6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Banda Sawitra, Gong Legendaris dari Desa Kedis: Ngebyar Sejak Tahun 1900

Dyah Sri Khrisna Aryantini by Dyah Sri Khrisna Aryantini
April 29, 2023
in Khas
Banda Sawitra, Gong Legendaris dari Desa Kedis: Ngebyar Sejak Tahun 1900

Sekaa Gong Kebyar Legendaris dari Desa Kedis, Buleleng, sedang latihan untuk persiapan Pesta Kesenian Bali tahun 2023

TIDAK PERLU disangsikan lagi, Desa Kedis di Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali, adalah desa yang punya peran besar dalam perkembangan gong kebyar di Bali. Dari desa ini lahir seniman-seniman besar dengan karya-karya besar, baik karya karawitan maupun tari-tarian.

Merujuk buku “Music in Bali’ yang ditulis Colin McPhee, gong kebyar pertama kali diperdengarkan di depan umum pada Desember 1915, ketika dipergelarkan acara gong mebarung di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Banyak kemudian yang mencatat gong kebyar lahir pada tahun 1915. Padahal, sebelum diperdengarkan pada khalayak umum di Jagaraga, gong kebyar tentu saja sudah mengalaami proses penciptaan yang cukup panjang.

Artinya, sebelum tahun 1915 itu gong kebyar sudah berkembang di sejumlah desa di Buleleng, termasuk di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu. Dalam buku “Gong Kebyar Buleleng: Perubahan dan Keberlanjutan Tradisi Gong Kebyar” yang ditulis Pande Made Sukerta bahkan dijelaskan gong kebyar Desa Kedis sudah ada sejak awal tahun 1900-an.

Karena memiliki sejarah yang panjang itulah, Sekaa Gong Kebyar Banda Sawitra dari Desa Kedis mendapat tempat khusus untuk tampil pada Parade Gong Kebyar Legendaris, Pesta Kesenian Bali (PKB) ke45, Juni 2023 ini.

Persiapan 85 Persen

Adalah Kadek Anggara Rismandika, seniman karawitan dari Desa Kedis yang diberi kepercayaan untuk menggarap kembali karya-karya lawas dari Desa Kedis untuk ditampilkan di hadapan khalayak umum di PKB, di Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar.

“Kami sudah mulai latihan secara intensif,” kata lelaki yang biasa dipanggil dengan nama Dek Anggara itu.

Dek Anggara adalah generasi keempat dari Sekaa Gong Banda Sawitra di Desa Kedis yang ptetap punya niat besar untuk mengembangkan tari dan tabuh yang pernah diciptakan di Desa Kedis.

“Yang nanti tampil dalam PKB ini adalah Sekaa Gong Kebyar Banda Sawitra generasi ketiga dan keempat,” kata Dek Anggara.

Jika sepenuhnya menampilkan sekaa dari generasi ketiga, kata Dek Anggara, hal itu tidaklah mungkin. Anggotanya sudah banyak yang meninggal, sementara yang tersisa kebanyakan sudah tua. “Jadi, kami dari generasi keempat membantu untuk melengkapi permainan instrumen biar jadi lengkap,” kata Dek Anggara.

Sekaa Gong Kebyar Wanita Banda Sawitra, Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, sebagai duta dari Kabupaten Buleleng pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43 tahun 2021 | Foto: Dok tatkala.co

Latihan sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, dan saat ini persiapan untuk tampil sudah mencapai 85 persen. “Tinggal memantapkan saja,” kata Dek Anggara.

Saat tampil di PKB nanti, Sekaa Gong Banda Sawitra membawakan empat garapan, yakni Tabuh Kreasi Kuntul Anglayang, Tabuh Kreasi Kebyar Susun, Tari Kreasi Wiranjaya, dan Tari Nelayan.

Ketokohan Ketut Merdana

Dek Anggara yang kini menjadi dosen di Prodi Pendidikan Seni Budaya dan Keagamaan Hundu STAH N Mpu Kuturan Singaraja ini memaparkan, terpilihnya Desa Kedis sebagai gong legendaris karena Desa Kedis punya peran penting dalam perkembangan gong kebyar di Bali dan memiliki sejarah y6ang sangat panjang.

Gong Kebyar Desa Kedis diberi nama Gong Kebyar Banda Sawitra pasa masa pascakemerdekaan. Saat itu gong kebyar ini dipimpin I Ketut Merdana, I Nyoman Sukandia (kakak dari I Ketut Merdana), dan I Putu Sumiasa (anak dari I Nyoman Sukandia, ponakan dari I Ketut Merdana).

