24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jari Telunjuk Nakal —Cerita Inspiratif Seorang Dokter

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 13, 2026
in Khas
Jari Telunjuk Nakal —Cerita Inspiratif Seorang Dokter

Foto Ibu (Luh Sumintang), Almarhum Bapak (Wayan Budiarsana), dan adik pertamaku (Kadek Rina Puspita Widiarsini). Sumber: Dokumen pribadi

Nittt…Nitttt… Nittt! Suara monitor itu berbunyi di ruangan yang penuh aura kesedihan, harapan, tangisan, dan keikhlasan bercampur aduk. Kulitnya yang hitam legam itu terbaring di bed nomor 10 ICU Barat di rumah sakit pusat terbesar area Pulau Dewata. Sudah 4 hari dirawat di sana oleh guru-guru kami setelah mengalami kejang hebat pada 4 hari lalu saat subuh hari. “Sudah mati batang otak,” kata guruku yang seorang dokter spesialis bedah saraf.

Kulihat refleks kornea bapak sudah tidak ada, pupilnya juga melebar. Aku berdiskusi dan berdoa untuk menentukan langkah selanjutnya. Akankah ayahku terus menderita seperti ini dengan topangan monitor, obat, dan alat medis yang menempel di badannya? Akankah berhenti perjuangan ayahku selama ini dan pesannya sebelum meja operasi tak dapat aku penuhi? “Selamatang Bapak nah, Tu,” kata ayah sebelum masuk ruang operasi dan kulihat sendiri sebelum Bapak kejang lagi.

2 Maret 2017 jam 10 pagi ayah berpulang ke alam niskala. Siksaan batin, merasa bersalah, merasa disalahkan, capek badan, uang tidak ada, bercampur aduk. Syukurnya saat itu perawatan Bapak ditanggung asuransi KIS BPJS. Kami memang menerima bantuan saat itu, namun saya bersumpah saat saya tamat kedokteran akan membayar premi sendiri dan membalas kebaikan pemerintah Buleleng dan pusat. Ayah bersama sirine ambulans dari Denpasar menuju Singaraja. Ibu di samping jasad ayah dan bersamaku. Saat tiba di area Desa Satra, ibu mengidam buah labu, ingin dibuat jukut (sayur semacam lodeh). Saya berusaha memanggil pemilik kebun tapi tidak ada yang menyahut, alhasil saya mencurinya untuk Ibu yang sedang mengidam bersama jasad ayah.

Sesampai di rumah, sudah banyak pelayat datang dan mempersiapkan tempat jenazah. Ibu duduk sembari menunggu jukut matang dan menyantapnya. Beberapa hari kemudian beliau dilaksanakan upacara Ngaben di Desa Adat Kelampuak dengan dibarengi oleh seluruh krama (warga adat) di sana. Kami beruntung upacara Ngaben dilaksanakan secara gotong royong, setiap ada yang meninggal maka seluruh karma akan dana punia sesuai adat yang sudah ditentukan. Upacara Ngaben di desa kami sederhana dan ekonomis. Terima kasih warga Kelampuak.

Malam Mencekam Suara Genta

Seharian menjalani proses Ngaben, keluarga dan warga pun kelelahan. Mereka ada yang minum sambil bergurau dan ada pula yang tertidur pulas. Kamar saya berada di bagian barat area rumah, berdinding batako dan beralaskan semen. Ibu tidur bersama adik saya dan saya tidur sendirian. Tiba-tiba saya terbangun saat tengah malam. Bulu kuduk merinding dan terdengar sayup-sayup suara lonceng dari arah barat semakin jelas terdengar. Saya kira itu suara anjing dan gemericing kalungnya. Tirai biru saya sibakkan, tidak ada terlihat anjing namun suaranya semakin jelas.

Saya usap-usap mata, barangkali masih di dalam mimpi. Tapi suara itu mengitari rumah. Segera terperanjat dari tidur dan saya bangunkan Ibu serta adik dari tidurnya. Ibu juga merasakan hal yang sama dan kami berdua segera melafalkan Gayatri Mantram. Cukup lama suara itu terdengar, sekitar 30 menit. Adik yang masih tertidur tak merasakan pengalam itu. Ibu terus memeluk kami sambal kita terus berdoa. Apakah itu?

