24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Narenthy Satya Dewi. by Narenthy Satya Dewi.
January 8, 2024
in Bahasa
Pembinaan Bahasa Indonesia di Lingkungan Keluarga Dengan Media Game Wordwall

Ilustrasi: internet

BAHASA Indonesia merupakan bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Bahasa merupakan bagian yang sangat penting di kehidupan manusia.Bahasa merupakan alat komunikasi untuk bisa berinteraksi dengan manusia lainnya.

Pada perkembangannya, bahasa yang dipakai oleh manusia pada suatu zaman juga bisa berubah atau bahkan sampai punah apabila ditinggalkan masyarakat penuturnya. Oleh karena itu, perkembangan sebuah bahasa ditentukan oleh pemakai bahasa itu terhadap bahasa yang dipakainya atau dituturkannya. Bahasa Indonesia sebagai suatu bahasa resmi dan bahasa persatuan perlu dijaga.Hal ini dilakukan agar kelestarian dan perkembangan bahasa dapat terus diwujudkan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap warga negara Indonesia untuk menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Pembinaan bahasa Indonesia dapat dilakukan di berbagai lingkungan, termasuk lingkungan keluarga. Pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak untuk belajar bahasa.

Salah satu cara untuk membina bahasa Indonesia di lingkungan keluarga adalah dengan menggunakan game. Game dapat menjadi sarana yang menyenangkan dan efektif untuk belajar bahasa Indonesia. Salah satu game yang dapat digunakan untuk membina bahasa Indonesia adalah game Wordwall. Game Wordwall adalah game interaktif yang dapat digunakan untuk belajar berbagai materi, termasuk materi bahasa Indonesia.

Game ini dapat dimainkan secara online atau offline. Game Wordwall memiliki berbagai fitur yang dapat membantu dalam pembinaan bahasa Indonesia, seperti menyediakan berbagai jenis soal, seperti soal pilihan ganda, soal benar-salah, soal menjodohkan, dan soal mengisi kekosongan.Game Wordwall juga menyediakan berbagai tema, seperti tema kata benda, tema kata kerja, tema kata sifat, dan tema kalimat. Hal ini memungkinkan anak untuk belajar berbagai materi bahasa Indonesia.

Game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan membaca, seperti latihan membaca cepat, latihan membaca pemahaman, dan latihan membaca pemahaman kritis.

Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kecepatan membaca, memahami isi bacaan, dan menganalisis isi bacaan.Selain itu,dengan game wordwall juga dapat meningkatkan kemampuan menulis anak dengan cara memberikan berbagai macam latihan menulis, seperti latihan menulis kreatif, latihan menulis deskriptif, dan latihan menulis argumentatif. Latihan-latihan ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kreativitas menulis, kemampuan menggambarkan suatu objek atau peristiwa, dan kemampuan mengemukakan pendapat.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak. Faktor-faktor tersebut antara lain:

•Game Wordwall merupakan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.Game Wordwall menggunakan berbagai macam animasi, suara, dan efek visual yang menarik perhatian anak. Hal ini membuat anak merasa senang dan tidak bosan ketika belajar bahasa Indonesia.

•Game Wordwall dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak.Game Wordwall memiliki berbagai macam level yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anak. Hal ini membuat anak dapat belajar bahasa Indonesia secara bertahap dan sesuai dengan kemampuannya.

•Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat.Game Wordwall dapat memberikan umpan balik yang cepat kepada anak setelah menyelesaikan suatu latihan. Hal ini membuat anak dapat mengetahui kesalahan yang telah dilakukannya dan dapat memperbaiki kesalahan tersebut.

Dampak positif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall  yaitu, meningkatkan motivasi belajar dan dapat membuat belajar bahasa Indonesia menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini dapat meningkatkan motivasi belajar anak-anak, terutama yang masih menganggap bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit.Meningkatkan pemahaman kosakata dan tata bahasa.

Game Wordwall dapat membantu anak-anak mempelajari kosakata dan tata bahasa bahasa Indonesia dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap bahasa Indonesia secara keseluruhan. Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Game Wordwall dapat mendorong anak-anak untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah. Hal ini dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang penting untuk kesuksesan di sekolah dan di masa depan.

Adapun dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall yaitu,dapat membuat anak-anak kecanduan game. Hal ini dapat mengganggu aktivitas belajar dan bermain anak-anak.Kurangnya interaksi dengan orang tua jika anak-anak terlalu fokus bermain game, mereka akan kurang berinteraksi dengan orang tua. Hal ini dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak-anak.Pengaruh negatif dari game. Game Wordwall dapat mengandung unsur-unsur negatif Hal ini dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak-anak.

