1 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 2, 2026
in Khas
Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, ‘Geguritan Dharma Pawayangan’, dan ‘Sejuta Rasa Selaksa Cerita: Sehimpunan Kisah tentang Kuliner Khas Bali’. Ketiganya bukan sekadar hasil kreativitas mahasiswa, tetapi juga menjadi skripsi dalam bentuk yang berbeda.

Rabu, 1 Juli 2026, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) kembali meluluskan tiga mahasiswa melalui jalur tugas akhir nonskripsi berupa proyek inovatif karya sastra dan jurnalistik. Di hadapan dosen penguji dan penguji eksternal dari kalangan sastrawan serta wartawan, ketiganya mempertanggungjawabkan proses kreatif yang melahirkan karya-karya tersebut.

Mereka adalah Ida Ayu Gede Agung Putri Wardani dan I Made Indra Sanjaya dari Konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, serta Ni Putu Vira Asri Agustini dari Konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dayu Putri menghasilkan buku kumpulan puisi ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, sedangkan Indra Sanjaya menulis ‘Geguritan Dharma Pawayangan’. Kedua buku itu diterbitkan oleh Pustaka Ekspresi. Sementara itu, Vira menerbitkan buku berita kisah (feature) ‘Sejuta Rasa Selaksa Cerita: Sehimpunan Kisah tentang Kuliner Khas Bali’ diterbitkan penerbit Tatkala.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Suasana ujian berbeda dari sidang skripsi pada umumnya. Alih-alih membedah hasil penelitian, para mahasiswa memaparkan latar belakang penciptaan karya, proses kreatif yang mereka jalani, hingga relevansi karya tersebut bagi dunia pendidikan. Di hadapan para penguji, mereka tidak hanya menjelaskan apa yang mereka tulis, tetapi juga mengapa karya itu layak hadir di tengah masyarakat.

Gede Sidi Artajaya selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), FBS, UPMI Bali menjelaskan bahwa sedari 2025, prodi PBID membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih tugas akhir nonskripsi, salah satunya melalui proyek inovatif karya sastra dan jurnalistik yang selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL).

“Tiga mahasiswa ini merupakan angkatan kedua yang mengambil TA nonskripsi. Tahun lalu ada dua orang mahasiswa yang mengambil TA karya sastra dan jurnalistik,” kata Sidi.

Menurutnya, proyek inovatif ini tidak berhenti pada penerbitan buku. Setiap mahasiswa tetap diwajibkan menyusun laporan tugas akhir yang memuat latar belakang dan tujuan penciptaan, proses kreatif pengarang atau penulis, deskripsi karya, serta relevansi karya inovatif tersebut terhadap dunia pendidikan.

“Laporan itu semacam pertanggungjawaban proses kreatif mereka dalam berkarya,” jelas Sidi.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Pilihan jalur ini bukan sesuatu yang datang tanpa bekal. Ketiga mahasiswa memang telah akrab dengan dunia kepenulisan jauh sebelum memasuki ruang sidang. Dayu Putri aktif menulis puisi Bali. Indra Sanjaya dikenal sebagai seniman dalang muda yang kerap menciptakan pupuh. Sementara Vira merupakan penulis lepas di salah satu media daring di Bali.

Meski disebut tugas akhir nonskripsi, tantangannya tidak lantas menjadi lebih ringan. Justru sebaliknya, mahasiswa dituntut menghadirkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik sekaligus memiliki nilai artistik.

“Walaupun ini nonskripsi, bukan berarti lebih mudah. Tapi, saya senang, karena menjadi tantangan bagi saya untuk berkarya secara kreatif,” ujar Dayu Putri.

Bagi Indra Sanjaya, proyek ini menjadi ruang untuk menyatukan dunia akademik dengan identitasnya sebagai dalang muda. Ketertarikannya pada sastra tradisional mendorongnya menciptakan sebuah geguritan yang berangkat dari warisan keluarga.

