Post

Juru Gender dan Guru Dalang

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Juru Gender dan Guru Dalang

Juru Gender dan Guru Dalang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co