8 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putu Bela Inggrid Cahyanti, Juara 1 Lomba Menulis ‘Feature’ : Awalnya Tak Suka Baca, Kini Ketagihan Menulis

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 8, 2025
in Persona
Putu Bela Inggrid Cahyanti, Juara 1 Lomba Menulis ‘Feature’ : Awalnya Tak Suka Baca, Kini Ketagihan Menulis

Putu Bela Inggrid Cahyanti │Dok. Bela

MUNGKIN terdengar aneh, seseorang yang awalnya tidak terbiasa membaca dan menulis, tapi lewat jalan pendidikan yang cukup berliku, ia akhirnya ketagihan membaca, menulis, dan aktif dalam pelatihan jurnalistik.

Itulah yang dialami oleh Putu Bela Inggrid Cahyanti (17) ─ akrab disapa Bela ─ siswi SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Ia yang awalnya tak suka membaca dan menulis, kini justru berhasil menjadi juara satu dalam lomba menulis feature (berita kisah) tingkat SMA/K se-Bali.

Pada Jumat, 24 Oktober lalu, dalam ajang Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025, Bela berhasil keluar sebagai juara satu lomba menulis feature, setelah melewati dua tahap: penilaian naskah dan presentasi karya. Kemenangan itu mengejutkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri.

“Saya nggak nyangka bisa menang. Soalnya nggak suka baca, nggak suka nulis. Dan, ternyata menang. Itu rasanya luar biasa. Saya kira bakat saya bukan di sini, tapi ternyata saya bisa,” ujarnya, tersenyum.

Bela saat menerima penghargaan juara di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

Bela tinggal di Jimbaran, Badung. Tetapi, ia adalah gadis kelahiran Singaraja, 11 Oktober 2008, dan besar di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Ia menempuh pendidikan di TK Kumara Giri Wanagiri, SD Negeri 6 Munduk, SMP Negeri 2 Banjar Desa Kayu Putih, dan kini melanjutkan pendidikan di Jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas, SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar.

Selama bersekolah, Bela tinggal di asrama, karena orang tuanya tidak mengizinkannya ngekos. “Orang tua takut saya salah pergaulan, apalagi saya anak tunggal,” katanya.

Putri dari pasangan Putu Ary Adnyana dan Luh Dian Wismayani ini mengaku sempat bimbang menentukan sekolah saat hendak melanjutkan pendidikan menengah.

“Awalnya saya mau jadi polwan. Bapak juga ingin punya anak polwan. Tapi saya banyak keraguan. Akhirnya saya masuk ke jurusan farmasi. Kebetulan tante saya yang bekerja di bidang itu, bilang peluangnya besar,” ucap gadis berambut pendek itu.

Bela saat melakukan presentasi karya │Foto: tatkala.co/Dede

Bela juga mengaku sempat berniat bersekolah di salah satu SMA di Singaraja. Namun karena satu dan lain hal, ia justru berakhir di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Di sanalah jalan hidupnya mulai berbelok ─ secara perlahan namun berarti.

“Dulu sempat menyesal, sempat mikir salah jurusan karena merasa nggak cocok di Kesehatan. Tapi makin ke sini, mulai nyaman. Mungkin, memang jalannya ke sini,” ungkapnya.

Kendati demikian, cita-citanya menjadi polisi wanita belum sepenuhnya padam. “Setelah lulus nanti, saya mau coba daftar polwan dulu. Kalau nggak berhasil sekali, saya lanjut kuliah di bidang farmasi, sambil bekerja kalau bisa,” jelasnya.

Di sekolah, kini Bela aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan tulis-menulis. Ia tergabung dalam ekstrakurikuler Paskibra, klub membaca, dan jurnalistik. Dari semua kegiatan itu, justru jurnalistiklah yang membuka jalan baginya untuk mengenal dunia tulis-menulis.

“Awalnya saya ikut jurnalistik karena suka ngedit dan bikin desain. Tapi lama-kelamaan saya jadi terbiasa membaca dan mulai suka menulis,” katanya.

Melalui kegiatan jurnalistik di sekolah, Bela mulai belajar menulis berita, cerpen, laporan kegiatan, dan feature. Ia juga beberapa kali mengikuti lomba news anchor, esai dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), meski hasilnya belum memuaskan.

“Dulu sering ikut lomba, tapi paling mentok juara harapan, atau terkadang hanya berharap juara,” ujarnya, tergelak.

Sesi foto bersama para pemenang lomba feature │Foto: tatkala.co/Dede

Kemenangan di lomba feature kali ini menjadi titik balik. Ia merasa perjuangan dan pembelajarannya selama ini terbayarkan. Dalam lomba itu, Bela menulis feature profil tentang guru Bahasa Indonesia sekaligus pustakawan di sekolahnya, yang berjudul: “Hasbi Romadhoni, Sang Penjaga Literasi di Sebelah Kantin”. Ceritanya sederhana, barangkali sangat sederhana dibanding peserta lain. Namun, tak disangka, kisah sederhana itu berhasil mengantarkannya menjadi juara satu pada lomba tersebut.