Nah, mereka inilah yang dikenal melahirkan karya-karya yang terkenal dan sekarang diwarisi Desa Kedis. Dan predikat legendaris ini karena gong kebyar dari Desa Kedis ini memberi sumbangsih awal terbentuknya dan menjaga terus keberlanjutan gong kebyar.

“Karya-karya dari I Ketut Merdana tidak lepas dengan pengalaman dia yang memang bergaul erat dengan kebudayaan nusantara,” kata Dek Anggara.

Dari tangan Merdana lahir berbagai jenis karya tari dan tabuh seperti Tari Nelayan yang banyak ditarikan seniman-seniman muda di Bali.

Selain Tari Nelayan, Merdana juga menciptakan Tari Kreasi Wiranjaya, Tari Merpati, Tari Buruh, Tari Ngalap Kopi, Tari Tani, Tari Badminton, Tabuh Kreasi Kuntul Anglayang, Tabuh Kreasi Kebyar Susun, dan Tabuh Kreasi Gambang Suling.

Tari Merpati ciptaan Ketut Merdana saat dipentaskan pada Pesta Kesenian Bali ke-43 tahun 2021 | Foto: Dok tatkala.co

Saat ini Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng bahkan sedang melakukan rekontruksi Tari Kreasi Pancasila yang diperkirakan akan rampung Mei 2023.

Dek Anggara mengatakan, Merdana pada zamannya memang sering berkunjung ke luar daerah, apalagi ponakannya saat itu sedang menempuh pendidikan di tanah Jawa. Dari pergaulan itu, tak sedikit karya karawitan yang diciptakan Merdana terpengaruh dari nuansa lagu-lagu jawa.

Sayang sekali Merdana menjadi korban saat terjadi tragedi politik tahun 1965. Meski Merdana sudah tidak ada, tapi karya-karyanya tetap bergema hingga kini. Bahkan sejumlah ciptaannya yang terkubur oleh ingatan, kini digali-gali kembali untuk dipelajari dan pewariskan kepada generasi muda seniman di Bali.

Tiga Gong Legendaris

Selain Sekaa Gong Banda Sawitra Desa Kedis, pada PKB tahun 2023 ini terdapat dua lagi sekaa gong legendary dari Buleleng yang akan tampil pada ajang seni tahunan itu. Dua sekaa lainnya adalah Sekaa Gong Saraswati Desa Menyali Kecamatan Sawan dan Sekaa Gong Sabha Sawitra Desa/Kecamatan Tejakula.

“Penampilan gong kebyar legendaris ini salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan atas komitmen dan dedikasi penabuh senior melestarikan seni tabuh di Buleleng,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng I Nyoman Wisandika.

Di PKB nanti Sekaa Gong Banda Sawitra Desa Kedis akan tampil pada 12 Juli bersama dengan Sekaa Tedung Agung Puri Saren Ubud. Sementara Sekaa Gong Saraswati akan tampil pada 3 Juli bersama Sekaa Gong Somadiyasa Ababi Karangasem.

Sementara, Sekaa Gong Sabha Sawitra Tejakula yang akan tampil pada 12 Juli mendatang bersama dengan Sekaa Bajra Suara Murthi Bebalang Bangli. [T][Adv]

Penulis: Dyah Sri Khrisna Aryantini/Editor: Made Adnyana Ole

  • Catatan: Artikel ini ditulis dan disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng.
Gong Legendaris ISI Denpasar Ngayah pada Upacara Tawur Tabuh Gentuh di Pelataran Pura Besakih
Gong Legendaris Mengulang Kenangan Manis Gong Kebyar
Gong Kebyar Legendaris | Sekaa Gong Gunung Sari dari Peliatan, Mendunia Sejak 1930-an
Tags: bulelengDesa Kedisgong kebyarGong Legendariskesenian baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pertimbangan untuk Putus bagi Kalian yang Doinya Sering Kaya Gini

Next Post

Sanggar Seni Kebo Iwa: Anak Adalah Aset Kebudayaan Kita

Dyah Sri Khrisna Aryantini

Dyah Sri Khrisna Aryantini

Lahir di Singaraja, tahun 2002. Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi di STAH N Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Sanggar Seni Kebo Iwa: Anak Adalah Aset Kebudayaan Kita

Sanggar Seni Kebo Iwa: Anak Adalah Aset Kebudayaan Kita

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co