23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Tobing Crysnanjaya by Tobing Crysnanjaya
January 22, 2024
in Khas
Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia: Pendidikan Bertanggungjawab di Tengah Keluarga

Diskusi “Home Schooling” Bersama Mira Julia di Warung Bebek Pesona, Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

MINGGU, 21 Januari 2024, di pelataran Warung Bebek Pesona, di kawasan Rumah Intaran, Desa Bengkala, Kubutambahan, Buleleng, Bali, ada sesuatu yang berbeda. Ada diskusi dengan topik pendidikan yang tak biasa.

Rumah Intaran, sebagai penyelenggara, menghadirkan pembicara dalam diskusi itu, pembicara yang benar-benar katam soal teori dan praktik tentang home schooling.

Ia adalah Mira Julia atau yang dikenal dengan panggilan Lala. Lala memang dikenal sebagai praktisi home schooling yang telah menjalankan model pendidikan ini selama lebih dari dari dua dasawarsa.

Lala dalah ibu tiga orang anak. Ia merupakan sosok ibu rumah tangga yang juga inisiator Rumah Inspirasi. Rumah Inspirasi sendiri adalah ruang belajar home schooling, parenting dan pendidikan entrepreneurship yang didedikasikan untuk membantu menyediakan penyebaran informasi, pendampingan dan pelatihan bagi orang tua yang ingin mengetahui segala seluk-beluk dari home schooling, parenting hingga merangsang minat dan membangun entrepreneurship anak.

Home Schooling dikenal sebagai jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Home Schooling sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama dipraktikkan oleh banyak orang tua. Sistem pendidikan yang mengakomidirnya masuk dalam kategori informal.

Hanya saja, dalam masyarakat sendiri keberadaan home schooling belum begitu dikenal. Inilah yang pada akhirnya membuat Lala bersama pasangannya, Aar Sumardiono, tergerak untuk memperkenalkannya ke khalayak umum.

Mereka sudah merasakan manfaat dari home schooling yang mampu menghadirkan alternatif sistem pembelajaran yang nyaman dan fleksibel bagi kebutuhan keluarganya.

“Yang membedakan home schooling dengan sekolah konvensional hanyalah pendelegasiannya saja. Jika pada sekolah umumnya tugas mengajar anak-anak didelegasikan kepada guru-guru di sekolah, maka dalam konsep home schooling orang tua yang bertugas langsung mengajar anak-anaknya,” ujar Lala dalam diskusi di Bebek Pesona, Rumah Intaran, Bengkala.

Mira Julia | Foto: Istimewa

Lala bercerita, ia memiliki tiga orang anak yakni Yudhis (22), Tata (19) dan Duta (15). Mereka tidak pernah mengenyam pendidikan formal seperti SD, SMP dan SMA seperti anak pada umumya. Lala memilih untuk mendidik anak-anaknya melalui home schooling.

Home schooling disini bukanlah sekolah yang berada di ruko atau lembaga-lembaga yang berlabel Home Schooling seperti kursus atau bimbel. Dalam konteks ini, home schooling adalah pendidikan berbasis keluarga, dan orang tua bertanggungjawab atas proses pendidikan.

Sebenarnya pemerintah sendiri sudah menyiapkan undang-undang sistem pendidikan nasional, dimana home schooling ini masuk dalam jalur pendidikan informal. Jalur pendidikan formal itu seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Jalur Pendidikan non formal yakni jalur pendidikan seperti lembaga kursus, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan lembaga pendidikan kesetaraan lainnya. Sementara jalur pendidikan informal merupakan alternatif pendidikan yang bisa dijalankan oleh keluarga.

Gede Kresna selaku founder Rumah Intaran, dalam diskusi itu  mengatakan, nilai-nilai yang ada dalam home schooling ternyata sangat fundamental. Misalnya, jika di sekolah kita diberikan pelajaran, di home schooling anak-anak digali untuk mempelajari apa yang disukainya.

“Tentu, home schooling juga memiliki sejumlah kekurangan, tetapi sebagai alternatif model pendidikan, ini sangat menarik,” kata Gede Kresna.

