24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Sang Nahkoda Telah Meninggalkan Kapalnya —Selamat Purna Tugas, Pak Boy

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
November 30, 2025
in Persona
Ketika Sang Nahkoda Telah Meninggalkan Kapalnya —Selamat Purna Tugas, Pak Boy

Pak Boy

Dalam perjalanan panjang sebuah kapal, selalu ada tokoh yang menjaga arah layar, meski tidak selalu tampak di mata para penumpang. Dalam dunia pendidikan Bali, sosok itu bernama Dr. KN. Boy Jayawibawa. Sejak awal memimpin Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Pak Boy membawa kapal besar bernama pendidikan menengah melintasi gelombang perubahan zaman yang tidak mudah.

Sejak memimpin pendidikan SMA, SMK, dan SLB Bali mengalami masa yang penuh perubahan: transformasi digital, tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif, dinamika demografi, perubahan karakter generasi muda, hingga fenomena sosial yang mempengaruhi dunia anak dan remaja. Justru pada masa penuh turbulensi itulah, Bali mencatatkan diri sebagai salah satu provinsi dengan capaian pendidikan yang sangat baik di Indonesia.

Foto Dok. MKKS/Pak Boy Memberikan Sambutan dalam Acara Kedinasan

Salah satu jejak keberhasilan paling mencolok dalam dua tahun terakhir adalah SMK Fest. SMK Fest bukan sekadar sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses mengangkat peringkat SMK Bali secara nasional. Event ini bukan pula sekadar perlombaan, tetapi ruang unjuk kompetensi riil siswa Bali di hadapan dunia industri. Berbagai cabang lomba—hospitality, teknologi informasi, kuliner, agribisnis, desain komunikasi visual, otomotif, animasi, dan lainnya—melahirkan para finalis dan juara nasional dari Bali.

Gaung SMK Fest yang digelar di Bali dalam dua tahun terakhir ini pula membuat provinsi ini menjadi sorotan nasional. Banyak provinsi kini menjadikan Bali sebagai model penyelenggaraan kompetisi vokasi berbasis kolaborasi industri. Tidak sedikit pula industri nasional yang akhirnya membuka jalur rekrutmen khusus untuk lulusan SMK Bali. Inilah sebuah pengakuan yang lahir dari kerja nyata, bukan slogan.

Warisan penting lainnya dari masa kepemimpinan Dr. Boy adalah kebijakan keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta. Di banyak wilayah, dulunya sekolah swasta selalu tertinggal dalam dukungan sarpras, kualitas guru, dan manajemen kelembagaan. Namun dengan pendekatan yang merangkul, regulasi dibangun baru, bukan mendominasi, sehingga menjadikan ekosistem pendidikan Bali tumbuh lebih merata.

Foto Dok. MKKS/Acara Touring Kunjungan Pengenalan Sekolah ala Kadisdikpora

Beberapa poin terlihat nyata, sekolah swasta mulai memiliki kualitas sarana yang bersaing dengan negeri, guru-guru swasta mendapatkan ruang pembinaan yang setara, sistem manajemen dan layanan pendidikan semakin profesional. Orang tua mulai melihat sekolah swasta bukan sebagai “pilihan cadangan”, tetapi sebagai alternatif sejajar.

Dengan penambahan Unit Sekolah Baru (USB) dan penataan zonasi, akses pendidikan juga semakin merata—mencegah penumpukan siswa pada sekolah tertentu dan menciptakan ekosistem yang lebih sehat secara kompetitif.

Bali dalam beberapa tahun terakhir bukan hanya mengikuti kompetisi nasional—tetapi konsisten memenangkannya. Deretan prestasi hadir, baik dari FLS2N (film fiksi, tari, teater, kriya, musik tradisional), O2SN (atletik, renang, bela diri, dan lainnya), LKS dengan berbagai bidang unggulan sampai kompetisi inovasi, literasi, teknologi, dan seni lainnya. Prestasi yang bertabur ini mencerminkan fondasi pembinaan yang kuat, perencanaan yang terukur, dan kepemimpinan yang jelas arah.

Di sisi lain, keberhasilan Bali dalam Tracer Study dan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) tidak bisa diabaikan. Dalam dua instrumen nasional ini, Bali selalu menempati posisi atas. Capaian tersebut bukan hanya ukuran angka-angka. Lebih dari itu, menunjukkan bahwa lulusan SMK Bali terserap dunia kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan dengan sangat baik. Lingkungan belajar di sekolah-sekolah pun dinilai kondusif, suportif, dan sejalan dengan prinsip pembelajaran. Indikator-indikator tersebut menjadi bukti objektif bahwa sistem pendidikan Bali bergerak menuju arah yang lebih baik—bukan sekadar klaim, tetapi terukur melalui instrumen standar nasional.

Foto Dok. MKKS/Kadisdikpora bersama Perwakilan Kepala SMK Bali

Kini, ketika sang nahkoda meninggalkan kapalnya, kapal besar bernama Pendidikan Bali tidak sedang terombang-ambing. Ia tengah melaju dengan arah yang sudah jelas, fondasi yang kuat, dan awak yang terlatih. Jejak yang ditinggalkan adalah struktur, budaya kerja, prestasi, serta reputasi. Dari sana, publik dapat jujur menyimpulkan bahwa kepemimpinan Pak Boy bukan sekadar hadir—tetapi bekerja, membangun, dan meninggalkan warisan yang nyata.

