9 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putu Bela Inggrid Cahyanti, Juara 1 Lomba Menulis ‘Feature’ : Awalnya Tak Suka Baca, Kini Ketagihan Menulis

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 8, 2025
in Persona
Putu Bela Inggrid Cahyanti, Juara 1 Lomba Menulis ‘Feature’ : Awalnya Tak Suka Baca, Kini Ketagihan Menulis

Putu Bela Inggrid Cahyanti │Dok. Bela

MUNGKIN terdengar aneh, seseorang yang awalnya tidak terbiasa membaca dan menulis, tapi lewat jalan pendidikan yang cukup berliku, ia akhirnya ketagihan membaca, menulis, dan aktif dalam pelatihan jurnalistik.

Itulah yang dialami oleh Putu Bela Inggrid Cahyanti (17) ─ akrab disapa Bela ─ siswi SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Ia yang awalnya tak suka membaca dan menulis, kini justru berhasil menjadi juara satu dalam lomba menulis feature (berita kisah) tingkat SMA/K se-Bali.

Pada Jumat, 24 Oktober lalu, dalam ajang Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025, Bela berhasil keluar sebagai juara satu lomba menulis feature, setelah melewati dua tahap: penilaian naskah dan presentasi karya. Kemenangan itu mengejutkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri.

“Saya nggak nyangka bisa menang. Soalnya nggak suka baca, nggak suka nulis. Dan, ternyata menang. Itu rasanya luar biasa. Saya kira bakat saya bukan di sini, tapi ternyata saya bisa,” ujarnya, tersenyum.

Bela saat menerima penghargaan juara di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

Bela tinggal di Jimbaran, Badung. Tetapi, ia adalah gadis kelahiran Singaraja, 11 Oktober 2008, dan besar di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Ia menempuh pendidikan di TK Kumara Giri Wanagiri, SD Negeri 6 Munduk, SMP Negeri 2 Banjar Desa Kayu Putih, dan kini melanjutkan pendidikan di Jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas, SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar.

Selama bersekolah, Bela tinggal di asrama, karena orang tuanya tidak mengizinkannya ngekos. “Orang tua takut saya salah pergaulan, apalagi saya anak tunggal,” katanya.

Putri dari pasangan Putu Ary Adnyana dan Luh Dian Wismayani ini mengaku sempat bimbang menentukan sekolah saat hendak melanjutkan pendidikan menengah.

“Awalnya saya mau jadi polwan. Bapak juga ingin punya anak polwan. Tapi saya banyak keraguan. Akhirnya saya masuk ke jurusan farmasi. Kebetulan tante saya yang bekerja di bidang itu, bilang peluangnya besar,” ucap gadis berambut pendek itu.

Bela saat melakukan presentasi karya │Foto: tatkala.co/Dede

Bela juga mengaku sempat berniat bersekolah di salah satu SMA di Singaraja. Namun karena satu dan lain hal, ia justru berakhir di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Di sanalah jalan hidupnya mulai berbelok ─ secara perlahan namun berarti.

“Dulu sempat menyesal, sempat mikir salah jurusan karena merasa nggak cocok di Kesehatan. Tapi makin ke sini, mulai nyaman. Mungkin, memang jalannya ke sini,” ungkapnya.

Kendati demikian, cita-citanya menjadi polisi wanita belum sepenuhnya padam. “Setelah lulus nanti, saya mau coba daftar polwan dulu. Kalau nggak berhasil sekali, saya lanjut kuliah di bidang farmasi, sambil bekerja kalau bisa,” jelasnya.

Di sekolah, kini Bela aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan tulis-menulis. Ia tergabung dalam ekstrakurikuler Paskibra, klub membaca, dan jurnalistik. Dari semua kegiatan itu, justru jurnalistiklah yang membuka jalan baginya untuk mengenal dunia tulis-menulis.

“Awalnya saya ikut jurnalistik karena suka ngedit dan bikin desain. Tapi lama-kelamaan saya jadi terbiasa membaca dan mulai suka menulis,” katanya.

Melalui kegiatan jurnalistik di sekolah, Bela mulai belajar menulis berita, cerpen, laporan kegiatan, dan feature. Ia juga beberapa kali mengikuti lomba news anchor, esai dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), meski hasilnya belum memuaskan.

“Dulu sering ikut lomba, tapi paling mentok juara harapan, atau terkadang hanya berharap juara,” ujarnya, tergelak.

Sesi foto bersama para pemenang lomba feature │Foto: tatkala.co/Dede

Kemenangan di lomba feature kali ini menjadi titik balik. Ia merasa perjuangan dan pembelajarannya selama ini terbayarkan. Dalam lomba itu, Bela menulis feature profil tentang guru Bahasa Indonesia sekaligus pustakawan di sekolahnya, yang berjudul: “Hasbi Romadhoni, Sang Penjaga Literasi di Sebelah Kantin”. Ceritanya sederhana, barangkali sangat sederhana dibanding peserta lain. Namun, tak disangka, kisah sederhana itu berhasil mengantarkannya menjadi juara satu pada lomba tersebut.

