2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menyoal Sampah Plastik, Eka Saja Tak Cukup —Butuh Marni dan Van Book untuk di Kupang

Son Lomri by Son Lomri
November 16, 2025
in Khas
Menyoal Sampah Plastik, Eka Saja Tak Cukup —Butuh Marni dan Van Book untuk di Kupang

Marni berdiri dan mengucap halo di depan tembok karyanya dari daur ulang plastik | foto Son

KETIKA sore hujan sudah mau reda, Marni Banunaek atau biasa disapa Marni, segera bersiap mau pulang ke kontrakkan dari tempat magangnya di Rumah Plastik Mandiri, di Desa Petandakan, Selasa, 11 November 2025.

Marni adalah mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang. Ia magang bersama keempat temannya, Arya Arie Dwi Saputra, Bonevasius Book, Aldi Ferdinan Mage dan Randi Alexander Yoseph.

Sudah tiga bulan mereka magang di Rumah Plastik Mandiri milik Eka Darmawan. Dan khususnya Marni, sudah bisa mengalihwahanakan ide ke bentuk lebih nyata tentang sampah plastik mau dijadikan apa dengan bantuan mesin lebih canggih.

Ketika mesin sudah dimatikan pertanda selesainya aktivitas kerja sore hari, Marni menunjukan karyanya di pintu masuk gerbang yang dikerjakannya beberapa minggu lalu bersama keempat temannya tadi.

Sebuah tembok daur ulang dengan tulisan “PLASTIC IS NOT YOUR ENEMY” terpampang jelas indah-minimalis. Puluhan lubang angin di setiap papan persegi dari daur ulang sampah plastik itu, telah dipikirkan Marni dengan matang sebelum dirakit menjadi tembok yang aman.

Dari karya sederhana itulah, setidaknya Marni telah melepas kutukan pada sampah plastik dari “abis manis sepah dibuang”, tercecer di bibir pantai dan pulau-pulau, atau berserakan di beranda rumahmu sia-sia.

“Saya sudah bisa mengoperasikan mesin yang baru,” kata Marni. “Mesin yang lama dimuseumkan, yaitu crusher generasi 1 dan crusher generasi 2.”

Van Book sedang oke | Foto: Son

Selama magang, Marni diajarkan cara pengoperasian mesin, manajemen (administratif), jenis-jenis plastik, instalasi mesin, dan cara pembuatan papan bagaimana, dan mengukirnya kemudian juga bagaiamana; include didapatkan Marni, selain siang waktunya makan gratis di tempat magang.

Terlebih, Marni sudah bisa menjalankan mesin pra proses, proses dan produksi, dengan lancar. Pada kategori mesin pra/sebelum proses, yaitu mesin Pet Label Remover pisahkan label botol PET otomatis, pisahkan label dari botol dengan kapasitas 200-500 botol/jam; dimensi 1×0,8×1,5 m; daya 2kw, Marni sudah mengerti cara pengoperasiannya.

Begitupun dengan hidrolik pres yang berfungsi menekan sampah plastik menjadi balok kompak untuk transportasi dengan kapasitas berat 300-600 kg/jam, Marni juga sudah tahu cara pengkerjaannya seperti apa, selain harus hati-hati, yah.

Bersiap mau pulang, Marni, dkk. Menunggu hujan | Foto:Son

Dan tidak hanya Marni yang belajar banyak hal terkait mesin dan cara kerjanya, Bonevasius Book atau biasa disapa Van Book, juga demikian menguasainya seperti Marni dan ketiga temannya yang lain karena diajarkan oleh Eka Darmawan secara adil, tidak pelit. Merata.

Pada bagian proses dan produksi, Van Book juga sudah mampu menjalankan semua mesin. Pada mesin bagian proses, misalnya, seperti SM/M/0019 – SHREDDER MEDIUM, SM/M/0019 – SHREDDER PRO, SM/M/0024 – WASH TANK 250 dan SM/M/0025 – DRYER 150, Van kuasai dengan baik akibat dari belajarnya yang tekun, mau mendengar, banyak praktik.

“Awalnya, saya justru hanya tahu bagaimana cara membenarkan speda motor. Tahu sekarang, dunia mesin itu luas ternyata.” jelas Van Book.

Pengalaman Bonevasius Book tentang dunia mesin sangat luas berikut dengan peruntukkannya yang macam-macam itu, dipahaminya kini lebih detail.

Baik Bonevasius Book, Arya Arie Dwi Saputra, Marni Banunaek, Aldi Ferdinan Mage dan Randi Alexander Yoseph, mereka memang dituntut bisa mengoperasikan mesin sebagai keterampilan yang penting.

Agar nanti pulang ke Kupang bisa mempraktikannya, sebagai oleh-oleh dari hasil tiga bulannya belajar di Rumah Plastik Mandiri, Singaraja, Bali.

