2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyoal Sampah Plastik, Eka Saja Tak Cukup —Butuh Marni dan Van Book untuk di Kupang

Son Lomri by Son Lomri
November 16, 2025
in Khas
Menyoal Sampah Plastik, Eka Saja Tak Cukup —Butuh Marni dan Van Book untuk di Kupang

Marni berdiri dan mengucap halo di depan tembok karyanya dari daur ulang plastik | foto Son

KETIKA sore hujan sudah mau reda, Marni Banunaek atau biasa disapa Marni, segera bersiap mau pulang ke kontrakkan dari tempat magangnya di Rumah Plastik Mandiri, di Desa Petandakan, Selasa, 11 November 2025.

Marni adalah mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang. Ia magang bersama keempat temannya, Arya Arie Dwi Saputra, Bonevasius Book, Aldi Ferdinan Mage dan Randi Alexander Yoseph.

Sudah tiga bulan mereka magang di Rumah Plastik Mandiri milik Eka Darmawan. Dan khususnya Marni, sudah bisa mengalihwahanakan ide ke bentuk lebih nyata tentang sampah plastik mau dijadikan apa dengan bantuan mesin lebih canggih.

Ketika mesin sudah dimatikan pertanda selesainya aktivitas kerja sore hari, Marni menunjukan karyanya di pintu masuk gerbang yang dikerjakannya beberapa minggu lalu bersama keempat temannya tadi.

Sebuah tembok daur ulang dengan tulisan “PLASTIC IS NOT YOUR ENEMY” terpampang jelas indah-minimalis. Puluhan lubang angin di setiap papan persegi dari daur ulang sampah plastik itu, telah dipikirkan Marni dengan matang sebelum dirakit menjadi tembok yang aman.

Dari karya sederhana itulah, setidaknya Marni telah melepas kutukan pada sampah plastik dari “abis manis sepah dibuang”, tercecer di bibir pantai dan pulau-pulau, atau berserakan di beranda rumahmu sia-sia.

“Saya sudah bisa mengoperasikan mesin yang baru,” kata Marni. “Mesin yang lama dimuseumkan, yaitu crusher generasi 1 dan crusher generasi 2.”

Van Book sedang oke | Foto: Son

Selama magang, Marni diajarkan cara pengoperasian mesin, manajemen (administratif), jenis-jenis plastik, instalasi mesin, dan cara pembuatan papan bagaimana, dan mengukirnya kemudian juga bagaiamana; include didapatkan Marni, selain siang waktunya makan gratis di tempat magang.

Terlebih, Marni sudah bisa menjalankan mesin pra proses, proses dan produksi, dengan lancar. Pada kategori mesin pra/sebelum proses, yaitu mesin Pet Label Remover pisahkan label botol PET otomatis, pisahkan label dari botol dengan kapasitas 200-500 botol/jam; dimensi 1×0,8×1,5 m; daya 2kw, Marni sudah mengerti cara pengoperasiannya.

Begitupun dengan hidrolik pres yang berfungsi menekan sampah plastik menjadi balok kompak untuk transportasi dengan kapasitas berat 300-600 kg/jam, Marni juga sudah tahu cara pengkerjaannya seperti apa, selain harus hati-hati, yah.

Bersiap mau pulang, Marni, dkk. Menunggu hujan | Foto:Son

Dan tidak hanya Marni yang belajar banyak hal terkait mesin dan cara kerjanya, Bonevasius Book atau biasa disapa Van Book, juga demikian menguasainya seperti Marni dan ketiga temannya yang lain karena diajarkan oleh Eka Darmawan secara adil, tidak pelit. Merata.

Pada bagian proses dan produksi, Van Book juga sudah mampu menjalankan semua mesin. Pada mesin bagian proses, misalnya, seperti SM/M/0019 – SHREDDER MEDIUM, SM/M/0019 – SHREDDER PRO, SM/M/0024 – WASH TANK 250 dan SM/M/0025 – DRYER 150, Van kuasai dengan baik akibat dari belajarnya yang tekun, mau mendengar, banyak praktik.

“Awalnya, saya justru hanya tahu bagaimana cara membenarkan speda motor. Tahu sekarang, dunia mesin itu luas ternyata.” jelas Van Book.

Pengalaman Bonevasius Book tentang dunia mesin sangat luas berikut dengan peruntukkannya yang macam-macam itu, dipahaminya kini lebih detail.

Baik Bonevasius Book, Arya Arie Dwi Saputra, Marni Banunaek, Aldi Ferdinan Mage dan Randi Alexander Yoseph, mereka memang dituntut bisa mengoperasikan mesin sebagai keterampilan yang penting.

Agar nanti pulang ke Kupang bisa mempraktikannya, sebagai oleh-oleh dari hasil tiga bulannya belajar di Rumah Plastik Mandiri, Singaraja, Bali.