“Saya ikut lomba feature ini awalnya cuma coba-coba. Tapi ternyata hasilnya di luar dugaan. Padahal waktu nulis, saya banyak bingung dan naskahnya baru selesai mendekati hari pengumpulan,” ungkap Bela.

Bela mengaku sangat terbantu oleh bimbingan pembina jurnalistik di sekolahnya. Sang pembina sering memberikan nasihat sederhana, namun bermakna.

“Kata pembina saya, rajin-rajinlah menulis. Tidak harus jadi penulis untuk bisa menulis. Bisa saja jadi apoteker yang bisa menulis, atau perawat yang bisa menulis,” katanya menirukan pesan gurunya.

Ucapan itu ternyata menjadi penyemangat tersendiri bagi Bela. Ia mulai menyadari bahwa menulis bukan soal profesi, tapi soal kemauan dan kebiasaan. Kini, ia perlahan menemukan kesenangan dalam dunia yang dulu ia hindari, bahkan takuti.

“Sekarang saya mulai suka menulis cerpen, berita-berita untuk jurnalistik sekolah, dan suka baca-baca fiksi juga,” tuturnya dengan semangat.

Putu Bela Inggrid Cahyanti │Dok. Bela

Di balik penampilannya yang tenang, Bela dikenal sebagai sosok yang cerdas, kreatif, dan tekun. Sebagai seorang gadis yang berambut pendek dan berkacamata, membuatnya tampak seperti siswi yang penuh keseriusan. Namun tidak sepenuhnya demikian. Di balik itu, ia menyimpan rasa ingin tahu yang besar dan semangat untuk terus belajar.

“Menulis itu ternyata menyenangkan. Saya bisa cerita banyak hal tanpa harus ngomong,” katanya pelan, menutup perbincangan.

Keberhasilan Bela dalam lomba menulis feature menjadi contoh bagaimana minat dapat tumbuh lewat proses dan peluang. Dari yang awalnya tidak tertarik membaca dan menulis, ia kini berhasil menunjukkan kemampuannya di bidang jurnalistik. Hal tersebut memperlihatkan bahwa dengan bimbingan dan lingkungan yang mendukung, setiap siswa memiliki peluang untuk menemukan potensi terbaiknya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Semangat Literasi dan Etika Digital di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025
Tags: jurnalisjurnalistikSMK Kesehatan Bali MedikaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tugas Terakhir | Cerpen Yuditeha

Next Post

Mata Air dan Air Mata, Sarana ‘Melukat’ untuk ‘Kebersihan’ Diri

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails
Next Post
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

Mata Air dan Air Mata, Sarana 'Melukat' untuk 'Kebersihan' Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’
Kuliner

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia
Esai

Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia

SASTRA terjemahan telah lama menjadi salah satu media diplomasi budaya Indonesia. Namun, keberadaannya sebagai bagian dari kegiatan diplomasi budaya yang...

by I Nyoman Darma Putra
August 8, 2026
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz
Khas

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.
Ulas Rupa

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.

DI Bali, mitos tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia tidak hanya tinggal dalam lembar-lembar lontar atau cerita yang dituturkan...

by Angga Wijaya
August 7, 2026
Sudahi Isme-Ismemu Itu!
Kritik Seni

Sudahi Isme-Ismemu Itu!

ADA satu pertanyaan yang masih menjadi survei teratas ketika publik bertanya tentang karya seorang seniman. Karyamu ini gayanya apa? Abstrak,...

by Made Chandra
August 7, 2026
Indonesia dalam Secangkir Kopi
Esai

Indonesia dalam Secangkir Kopi

PAGI itu saya duduk di sebuah cafe kecil di pinggiran kota. Tidak ada yang istimewa. Meja kayu yang mulai kusam,...

by Ahmad Fatoni
August 7, 2026
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!
Pendidikan

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan
Ulas Film

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

by Satria Aditya
August 7, 2026
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  
Tualang

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani
Ulas Rupa

“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani

PADA 10 April hingga 30 Juni 2026 lalu digelar pameran 12 Perupa Perempuan Indonesia. Perhelatan ini diinisiasi Indonesian Women Artists...

by Hartanto
August 7, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“Gigolo Pendidikan”, Oemar Bakrie, dan Saat Kasih Sayang Guru Menjadi Barang Premium

BEBERAPA hari lalu saya iseng melontarkan istilah yang terdengar keterlaluan.  Gigodik, “Gigolo Pendidikan”. Bayangan saya sederhana. Jangan-jangan sekarang ada "profesi"...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2026
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak
Khas

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

by Jaswanto
August 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co