“Saya ikut lomba feature ini awalnya cuma coba-coba. Tapi ternyata hasilnya di luar dugaan. Padahal waktu nulis, saya banyak bingung dan naskahnya baru selesai mendekati hari pengumpulan,” ungkap Bela.

Bela mengaku sangat terbantu oleh bimbingan pembina jurnalistik di sekolahnya. Sang pembina sering memberikan nasihat sederhana, namun bermakna.

“Kata pembina saya, rajin-rajinlah menulis. Tidak harus jadi penulis untuk bisa menulis. Bisa saja jadi apoteker yang bisa menulis, atau perawat yang bisa menulis,” katanya menirukan pesan gurunya.

Ucapan itu ternyata menjadi penyemangat tersendiri bagi Bela. Ia mulai menyadari bahwa menulis bukan soal profesi, tapi soal kemauan dan kebiasaan. Kini, ia perlahan menemukan kesenangan dalam dunia yang dulu ia hindari, bahkan takuti.

“Sekarang saya mulai suka menulis cerpen, berita-berita untuk jurnalistik sekolah, dan suka baca-baca fiksi juga,” tuturnya dengan semangat.

Putu Bela Inggrid Cahyanti │Dok. Bela

Di balik penampilannya yang tenang, Bela dikenal sebagai sosok yang cerdas, kreatif, dan tekun. Sebagai seorang gadis yang berambut pendek dan berkacamata, membuatnya tampak seperti siswi yang penuh keseriusan. Namun tidak sepenuhnya demikian. Di balik itu, ia menyimpan rasa ingin tahu yang besar dan semangat untuk terus belajar.

“Menulis itu ternyata menyenangkan. Saya bisa cerita banyak hal tanpa harus ngomong,” katanya pelan, menutup perbincangan.

Keberhasilan Bela dalam lomba menulis feature menjadi contoh bagaimana minat dapat tumbuh lewat proses dan peluang. Dari yang awalnya tidak tertarik membaca dan menulis, ia kini berhasil menunjukkan kemampuannya di bidang jurnalistik. Hal tersebut memperlihatkan bahwa dengan bimbingan dan lingkungan yang mendukung, setiap siswa memiliki peluang untuk menemukan potensi terbaiknya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Semangat Literasi dan Etika Digital di Pekan Jurnalistik UPMI Bali 2025
Tags: jurnalisjurnalistikSMK Kesehatan Bali MedikaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tugas Terakhir | Cerpen Yuditeha

Next Post

Mata Air dan Air Mata, Sarana ‘Melukat’ untuk ‘Kebersihan’ Diri

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails
Next Post
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

Mata Air dan Air Mata, Sarana 'Melukat' untuk 'Kebersihan' Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Design Thinking’, Dari Teori ke Pembelajaran Nyata —Catatan PKM Undiksha di Desa Pedawa
Pendidikan

‘Design Thinking’, Dari Teori ke Pembelajaran Nyata —Catatan PKM Undiksha di Desa Pedawa

MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan...

by tatkala
June 8, 2026
Sihir Tiga Kode Huruf
Bahasa

Sihir Tiga Kode Huruf

PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara...

by I Made Sudiana
June 8, 2026
I Gusti Ngurah Rai di Atas Panggung Marga Fest II : Perang yang Dramatis dan Tragis dalam Balutan Teater Tari
Panggung

I Gusti Ngurah Rai di Atas Panggung Marga Fest II : Perang yang Dramatis dan Tragis dalam Balutan Teater Tari

“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne,...

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam
Pariwisata

International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam

Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau...

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia
Pameran

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
Spesies Bapak Pongah | Etnosentris di Parade PKB 2022
Panggung

Peed Aya PKB 2026 Dirancang Tampil Lebih Dinamis Sebagai Pertunjukan Seni Berjalan

PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang...

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
Guru Bahasa di Era Digital, Siapkah Menghadapi Perubahan?
Esai

Guru Bahasa di Era Digital, Siapkah Menghadapi Perubahan?

KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber...

by Dede Putra Wiguna
June 8, 2026
Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat
Ulas Rupa

Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat

DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan,...

by Made Chandra
June 8, 2026
Warna-warni Layang-layang di Atas Laut Peninsula Island —Cerita dari ‘World Ocean Day’ dan ‘Coral Triangle Day 2026’ di Nusa Dua
Panggung

Warna-warni Layang-layang di Atas Laut Peninsula Island —Cerita dari ‘World Ocean Day’ dan ‘Coral Triangle Day 2026’ di Nusa Dua

LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti...

by Nyoman Budarsana
June 7, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Maraknya Pernikahan Anak, Kontrasepsi di Kalangan Remaja Sudah Mendesak?

BERDASARKAN data, selain kasus kekerasan seksual dan kasus HIV/Aids, kasus pernikahan anak juga termasuk paling tinggi di Buleleng. Sebagai ketua...

by Putu Arya Nugraha
June 7, 2026
Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman
Cerpen

Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,...

by Krisogonus Kusman
June 7, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co