Lain daripada itu, tidak ada isu yang lebih sensitif di dunia pendidikan selain PPDB/SPMB. PPDB sering diwarnai polemik publik, ketidakjelasan informasi, hingga masuknya tekanan berbagai kepentingan. Di bawah kepemimpinan Dr. Boy, kerumitan sistem ini ditata ulang. Mekanisme diperbaiki, kanal aduan dibuat lebih ramah, dan koordinasi antara sekolah dan dinas berjalan lebih rapi. PPDB tidak mungkin bebas dari dinamika, tetapi kini Bali menikmati proses yang lebih tertib, lebih transparan, dan lebih manusiawi.

Yang membuat insan pendidikan Bali merasa benar-benar ditinggalkan dan dirasakan dalam jejak yang sangat mendalam bukan hanya prestasi angka, tetapi gaya kepemimpinannya. Dr. Boy tidak pernah membentak staf, tidak mempermalukan bawahan di ruang rapat, dan tidak memainkan wibawa dengan suara keras. Beliau hadir dengan ketenangan, santun, rasional, dan memberi rasa aman kepada semua yang bekerja bersamanya.

Di banyak kesempatan, ketika ketegangan rapat meningkat, beliau menurunkannya dengan satu kalimat jernih. Ketegasan tanpa intimidasi. Itulah yang membuatnya sangat dihormati, bukan ditakuti, pemimpin humanis yang dirindukan.

Ternyata, dalam birokrasi pendidikan, kita sering baru menyadari bahwa betapa pentingnya sosok seorang pemimpin ketika hari perpisahan tiba. Pendidikan Bali merasakan getaran itu kini, ketika Dr. KN. Boy Jayawibawa memasuki masa purna tugas sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali. Sosok yang selama lima tahun terakhir menjadi jangkar ketenangan dan ketertiban sistem pendidikan kini bersiap meninggalkan geladak kapal yang selama ini beliau kemudikan.

Foto dok. MKKS/Penyerahan Kenang-kenangan dari Ketua MKKS kepada Kadisdikpora

Momen yang cukup bersejarah telah tercatat dalam perjalanan Sang Nahkoda Pendidikan Bali ketika dilakukan acara Pelepasan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi bali, Bapak Dr. KN Boy Jayawibawa. Acara yang berlangsung di Aula SMKN 5 Denpasar pada 22 November 2025 tersebut dihadiri oleh para pejabat Disdikpora, Pengawas dan Kepala SMA, SMK dan SLB Provinsi Bali. Suasana acara penuh kehangatan. Ruangan itu dipenuhi wajah-wajah yang menyimpan rasa bangga sekaligus kehilangan. Kesan dan pesan disampaikan secara bergantian oleh Koordinator Pengawas Provinsi Bali, Kabid SMK, yang sekaligus mewakili satuan pendidikan.

Suasana benar-benar hening ketika tiba giliran Bapak Boy menyampaikan sambutannya. Tidak ada kalimat yang berlebihan, tidak ada retorika yang dibuat-buat; hanya ketulusan seorang pemimpin yang telah memberikan seluruh energinya bagi kemajuan pendidikan Bali. Banyak yang tertegun, seolah menyaksikan bab terakhir dari sebuah kepemimpinan yang selama ini berjalan sunyi tetapi berdampak begitu nyata. Dalam keramahannya ada keteduhan, dalam tutur katanya ada keteguhan, dan dalam setiap jedanya terasa betapa besar cinta beliau pada dunia pendidikan yang kini bersiap beliau tinggalkan.

Kini, per 30 November 2025 Sang Nahkoda kini berlabuh, beliau mengakhiri masa tugasnya sebagai ASN. Ruang pendidikan Bali tentu terasa berbeda. Ada hening yang muncul perlahan, hening yang menandakan rasa kehilangan. Walau terasa berat, namun kepergian pemimpin bukanlah akhir dari perjalanan kapal. Justru inilah momen bagi para awak untuk menjaga arah layar sesuai nilai-nilai yang sudah diwariskan.

Selama ini, kapal pendidikan Bali telah dipandu dengan arah yang jelas dan telah melahirkan perubahan besar. Inilah kepemimpinan yang menumbuhkan kepercayaan pada masa depan pendidikan Bali. Sang nahkoda mungkin boleh saja meninggalkan kapal. Namun kompas yang ditinggalkan akan terus memandu perjalanan kapal menuju ke pelabuhan berikutnya.

Sehat selalu, Pak Boy. We love you full! [T]

Penulis: I Wayan Yudana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Pendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Komunitas Menjadi Obat Kedua

Next Post

‘Manunggaling Kawula Gusti’: Dari Spiritualitas ke Penghambaan Politik

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails

Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

by I Nyoman Darma Putra
February 26, 2026
0
Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Di tengah inisiatif repatriasi artefak atau warisan budaya Indonesia dari Belanda, ada usaha personal seorang peneliti Bali yang tinggal di...

Read moreDetails

Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

by Angga Wijaya
February 22, 2026
0
Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

SAYA datang lebih dulu, seperti kebiasaan lama yang sulit hilang sejak menjadi wartawan. Duduk sendirian memberi waktu untuk mengamati orang-orang,...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

'Manunggaling Kawula Gusti': Dari Spiritualitas ke Penghambaan Politik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co