15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Senja di Kawasan Catur Muka, 16 Ogoh-Ogoh Terbaik Denpasar Buka ‘Kasanga Festival 2026’

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
March 8, 2026
in Panggung
Dari Senja di Kawasan Catur Muka, 16 Ogoh-Ogoh Terbaik Denpasar Buka ‘Kasanga Festival 2026’

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

KETIKA kulkul dipukul, Kasanga Festival 2026 pun resmi dibuka di jantung Kota Denpasar. Hari itu, Jumat, 6 Maret 2026, tepat pukul 17.00 WITA, ribuan warga telah memadati kawasan Patung Catur Muka untuk menyaksikan pawai 16 ogoh-ogoh terbaik se-Kota Denpasar.

Festival tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Suci Nyepi itu dibuka oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Tahun ini, Kasanga Festival mengusung tema “Jala Sidhi Shuvita”, yang bermakna memuliakan sumber air.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Wali Kota Denpasar bersama Wakil Wali Kota Denpasar ─ I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar ─ I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Tak lama setelah seremoni usai, perhatian penonton langsung tertuju pada iring-iringan ogoh-ogoh yang mulai bergerak dari depan Jayasabha, rumah jabatan Gubernur Bali. Sebanyak 16 ogoh-ogoh tampil dalam pawai ini. Karya-karya tersebut bukan sembarang pilihan. Mereka merupakan hasil seleksi dari total 223 peserta yang sebelumnya mengikuti tahapan penilaian.

Rute parade kali ini dirancang dengan konsep karnaval. Dari depan Jayasabha, iring-iringan ogoh-ogoh bergerak melingkari kawasan Catur Muka satu putaran, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah selatan hingga berakhir di sisi selatan Lapangan Puputan Badung.

Sepanjang perjalanan itu, setiap seka teruna (kelompok) diwajibkan menampilkan atraksi. Artinya, pertunjukan tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi mengalir sepanjang rute pawai. Penonton yang berdiri di sepanjang jalan hingga di sudut-sudut persimpangan, mendapat kesempatan yang sama untuk menikmati penampilan para peserta.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Perwakilan dewan juri, I Gede Anom Ranuara, menegaskan bahwa penilaian memang dirancang berlangsung sepanjang rute tersebut.

“Juri akan menilai dari start sampai finish. Jika ada pelanggaran, termasuk orang di luar regu masuk barisan, bisa langsung dikenakan pengurangan nilai,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa aspek yang dinilai bukan hanya keindahan ogoh-ogoh. Disiplin peserta, kerapian barisan, hingga kesesuaian dengan revisi karya yang sebelumnya telah diberikan oleh tim kurator juga menjadi perhatian.

Satu per satu ogoh-ogoh pun kemudian tampil di hadapan publik Denpasar. Karya-karya tersebut berasal dari berbagai seka teruna (ST), di antaranya: ST. Cantika, Banjar Sedana Merta; ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul; ST. Eka Dharma, Banjar Saih Peguyangan Kaja; ST. Sukarela, Banjar Kepisah Pedungan; ST. Satya Dharma, Banjar Pekandelan Sanur Kaja; ST. Yowana Kerta Yoga, Banjar Panti Gede; ST. Dharma Cita, Banjar Abiankapas Tengah; ST. Swastika, Banjar Pekambingan; ST. Dharma Santika, Banjar Tembawu Kelod; ST. Eka Cita, Banjar Abiankapas Kaja; ST. Taruna Dharma Castra, Banjar Tengah Sidakarya; ST. Swadharmita, Banjar Ceramcam, Kesiman; ST. Dwi Tunggal, Banjar Antap, Panjer; ST. Bineka, Banjar Binoh Kelod; ST. Semadhi Dharma Putra, Banjar Poh Gading; serta ST. Mekar Sari, Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Di antara barisan ogoh-ogoh itu, tampak figur-figur raksasa, manusia, hingga dewa-dewi yang diangkat dari kisah-kisah mitologi dan cerita rakyat Bali, yang disesuaikan dengan tema Kasanga Fest 2026. Setiap kelompok juga menambahkan koreografi penari, tabuhan baleganjur yang menghentak, serta permainan properti yang membuat pertunjukan semakin semarak.

Bagi Pemerintah Kota Denpasar, festival ini bukan sekadar tontonan. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyebut Kasanga Festival menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya Bali.

