12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Ental, Dari Badung ke Panggung Internasional

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
December 1, 2025
in Khas
Wayang Ental, Dari Badung ke Panggung Internasional

Wayang ental, dari Badung ke panggung internasional

WAYANG Bali pada era kini memasuki fase perkembangan yang tidak lagi hanya diukur melalui standar pelestarian tradisi, tetapi juga oleh legitimasi artistik yang lahir dari keberanian menghadirkan produksi wayang baru. Munculnya bentuk-bentuk wayang kontemporer yang digerakkan oleh riset dramaturgi, eksplorasi material, hingga inovasi visual dan mekanika panggung telah menempatkan wayang Bali sebagai praktik teater boneka (puppet theatre) yang kian diperhitungkan dalam percakapan seni pertunjukan global.

Wayang tidak lagi berdiri semata sebagai penanda budaya, melainkan sebagai teks pertunjukan yang hidup yang kompetitif, adaptif, dan transnasional. Di titik ini, wayang Bali dibaca sebagai karya teater yang memiliki masa depan, bukan sekadar artefak masa lampau yang dikonservasi dalam ruang nostalgia.

Dalam lanskap transformasi ini, Wayang Ental yang merupakan bagian dari Sanggar Seni Kuta Kumara Agung (Badung, Bali), tampil sebagai salah satu model penciptaan wayang yang konsisten menautkan tradisi lontar dengan arsitektur teater boneka kontemporer. Dipimpin oleh Dr. I Gusti Darma Putra, atau yang lebih dikenal sebagai Gung Ade Dalang, Wayang Ental membawa pendekatan yang unik, ia tidak hanya bergerak keliling panggung, tetapi juga keliling proses produksi.

“Material ental tidak ditempatkan sebagai kulit luar pertunjukan, melainkan sebagai jantung metodologi penciptaan, sebagai sumber estetika, basis pembangunan karakter, serta ruang di mana dramaturgi visual dan musikalnya berakar,” kata Gung Ade Dalang.

Gung Ade Dalang menyebutkan Wayang Ental telah menapaki panggung-panggung penting, jauh sebelum perjalanannya menuju Singapura pada tahun 2025 ini. Pada tahun 2023, Wayang Ental melakukan tour internasional ke Quanzhou, China, sebuah kota bersejarah yang menjadi episentrum seni boneka dunia.

“Di Quanzhou, Wayang Ental tidak dibaca semata sebagai wayang berbahan lontar, tetapi sebagai teater boneka musikal-spiritual yang memiliki kekuatan visual, komposisi ritme, dan dramaturgi panggung yang matang. Tour ini menjadi titik penanda bahwa wayang ental dari Badung telah menemukan legitimasi estetiknya di panggung Asia,” kata Gung Ade Dalang dengan mantap.

Setelah pementasan di Peak Stage, Julong Town, Zhejiang China 2023

Tidak hanya di arena internasional, Wayang Ental juga menorehkan mobilitas estetik di dalam negeri, Jakarta, Salatiga, Yogyakarta, dan berbagai kota seni lain yang menjadi ruang pertemuan antara Wayang Ental dan publik teater modern. Di setiap titik singgah, Wayang Ental membuktikan daya tahannya sebagai pertunjukan yang mobile, ajek, dan konseptual. Ia hidup sebagai proyek seni yang nomaden, bukan untuk meninggalkan rumah tradisinya, tetapi justru untuk membuktikan bahwa rumah itu dapat dihadirkan kembali di mana pun melalui proses produksi dan kolaborasi yang sah.

Tahun 2025, Wayang Ental menapaki gelanggang Singapura, lebih tepatnya di LaSalle College of the Arts, institusi pendidikan seni pertunjukan yang dikenal futuristik, disiplin, dan terbuka pada kolaborasi lintas budaya. Di sinilah Wayang Ental tidak hadir sebagai “tamu”, tetapi sebagai mitra kreatif dalam dialog teater boneka.

Selama dua pekan menjelang pementasan, Gung Ade Dalang dan tim, di antaranya Githa, Wahde, dan Georgian, membuka ruang transfer pengetahuan melalui workshop bersama mahasiswa teater yang mengambil disiplin theatre & puppetry. Mereka tiba di Singapura pada tanggal 23 November 2025, membawa misi yang presisi menggelar bengkel kreatif, menyiapkan pementasan kolaboratif, dan mengajak mahasiswa menyentuh material, teknik dalam satu rangkaian proses yang setara nilai dengan hasil pertunjukan itu sendiri.

Dalam kolaborasi ini, Wayang Ental membawa tiga wayang ke ruang studio LaSalle diantranya boneka berukuran kecil, sedang, dan besar. Ketiganya bukan hanya soal skala fisik, tetapi skala dramaturgi hingga bentuk visual puncak yang mengisi spektrum panggung secara epik.

Keputusan paling konseptual dan sekaligus sikap estetik paling progresif adalah ketika tim tidak menyelesaikan wayang ental ukuran besar di Bali, melainkan memilih menuntaskan pembuatannya di Singapura, bersama mahasiswa teater LaSalle.

“Wayang besar ini dibangun dari rontan dan ental, dibentuk lalu penyesuaian teknikal, ini bukan karena kebutuhan teknis semata, tetapi sebagai pernyataan seni bahwa proses penciptaan adalah panggung pertama. Mahasiswa tidak hanya belajar menggerakkan boneka, tetapi merasakan bagaimana boneka itu dilahirkan, dirancang, dan dijiwai,” ujar Gung Ade Dalang.

Keterlibatan mereka menegaskan bahwa dalam teater boneka, individu tidak belajar menjadi operator mereka belajar menjadi pencipta. Mereka menyadari bahwa lakon tidak dimulai ketika lampu panggung menyala, tetapi ketika material disentuh oleh niat kreatif, ketika bentuk digarap oleh konsep, dan ketika kepemimpinan dalang memberi roh bagi struktur pertunjukan.

Gung Ade Dalangmenyampaikan sebuah kutipan: “Dalam teater boneka, workshop bukan ruang pendahuluan pementasan. Workshop adalah pementasan pertama, dimana wayang belum bernama, tetapi sudah berlakon.”

Kutipan ini bukan sekadar refleksi, tetapi penanda epistemik tentang cara wayang Bali diproduksi ulang hari ini, bagaimana menempatkan riset, proses, dan kolaborasi sebagai struktur utama pertunjukan.

Karenanya, dua pekan di LaSalle, Singapura bukan hanya pementasan, melainkan ritus kreatif transnasional yang menandai eksistensi Wayang Ental sebagai praktik teater boneka yang setara dan sejajar dengan panggung global. Wayang Ental menunjukkan bahwa tradisi tidak mengecil ketika berjumpa internasional, ia justru membesar karena diproduksi ulang, dibagi, dan dirayakan bersama. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Badungwayangwayang ental
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Manunggaling Kawula Gusti’: Dari Spiritualitas ke Penghambaan Politik

Next Post

Hal-hal yang Perlu Diketahui dalam Pendaftaran Hak Atas Tanah Perikatan Jual Beli & Akta Jual Beli

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Hal-hal yang Perlu Diketahui dalam Pendaftaran Hak Atas Tanah Perikatan Jual Beli & Akta Jual Beli

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co