14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Kadek Windari by Kadek Windari
December 26, 2025
in Persona
Tak Sekadar Piala, Prestasi di Bangku Sekolah Punya Makna Tersendiri di Hati Aiko

Aiko

SEDIKIT genangan air tampak di pelupuk mata. Raut wajahnya berubah setelah mendengar namanya disebut sebagai peraih juara kelas. Aiko Belva Kaswadi (13), akrab disapa Aiko, siswi kelas VIII di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta), berhasil meraih peringkat pertama pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 setelah melewati berbagai rintangan dan persaingan di kelas.

Tak hanya itu, Aiko juga mencatat prestasi memuaskan lainnya. Ia menyabet juara Lomba Story Telling sebanyak tiga kali berturut-turut dalam tahun yang sama. Meski kemenangan itu membuatnya terkejut, Aiko mengaku lebih tercengang ketika mengetahui dirinya menduduki peringkat teratas di kelas.

“Saya nggak nyangka bisa dapat ranking satu. Biasanya yang ranking satu itu orangnya yang rajinnya, rajin banget,” ujarnya sambil menahan air mata yang perlahan membasahi pipinya.

Gadis kelahiran Banyuwangi ini dikenal memiliki tekad yang kuat. Sejak bersekolah di Griasta, ia merasa tertantang untuk berkembang. Melihat deretan prestasi siswa-siswi di sekolah tersebut, Aiko pun berkeinginan mengikuti jejak mereka. Namun, dibalik pencapaian gemilang itu, tersimpan kisah kelam yang pernah ia lalui.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, Aiko bukanlah sosok yang menonjol. Ia cenderung pendiam dan memilih diam ketika mendapat olok-olok dari teman-temannya. Rasa takut untuk bersekolah perlahan tumbuh, membuatnya jarang bergaul, takut gagal, dan enggan mencoba hal baru.

“Saya merasa seperti figuran. Melihat teman-teman berprestasi, saya juga ingin seperti mereka, tapi tak tahu harus mulai dari mana,” tuturnya.

Aiko (tengah) meraih peringkat pertama kelas VIII pada akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026│Foto: Windari

Padahal, sejak dini Aiko telah berusaha menunjukkan potensi. Ia sempat ingin mengikuti lomba menyanyi, namun belum mendapat dukungan dari pihak sekolah. Minatnya pada olahraga (baseball) pun tidak sempat membuahkan hasil, hanya berhasil lolos hingga tingkat provinsi. Sayangnya, cedera memaksanya untuk mundur dan menghentikan langkah di cabang olahraga tersebut.

Aiko mengakui, pada masa itu ia juga kehilangan fokus dalam belajar. Rasa malas muncul akibat perlakuan tidak menyenangkan dari teman-temannya, terutama ketika ia merasa dimanfaatkan.

“Saya sadar, sejak saat itu saya tidak pernah belajar lagi. Buat apa belajar rajin kalau akhirnya jawaban saya disalin oleh mereka?” mengungkapkannya dengan nada tegas.

Kenangan pahit tersebut memunculkan kembali emosi yang masih membekas hingga kini. Meski Aiko telah mampu bangkit dan berjalan tegak, ingatan tentang masa lalu kerap mempengaruhi suasana hatinya.

Aiko mengikuti kegiatan Duta Bahasa Jepang Griasta di Dharma Negara Alaya 2025│Foto: Dok. Aiko

Memasuki kelas VI, Aiko bertekad mengubah segalanya. Ia mulai membatasi diri, tidak lagi memberikan jawaban, mengabaikan komentar orang lain, dan menyadari bahwa tidak semua orang layak dijadikan teman.

“Sejak saat itu saya tidak pernah lagi membagikan jawaban saya kepada orang lain. Iya, walapun akhirnya saya jadi tak punya teman,” ujarnya sambil menghela nafas.

