14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Kadek Windari by Kadek Windari
December 26, 2025
in Persona
Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Aiko

SEDIKIT genangan air tampak di pelupuk mata. Raut wajahnya berubah setelah mendengar namanya disebut sebagai peraih juara kelas. Aiko Belva Kaswadi (13), akrab disapa Aiko, siswi kelas VIII di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta), berhasil meraih peringkat pertama pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 setelah melewati berbagai rintangan dan persaingan di kelas.

Tak hanya itu, Aiko juga mencatat prestasi memuaskan lainnya. Ia menyabet juara Lomba Story Telling sebanyak tiga kali berturut-turut dalam tahun yang sama. Meski kemenangan itu membuatnya terkejut, Aiko mengaku lebih tercengang ketika mengetahui dirinya menduduki peringkat teratas di kelas.

“Saya nggak nyangka bisa dapat ranking satu. Biasanya yang ranking satu itu orangnya yang rajinnya, rajin banget,” ujarnya sambil menahan air mata yang perlahan membasahi pipinya.

Gadis kelahiran Banyuwangi ini dikenal memiliki tekad yang kuat. Sejak bersekolah di Griasta, ia merasa tertantang untuk berkembang. Melihat deretan prestasi siswa-siswi di sekolah tersebut, Aiko pun berkeinginan mengikuti jejak mereka. Namun, dibalik pencapaian gemilang itu, tersimpan kisah kelam yang pernah ia lalui.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Aiko bukanlah sosok yang menonjol. Ia cenderung pendiam dan memilih diam ketika mendapat olok-olok dari teman-temannya. Rasa takut untuk bersekolah perlahan tumbuh, membuatnya jarang bergaul, takut gagal, dan enggan mencoba hal baru.

“Saya merasa seperti figuran. Melihat teman-teman berprestasi, saya juga ingin seperti mereka, tapi tak tahu harus mulai dari mana,” tuturnya.

Aiko (tengah) meraih peringkat pertama kelas VIII pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026│Foto: Windari

Padahal, sejak dini Aiko telah berusaha menunjukkan potensi. Ia sempat ingin mengikuti lomba menyanyi, namun belum mendapat dukungan dari pihak sekolah. Minatnya pada olahraga (baseball) pun tidak sempat membuahkan hasil, hanya berhasil lolos hingga tingkat provinsi. Sayangnya, cedera memaksanya untuk mundur dan menghentikan langkah di cabang olahraga tersebut.

Aiko mengakui, pada masa itu ia juga kehilangan fokus dalam belajar. Rasa malas muncul akibat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya, terutama ketika ia merasa dimanfaatkan.

“Saya sadar, sejak saat itu saya tidak pernah belajar lagi. Buat apa belajar rajin kalau akhirnya jawaban saya disalin oleh mereka?” mengungkapkannya dengan nada tegas.

Kenangan pahit tersebut memunculkan kembali emosi yang masih membekas hingga kini. Meski Aiko telah mampu bangkit dan berjalan tegak, ingatan tentang masa lalu kerap mempengaruhi suasana hatinya.

Aiko mengikuti kegiatan Duta Bahasa Jepang Griasta di Dharma Negara Alaya 2025│Foto: Dok. Aiko

Memasuki kelas VI, Aiko bertekad mengubah segalanya. Ia mulai membatasi diri, tidak lagi memberikan jawaban, mengabaikan komentar orang lain, dan menyadari bahwa tidak semua orang layak dijadikan teman.

“Sejak saat itu saya tidak pernah lagi membagikan jawaban saya kepada orang lain. Iya, walapun akhirnya saya jadi tak punya teman,” ujarnya sambil menghela nafas.

Barangkali, keputusasaan itulah yang menjadi titik balik bagi Aiko. Ia memilih untuk tidak larut dalam keputusasaan. Sejak bersekolah di Griasta, Aiko mengaku mengalami banyak perkembangan, baik secara akademik maupun mental.

“Di sinilah (Griasta) saya bisa berkembang. Tidak ada konflik dengan teman sebaya. Kalaupun ada, pasti diselesaikan dengan baik oleh BK,” katanya.

Juara I Story Telling Skagrima 2025│Foto: Dok. Aiko

Anak kedua dari dua bersaudara ini aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti modelling, Palang Merah Remaja (PMR), dan KSPAN. Meski memiliki hobi menyanyi, Aiko mengaku belum mengikuti ekstrakurikuler vokal.

Kendati demikian, semangatnya untuk berprestasi dan membanggakan sang ibu tak pernah padam. Aiko terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris sebagai modal utama mengikuti berbagai lomba. Dari sanalah motivasinya mengikuti lomba story telling bermula.

“Saya ingin menambah kemampuan dalam public speaking, tapi ragu untuk memulai dengan cara formal, seperti pidato atau MC. Jadi saya memilih story telling,” jelasnya.

Perjalanannya tak selalu mulus. Aiko sempat meraih Juara Harapan II di ajang Arunika Entertainment. Namun, kegagalan itu tak menyurutkan semangatnya. Ia bangkit dan berhasil meraih Juara I di Universitas Dhyana Pura (Undhira) serta SMK PGRI 5 Denpasar (Skagrima). Ia juga pernah mengikuti olimpiade, meski belum berhasil meraih hasil maksimal.

“Saya pernah ikut lomba selain story telling, seperti olimpiade. Tapi saya kurang berminat untuk belajar dan ingin suasana yang berbeda,” ucapnya sembari membenarkan kacamata yang melorot.

Juara I Story Telling Undhira 2025│Foto: Dok. Aiko

Di tengah maraknya siswa yang berlomba mengejar prestasi tanpa mempertimbangkan minat dan kredibilitas ajang lomba, Aiko justru melangkah dengan perlahan namun pasti. Ia memulai dari peringkat ketiga, sempat turun ke peringkat keempat, hingga akhirnya berhasil menempati peringkat pertama.

Selain mahir berbahasa Inggris, Aiko juga dipercaya menjadi Duta Bahasa Jepang di Griasta. Ia aktif melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah dasar serta berbagi pengalaman kepada para siswa. Di usia yang terbilang muda, Aiko memanfaatkannya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif.

Semangat belajar dan menggapai cita-cita itu tumbuh sebagai upaya Aiko untuk meringankan beban sang ibu dan kakaknya. Sejak awal 2017, ia tinggal bersama Ibu dan seorang kakak perempuan di Denpasar. Mereka merantau dari Banyuwangi untuk membangun masa depan di kota ini.

“Kakak dan Ibu saya bekerja. Jadi, saya membantu dengan prestasi,” ujarnya.

Juara Harapan II Story Telling Arunika 2025│Foto: Dok. Aiko

Bagi sebagian orang, pencapaian itu mungkin terlihat biasa saja. Namun bagi Aiko, keberhasilan ini adalah kemenangan besar. Tak peduli berapa banyak piala yang ia raih di luar sekolah, menjadi siswa dengan nilai tertinggi di kelas merupakan kebanggaan tersendiri ─ bagi dirinya, dan terutama bagi sang ibu. [T]

Reporter/Penulis: Kadek Windari
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: Pendidikansiswasiswa berprestasiSMP PGRI 8 Denpasar
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Disability Corner, Ruang Inklusif di Tengah Riuh Denpasar Festival 2025

Next Post

“Sajaa” Bali Sepi? –Melihat Bali dari Jembrana

Kadek Windari

Kadek Windari

Tinggal dan menetap di Denpasar. Gemar menulis dan bercerita

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
“Sajaa” Bali Sepi?  –Melihat Bali dari Jembrana

“Sajaa” Bali Sepi? --Melihat Bali dari Jembrana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co