4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Senja di Kawasan Catur Muka, 16 Ogoh-Ogoh Terbaik Denpasar Buka ‘Kasanga Festival 2026’

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
March 8, 2026
in Panggung
Dari Senja di Kawasan Catur Muka, 16 Ogoh-Ogoh Terbaik Denpasar Buka ‘Kasanga Festival 2026’

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

KETIKA kulkul dipukul, Kasanga Festival 2026 pun resmi dibuka di jantung Kota Denpasar. Hari itu, Jumat, 6 Maret 2026, tepat pukul 17.00 WITA, ribuan warga telah memadati kawasan Patung Catur Muka untuk menyaksikan pawai 16 ogoh-ogoh terbaik se-Kota Denpasar.

Festival tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Suci Nyepi itu dibuka oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Tahun ini, Kasanga Festival mengusung tema “Jala Sidhi Shuvita”, yang bermakna memuliakan sumber air.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Wali Kota Denpasar bersama Wakil Wali Kota Denpasar ─ I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar ─ I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Forkopimda Kota Denpasar.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Tak lama setelah seremoni usai, perhatian penonton langsung tertuju pada iring-iringan ogoh-ogoh yang mulai bergerak dari depan Jayasabha, rumah jabatan Gubernur Bali. Sebanyak 16 ogoh-ogoh tampil dalam pawai ini. Karya-karya tersebut bukan sembarang pilihan. Mereka merupakan hasil seleksi dari total 223 peserta yang sebelumnya mengikuti tahapan penilaian.

Rute parade kali ini dirancang dengan konsep karnaval. Dari depan Jayasabha, iring-iringan ogoh-ogoh bergerak melingkari kawasan Catur Muka satu putaran, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah selatan hingga berakhir di sisi selatan Lapangan Puputan Badung.

Sepanjang perjalanan itu, setiap seka teruna (kelompok) diwajibkan menampilkan atraksi. Artinya, pertunjukan tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi mengalir sepanjang rute pawai. Penonton yang berdiri di sepanjang jalan hingga di sudut-sudut persimpangan, mendapat kesempatan yang sama untuk menikmati penampilan para peserta.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Perwakilan dewan juri, I Gede Anom Ranuara, menegaskan bahwa penilaian memang dirancang berlangsung sepanjang rute tersebut.

“Juri akan menilai dari start sampai finish. Jika ada pelanggaran, termasuk orang di luar regu masuk barisan, bisa langsung dikenakan pengurangan nilai,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa aspek yang dinilai bukan hanya keindahan ogoh-ogoh. Disiplin peserta, kerapian barisan, hingga kesesuaian dengan revisi karya yang sebelumnya telah diberikan oleh tim kurator juga menjadi perhatian.

Satu per satu ogoh-ogoh pun kemudian tampil di hadapan publik Denpasar. Karya-karya tersebut berasal dari berbagai seka teruna (ST), di antaranya: ST. Cantika, Banjar Sedana Merta; ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul; ST. Eka Dharma, Banjar Saih Peguyangan Kaja; ST. Sukarela, Banjar Kepisah Pedungan; ST. Satya Dharma, Banjar Pekandelan Sanur Kaja; ST. Yowana Kerta Yoga, Banjar Panti Gede; ST. Dharma Cita, Banjar Abiankapas Tengah; ST. Swastika, Banjar Pekambingan; ST. Dharma Santika, Banjar Tembawu Kelod; ST. Eka Cita, Banjar Abiankapas Kaja; ST. Taruna Dharma Castra, Banjar Tengah Sidakarya; ST. Swadharmita, Banjar Ceramcam, Kesiman; ST. Dwi Tunggal, Banjar Antap, Panjer; ST. Bineka, Banjar Binoh Kelod; ST. Semadhi Dharma Putra, Banjar Poh Gading; serta ST. Mekar Sari, Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Di antara barisan ogoh-ogoh itu, tampak figur-figur raksasa, manusia, hingga dewa-dewi yang diangkat dari kisah-kisah mitologi dan cerita rakyat Bali, yang disesuaikan dengan tema Kasanga Fest 2026. Setiap kelompok juga menambahkan koreografi penari, tabuhan baleganjur yang menghentak, serta permainan properti yang membuat pertunjukan semakin semarak.

Bagi Pemerintah Kota Denpasar, festival ini bukan sekadar tontonan. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyebut Kasanga Festival menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya Bali.

Menurutnya, festival ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar, Pasikian Yowana Kota Denpasar, serta berbagai pihak lainnya yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan budaya.

“Kasanga Festival menjadi wahana kreativitas tanpa batas bagi yowana Kota Denpasar sekaligus mendukung pembangunan kota berbasis budaya menuju Denpasar yang maju,” ujar Jaya Negara.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Jaya Negara juga menekankan bahwa kreativitas tersebut tetap harus berpegang pada konsep Satyam, Siwam, Sundaram — sebuah prinsip yang menekankan keseimbangan antara etika, logika, dan estetika.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, Anak Agung Made Angga Harta Yana, menambahkan bahwa Kasanga Festival tahun ini tidak hanya menghadirkan parade ogoh-ogoh. Ia menuturkan, rangkaian kegiatan festival juga melibatkan berbagai kreativitas generasi muda dan masyarakat luas.

Selain pawai 16 ogoh-ogoh terbaik, festival turut diramaikan dengan penampilan 10 ogoh-ogoh dari TK/PAUD se-Kota Denpasar yang akan pentas pada 8 Maret 2026, lomba ogoh-ogoh mini, lomba sketsa, lomba tapel, lomba barong, lomba baleganjur ogoh-ogoh, serta diramaikan pula oleh 43 stan UMKM.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Angga menjelaskan bahwa tahun ini juga diperkenalkan format baru dalam sistem penilaian ogoh-ogoh, yakni melalui konsep pawai atau peed. Dengan cara ini, setiap peserta memiliki kesempatan menampilkan karya mereka secara maksimal sepanjang rute parade.

“Kasanga Festival diharapkan dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kreativitas yang berkaitan dengan perayaan Nyepi, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal Bali,” ujar Angga.

Dukungan terhadap kreativitas para yowana juga diberikan melalui bantuan dana pembinaan. Kepala Bidang Tradisi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Denpasar, Ni Made Suniastari, menjelaskan bahwa setiap finalis 16 besar memperoleh dana pembinaan sebesar Rp30 juta.

Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026│Foto: tatkala.co/Dede

Selain itu, enam karya terbaik nantinya akan mendapatkan tambahan hadiah. Juara I akan memperoleh Rp50 juta, juara II Rp40 juta, dan juara III Rp30 juta. Sementara juara harapan I, II, dan III masing-masing menerima Rp20 juta, Rp15 juta, dan Rp10 juta.

Selepas pawai, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan bahwa pelaksanaan Kasanga Festival tahun ini dinilai berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.

“Kasanga Fest tahun ini berjalan lebih baik, dan selanjutnya akan kami evaluasi juga yang mana yang masih bisa diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga menyinggung komitmen pemerintah kota untuk menerapkan konsep pengelolaan sampah selama festival.

“Seperti konsep awal, kita memiliki konsep Zero Waste, jadi festival besar harus bisa mengelola sampah sendiri, langsung dari sumbernya,” kata Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dengan tegas. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Tags: denpasarKesanga Festivalogoh-ogoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Manual Menghapus Manusia | Cerpen Aksara Caramellia

Next Post

Sugianto Membongkar Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Sugianto Membongkar Bali

Sugianto Membongkar Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co