Barangkali, keputusasaan itulah yang menjadi titik balik bagi Aiko. Ia memilih untuk tidak larut dalam keputusasaan. Sejak bersekolah di Griasta, Aiko mengaku mengalami banyak perkembangan, baik secara akademik maupun mental.

“Di sinilah (Griasta) saya bisa berkembang. Tidak ada konflik dengan teman sebaya. Kalaupun ada, pasti diselesaikan dengan baik oleh BK,” katanya.

Juara I Story Telling Skagrima 2025│Foto: Dok. Aiko

Anak kedua dari dua bersaudara ini aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti modelling, Palang Merah Remaja (PMR), dan KSPAN. Meski memiliki hobi menyanyi, Aiko mengaku belum mengikuti ekstrakurikuler vokal.

Kendati demikian, semangatnya untuk berprestasi dan membanggakan sang ibu tak pernah padam. Aiko terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris sebagai modal utama mengikuti berbagai lomba. Dari sanalah motivasinya mengikuti lomba story telling bermula.

“Saya ingin menambah kemampuan dalam public speaking, tapi ragu untuk memulai dengan cara formal, seperti pidato atau MC. Jadi saya memilih story telling,” jelasnya.

Perjalanannya tak selalu mulus. Aiko sempat meraih Juara Harapan II di ajang Arunika Entertainment. Namun, kegagalan itu tak menyurutkan semangatnya. Ia bangkit dan berhasil meraih Juara I di Universitas Dhyana Pura (Undhira) serta SMK PGRI 5 Denpasar (Skagrima). Ia juga pernah mengikuti olimpiade, meski belum berhasil meraih hasil maksimal.

“Saya pernah ikut lomba selain story telling, seperti olimpiade. Tapi saya kurang berminat untuk belajar dan ingin suasana yang berbeda,” ucapnya sembari membenarkan kacamata yang melorot.

Juara I Story Telling Undhira 2025│Foto: Dok. Aiko

Di tengah maraknya siswa yang berlomba mengejar prestasi tanpa mempertimbangkan minat dan kredibilitas ajang lomba, Aiko justru melangkah dengan perlahan namun pasti. Ia memulai dari peringkat ketiga, sempat turun ke peringkat keempat, hingga akhirnya berhasil menempati peringkat pertama.

Selain mahir berbahasa Inggris, Aiko juga dipercaya menjadi Duta Bahasa Jepang di Griasta. Ia aktif melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah dasar serta berbagi pengalaman kepada para siswa. Di usia yang terbilang muda, Aiko memanfaatkannya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif.

Semangat belajar dan menggapai cita-cita itu tumbuh sebagai upaya Aiko untuk meringankan beban sang ibu dan kakaknya. Sejak awal 2017, ia tinggal bersama Ibu dan seorang kakak perempuan di Denpasar. Mereka merantau dari Banyuwangi untuk membangun masa depan di kota ini.

“Kakak dan Ibu saya bekerja. Jadi, saya membantu dengan prestasi,” ujarnya.

Juara Harapan II Story Telling Arunika 2025│Foto: Dok. Aiko

Bagi sebagian orang, pencapaian itu mungkin terlihat biasa saja. Namun bagi Aiko, keberhasilan ini adalah kemenangan besar. Tak peduli berapa banyak piala yang ia raih di luar sekolah, menjadi siswa dengan nilai tertinggi di kelas merupakan kebanggaan tersendiri ─ bagi dirinya, dan terutama bagi sang ibu. [T]

Reporter/Penulis: Kadek Windari
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: Pendidikansiswasiswa berprestasiSMP PGRI 8 Denpasar
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Disability Corner, Ruang Inklusif di Tengah Riuh Denpasar Festival 2025

Next Post

“Sajaa” Bali Sepi? –Melihat Bali dari Jembrana

Kadek Windari

Kadek Windari

Tinggal dan menetap di Denpasar. Gemar menulis dan bercerita

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
“Sajaa” Bali Sepi?  –Melihat Bali dari Jembrana

“Sajaa” Bali Sepi? --Melihat Bali dari Jembrana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co