Butuh Ragam Tangan, Eka Saja Tak Cukup

Dan agar tidak melulu sampah plastik bermuara di TPA, atau di bibir pantai juga beranda rumahmu sia-sia, Rumah Plastik Mandiri, akan terus dipertahankan Eka Darmawan tetap ada sebagai hilir yang progresif, selain tempat belajar.

Eka Darmawan mau pulang setelah duduk | Foto: Son

Sejak dirintisnya tahun 2016 lalu, kini Rumah Plastik Mandiri sudah sembilan tahun umurnya. Dirayakan pada tanggal tujuh November kemarin, datang beberapa pejabat dan tokoh-tokoh penting yang diundang memberi selamat hari jadi. Semoga panjang umur.

Sebagai hilirisasi yang berfokus pada penciptaan bentuk dan warna pada sampah plastik lebih berdaya-guna, memang harus panjang umur secara estetik.

Meja, talenan, gantungan kunci, lantai toilet, jam tangan, kursi, tapel topeng festival, papan, tembok—bahkan batako dari daur ulang sampah plastik, selain menjadi luaran produknya, Rumah Plastik Mandiri juga telah menyelamatkan banyak warga lokal dari waktu menganggur yang panjang.

Begitupun, sekarang, Eka Darmawan sedang mencoba bentuk-karya dari daur ulang sampah plastik—apakah bisa jadi rumah selain gantungan kunci? Sedang diusahakan Eka.

Yang kemudian membuat Eka Darmawan dipercaya banyak pihak sebagai seorang yang punya jawaban atas pertanyaan serius : Mau jadi apa masa depan sampah plastik di Buleleng nantinya?

Beberapa mesin anyar di Rumah Plastik Mandiri | Foto: Son

Lantai toilet dari daur ulang sampah plastik | Foto :Son

Tapi Eka bukan hero plastik, yang harus terus menerima timbunan angka fantastis sampah plastik bertambah setiap tahunnya itu mudah dijawab. Butuh ragam tangan untuk menyelesaikan isu sampah menuju hilir yang baik, karena satu Eka saja tak cukup.

“Aku tidak mau [sampah plastik] tumpah di aku semua, karena itulah aku bagikan bagaimana cara kerja Rumah Plastik Mandiri, kepada siapa saja yang mau belajar, termasuk itu pada pemerintah, selain anak-anak muda yang mau mengolah sampah plastik jadi barang berguna,” kata Eka Darmawan, menyoal sampah plastik harus ditangani banyak pihak.

Hal itu kemudian disambut baik oleh Universitas Nusa Cendana (Undana) dari Kupang. Yang mengirimkan lima mahasiswa terbaiknya seperti Marni Banunaek, Bonevasius Book, Aldi Ferdinan Mage, Arya Arie Dwi Saputra dan Randi Alexander Yoseph.

Mereka magang di Rumah Plastik Mandiri secara serius belajar tentang; pengurangan sampah plastik, konservasi sumber daya alam, inovasi dan teknologi, juga ekonomi sirkular.

Beberpa Mahasiswa Undana sedang closingan di sore hari | Foto: Son

Dan usai magang, mereka akan mencoba mempraktikannya di daerahnya masing-masing dengan bebas di akhir November ini akan selesai.

Salah duanya Marni dan Van Book. Suatu hari nanti di Kupang, Marni mau merintis usaha memilah sampah kecil-kecilan saja dulu. Yangjuga jika suatu hari ada lebih rezeki, ia bakal membeli mesin seperti milik Eka Darmawan untuk digunakan di daerahnya lebih sempurna.

“Sampah plastik itu memang penting untuk ditangani secara serius dengan cara menjadikannya sesuatu lebih bernilai, dari pada berserakan bergitu saja.” jelas Marni oke.

Begitupun dengan Van Book yang akan mencoba mempraktikannya di kampusnya, jika memang ilmu hasil magangnya diperlukan. Yang tentu saja, Van Book juga memiliki keinginan kuat seperti Marni, membuka usaha yang sama seperti Eka Darmawan di tanah kelahiran.

Jenis material plastik:  Cacahan HDPE, cacahan kresek, cacahan HDPE, cacahan HDPE, serutan | Foto: Son

Karya-karya dari sampah plastik | Foto: Son

Karena gerak-hilirisasi Rumah Plastik Mandiri terkait sampah plastik menurut Marni dan Van layak ditiru, sebab penting pemecahan akan masalah sampah plastik agar tidak melulu bermuara di TPA, dan di bibir pantai—pulau-pulau, atau berserakan sia-sia di beranda rumahmu. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Tags: daur ulang sampah plastiksampah plastikUndanaUniversitas Cendana
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Galungan dan Etik Hidup Bali yang Hilang

Next Post

World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co