2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Ental, Dari Badung ke Panggung Internasional

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
December 1, 2025
in Khas
Wayang Ental, Dari Badung ke Panggung Internasional

Wayang ental, dari Badung ke panggung internasional

WAYANG Bali pada era kini memasuki fase perkembangan yang tidak lagi hanya diukur melalui standar pelestarian tradisi, tetapi juga oleh legitimasi artistik yang lahir dari keberanian menghadirkan produksi wayang baru. Munculnya bentuk-bentuk wayang kontemporer yang digerakkan oleh riset dramaturgi, eksplorasi material, hingga inovasi visual dan mekanika panggung telah menempatkan wayang Bali sebagai praktik teater boneka (puppet theatre) yang kian diperhitungkan dalam percakapan seni pertunjukan global.

Wayang tidak lagi berdiri semata sebagai penanda budaya, melainkan sebagai teks pertunjukan yang hidup yang kompetitif, adaptif, dan transnasional. Di titik ini, wayang Bali dibaca sebagai karya teater yang memiliki masa depan, bukan sekadar artefak masa lampau yang dikonservasi dalam ruang nostalgia.

Dalam lanskap transformasi ini, Wayang Ental yang merupakan bagian dari Sanggar Seni Kuta Kumara Agung (Badung, Bali), tampil sebagai salah satu model penciptaan wayang yang konsisten menautkan tradisi lontar dengan arsitektur teater boneka kontemporer. Dipimpin oleh Dr. I Gusti Darma Putra, atau yang lebih dikenal sebagai Gung Ade Dalang, Wayang Ental membawa pendekatan yang unik, ia tidak hanya bergerak keliling panggung, tetapi juga keliling proses produksi.

“Material ental tidak ditempatkan sebagai kulit luar pertunjukan, melainkan sebagai jantung metodologi penciptaan, sebagai sumber estetika, basis pembangunan karakter, serta ruang di mana dramaturgi visual dan musikalnya berakar,” kata Gung Ade Dalang.

Gung Ade Dalang menyebutkan Wayang Ental telah menapaki panggung-panggung penting, jauh sebelum perjalanannya menuju Singapura pada tahun 2025 ini. Pada tahun 2023, Wayang Ental melakukan tour internasional ke Quanzhou, China, sebuah kota bersejarah yang menjadi episentrum seni boneka dunia.

“Di Quanzhou, Wayang Ental tidak dibaca semata sebagai wayang berbahan lontar, tetapi sebagai teater boneka musikal-spiritual yang memiliki kekuatan visual, komposisi ritme, dan dramaturgi panggung yang matang. Tour ini menjadi titik penanda bahwa wayang ental dari Badung telah menemukan legitimasi estetiknya di panggung Asia,” kata Gung Ade Dalang dengan mantap.

Setelah pementasan di Peak Stage, Julong Town, Zhejiang China 2023

Tidak hanya di arena internasional, Wayang Ental juga menorehkan mobilitas estetik di dalam negeri, Jakarta, Salatiga, Yogyakarta, dan berbagai kota seni lain yang menjadi ruang pertemuan antara Wayang Ental dan publik teater modern. Di setiap titik singgah, Wayang Ental membuktikan daya tahannya sebagai pertunjukan yang mobile, ajek, dan konseptual. Ia hidup sebagai proyek seni yang nomaden, bukan untuk meninggalkan rumah tradisinya, tetapi justru untuk membuktikan bahwa rumah itu dapat dihadirkan kembali di mana pun melalui proses produksi dan kolaborasi yang sah.

Tahun 2025, Wayang Ental menapaki gelanggang Singapura, lebih tepatnya di LaSalle College of the Arts, institusi pendidikan seni pertunjukan yang dikenal futuristik, disiplin, dan terbuka pada kolaborasi lintas budaya. Di sinilah Wayang Ental tidak hadir sebagai “tamu”, tetapi sebagai mitra kreatif dalam dialog teater boneka.

Selama dua pekan menjelang pementasan, Gung Ade Dalang dan tim, di antaranya Githa, Wahde, dan Georgian, membuka ruang transfer pengetahuan melalui workshop bersama mahasiswa teater yang mengambil disiplin theatre & puppetry. Mereka tiba di Singapura pada tanggal 23 November 2025, membawa misi yang presisi menggelar bengkel kreatif, menyiapkan pementasan kolaboratif, dan mengajak mahasiswa menyentuh material, teknik dalam satu rangkaian proses yang setara nilai dengan hasil pertunjukan itu sendiri.

Dalam kolaborasi ini, Wayang Ental membawa tiga wayang ke ruang studio LaSalle diantranya boneka berukuran kecil, sedang, dan besar. Ketiganya bukan hanya soal skala fisik, tetapi skala dramaturgi hingga bentuk visual puncak yang mengisi spektrum panggung secara epik.

Keputusan paling konseptual dan sekaligus sikap estetik paling progresif adalah ketika tim tidak menyelesaikan wayang ental ukuran besar di Bali, melainkan memilih menuntaskan pembuatannya di Singapura, bersama mahasiswa teater LaSalle.

“Wayang besar ini dibangun dari rontan dan ental, dibentuk lalu penyesuaian teknikal, ini bukan karena kebutuhan teknis semata, tetapi sebagai pernyataan seni bahwa proses penciptaan adalah panggung pertama. Mahasiswa tidak hanya belajar menggerakkan boneka, tetapi merasakan bagaimana boneka itu dilahirkan, dirancang, dan dijiwai,” ujar Gung Ade Dalang.

Keterlibatan mereka menegaskan bahwa dalam teater boneka, individu tidak belajar menjadi operator mereka belajar menjadi pencipta. Mereka menyadari bahwa lakon tidak dimulai ketika lampu panggung menyala, tetapi ketika material disentuh oleh niat kreatif, ketika bentuk digarap oleh konsep, dan ketika kepemimpinan dalang memberi roh bagi struktur pertunjukan.

Gung Ade Dalangmenyampaikan sebuah kutipan: “Dalam teater boneka, workshop bukan ruang pendahuluan pementasan. Workshop adalah pementasan pertama, dimana wayang belum bernama, tetapi sudah berlakon.”

Kutipan ini bukan sekadar refleksi, tetapi penanda epistemik tentang cara wayang Bali diproduksi ulang hari ini, bagaimana menempatkan riset, proses, dan kolaborasi sebagai struktur utama pertunjukan.

Karenanya, dua pekan di LaSalle, Singapura bukan hanya pementasan, melainkan ritus kreatif transnasional yang menandai eksistensi Wayang Ental sebagai praktik teater boneka yang setara dan sejajar dengan panggung global. Wayang Ental menunjukkan bahwa tradisi tidak mengecil ketika berjumpa internasional, ia justru membesar karena diproduksi ulang, dibagi, dan dirayakan bersama. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Badungwayangwayang ental
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Manunggaling Kawula Gusti’: Dari Spiritualitas ke Penghambaan Politik

Next Post

Hal-hal yang Perlu Diketahui dalam Pendaftaran Hak Atas Tanah Perikatan Jual Beli & Akta Jual Beli

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Hal-hal yang Perlu Diketahui dalam Pendaftaran Hak Atas Tanah Perikatan Jual Beli & Akta Jual Beli

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co