“Kebetulan ayah saya memberikan suatu catatan dari guru nabe beliau tentang dunia pewayangan. Atas saran dosen pembimbing, saya ubah itu menjadi geguritan sehingga bisa dikenalkan kepada masyarakat luas,” ungkap putra dalang I Ketut Muada alias Joblar.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Berbeda dengan dua rekannya yang memilih puisi dan geguritan, Vira membawa pengalaman jurnalistiknya ke dalam tugas akhir. Ia menghimpun kembali tulisan-tulisan berita kisah (feature) yang pernah dimuat di Tatkala.co, kemudian mengembangkannya menjadi buku bertema kuliner khas Bali.

“Harapan saya, orang tak hanya mengenal cita rasa kuliner khas Bali itu, tapi juga mengetahui kisah-kisah menarik di baliknya,” ujar Vira.

Kehadiran penguji eksternal memberi warna tersendiri dalam ujian tersebut. Mereka bukan hanya menilai aspek akademik, tetapi juga kualitas karya sebagai produk sastra yang akan dibaca publik.

Sastrawan sekaligus wartawan, I Putu Supartika dan I Made Adnyana Ole, mengapresiasi langkah FBS UPMI Bali yang memberi ruang bagi mahasiswa menghasilkan karya nyata. Menurut mereka, model tugas akhir seperti ini layak dikembangkan oleh perguruan tinggi lain agar kampus tidak hanya melahirkan sarjana, tetapi juga penulis dan pengarang andal.

“Untuk lulusan UPMI ini, mereka tak hanya akan jadi guru bahasa, tapi juga guru sekaligus penulis atau pengarang, guru yang berkarya,” ucap Adnyana Ole.

Supartika mengakui bahwa sebagai karya perdana, sejumlah kekurangan masih ditemukan. Namun, hal itu tidak mengurangi nilai keberanian para mahasiswa untuk menghasilkan karya orisinal.

“Dayu Putri mencoba mengombinasikan antara puisi Bali anyar dan puisi Bali modern. Ini patut diapresiasi,” kata Supartika.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Apresiasi juga datang dari sastrawan tradisional Bali, Nyoman Suprapta. Selama ini, karya-karyanya lebih sering menjadi objek penelitian mahasiswa. Kali ini, ia justru menyaksikan mahasiswa menghadirkan karya sastra mereka sendiri sebagai tugas akhir.

“Biasanya mahasiswa meneliti karya saya. Baru kali ini ada mahasiswa yang menghasilkan karya sastra sendiri. Ini luar biasa dan harus ditumbuhkan lagi,” kata Suprapta.

Bagi FBS UPMI Bali, proyek inovatif karya sastra bukan sekadar alternatif penyelesaian studi. Dekan FBS UPMI Bali, I Made Sujaya, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi amanat Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Lebih dari itu, program tersebut menjadi wujud penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan konsep kampus berdampak yang tengah dijalankan.

“Kami di FBS UPMI Bali ingin lulusan kami tak hanya seorang calon pendidik yang kreatif, tapi juga kreator yang berjiwa pendidik,” tandas Sujaya.

Tiga buku yang lahir dari ruang ujian itu menjadi penanda bahwa tugas akhir tidak selalu berakhir di rak perpustakaan dalam bentuk jilidan skripsi. Ada yang memilih menyampaikan gagasan melalui puisi, ada yang merawat tradisi lewat geguritan, dan ada pula yang merekam identitas Bali melalui kisah-kisah kuliner. Ketiganya menunjukkan bahwa seorang calon guru bahasa juga dapat meninggalkan jejak sebagai penulis dengan karya yang tidak berhenti dinilai di ruang sidang, tetapi berpeluang terus hidup di tangan para pembacanya.

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukuPendidikanUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Resepsi Pernikahan Genderuwo di Bulan Suro

Next Post

Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co