6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Narenthy Satya Dewi. by Narenthy Satya Dewi.
January 8, 2024
in Bahasa
Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Ilustrasi: internet

BAHASA Indonesia merupakan bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Bahasa merupakan bagian yang sangat penting di kehidupan manusia.Bahasa merupakan alat komunikasi untuk bisa berinteraksi dengan manusia lainnya.

Pada perkembangannya, bahasa yang dipakai oleh manusia pada suatu zaman juga bisa berubah atau bahkan sampai punah apabila ditinggalkan masyarakat penuturnya. Oleh karena itu, perkembangan sebuah bahasa ditentukan oleh pemakai bahasa itu terhadap bahasa yang dipakainya atau dituturkannya. Bahasa Indonesia sebagai suatu bahasa resmi dan bahasa persatuan perlu dijaga.Hal ini dilakukan agar kelestarian dan perkembangan bahasa dapat terus diwujudkan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap warga negara Indonesia untuk menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Pembinaan bahasa Indonesia dapat dilakukan di berbagai lingkungan, termasuk lingkungan keluarga. Pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak untuk belajar bahasa.

Salah satu cara untuk membina bahasa Indonesia di lingkungan keluarga adalah dengan menggunakan game. Game dapat menjadi sarana yang menyenangkan dan efektif untuk belajar bahasa Indonesia. Salah satu game yang dapat digunakan untuk membina bahasa Indonesia adalah game Wordwall. Game Wordwall adalah game interaktif yang dapat digunakan untuk belajar berbagai materi, termasuk materi bahasa Indonesia.

Game ini dapat dimainkan secara online atau offline. Game Wordwall memiliki berbagai fitur yang dapat membantu dalam pembinaan bahasa Indonesia, seperti menyediakan berbagai jenis soal, seperti soal pilihan ganda, soal benar-salah, soal menjodohkan, dan soal mengisi kekosongan.Game Wordwall juga menyediakan berbagai tema, seperti tema kata benda, tema kata kerja, tema kata sifat, dan tema kalimat. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar berbagai materi bahasa Indonesia.

Game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan membaca, seperti latihan membaca cepat, latihan membaca pemahaman, dan latihan membaca pemahaman kritis.

Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kecepatan membaca, memahami isi bacaan, dan menganalisis isi bacaan.Selain itu,dengan game wordwall juga dapat meningkatkan kemampuan menulis anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan menulis, seperti latihan menulis kreatif, latihan menulis deskriptif, dan latihan menulis argumentatif. Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kreativitas menulis, kemampuan menggambarkan suatu objek atau peristiwa, dan kemampuan mengemukakan pendapat.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak. Faktor-faktor tersebut antara lain:

•Game Wordwall merupakan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.Game Wordwall menggunakan berbagai macam animasi, suara, dan efek visual yang menarik perhatian anak. Hal ini membuat anak merasa senang dan tidak bosan ketika belajar bahasa Indonesia.

•Game Wordwall dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak.Game Wordwall memiliki berbagai macam level yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Hal ini membuat anak dapat belajar bahasa Indonesia secara bertahap dan sesuai dengan kemampuannya.

•Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat.Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat kepada anak setelah menyelesaikan suatu latihan. Hal ini membuat anak dapat mengetahui kesalahan yang telah dilakukannya dan dapat memperbaiki kesalahan tersebut.

Dampak positif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall  yaitu, meningkatkan motivasi belajar dan dapat membuat belajar bahasa Indonesia menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini dapat meningkatkan motivasi belajar anak-anak, terutama yang masih menganggap bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit.Meningkatkan pemahaman kosakata dan tata bahasa.

Game Wordwall dapat membantu anak-anak mempelajari kosakata dan tata bahasa bahasa Indonesia dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap bahasa Indonesia secara keseluruhan. Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Game Wordwall dapat mendorong anak-anak untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah. Hal ini dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang penting untuk kesuksesan di sekolah dan di masa depan.

Adapun dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall yaitu,dapat membuat anak-anak kecanduan game. Hal ini dapat mengganggu aktivitas belajar dan bermain anak-anak.Kurangnya interaksi dengan orang tua jika anak-anak terlalu fokus bermain game, mereka akan kurang berinteraksi dengan orang tua. Hal ini dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak-anak.Pengaruh negatif dari game. Game Wordwall dapat mengandung unsur-unsur negatif Hal ini dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak-anak.

Untuk mengurangi dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall, sebaiknya orang tua perlu memperhatikan beberapa hal seperti,mengatur waktu bermain game. Orang tua perlu membatasi waktu bermain game anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak kecanduan game.

