13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Narenthy Satya Dewi. by Narenthy Satya Dewi.
January 8, 2024
in Bahasa
Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Ilustrasi: internet

BAHASA Indonesia merupakan bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Bahasa merupakan bagian yang sangat penting di kehidupan manusia.Bahasa merupakan alat komunikasi untuk bisa berinteraksi dengan manusia lainnya.

Pada perkembangannya, bahasa yang dipakai oleh manusia pada suatu zaman juga bisa berubah atau bahkan sampai punah apabila ditinggalkan masyarakat penuturnya. Oleh karena itu, perkembangan sebuah bahasa ditentukan oleh pemakai bahasa itu terhadap bahasa yang dipakainya atau dituturkannya. Bahasa Indonesia sebagai suatu bahasa resmi dan bahasa persatuan perlu dijaga.Hal ini dilakukan agar kelestarian dan perkembangan bahasa dapat terus diwujudkan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap warga negara Indonesia untuk menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Pembinaan bahasa Indonesia dapat dilakukan di berbagai lingkungan, termasuk lingkungan keluarga. Pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak untuk belajar bahasa.

Salah satu cara untuk membina bahasa Indonesia di lingkungan keluarga adalah dengan menggunakan game. Game dapat menjadi sarana yang menyenangkan dan efektif untuk belajar bahasa Indonesia. Salah satu game yang dapat digunakan untuk membina bahasa Indonesia adalah game Wordwall. Game Wordwall adalah game interaktif yang dapat digunakan untuk belajar berbagai materi, termasuk materi bahasa Indonesia.

Game ini dapat dimainkan secara online atau offline. Game Wordwall memiliki berbagai fitur yang dapat membantu dalam pembinaan bahasa Indonesia, seperti menyediakan berbagai jenis soal, seperti soal pilihan ganda, soal benar-salah, soal menjodohkan, dan soal mengisi kekosongan.Game Wordwall juga menyediakan berbagai tema, seperti tema kata benda, tema kata kerja, tema kata sifat, dan tema kalimat. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar berbagai materi bahasa Indonesia.

Game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan membaca, seperti latihan membaca cepat, latihan membaca pemahaman, dan latihan membaca pemahaman kritis.

Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kecepatan membaca, memahami isi bacaan, dan menganalisis isi bacaan.Selain itu,dengan game wordwall juga dapat meningkatkan kemampuan menulis anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan menulis, seperti latihan menulis kreatif, latihan menulis deskriptif, dan latihan menulis argumentatif. Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kreativitas menulis, kemampuan menggambarkan suatu objek atau peristiwa, dan kemampuan mengemukakan pendapat.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak. Faktor-faktor tersebut antara lain:

•Game Wordwall merupakan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.Game Wordwall menggunakan berbagai macam animasi, suara, dan efek visual yang menarik perhatian anak. Hal ini membuat anak merasa senang dan tidak bosan ketika belajar bahasa Indonesia.

•Game Wordwall dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak.Game Wordwall memiliki berbagai macam level yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Hal ini membuat anak dapat belajar bahasa Indonesia secara bertahap dan sesuai dengan kemampuannya.

•Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat.Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat kepada anak setelah menyelesaikan suatu latihan. Hal ini membuat anak dapat mengetahui kesalahan yang telah dilakukannya dan dapat memperbaiki kesalahan tersebut.

Dampak positif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall  yaitu, meningkatkan motivasi belajar dan dapat membuat belajar bahasa Indonesia menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini dapat meningkatkan motivasi belajar anak-anak, terutama yang masih menganggap bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit.Meningkatkan pemahaman kosakata dan tata bahasa.

Game Wordwall dapat membantu anak-anak mempelajari kosakata dan tata bahasa bahasa Indonesia dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap bahasa Indonesia secara keseluruhan. Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Game Wordwall dapat mendorong anak-anak untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah. Hal ini dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang penting untuk kesuksesan di sekolah dan di masa depan.

Adapun dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall yaitu,dapat membuat anak-anak kecanduan game. Hal ini dapat mengganggu aktivitas belajar dan bermain anak-anak.Kurangnya interaksi dengan orang tua jika anak-anak terlalu fokus bermain game, mereka akan kurang berinteraksi dengan orang tua. Hal ini dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak-anak.Pengaruh negatif dari game. Game Wordwall dapat mengandung unsur-unsur negatif Hal ini dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak-anak.

Untuk mengurangi dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall, sebaiknya orang tua perlu memperhatikan beberapa hal seperti,mengatur waktu bermain game. Orang tua perlu membatasi waktu bermain game anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak kecanduan game.

Orang tua perlu berinteraksi dengan anak-anak saat mereka bermain game. Hal ini dapat membantu orang tua memantau aktivitas anak-anak dan mencegah mereka terpapar unsur-unsur negatif dari game. Orang tua juga perlu memilih game yang tepat untuk anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak terpapar unsur-unsur negatif dari game.

Secara keseluruhan, pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan bahasa Indonesia anak-anak. Game ini dapat membantu anak untuk meningkatkan pemahaman kosakata, tata bahasa, dan keterampilan menulis.

Selain itu, game ini juga dapat meningkatkan motivasi anak untuk belajar bahasa Indonesia.Orang tua dapat menggunakan game ini sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang menyenangkan dan efektif. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan dari bermain game wordwall. Oleh karena itu, dalam penggunaannya diperlukan bimbingan dari orang tua  untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi. [T]

Catatan: Tulisan ini merupakan pemenuhan tugas mata kuliah Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta mata kuliah Sosiolinguistik, mahasiswa semester V (lima), Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia.

Campur Kode dalam Pemakaian Bahasa Indonesia
Perkembangan Bahasa Indonesia Dalam Bidang Iptek
Bilingualisme dan Diglosia di Lingkungan Keluarga
Tags: BahasagameKeluarga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Literasi Sabih dan Masa Depan Pedawa

Next Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Narenthy Satya Dewi.

Narenthy Satya Dewi.

Lahir di Jangu, 29 April 2002. Menempuh pendidikan di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daera. Suka mendengarkan musik dan membaca novel. Contact: narenthysatya29@gmail.com . IG: narenthysatyadewi

Related Posts

Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

by I Made Sudiana
June 29, 2026
0
Merawat Harapan Optimistis Lewat Kalimat Adjektival

SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali...

Read moreDetails

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

by I Made Sudiana
June 25, 2026
0
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

Read moreDetails

Duri Akar dan “Sungga”

by Komang Berata
June 24, 2026
0
Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

Read moreDetails

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

by I Made Sudiana
June 23, 2026
0
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

Read moreDetails

Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali

by I Made Sudiana
June 18, 2026
0
Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali

PESTA Kesenian Bali (PKB) tahun 2026 ini telah memasuki tahun ke-48. Atmosfernya sudah tampak lewat berbagai atribut luar ruang yang...

Read moreDetails

Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi

by I Made Sudiana
June 13, 2026
0
Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi

SEJAK kapan sebuah kata harus tunduk pada makna yang kaku? Padahal, di tengah masyarakat, makna kata itu justru tumbuh dan...

Read moreDetails

Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?

by Ni Wayan Suwini
June 12, 2026
0
Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?

DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen...

Read moreDetails

Sihir Tiga Kode Huruf

by I Made Sudiana
June 8, 2026
0
Sihir Tiga Kode Huruf

PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara...

Read moreDetails

Cukup Telulas?

by Komang Berata
June 4, 2026
0
Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

Read moreDetails

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

by I Made Sudiana
June 3, 2026
0
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

Read moreDetails
Next Post
Sastra dalam Stereotip Modern

Sastra dalam Stereotip Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co