7 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Samskriti Sindhu: Merayakan Kebersamaan di Hari Meditasi Sedunia ke-2 di Anand Ashram Ubud

Agung Sudarsa by Agung Sudarsa
December 26, 2025
in Khas
Samskriti Sindhu: Merayakan Kebersamaan di Hari Meditasi Sedunia ke-2 di Anand Ashram Ubud

Solstis, Keheningan, dan Panggilan Kesadaran Global

Tanggal 21 Desember menandai winter solstice, saat malam mencapai puncak terpanjang dan siang berada pada titik terpendek. Dalam banyak tradisi kuno, momen ini dipandang bukan sebagai kemenangan kegelapan, melainkan sebagai rahim keheningan tempat cahaya baru dilahirkan. Dari kesenyapan terdalam, kesadaran justru menemukan jalannya kembali.

Makna kosmis inilah yang mengiringi penetapan 21 Desember sebagai Hari Meditasi Sedunia oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi A/RES/79/137, tahun 2024 lalu. Penetapan ini bukan kebetulan kalender, melainkan pernyataan simbolik yang kuat: dunia modern yang bising, cepat, dan terfragmentasi membutuhkan jeda batin—bukan sekadar solusi instan, tetapi transformasi kesadaran.

Meditasi sebagai Kejadian, Bukan Sekadar Duduk Diam

Meditasi kerap disalahpahami sebagai aktivitas fisik: duduk bersila, memejamkan mata, mengatur napas. Padahal, sebagaimana ditegaskan Guruji Anand Krishna, meditasi bukanlah sesuatu yang kita lakukan, melainkan sesuatu yang terjadi, sebuah kejadian, suatu keadaan. Ia bukan duduk diam berjam-jam tanpa gerakan, melainkan kejadian batin ketika pikiran berhenti berpikir dan kesadaran melampaui manomaya kosha, yang dimaknai Guruji sebagai gugusan pikiran dan perasaan dengan segala anak pinaknya seperti obsesi, memori, halusinasi dan sebagainya. Ini sejalan dengan ungkapan Osho (Bhagavan Shree Rajnesh): Meditation is beyond mind. No mind.

Bahkan, dalam sebuah model Yoga Sutra Patanjali yang sangat populer, angga atau bagian ke satu sampai ke enam: Yama, Niyama, Asana, Pranayama, Pratyahara dan Dharana, dikatakan sebagai: Thing you do, sedangkan bagian ke tujuh dan ke delapan yakni: Dhyan atau meditasi dan Samadhi dikatakan: Thing happens to you. Artinya Meditasi dan Samadhi sebagai hasil dari disiplin yang terjadi setelah melakoni keenam angga secara holistik, khususnya Yama dan Niyama sebagai pondasi utama. Bukan sekedar Asana, dan dengan mengantongi beberapa sertifikat, sudah menyebut diri seorang Yogi, serta kebelet ingin mengajar Yoga.

Dalam keadaan meditativeness ini, tindakan manusia tidak lagi lahir dari reaksi otomatis, ego, atau ambisi sempit. Ia mengalir selaras dengan alam dan kehidupan—yang oleh berbagai tradisi spiritual dipahami sebagai manifestasi dari Dia Hyang Satu adanya, Hyang hadir dalam segala sesuatu di atas bumi ini, flora, fauna, gunung, sungai, laut, dan seisi alam lainnya.

Karena itu, Hari Meditasi Sedunia bukan perayaan ritual biasa, melainkan perayaan kemungkinan manusia untuk hidup menggapai tujuan tertinggi, melalui jalan meniti ke dalam diri. Perayaan yang mengingatkan kita semua bahwa kebahagiaan itu sudah ada dalam diri, tetapi kita justeru mencarinya di luar diri. Inilah perayaan universal yang melampaui sekat keyakinan, kebangsaan, ideologi dan melampaui sekat negara. Perayaan Warga Bumi.

Anand Ashram dan Komitmen Sejak 1991

Dalam lanskap kesadaran global inilah Yayasan Anand Ashram menempati posisi penting. Sejak tahun 1991—tahun transformasi spiritual Guruji Anand Krishna—Anand Ashram berkomitmen menyebarkan meditasi sebagai gaya hidup, bukan ritual eksklusif, apalagi dogma keagamaan.

Meditasi bukan duduk diam, tarik napas perlahan, bukan pelarian dari dunia, melainkan cara hadir sepenuhnya di dalam dunia: bekerja dengan perhatian, berbicara dengan welas asih, dan bertindak tanpa kekerasan—baik terhadap sesama, alam, maupun diri sendiri. Melalui yayasan dan jaringan kegiatannya, Anand Ashram juga berkontribusi dalam ekosistem Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya pada isu perdamaian, pendidikan nilai, dan kesehatan holistik. Ini menegaskan meditasi sebagai praktik kemanusiaan universal.

Samskriti Sindhu: Merayakan Akar Peradaban Bersama

Minggu, 21 Desember 2025, Boddhicitta Hall di Anand Ashram Ubud dipenuhi lebih dari seratus peserta. Mereka datang dari berbagai penjuru Bali—Ubud, Denpasar, Kuta, Tabanan, Singaraja—bahkan dari Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia. Perayaan Hari Meditasi Sedunia ke-2 ini mengusung tema: Samskriti Sindhu. Sebuah perayaan kebersamaan warga bumi sebagai pewaris budaya Nusantara dan sekaligus peradaban agung Sunda Sindhu Saraswati.