Telunjuk Nakal

Bapak ke Denpasar untuk menjalani pemeriksaan DSA (Digital Substraction Angiography) atau pemeriksaan untuk mengetahui pembuluh darah dalam otak karena bapak dicurigai mengalami penggelembungan pembuluh darah otak (aneurimsma pembuluh darah otak). Saat ke Denpasar Bapak bisa membawa motor supra warna hitam bersama Ibu. Tak ayal, banyak orang menyalahkanku atas kematian Bapak.

Ada yang berhitung bahwa jika Bapak tidak dioperasi maka Bapak pasti masih hidup. Ada lagi orang “pintar” yang memvonis sebenarnya kena cetik ceroncong polo (sejenis racun yang berguna menyerang otak dan melumpuhkan target sasaran). Bahkan ada yang mengatakan Bapak meninggal di usia 41 tahun karena tidak mau melanjutkan warisan spiritual kakek sebagai penekun pengobat tradisional atau Balian.

Foto Ibu (Luh Sumintang), Almarhum Bapak (Wayan Budiarsana), dan adik pertamaku (Kadek Rina Puspita Widiarsini). Sumber: Dokumen pribadi

Begitu banyak gunjingan di luar dan di dalam rumah. Ibu sendiri sangat menyalahkan saya karena prosedur yang kita ambil membuat Bapak meninggal. Padahal sudah berulangkali saya jelaskan bahwa penyakit Bapak lambat laun dan tinggal menunggu hari akan pecah pembuluh darahnya. Tidak ada satu orang dokter pun yang ingin membunuh pasiennya apalagi anak sendiri yang dibesarkan dengan jerih payah memanjat pohon kelapa ingin mencelakai ayahnya sendiri.

Saat seperti itu, saya merasa ingin bunuh diri dan merasa tidak berguna sebagai mahasiswa kedokteran stase akhir. Banyak orang kita bantu bersama senior, tapi kenapa ayah sendiri tidak bisa selamat? Bahkan bisa dibilang sangat tragis di saat ibu hamil 5 bulan mengandung adik kami, Komang.

Tangis sedih dari diri, tekanan dari Ibu dan adik, gunjingan dari orang lain serta biaya sekolah yang harus saya siapkan membuat semuanya menjadi cerita yang begitu sad ending. Dari segi ekonomi saya berusaha berjualan buah, nasi kuning, dan lain-lain kepada guru-guru di rumah sakit dan teman-teman. Tidak banyak namun cukup membantu untuk bekal makan.

Syukurnya saya bertemu orang-orang baik yang membantu beban pikiran, ekonomi yang ada. Saya bahkan belajar tiap hari dari Youtube, ialah Guruji Gde Prama yang mengisi tiap pagi, siang, dan malam. Mulai dari keikhlasan, kematian, compassion saya dengarkan dengan seksama. Belakangan saya belajar juga dengan Ajahn Brahmn dari buku-bukunya, Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya. Belum cukup, saya belajar metode AIR (Akui, Ijinkan, Relakan) sehingga beban psikis menjadi lebih ringan.

Almarhum Bapak (Wayan Budiarsana)

Puncaknya saya mendirikan Budiarsana Foundation untuk memberikan bantuan pendidikan kepada siswa/siswi belum beruntung secara ekonomi, warga dengan stroke, dan memberikan penyuluhan Bantuan Hidup Dasar/BHD gratis kepada sekolah-sekolah SD. Saat ini, saya bisa selamat dari ujian telunjuk-telunjuk nakal. Terima kasih guru-guru dan semuanya. Saya mengakui ada kekurangan dalam tubuh ini, dalam kemampuan ini. Saya ijinkan semua beban dari telunjuk nakal itu mengalir dalam tubuh. Saya relakan semua yang sudah terjadi sebagai buah karmaku. Bahagia di sana Bapak. AIR. [T]

Penulis: dr. Putu Sukedana
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis dr. PUTU SUKEDANA

Tags: cerita dokterKeluarga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dari Bara Logam ke Simbol Persatuan: Pengecoran Rupang Buddha Nusantara dalam Peringatan Tahun Kencana Setengah Abad Saṅgha Theravāda Indonesia

Next Post

Bali dan Intelektual yang Hanya Aktif di Media Sosial

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Bali dan Intelektual yang Hanya Aktif di Media Sosial

Bali dan Intelektual yang Hanya Aktif di Media Sosial

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co