Orang tua perlu berinteraksi dengan anak-anak saat mereka bermain game. Hal ini dapat membantu orang tua memantau aktivitas anak-anak dan mencegah mereka terpapar unsur-unsur negatif dari game. Orang tua juga perlu memilih game yang tepat untuk anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak terpapar unsur-unsur negatif dari game.

Secara keseluruhan, pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan bahasa Indonesia anak-anak. Game ini dapat membantu anak untuk meningkatkan pemahaman kosakata, tata bahasa, dan keterampilan menulis.

Selain itu, game ini juga dapat meningkatkan motivasi anak untuk belajar bahasa Indonesia.Orang tua dapat menggunakan game ini sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang menyenangkan dan efektif. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan dari bermain game wordwall. Oleh karena itu, dalam penggunaannya diperlukan bimbingan dari orang tua  untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi. [T]

Catatan: Tulisan ini merupakan pemenuhan tugas mata kuliah Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta mata kuliah Sosiolinguistik, mahasiswa semester V (lima), Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia.

Campur Kode dalam Pemakaian Bahasa Indonesia
Perkembangan Bahasa Indonesia Dalam Bidang Iptek
Bilingualisme dan Diglosia di Lingkungan Keluarga
Tags: BahasagameKeluarga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Literasi Sabih dan Masa Depan Pedawa

Next Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Narenthy Satya Dewi.

Narenthy Satya Dewi.

Lahir di Jangu, 29 April 2002. Menempuh pendidikan di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daera. Suka mendengarkan musik dan membaca novel. Contact: narenthysatya29@gmail.com . IG: narenthysatyadewi

Related Posts

Takjil

by Ahmadul Faqih Mahfudz
February 22, 2026
0
Takjil

MASJID-MASJID di kota atau masjid-masjid di sisi jalan raya menggelar buka puasa Bersama selama Ramadan. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga...

Read moreDetails

Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

by I Made Sudiana
February 14, 2026
0
Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

Wira, seorang pegiat TikTok dengan nama Si Bli Wira, melalui konten media sosialnya belakangan ini sering mengungkapkan tabik sugra dalam...

Read moreDetails

Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

by Angga Wijaya
September 15, 2025
0
Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

ESAI “Saling Rujak” karya Dahlan Iskan yang terbit di Disway.id pada Senin, 15 September 2025, berangkat dari suasana Forum GREAT...

Read moreDetails

Sudahkah Bahasa Kita Berdaulat?

by Ahmad Sihabudin
July 30, 2025
0
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Dalam  tulisan ini yang maksud kedaulatan bahasa adalah, digunakannya suatu bahasa dalam hal ini bahasa Indonesia secara sadar dan bertanggung...

Read moreDetails

Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

by I Ketut Suar Adnyana
July 21, 2025
0
Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

MASYARAKAT Bali  pada umumnya berkomunikasi dengan anaknya dengan menggunakan nama diri. Misalnya anak perempuannya bernama  Indah, orang tua akan memanggilnya...

Read moreDetails

Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

by I Ketut Suar Adnyana
July 18, 2025
0
Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

DESA Pucaksari, yang terletak di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta di wilayah...

Read moreDetails

Pergeseran Makna Bentuk  Sapaan Bahasa Bali “Mbok” dan “Bli”

by I Ketut Suar Adnyana
July 18, 2025
0
Pergeseran Makna Bentuk  Sapaan Bahasa Bali “Mbok” dan “Bli”

PERKEMBANGAN bahasa Bali  saat ini sangat dinamis. Hal itu diakibatkan adanya kontak  dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kontak bahasa...

Read moreDetails

Bahasa Chat Makin Bebas, Huruf Kapital Jadi Korban Tren Digital

by Vivit Arista Dewi
June 27, 2025
0
Bahasa Chat Makin Bebas, Huruf Kapital Jadi Korban Tren Digital

Dari bangku sekolah dasar hingga bangku perkuliahan, selalu diajarkan bahwa setiap awal kalimat harus berhuruf kapital. Namun, jika dicermati percakapan...

Read moreDetails

Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

by Komang Berata
March 2, 2025
0
Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

ANDA kuasai ragam sor dan singgih bahasa Bali yang dimunculkan panca indra, Anda terampil berbahasa Bali. Saya meyakini hal ini....

Read moreDetails

Truni Itu Truna

by Komang Berata
February 26, 2025
0
Truni Itu Truna

SENJA lebih dari dua puluh tahun yang lalu, saya berkunjung ke rumah Ida I Dewa Gde Catra. Sekadar berkunjung saja....

Read moreDetails
Next Post
Sastra dalam Stereotip Modern

Sastra dalam Stereotip Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co