14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Rizqi Amalia Dwiyanti by Rizqi Amalia Dwiyanti
November 17, 2025
in Khas
Buku-Buku Populer yang Jadi Favorit Banyak Pembaca di CFD Kota Padang, Mana Pilihanmu?

Kolekasi buku Bilik Senyawa | Foto: Rizqi Amalia Dwiyanti)

SEMANGAT membaca kini hadir di ruang komunitas yang terbuka untuk umum, bukan hanya di sekolah. Salah satunya adalah Bilik Senyawa, sebuah lapak literasi yang hadir setiap minggu di area Car Free Day (CFD) Kota Padang. Bilik Senyawa tidak hanya tempat untuk membaca tetapi juga tempat di mana pembaca, penulis, dan pencinta buku. Di sini, pengunjung dapat dengan bebas membaca buku yang tersedia, berbicara tentang karya sastra, dan berbagi pendapat.

Aktivitas ini membuat suasana CFD lebih hidup dan bersemangat untuk berbagi pengetahuan. berkumpul. Bilik Senyawa selalu menarik perhatian siswa, mahasiswa, dan orang dewasa setiap minggunya. Deretan buku yang tersusun rapi mengundang siapa saja untuk singgah, membuka lembar demi lembar, dan larut dalam dunia cerita.

Bilik Senyawa menyediakan berbagai jenis buku, termasuk karya sastra klasik, novel modern, kumpulan cerpen, dan buku puisi. Pilihan bacaan yang beragam ini memungkinkan setiap pengunjung menemukan sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Dari kisah cinta yang mengharukan, perjalanan sejarah yang mendalam, hingga cerita fantasi penuh petualangan, semuanya tersaji di tempat ini.

 Khusus ulasan berikut, kami ingin membagikan informasi terkait buku apa saja yang populer dan paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Judul-judul ini tidak hanya memiliki cerita yang menarik, tetapi juga memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan.

  • Cantik itu Luka

    Karya Eka Kurniawan ini menjadi salah satu novel yang paling banyak dibaca oleh pengunjung Bilik Senyawa. Mengusung gaya realisme magis, Cantik Itu Luka memadukan kisah tragis, sejarah, dan unsur magis dalam satu alur yang utuh. Tidak hanya menghadirkan roman dan latar sejarah yang kuat, novel ini juga menyelipkan elemen horor dan mistis sebagai bumbu yang memperkaya cerita. Pembaca diajak menyelusuri kehidupan tokoh-tokohnya yang penuh luka dan kejanggalan, tetapi tetap manusiawi. Novel Cantik itu Luka memiliki gaya penceritaan yang kuat dan kreatif, memberikan pengalaman mendalam dan membuat pembaca betah untuk membaca setiap halamannya.

    • Teh dan Pengkhianat

    Buku Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu juga menjadi salah satu bacaan yang banyak diminati pengunjung Bilik Senyawa. Melalui gaya penulisan yang ringan namun tajam, Iksaka Banu menghadirkan sudut pandang sejarah yang berbeda dan lebih manusiawi, jauh dari narasi hitam-putih yang selama ini umum dikenal. Iksaka Banu menggambarkan sejarah sebagai pergulatan manusia dengan suka dan duka, kekecewaan dan harapan, serta dinamika nalar di setiap generasi. Selain alurnya yang menarik, buku ini juga mengajak pembaca untuk berpikir kritis dan memahami sejarah dari sudut pandang kemanusiaan yang kompleks, sehingga kisah-kisahnya terasa relevan dengan isu-isu moral masa kini.

    • Bumi Manusia

    Salah satu dari banyak judul yang tersedia, novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer juga menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa. Karya legendaris ini menarik pembaca melalui kisah Minke, seorang pemuda pribumi yang mencoba menemukan identitasnya di tengah tekanan sistem kolonial.  Pramoedya dengan jelas menggambarkan kehidupan sosial, politik, dan budaya Hindia Belanda melalui perjalanan hidup tokohnya.

    Tak hanya itu, pembaca merasa tertarik karena novel Bumi Manusia tidak hanya berbicara tentang perjuangan untuk kemerdekaan, tetapi juga menggambarkan dinamika batin, percintaan, dan pencarian jati diri pemuda pribumi di tengah tekanan sistem kolonial. Pembaca seolah-olah diajak kembali ke masa awal pergerakan nasional. Novel Bumi Manusia memberikan pengalaman membaca yang mendalam dengan bahasa yang mengalir dan tokoh-tokoh yang hidup. Ini juga membuka ruang renungan tentang asal-usul kesadaran bangsa dan perjuangan untuk Indonesia modern.

    • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai

    Kisah klasik Sitti Nurbaya karya Marah Rusli menjadi salah satu buku yang juga yang dibaca pengunjung Bilik Senyawa. Novel ini menceritakan perjalanan cinta Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang terhalang oleh adat dan kekuasaan. Ditulis dalam bahasa Melayu yang baku dan mencakup teknik penceritaan tradisional seperti pantun, Marah Rusli menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa kolonial, ketika tradisi dan cara berpikir modern mulai saling bertentangan.

    Lebih dari sekadar kisah cinta yang menyedihkan, Sitti Nurbaya juga memperlihatkan kehidupan masyarakat masa itu yang terikat oleh aturan adat dan perbedaan kelas sosial. Tokoh-tokohnya menghadapi dilema antara mengikuti kehendak pribadi mereka atau mengikuti tradisi yang sudah turun-temurun. Melalui cerita ini, Marah Rusli ingin menunjukkan bagaimana adat yang kaku dapat menghalangi kebebasan dan kebahagiaan seseorang.

    • Komet Minor

    Salah satu karya Tere Liye yang menarik perhatian pengunjung Bilik Senyawa, yaitu Komet Minor, novel keenam dari serial Bumi yang terbit pada tahun 2019. Karya fantasi ini memikat pembaca melalui kisah Raib, Seli, dan Ali, tiga remaja dengan kemampuan spesial yang terlibat dalam petualangan melintasi Klan Komet Minor. Tere Liye dengan jelas menggambarkan lanskap surealis, pertempuran fantastis, dan sistem sosial dari alam paralel melalui perjalanan hidup tokoh-tokohnya.  Bukan cuma itu, pembaca suka karena Komet Minor bukan sekadar cerita perang melawan musuh besar, tapi juga mengangkat tentang persahabatan yang kuat, rela berkorban, dan usaha mencari siapa diri kita yang sebenarnya. Tokoh-tokohnya juga terasa nyata sehingga novel ini sangat enak dibaca.

    Deretan buku yang populer di Bilik Senyawa di atas bisa jadi referensi bacaan menarik untuk mengisi waktu santai kamu. lSemoga informasi ini memotivasi kamu untuk membuka kembali buku-buku yang mungkin sudah lama tertutup. Kalau kamu pergi ke Car Free Day di Padang, jangan lupa mampir ke Bilik Senyawa untuk menikmati membaca di ruang terbuka. Selamat menikmati akhir pekan bersama buku. [T]

    Penulis: Rizqi Amalia Dwiyanti
    Editor: Adnyana Ole

    Tags: BukuKota PadangLiterasi
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

    Next Post

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Rizqi Amalia Dwiyanti

    Mahasiswa Universitas Negeri Padang

    Related Posts

    Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

    by Emi Suy
    May 11, 2026
    0
    Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

    Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

    Read moreDetails

    Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

    by Dede Putra Wiguna
    May 10, 2026
    0
    Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

    LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

    Read moreDetails

    Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

    by Gading Ganesha
    May 2, 2026
    0
    Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

    JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

    Read moreDetails

    Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

    by I Nyoman Darma Putra
    May 1, 2026
    0
    Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

    PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

    Read moreDetails

    Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

    by Dede Putra Wiguna
    April 28, 2026
    0
    Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

    SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

    Read moreDetails

    Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

    by Dede Putra Wiguna
    April 24, 2026
    0
    Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

    SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

    Read moreDetails

    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    by I Wayan Sujana Suklu
    April 22, 2026
    0
    Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

    “Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

    Read moreDetails

    Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

    by Angga Wijaya
    April 17, 2026
    0
    Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

    DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

    Read moreDetails

    Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

    by Radha Dwi Pradnyani
    April 13, 2026
    0
    Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

    RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

    Read moreDetails

    Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

    by Dian Suryantini
    April 9, 2026
    0
    Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

    SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

    Read moreDetails
    Next Post
    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    “Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
    Esai

    Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

    PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

    by Fitria Hani Aprina
    May 13, 2026
    Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
    Esai

    Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

    JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

    by Angga Wijaya
    May 12, 2026
    “Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
    Esai

    Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

    Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

    by Marina Rospitasari
    May 12, 2026
    Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
    Pameran

    Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

    Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

    by Nyoman Budarsana
    May 11, 2026
    Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
    Budaya

    Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

    MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

    by Nyoman Budarsana
    May 11, 2026
    Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
    Esai

    Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

    SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

    by Asep Kurnia
    May 11, 2026
    Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
    Esai

    Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

    Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

    by Agung Sudarsa
    May 11, 2026
    Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
    Khas

    Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

    Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

    by Emi Suy
    May 11, 2026
    Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
    Ulas Film

    Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

    RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

    by Bayu Wira Handyan
    May 11, 2026
    Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
    Cerpen

    Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

    DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

    by Dede Putra Wiguna
    May 10, 2026
    Gagal Itu Indah
    Esai

    Gagal Itu Indah

    Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

    by Agung Sudarsa
    May 10, 2026
    Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
    Ulas Film

    Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

    PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

    by Doni Sugiarto Wijaya
    May 10, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co