Butuh Ragam Tangan, Eka Saja Tak Cukup

Dan agar tidak melulu sampah plastik bermuara di TPA, atau di bibir pantai juga beranda rumahmu sia-sia, Rumah Plastik Mandiri, akan terus dipertahankan Eka Darmawan tetap ada sebagai hilir yang progresif, selain tempat belajar.

Eka Darmawan mau pulang setelah duduk | Foto: Son

Sejak dirintisnya tahun 2016 lalu, kini Rumah Plastik Mandiri sudah sembilan tahun umurnya. Dirayakan pada tanggal tujuh November kemarin, datang beberapa pejabat dan tokoh-tokoh penting yang diundang memberi selamat hari jadi. Semoga panjang umur.

Sebagai hilirisasi yang berfokus pada penciptaan bentuk dan warna pada sampah plastik lebih berdaya-guna, memang harus panjang umur secara estetik.

Meja, talenan, gantungan kunci, lantai toilet, jam tangan, kursi, tapel topeng festival, papan, tembok—bahkan batako dari daur ulang sampah plastik, selain menjadi luaran produknya, Rumah Plastik Mandiri juga telah menyelamatkan banyak warga lokal dari waktu menganggur yang panjang.

Begitupun, sekarang, Eka Darmawan sedang mencoba bentuk-karya dari daur ulang sampah plastik—apakah bisa jadi rumah selain gantungan kunci? Sedang diusahakan Eka.

Yang kemudian membuat Eka Darmawan dipercaya banyak pihak sebagai seorang yang punya jawaban atas pertanyaan serius : Mau jadi apa masa depan sampah plastik di Buleleng nantinya?

Beberapa mesin anyar di Rumah Plastik Mandiri | Foto: Son

Lantai toilet dari daur ulang sampah plastik | Foto :Son

Tapi Eka bukan hero plastik, yang harus terus menerima timbunan angka fantastis sampah plastik bertambah setiap tahunnya itu mudah dijawab. Butuh ragam tangan untuk menyelesaikan isu sampah menuju hilir yang baik, karena satu Eka saja tak cukup.

“Aku tidak mau [sampah plastik] tumpah di aku semua, karena itulah aku bagikan bagaimana cara kerja Rumah Plastik Mandiri, kepada siapa saja yang mau belajar, termasuk itu pada pemerintah, selain anak-anak muda yang mau mengolah sampah plastik jadi barang berguna,” kata Eka Darmawan, menyoal sampah plastik harus ditangani banyak pihak.

Hal itu kemudian disambut baik oleh Universitas Nusa Cendana (Undana) dari Kupang. Yang mengirimkan lima mahasiswa terbaiknya seperti Marni Banunaek, Bonevasius Book, Aldi Ferdinan Mage, Arya Arie Dwi Saputra dan Randi Alexander Yoseph.

Mereka magang di Rumah Plastik Mandiri secara serius belajar tentang; pengurangan sampah plastik, konservasi sumber daya alam, inovasi dan teknologi, juga ekonomi sirkular.

Beberpa Mahasiswa Undana sedang closingan di sore hari | Foto: Son

Dan usai magang, mereka akan mencoba mempraktikannya di daerahnya masing-masing dengan bebas di akhir November ini akan selesai.

Salah duanya Marni dan Van Book. Suatu hari nanti di Kupang, Marni mau merintis usaha memilah sampah kecil-kecilan saja dulu. Yangjuga jika suatu hari ada lebih rezeki, ia bakal membeli mesin seperti milik Eka Darmawan untuk digunakan di daerahnya lebih sempurna.

“Sampah plastik itu memang penting untuk ditangani secara serius dengan cara menjadikannya sesuatu lebih bernilai, dari pada berserakan bergitu saja.” jelas Marni oke.

Begitupun dengan Van Book yang akan mencoba mempraktikannya di kampusnya, jika memang ilmu hasil magangnya diperlukan. Yang tentu saja, Van Book juga memiliki keinginan kuat seperti Marni, membuka usaha yang sama seperti Eka Darmawan di tanah kelahiran.

Jenis material plastik:  Cacahan HDPE, cacahan kresek, cacahan HDPE, cacahan HDPE, serutan | Foto: Son

Karya-karya dari sampah plastik | Foto: Son

Karena gerak-hilirisasi Rumah Plastik Mandiri terkait sampah plastik menurut Marni dan Van layak ditiru, sebab penting pemecahan akan masalah sampah plastik agar tidak melulu bermuara di TPA, dan di bibir pantai—pulau-pulau, atau berserakan sia-sia di beranda rumahmu. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Tags: daur ulang sampah plastiksampah plastikUndanaUniversitas Cendana
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Galungan dan Etik Hidup Bali yang Hilang

Next Post

World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

World Angklung Day 2025: Bali Ikut Mengangklungkan Dunia dan Menduniakan Angklung

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co