Dalam diskusi itu, saya sendiri sebagai pewawancara bersama Adipta  Eka Putra.

Saya memberi kesempatan kepada Tata untuk menyampaikan testimoni langsung mengenai apa yang dia alami saat menjalani proses belajar melalui jalur home schooling ini.

“Tidak lengkap dan adil rasanya, kalau kita hanya memberikan kesempatan kepada Ibu Lala untuk menyampaikan pengetahuan dan pengalamannya dalam acara ini, bagaimana kalau kita mengundang Tata untuk ikut serta menceritakan pengalamannya?” ujar saya.

Peserta langsung memberikan applause kepada Tata yang langsung mengambil posisi sebagai narasumber selanjutnya.

“Tata, apa suka dan duka yang dialami saat mengikuti proses belajar Home Schooling?” Saya bertanya.

Dan dengan santai Tata menceritakan proses belajar dengan cara home schooling diperlukan kemandirian.

“Walau proses ini berat dan menantang, saya dilatih untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri,” ujarnya.

Tata berbicara dalam diskusi home schooling di Bebek Pesona Rumah Intaran, Buleleng | Foto: Istimewa

Namun, dia mengaku bersyukur memiliki keluarga yang sangat mendukungnya. Tata sendiri memang menyukai kesendirian, dia merasa bahwa dengan dia menjalani home schooling, dia memiliki banyak waktu untuk memperdalam aktivitas yang sangat dia senangi, satu di antaranya adalah menggambar dan membuat konten sosial media.

Ini dibuktikan, saat dia menyampaikan kepada para hadirin bahwa melalui platform Instagram dengan nama Kreasi.Ta, dia memiliki murid sekitar 8.000 yang dia kelola sendiri. Dan lagi-lagi para hadirin dibuat riuh karena kagum atas apa yang dicapai Tata.

Tata juga bercerita, walau dirinya menempuh jalur pendidikan Informal, bukan berarti dia ketinggalan dengan anak seusianya. Bahkan dia bisa membuktikan untuk diterima di Universitas Gajah Mada dengan mengambil jurusan Antropologi dengan seleksi terbuka layaknya remaja lainnya yang mendaftar melalui jalur sekolah umum.

Tata mungkin satu di antara remaja-remaja yang selama ini memilih untuk melakoni jalan senyap kehidupan home schooling di tengah keriuhan sistem pendidikan formal pada umumnya, namun dengan berbekal keutuhan tekad dan didukung oleh pendampingan yang intens diantar kedua orang tuanya, dia mampu membuktikan bahwa dia bisa menyetarakan dirinya dengan remaja lainnya dalam mendapat akses pengetahuan dan mencapai mimpi untuk melanjutkan kuliah di kampus yang diimpikannya.

Menurut saya, pendidikan sebagai usaha untuk menjadikan individu mengenal dirinya, dan membangunkan semua potensi yang ada untuk bergerak menuju pada sifat-sifat universalnya. Dan menjadi hak setiap individu untuk menentukan apa yang terbaik, karena sesungguhnya menjadi terpelajar itu adalah ruang aktualisasi untuk seseorang membuktikan pemahamannya terhadap kehidupan dan berkontribusi terhadap persoalan kemanusiaan. [T]

BACA artikel lain dari penulis Tobing Crysnanjaya

Bakwan Pak Kardi di Singaraja, Berdiri Sejak 1965, Enaknya Bertahan Hingga Kini
Mie Pangsit Merta Sari, Legenda Mie dari Kawasan Taman Lila Singaraja
Tags: bulelenghome schoolinghome schooling baliPendidikanpendidikan home schoolingpendidikan informalRumah Intaran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Debat Cawapres: Penyakit Lupa, Gimik, dan Etika

Next Post

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Tobing Crysnanjaya

Tobing Crysnanjaya

Pegawai, petani, bapak rumah tangga. Kini sedang mengikuti kelas Creative Writing di Mahima Institute Indonesia

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Pusparagam Kreativitas: Gemintang Adhiluhung, Semangat Unggul Seniman Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co