Menurutnya, festival ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar, Pasikian Yowana Kota Denpasar, serta berbagai pihak lainnya yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan budaya.

“Kasanga Festival menjadi wahana kreativitas tanpa batas bagi yowana Kota Denpasar sekaligus mendukung pembangunan kota berbasis budaya menuju Denpasar yang maju,” ujar Jaya Negara.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Jaya Negara juga menekankan bahwa kreativitas tersebut tetap harus berpegang pada konsep Satyam, Siwam, Sundaram — sebuah prinsip yang menekankan keseimbangan antara etika, logika, dan estetika.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Harta Yana, menambahkan bahwa Kasanga Festival tahun ini tidak hanya menghadirkan parade ogoh-ogoh. Ia menuturkan, rangkaian kegiatan festival juga melibatkan berbagai kreativitas generasi muda dan masyarakat luas.

Selain pawai 16 ogoh-ogoh terbaik, festival turut diramaikan dengan penampilan 10 ogoh-ogoh dari TK/PAUD se-Kota Denpasar yang akan pentas pada 8 Maret 2026, lomba ogoh-ogoh mini, lomba sketsa, lomba tapel, lomba barong, lomba baleganjur ogoh-ogoh, serta diramaikan pula oleh 43 stan UMKM.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Angga menjelaskan bahwa tahun ini juga diperkenalkan format baru dalam sistem penilaian ogoh-ogoh, yakni melalui konsep pawai atau peed. Dengan cara ini, setiap peserta memiliki kesempatan menampilkan karya mereka secara maksimal sepanjang rute parade.

“Kasanga Festival diharapkan dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kreativitas yang berkaitan dengan perayaan Nyepi, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal Bali,” ujar Angga.

Dukungan terhadap kreativitas para yowana juga diberikan melalui bantuan dana pembinaan. Kepala Bidang Tradisi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Denpasar, Ni Made Suniastari, menjelaskan bahwa setiap finalis 16 besar memperoleh dana pembinaan sebesar Rp30 juta.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Selain itu, enam karya terbaik nantinya akan mendapatkan tambahan hadiah. Juara I akan memperoleh Rp50 juta, juara II Rp40 juta, dan juara III Rp30 juta. Sementara juara harapan I, II, dan III masing-masing menerima Rp20 juta, Rp15 juta, dan Rp10 juta.

Selepas pawai, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan bahwa pelaksanaan Kasanga Festival tahun ini dinilai berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.

“Kasanga Fest tahun ini berjalan lebih baik, dan selanjutnya akan kami evaluasi juga yang mana yang masih bisa diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga menyinggung komitmen pemerintah kota untuk menerapkan konsep pengelolaan sampah selama festival.

“Seperti konsep awal, kita memiliki konsep Zero Waste, jadi festival besar harus bisa mengelola sampah sendiri, langsung dari sumbernya,” kata Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dengan tegas. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Tags: denpasarKesanga Festivalogoh-ogoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Manual Menghapus Manusia | Cerpen Aksara Caramellia

Next Post

Sugianto Membongkar Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
0
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

Read moreDetails

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

Read moreDetails

Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

“Ogoh-ogoh itu bukan lagi kesenian musiman. Tetapi kesenian yang dikerjakan sepanjang masa.” Kalimat pembuka itu meluncur dari Dr. I Made...

Read moreDetails

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
0
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

Read moreDetails

Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

by Dede Putra Wiguna
April 29, 2026
0
Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

CINEPOLIS Plaza Renon menjadi titik temu antara ingatan, penghormatan, dan refleksi. Di sanalah BALIDOC menggelar diseminasi sekaligus penayangan perdana film...

Read moreDetails

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi...

Read moreDetails

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
0
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

Read moreDetails

Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

by Pranita Dewi
April 20, 2026
0
Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

Pertunjukan Nyanyian Dharma digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Minggu (19/4) malam, menampilkan kolaborasi musik dengan...

Read moreDetails

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
0
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud....

Read moreDetails

Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 14, 2026
0
Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

SEJAK awal, ada rasa penasaran yang menggantung di antara penonton yang duduk lesehan di wantilan Museum Soenda Ketjil. Wayang, dalam...

Read moreDetails
Next Post
Sugianto Membongkar Bali

Sugianto Membongkar Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co