23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Peringatan Hari Guru: Nasib Pendidik Bahasa Bali “Gelimbang-Gelimbeng” Tak Menentu

Komang Sujana by Komang Sujana
November 18, 2022
in Khas
Peringatan Hari Guru: Nasib Pendidik Bahasa Bali “Gelimbang-Gelimbeng” Tak Menentu

Guru Bahasa Bali sedang mengajar bahasa Bali di depan kelas

SETIAP TANGGAL 25 November diperingati sebagai hari Guru Nasional. Hari penghormatan kepada guru atas peran strategisnya dalam membentuk karakter bangsa. Sebagai hari yang spesial, guru-guru memperingatinya dalam berbagai bentuk kegiatan dengan penuh suka cita.

Namun, Hari Guru tahun ini sepertinya dirayakan dengan kurang bahagia oleh guru-guru mata pelajaran (mapel) bahasa Bali, khususnya yang masih berstatus non-ASN.

Kekecewaan guru-guru bahasa Bali sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu. Saat itu Pemerintah mengumumkan pengangkatan 1 juta guru melalui seleksi PPPK, Namun tidak satu pun dibuka formasi guru bahasa Bali, baik di instansi Pemkab maupun Pemprov. 

Guru-guru bahasa Bali berharap besar formasi PPPK Bahasa Bali dibuka tahun 2022. Namun, lagi-lagi pendidik bahasa Ibu harus gigit jari. Formasi guru bahasa Bali kembali tidak tercantum di pengumuman pengadaan PPPK tahun ini. Tidak salah jika kekecewaan guru-guru bahasa Bali semakin mendalam. 

Program Revitalisasi Bahasa Daerah yang sedang digaungkan juga belum berdampak pada kesejahteraan guru bahasa Bali. Padahal guru-guru bahasa Bali yang terdapat di 8 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bali baru saja turut mensukseskan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2022 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali.

FTBI merupakan rangkaian kegiatan revitalisasi bahasa Bali. Bentuk kegiatannya berupa lomba tentang bahasa, aksara, dan sastra Bali yang diikuti oleh siswa SD dan SMP se-Bali.

Berbicara revitalisasi bahasa Bali, maka peran guru sangatlah strategis. Berdasarkan siaran pers Mendikbudristek saat meluncurkan Merdeka Belajar episode 17, daya hidup bahasa Bali dinyatakan terkategori aman. Pendekatan revitalisasinya berbasis pembelajaran di sekolah. Hal inilah menjadikan keberadaan guru bahasa Bali menjadi semakin penting dalam program pelestarian bahasa Bali. Namun, anehnya guru bahasa Bali justru tidak masuk dalam formasi PPPK.

Walaupun Bahasa Bali dikategorikan aman tetapi tidak ada yang bisa menjamin daya hidup bahasa Bali akan aman sepanjang zaman. Penutur jati bahasa Bali bisa saja semakin menurun jika generasi muda tidak dididik sejak dini. Dibutuhkan peran guru untuk melahirkan penutur-penutur muda bahasa Bali yang aktif dan produktif.

Maka dari itu, faktor-faktor yang berperan penting dalam pelestarian bahasa Bali harus diperhatikan bahkan diprioritaskan untuk eksistensi bahasa Bali. Salah satunya adalah guru bahasa Bali. Jadi, perekrutan guru bahasa Bali seharusnya menjadi salah satu program wajib pemerintah tahun ini. 

Berbagai upaya sudah dilakukan untuk memperjuangkan hak guru bahasa Bali agar mendapat perlakukan yang sama dengan guru-guru mapel lainnya. Salah satunya oleh Perkumpulan Pendidik Bahasa Daerah Indonesia (PPBDI) Provinsi Bali. 

Ketua PPBDI Provinsi Bali, Dr. Ni Wayan Sariani, S.Pd., M.Hum., saat diwawancarai, Jumat 18 November 2022, mengatakan permasalahan guru bahasa Bali pada pengadaan PPPK tahun ini telah disampaikan kepada Ketua PPBDI pusat.

Laporan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Ketua PPBDI pusat dengan menggelar audiensi dengan pemerintah pusat. Hasilnya guru bahasa Bali dapat melamar PPPK melalui slot Seni Budaya. Namun, konsekuensinya guru bahasa Bali harus wajib mengajar Seni Budaya selain mengajarkan bahasa daerah.

Menurutnya ini akan menimbulkan permasalahan baru karena guru bahasa Bali mengambil jam mapel lain yaitu seni budaya. Wayan Sariani berharap pemerintah daerah dan pusat agar memperjuangkan bahasa Bali sehingga bisa berdiri sendiri sesuai dengan kode sertifikat pendidiknya. Dengan ini guru bahasa Bali tidak lagi mengambil jam seni budaya.

Wayan Arya Sumara, S.Pd., guru non-ASN yang sudah mengajar bahasa Bali selama 18 tahun memilih untuk tidak melamar PPPK tahun ini walaupun bahasa Bali bisa melamar melalui slot seni budaya. Dampak ke depan yang belum pasti menjadi alsannya. Pemerintah menurutnya masih setengah-setengah memberikan peluang terhadap guru bahasa Bali.

“Perasaan tiang sebagai guru Bahasa Bali seperti air di daun talas, gelimbang-gelimbeng tak menentu. Namun, yang masih menyebabkan tiang tetap bersemangat adalah rasa terpanggil membangunkan kembali generasi muda untuk bangkit mencintai bahasa ibunya, yaitu bahasa Bali dengan mengajak anak-anak, remaja dalam kegiatan berkesenian, seperti geguritan, kakawin, mapidarta, seni drama gong, untuk melestarikan bahasa Bali yang hampir dijauhkan dari kehidupan bermasyarakat,” kata Arya Sumara, Jumat 18 November 2022.

Jika pemerintah pusat tahun ini tidak bisa memfasilitasi guru bahasa Bali karena proses perekrutan PPPK sudah berjalan setidaknya guru-guru yang terlanjur sudah melamar pada slot Seni Budaya bisa diberikan kebijakan untuk selanjutnya mengajar bahasa Bali. 

Jika tidak, pada pengadaan guru tahun depan wajib hukumnya bahasa Bali sudah berdiri sendiri. Perekrutan guru bahasa Bali diadakan sesuai kebutuhan dan berkelanjutan. Tujuan mulia Merdeka belajar tidak akan tercapai sepenuhnya tanpa memerdekakan guru sebagai pengajar. [T]

Riset BRIN: Sama dan Beda Bahasa Bali Dialek Bali Aga dan Dialek Bali Dataran
Siti Noviali, Ia Muslim, Ia Guru Bahasa Bali, Ia Penulis Kritik Sastra Bali
Ketika Siswa SMA di Kota Denpasar Berdebat dalam Bahasa Bali
Tags: Bahasa Baliguruguru bahasa baliPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ribuan Orang Yoga Bersama di Tabanan

Next Post

Luh Putu Aprilia Tambah Medali Emas untuk Buleleng dari Cabor Taekwondo

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Luh Putu Aprilia Tambah Medali Emas untuk Buleleng dari Cabor Taekwondo

Luh Putu Aprilia Tambah Medali Emas untuk Buleleng dari Cabor Taekwondo

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co