13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Rizqi Amalia Dwiyanti by Rizqi Amalia Dwiyanti
November 17, 2025
in Khas
Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Kolekasi buku Bilik Senyawa | Foto: Rizqi Amalia Dwiyanti)

SEMANGAT membaca kini hadir di ruang komunitas yang terbuka untuk umum, bukan hanya di sekolah. Salah satunya adalah Bilik Senyawa, sebuah lapak literasi yang hadir setiap minggu di area Car Free Day (CFD) Kota Padang. Bilik Senyawa tidak hanya tempat untuk membaca tetapi juga tempat di mana pembaca, penulis, dan pencinta buku. Di sini, pengunjung dapat dengan bebas membaca buku yang tersedia, berbicara tentang karya sastra, dan berbagi pendapat.

Aktivitas ini membuat suasana CFD lebih hidup dan bersemangat untuk berbagi pengetahuan. berkumpul. Bilik Senyawa selalu menarik perhatian siswa, mahasiswa, dan orang dewasa setiap minggunya. Deretan buku yang tersusun rapi mengundang siapa saja untuk singgah, membuka lembar demi lembar, dan larut dalam dunia cerita.

Bilik Senyawa menyediakan berbagai jenis buku, termasuk karya sastra klasik, novel modern, kumpulan cerpen, dan buku puisi. Pilihan bacaan yang beragam ini memungkinkan setiap pengunjung menemukan sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Dari kisah cinta yang mengharukan, perjalanan sejarah yang mendalam, hingga cerita fantasi penuh petualangan, semuanya tersaji di tempat ini.

 Khusus ulasan berikut, kami ingin membagikan informasi terkait buku apa saja yang populer dan paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Judul-judul ini tidak hanya memiliki cerita yang menarik, tetapi juga memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan.

  • Cantik itu Luka

    Karya Eka Kurniawan ini menjadi salah satu novel yang paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Mengusung gaya realisme magis, Cantik Itu Luka memadukan kisah tragis, sejarah, dan unsur magis dalam satu alur yang utuh. Tidak hanya menghadirkan roman dan latar sejarah yang kuat, novel ini juga menyelipkan elemen horor dan mistis sebagai bumbu yang memperkaya cerita. Pembaca diajak menyelusuri kehidupan tokoh-tokohnya yang penuh luka dan kejanggalan, tetapi tetap manusiawi. Novel Cantik itu Luka memiliki gaya penceritaan yang kuat dan kreatif, memberikan pengalaman mendalam dan membuat pembaca betah untuk membaca setiap halamannya.

    • Teh dan Pengkhianat

    Buku Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu juga menjadi salah satu bacaan yang banyak diminati pengunjung Bilik Senyawa. Melalui gaya penulisan yang ringan namun tajam, Iksaka Banu menghadirkan sudut pandang sejarah yang berbeda dan lebih manusiawi, jauh dari narasi hitam-putih yang selama ini umum dikenal. Iksaka Banu menggambarkan sejarah sebagai pergulatan manusia dengan suka dan duka, kekecewaan dan harapan, serta dinamika nalar di setiap generasi. Selain alurnya yang menarik, buku ini juga mengajak pembaca untuk berpikir kritis dan memahami sejarah dari sudut pandang kemanusiaan yang kompleks, sehingga kisah-kisahnya terasa relevan dengan isu-isu moral masa kini.

    • Bumi Manusia

    Salah satu dari banyak judul yang tersedia, novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer juga menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa. Karya legendaris ini menarik pembaca melalui kisah Minke, seorang pemuda pribumi yang mencoba menemukan identitasnya di tengah tekanan sistem kolonial.  Pramoedya dengan jelas menggambarkan kehidupan sosial, politik, dan budaya Hindia Belanda melalui perjalanan hidup tokohnya.

    Tak hanya itu, pembaca merasa tertarik karena novel Bumi Manusia tidak hanya berbicara tentang perjuangan untuk kemerdekaan, tetapi juga menggambarkan dinamika batin, percintaan, dan pencarian jati diri pemuda pribumi di tengah tekanan sistem kolonial. Pembaca seolah-olah diajak kembali ke masa awal pergerakan nasional. Novel Bumi Manusia memberikan pengalaman membaca yang mendalam dengan bahasa yang mengalir dan tokoh-tokoh yang hidup. Ini juga membuka ruang renungan tentang asal-usul kesadaran bangsa dan perjuangan untuk Indonesia modern.

    • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai

    Kisah klasik Sitti Nurbaya karya Marah Rusli menjadi salah satu buku yang juga yang dibaca pengunjung Bilik Senyawa. Novel ini menceritakan perjalanan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang terhalang oleh adat dan kekuasaan. Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, Marah Rusli menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa kolonial, ketika tradisi dan cara berpikir modern mulai saling bertentangan.

    Lebih dari sekadar kisah cinta yang menyedihkan, Sitti Nurbaya juga memperlihatkan kehidupan masyarakat masa itu yang terikat oleh aturan adat dan perbedaan kelas sosial. Tokoh-tokohnya menghadapi dilema antara mengikuti kehendak pribadi mereka atau mengikuti tradisi yang sudah turun-temurun. Melalui cerita ini, Marah Rusli ingin menunjukkan bagaimana adat yang kaku dapat menghalangi kebebasan dan kebahagiaan seseorang.

    • Komet Minor

    Salah satu karya Tere Liye yang menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa, yaitu Komet Minor, novel keenam dari serial Bumi yang terbit pada tahun 2019. Karya fantasi ini memikat pembaca melalui kisah Raib, Seli, dan Ali, tiga remaja dengan kemampuan spesial yang terlibat dalam petualangan melintasi Klan Komet Minor. Tere Liye dengan jelas menggambarkan lanskap surealis, pertempuran fantastis, dan sistem sosial dari alam paralel melalui perjalanan hidup tokoh-tokohnya.  Bukan cuma itu, pembaca suka karena Komet Minor bukan sekadar cerita perang melawan musuh besar, tapi juga mengangkat tentang persahabatan yang kuat, rela berkorban, dan usaha mencari siapa diri kita yang sebenarnya. Tokoh-tokohnya juga terasa nyata sehingga novel ini sangat enak dibaca.

    Deretan buku yang populer di Bilik Senyawa di atas bisa jadi referensi bacaan menarik untuk mengisi waktu santai kamu. lSemoga informasi ini memotivasi kamu untuk membuka kembali buku-buku yang mungkin sudah lama tertutup. Kalau kamu pergi ke Car Free Day di Padang, jangan lupa mampir ke Bilik Senyawa untuk menikmati membaca di ruang terbuka. Selamat menikmati akhir pekan bersama buku. [T]

    Penulis: Rizqi Amalia Dwiyanti
    Editor: Adnyana Ole

    Tags: BukuKota PadangLiterasi
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

    Next Post

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Mahasiswa Universitas Negeri Padang

    Related Posts

    Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

    by Dede Putra Wiguna
    July 12, 2026
    0
    Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

    PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

    Read moreDetails

    Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

    by Dede Putra Wiguna
    July 11, 2026
    0
    Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

    SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

    Read moreDetails

    Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

    by Nyoman Budarsana
    July 10, 2026
    0
    Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

    FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

    Read moreDetails

    Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

    by Nyoman Budarsana
    July 10, 2026
    0
    Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

    PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

    Read moreDetails

    Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

    by Rohmah Nia Chandra Sari
    July 9, 2026
    0
    Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

    RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

    Read moreDetails

    Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

    by Chandra Manikan
    July 9, 2026
    0
    Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

    SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

    Read moreDetails

    Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    July 8, 2026
    0
    Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

    “SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

    Read moreDetails

    Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

    by Nyoman Budarsana
    July 7, 2026
    0
    Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

    AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

    Read moreDetails

    Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

    by Agung Sudarsa
    July 7, 2026
    0
    Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

    MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

    Read moreDetails

    Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

    by Nyoman Budarsana
    July 6, 2026
    0
    Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

    BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

    Read moreDetails
    Next Post
    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

      23 shares
      Share 23 Tweet 0
    • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
    Esai

    Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

    PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

    by Afgan Fadilla
    July 13, 2026
    Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
    Panggung

    Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

    DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

    by Nyoman Budarsana
    July 13, 2026
    Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
    Panggung

    Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

    DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

    by Nyoman Budarsana
    July 13, 2026
    “Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
    Panggung

    “Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

    PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

    by Nyoman Budarsana
    July 13, 2026
    Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
    Panggung

    Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

    Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

    by Nyoman Budarsana
    July 12, 2026
    PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
    Esai

    HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

    — Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

    by Sugi Lanus
    July 12, 2026
    Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
    Khas

    Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

    PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

    by Dede Putra Wiguna
    July 12, 2026
    Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
    Esai

    Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

    Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

    by I Wayan Artika
    July 12, 2026
    Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
    Ulas Buku

    Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

    KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

    by IRZI
    July 12, 2026
    Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
    Esai

    Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

    Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

    by Agung Bawantara
    July 12, 2026
    Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
    Panggung

    Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

    SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

    by Agus Eka Cahyadi
    July 11, 2026
    Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
    Ulas Pentas

    Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

    BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

    by Dewa Purwita Sukahet
    July 11, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co