6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa

Komang Sujana by Komang Sujana
September 17, 2023
in Khas
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa

Suasana lapangan Giri Mukti Desa Tajun menjelang pertandingan sesi I | Foto: Dok. Sujana

SUASANA MALAM itu di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Jalan desa menuju Tunjung, tepatnya di kawasan depan Pura Dalem Dasar Desa Adat Tajun sampai depan TPST Desa Tajun, mendadak ramai. Orang-orang mengular dengan urusan dan kepentingan masing-masing.

Di sepanjang jalan tersebut dipenuhi warung-warung layaknya Pasar Senggol. Para pedagang menyediakan beraneka makanan dan minuman seperti nasi campur dengan lauk urutan asap dan sate babi bumbu plecing pedas manis khas Tajun.

Ada juga camilan seperti kacang rebus, jagung bakar, dan makanan tradisional seperti pisang goreng. Bagi pecinta makanan kekinian, tersedia sosis bakar, kentang goreng, dan jajanan ala Korea—yang belakangan menjamur di mana-mana.

Suasana malam di Desa Tajun / Foto: Dok. Panitia

Para pedagang sudah menyiapkan semua itu sejak siang hari, demi menyambut kedatangan masyarakat Desa Tajun dan sekitarnya. Mereka mulai membuka stand saat senja sampai malam menjelang. Pada waktu inilah, masyarakat terbebas dari rutinitas di kebun. Apalagi sejak Agustus lalu sampai sekarang masih berlangsung musim panen cengkeh di Desa Tajun.

Benar saja, setelah matahari terbenam, masyarakat Desa Tajun, dari anak-anak hingga orang tua, mulai berdatangan, ramai seperti laron di musim hujan. Aroma sedap asap sate, sosis bakar, dan aneka makanan dan minuman itu sungguh menggoda warga yang datang, termasuk saya.

Ada yang makan di tempat, tetapi tidak sedikit yang membungkus makanan dan minuman untuk dibawa menuju lapangan Giri Mukti yang lokasinya tidak jauh dari warung-warung tersebut.

Suasana sore saat pedagang mulai menyiapkan dagangannya / Foto: Dok. Sujana

Semakin malam suasana semakin ramai. Mereka yang datang tidak hanya masyarakat yang tinggal di Desa Tajun saja, tetapi juga masyarakat sekitarnya seperti dari Desa Tunjung dan Desa Depeha.

Keberadaan warung-warung bak pasar senggol dan kehadiran ratusan masyarakat itu dipicu oleh pembukaan kompetisi bola voli bertajuk “Tajun Cup IV”. Voli adalah olahraga yang sudah mendarah daging di keseharian masyarakat Desa Tajun. Kalau sudah ada pertandingan voli, sudah bisa dipastikan antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Kompetisi bola voli antardesa dan klub se-Kabupaten Buleleng, Gianyar, dan Karangasem itu resmi dibuka oleh Pj. Bupati Buleleng yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.AP, Jumat (15/09/2023) malam.

Dalam sambutannya, Sekdis mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mengapresiasi penyelenggaraan Tajun Cup IV sebagai wujud nyata  partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pengembangan olahraga bola voli di Kabupaten Buleleng.

Sekdis, Ketua KONI, dan beberapa tokoh bersiap menerbangkan balon sebagai tanda Tajun Cup IV resmi dibuka / Foto: Dok. Sujana

Tajun Cup IV sangat diharapkan untuk mampu menggairahkan dan mengembangkan pembinaan para atlet bola voli Buleleng sehingga mampu berprestasi di kejuaraan-kejuaraan tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan keolahragaan seperti ini, yang melibatkan partisipasi generasi muda. Dengan lebih banyak kegiatan yang melibatkan generasi muda maka dapat meminimalisasi kegiatan generasi muda yang bersifat negatif, seperti minuman keras, narkoba, pornografi, dan balapan liar di jalan raya,” ujar Gde Surya Bharata.

Selain bertujuan untuk pembinaan generasi muda di bidang olahraga secara berkelanjutan, Perbekel Tajun, I Gede Agustawan, S.H., mengatakan bahwa Tajun Cup IV juga bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Para pedagang di warung-warung bak pasar senggol itulah yang diharapkan dapat merasakan dampak positif antusiasme masyarakat terhadap bola voli.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja. Selesai acara, Ida Bagus Gde Surya Bharata dan Ketut Wiratmaja tampak asyik menikmati satu set pertandingan pembuka antara Himappta Tajun vs Kayu Sambuk Gobleg.

Mereka tampak asyik menonton didampingi oleh Perbekel Tajun, Bendesa Adat Tajun Made Sumarka, dan tokoh masyarakat Desa Tajun, mantan Perbekel dan Camat Kubutambahan Drs. Made Suyasa, M.Si.

Suasana lapangan Giri Mukti Desa Tajun menjelang pertandingan sesi I antara Indrapura Depeha vs SVC Sukewana Bangli / Foto: Dok. Sujana

Dua pejabat di lingkup Pemkab Buleleng itu punya kenangan manis saat menonton final akbar Tajun Cup III  tahun 2022 antara Planet Sembiran vs The Winner yang berlangsung sampai dini hari. Saat itu, Ida Bagus Gde Surya Bharata dan I Ketut Wiratmaja bersama 1.500-an penonton yang memadati tribun Lapangan Giri Mukti benar-benar terpesona oleh penampilan para pemain Timnas Indonesia yang akhirnya membawa Tim Planet Sembiran menjadi jawara. Kedatangannya kembali di Lapangan Giri Mukti tentu menjadi sebuah kebanggan bagi masyarakat Desa Tajun.

Tajun Cup IV tahun ini terdiri atas dua jenis format kompetisi, yaitu lokal desa yang diikuti oleh 16 tim dan semiopen yang diikuti oleh 8 tim. Tajun Cup IV akan berlangsung kurang lebih selama 24 hari. Dan selama itu juga, suasana malam di Desa Tajun akan ramai karena animo masyarakat yang ingin menyaksikan aksi-aksi pemain voli Buleleng, Bali, bahkan mungkin pemain nasional.

Menonton voli sembari menikmati aneka makanan dan minuman di warung-warung bak pasar senggol itu, membuat suasana malam akan menjadi semakin ramai dan meriah.

Jadi, yang suka voli atau suka kuliner, marilah ke Desa Tajun. Anda dipastikan akan disambut oleh pertandingan voli berkelas dan aneka kuliner khas Desa Tajun yang siap menggoyang lidah Anda. Saya pun akan menyambut Anda dengan hangat di lapangan karena dalam beberapa pertandingan saya adalah pemandu acara atau komentatornya.[T]

Baca juga artikel terkait VOLI atau tulisan menarik lainnya KOMANG SUJANA

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Jaswanto

Turnamen Bola Voli Desa Tamblang: Konsernya Bagus Wirata, Juaranya Himappta Tajun
Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross
Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng
Tags: balibola volibulelengDesa Tajunolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Chairil Anwar ke Ki Hadjar Dewantara

Next Post

Ma Gueule : Arabphobia dan Trauma Kolektif Jangka Panjang

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Ma Gueule : Arabphobia dan Trauma Kolektif Jangka Panjang

Ma Gueule : Arabphobia dan Trauma Kolektif Jangka Panjang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co