Untuk mengurangi dampak negatif pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall, sebaiknya orang tua perlu memperhatikan beberapa hal seperti,mengatur waktu bermain game. Orang tua perlu membatasi waktu bermain game anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak kecanduan game.

Orang tua perlu berinteraksi dengan anak-anak saat mereka bermain game. Hal ini dapat membantu orang tua memantau aktivitas anak-anak dan mencegah mereka terpapar unsur-unsur negatif dari game. Orang tua juga perlu memilih game yang tepat untuk anak-anak. Hal ini dapat mencegah anak-anak terpapar unsur-unsur negatif dari game.

Secara keseluruhan, pembinaan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga dengan game Wordwall dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan bahasa Indonesia anak-anak. Game ini dapat membantu anak untuk meningkatkan pemahaman kosakata, tata bahasa, dan keterampilan menulis.

Selain itu, game ini juga dapat meningkatkan motivasi anak untuk belajar bahasa Indonesia.Orang tua dapat menggunakan game ini sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang menyenangkan dan efektif. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan dari bermain game wordwall. Oleh karena itu, dalam penggunaannya diperlukan bimbingan dari orang tua  untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi. [T]

Catatan: Tulisan ini merupakan pemenuhan tugas mata kuliah Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta mata kuliah Sosiolinguistik, mahasiswa semester V (lima), Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia.

Campur Kode dalam Pemakaian Bahasa Indonesia
Perkembangan Bahasa Indonesia Dalam Bidang Iptek
Bilingualisme dan Diglosia di Lingkungan Keluarga
Tags: BahasagameKeluarga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pondok Literasi Sabih dan Masa Depan Pedawa

Next Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Narenthy Satya Dewi.

Narenthy Satya Dewi.

Lahir di Jangu, 29 April 2002. Menempuh pendidikan di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daera. Suka mendengarkan musik dan membaca novel. Contact: narenthysatya29@gmail.com . IG: narenthysatyadewi

Related Posts

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

by I Made Sudiana
October 19, 2026
0
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

Read moreDetails

Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

by I Made Sudiana
October 16, 2026
0
Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

Read moreDetails

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

by I Made Sudiana
October 4, 2026
0
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

Read moreDetails

Labirin Bahasa di Sekitar Kita

by I Made Sudiana
September 4, 2026
0
Labirin Bahasa di Sekitar Kita

PERNAHKAH Anda memperhatikan bagaimana sebuah kata bekerja di media sosial atau di obrolan sehari-hari? Kita sering mengira bahasa itu seperti...

Read moreDetails

Gol versus Gul

by I Made Sudiana
September 3, 2026
0
Gol versus Gul

KITA teriak “gol” manakala tim sepak bola yang kita dukung memasukkan bola ke gawang lawan. Ketika bola mengenai tiang gawang,...

Read moreDetails

Perkara Anarkis dan Anarkistis

by I Made Sudiana
August 30, 2026
0
Perkara Anarkis dan Anarkistis

Pernahkah Anda berpikir bahwa kata anarkis dan anarkistis itu sama saja? Walaupun kedua kata anarkis dan anarkistis sudah banyak ditulis,...

Read moreDetails

Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

by I Made Sudiana
August 18, 2026
0
Calistung: Membaca, Menulis, dan Berhitung

PERNAHKAH Anda berhenti sejenak di depan papan nama sebuah lembaga pendidikan atau kursus dan memperhatikan semboyan mereka: "Membaca, Menulis, dan...

Read moreDetails

Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

by I Made Sudiana
August 15, 2026
0
Trilogi Cinta Puspadiana: Refleksi Kebahasaan tentang Nama dan Harapan

 “Kenapa nama anakmu keindia-indiaan banget? Agak aneh rasanya.” Pertanyaan dan pernyataan itu terlontar dari seorang teman yang penasaran saat mendengar...

Read moreDetails

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

by I Made Sudiana
August 13, 2026
0
Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

Read moreDetails

Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

by I Made Sudiana
August 11, 2026
0
Amuk, Briuk Siu, dan Bayang-Bayang Solidaritas Kolektif di Bali

Peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Tabanan—saat seorang terduga pencuri tewas diamuk massa dan meninggalkan duka mendalam bagi anaknya—kembali...

Read moreDetails
Next Post
Sastra dalam Stereotip Modern

Sastra dalam Stereotip Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co