Sebagaimana dijelaskan Guruji Anand Krishna dalam Sindhu Samskriti, Sindhu—yang jejaknya hadir dalam kata Shintuh, Shinto, Hindu, Indus, Indo, hingga Hindia—merupakan peradaban tertua di dunia yang masih hidup. Ia membentang dari Persia, Asia Selatan, Tibet, Asia Tenggara, hingga Nusantara. Lebih dari sekadar wilayah geografis, Sindhu adalah filsafat hidup atau Dharma yang bersifat Sanatana: langgeng dan universal.

Sebagai pewaris Sindhu, manusia diajak melampaui fanatisme, membebaskan diri dari rasa takut dan dogma, serta bertanggung jawab atas setiap perbuatan melalui hukum sebab-akibat. Dalam doa-doa Sindhu, yang dimohonkan bukan hanya keselamatan kelompok sendiri, tetapi kesejahteraan seluruh umat manusia, Sarve Bhavantu Sukinah.

Ritual sebagai Persembahan, Bukan Pertunjukan

Perayaan Samskriti Sindhu diisi dengan latihan meditasi, chanting, aarati, fire purification, musik, dan tari. Namun suasana yang terasa bukanlah pertunjukan satu arah. Setiap nyanyian dan gerak adalah persembahan kepada Dia Hyang Satu adanya, dengan nama apa pun Ia disapa.

Pengisi acara berasal dari berbagai kalangan: anak-anak One Earth School, peserta Anand Krishna Center Singaraja, Kuta dan Tabanan, serta para pemuda dari Youth Anand Ashram. Musik dan tarian yang ditampilkan merentang dari Sumatra hingga Papua, dari Nusantara hingga Persia dan India—sebuah penegasan bahwa keberagaman bukan pemisah, melainkan ekspresi dari satu sumber yang sama.

Dari Keheningan Menuju Tindakan Selaras

Perayaan ini ditutup dengan santap malam bersama—sebuah simbol sederhana namun bermakna tentang kebersamaan. Meditasi, dalam semangat Anand Ashram, tidak berhenti di ruang hening. Ia diuji justru ketika kita kembali ke kehidupan sehari-hari: di dapur, di kantor, di jalan raya, bahkan di ruang konflik.

Hari Meditasi Sedunia adalah pengingat bahwa krisis global berakar pada krisis kesadaran. Tanpa transformasi batin, perubahan struktural hanya akan mengulang pola lama dengan wajah baru. Meditasi sebagai kejadian kesadaran memungkinkan lahirnya tindakan yang tidak merusak, tidak rakus, dan tidak memaksa—tindakan yang selaras dengan hukum alam.

Satu Bumi, Satu Langit, Satu Kemanusiaan

Selain di Anand Ashram Ubud, perayaan Hari Meditasi Sedunia juga berlangsung di One Earth Yoga & Meditation Retreat Centre Ciawi Bogor serta Anand Krishna Centre Joglosemar, yang mewadahi Jogyakarta, Solo dan Semarang. Semua terhubung oleh satu visi: One Earth One Sky One Humankind  (Satu Bumi Satu Langit Satu Kemanusiaan), dan satu misi: Inner Peace Communal Love Global Harmony (Kedamaian Diri, Cinta Kasih Harmoni Global).

Maka, Hari Meditasi Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah undangan lembut untuk menjaga keadaan meditasi tetap hidup—bukan sekali setahun, tetapi setiap hari. Dalam cara kita berjalan, berbicara, memilih, dan bertindak. Dalam kesadaran bahwa kita semua berada dalam tarian kosmik yang sama. [T]

Penulis: Agung Sudarsa
Editor: Adnyana Ole

Tags: Anand Krishnameditasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Isn’t It a Pity: Ratapan Cinta dan Kesunyian Spiritual George Harrison

Next Post

Komunikasi Pasangan Suami-Istri: Sebuah Upaya Preventif dalam Dialektika Perkawinan

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa, SE, SH, MH adalah Wakil Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali bidang Sosial Budaya, Direktur LBH Manusia Merdeka, jurnalis indonesiaexpose.co.id, dan kandidat doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan disertasi: Inner Peace, Communal Love, Global Harmony: Yoga, Meditasi, dan Visi Anand Krishna tentang One Earth, One Sky, One Humankind

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Mempertanyakan Cinta : Meniti Rasa, Menata Jiwa

Komunikasi Pasangan Suami-Istri: Sebuah Upaya Preventif dalam Dialektika Perkawinan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi
Esai

Dharma Dampati: Panduan Teo-Filosofis dan Etis Pasangan Muda Hindu dalam Menyongsong Era Disrupsi

PERNIKAHAN dalam kosmologi Hindu bukan sekadar sebuah legitimasi hukum sipil atau konsensus sosial sekuler antara dua individu. Lebih jauh, pernikahan...

by I Gede Yuni Eka Primawata
October 6, 2026
Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co