2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Temu Karsa: Hope and Freedom – Bersuara Lewat Buku

Ni Komang Yuliani by Ni Komang Yuliani
September 30, 2025
in Khas
Temu Karsa: Hope and Freedom – Bersuara Lewat Buku

Temu Karsa di Tegal Temu

TEMU Karsa adalah program kolaborasi antara Gama Foto, I Ni Artchive, dan Tegal Temu. Program ini menjadi upaya menggali sekaligus mengarsipkan perjalanan kreatif para pencipta di Bali dalam bentuk talk show yang menghadirkan ruang dialog intim antara kreator dan publik. Harapannya, Temu Karsa dapat menjadi wadah untuk berbagi proses, pengalaman, serta pandangan seorang pencipta, sekaligus mendorong lahirnya kreasi-kreasi baru di Bali.

Edisi perdana Temu Karsa yang digelar Jumat, 5 September 2025 di Tegal Temu Space, Banjar Tegaltamu, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Talk show ini menghadirkan seorang fotografer kelahiran Singaraja, yang dikenal peduli terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan khususnya persoalan Gangguan Jiwa. Pada talk show ini, buku Hope and Freedom karya Rudi  Waisnawa menjadi topik utama diselenggarakannya acara ini. Buku ini berisi kisah-kisah dan foto-foto Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat yang pernah maupun masih mengalami pamasungan di Bali.

Pada malam itu, Rudi begitu sapaan akrabnya, membagikan perjalanan panjangnya sebagai fotografer sekaligus menjadi relawan yang mendampingi ODGJ. Selain membagikan kisah perjalanannya, Rudi juga menghadirkan tiga foto ODGJ yang pernah ia pamerkan selama menjadi relawan. Selain foto, ia juga membawa sepotong kayu yang pernah   digunakan oleh seorang pasien ODGJ dulunya. Pada talk show ini, dihadirkan juga Buku fisik Hope and Freedom karya Rudi Waisnawa.

Rudi Waisnawa (tengah)

Dalam perbincangan, Rudi mengisahkan perjalanan awalnya sebelum terjun mendokumentasikan dan ikut serta menjadi relawan. Setelah ia menyelesaikan Pendidikan di Sekolah Menegah Atas, Rudi mulai terjun ke dunia kerja. Di dalam perjalanannya, Rudi mulai menekuni dunia fotografi yang akhirnya menjadi profesinya, di samping sebagai pekerja film komersial. Rudi juga pernah bekerja di sebuah majalah Internasional yang terbit di Indonesia.

 Di dalam perjalanannya, kemudian ia bertemu dengan seorang wartawan dari Singapura. Teman wartawannya ini memberikan Rudi data ODGJ yang terpasung di Pulau Bali.

Saat menerima data tersebut, Rudi ragu bahwa di Bali masih ada praktek pemasungan yang dikatakan tersebut. Penasaran dengan data itu, Rudi melakukan riset selama kurang lebih lima bulan. Mendapati bahwa data itu benar adanya, rasa marah dan gelisah mendorongnya untuk terjun langsung dan ingin membantu.

Melalui Ibu L K Suryani, seorang  Psikiater dan Founder Suryani Institut For Mental Health (SIMH), Rudi meminta bantuan kepada beliau agar bisa turut terjun dan bertemu dengan para pasien ODGJ yang terpasung di Bali. Upaya untuk melakukan hal itu tidaklah mudah. Niat Rudi sempat ditolak. Lalu Ibu L K Suryani menawarkan Rudi untuk bersedia menjadi relawan di SIMH.

Kasus pertama di mana Rudi ikut serta dalam program itu adalah membantu Kadek Dana, yang berasal dari Klungkung. Kadek Dana menderita gangguan jiwa setelah ia gagal menempuh pendidikan. Pengalaman melihat langsung korban pemasungan membuat hati Rudi semakin tergerak untuk membantu lebih banyak lagi.

Pertunjukan di sela acara Temu Karsa

Pada tahun 2015, Rudi mengikuti sebuah Pameran Internasional  bertajuk Terpasung Di Pulau Surga, yang diikuti oleh 13 Fotografer dari berbagai negara, berlangsung selama 1 bulan di Bentara Budaya Bali. Selanjutnya berturut-turut Rudi mengikuti pameran dengan judul Tears in Paradise di Rafles Hotel Galeri Singapura, Tahun 2016 mengikuti Program Mabesikan Project dari Kedutaan Denmark di Indonesia.

Di Bulan Oktober 2017, Rudi diundang berpameran di acara Konferensi Anti Stigma Dunia di Copenhagen, Tahun 2019 diundang sebagai pembicara di Ubud Writer and Readers Festival (UWRF 2019) berjudul Karma, dan di bulan Februari 2021 Rudi mengikuti Pameran berjudul IMPACT Photo That Matter di Negeri Belanda.  Rudi juga membuat video berjudul Terpasung di Pulau Surga, mengisahkan bagaimana SIMH menemukan dan membantu ODGJ di pelosok-pelosok Bali. Bagi Rudi, fotografi tidak hanya berhenti pada kode etik, diafragma, komposisi atau hal-hal teknik saja, tetapi baginya fotografi adalah sebuah opini, dan argumentasi, bahkan bisa menjadi sarana penyembuhan dan membangun empati.

Menurut Rudi, pertemuan dengan ODGJ bukanlah hal yang mudah. Ia kerap menghadapi ancaman, bahkan pernah mendapat kekerasan dari kerabat pasien. Namun, Rudi menegaskan bahwa “niat baik akan menemukan jalannya”. Ia melihat ODGJ bukan sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai manusia yang memerlukan bantuan dan keluarga yang sudah kehilangan harapan. Pengalaman itu mampu menyadarkan Rudi bahwa dengan pendekatan yang tepat, orang dengan gangguan jiwa bisa pulih.

Kedekatan Rudi dengan para pasien membuatnya memahami lebih jauh tentang dunia kesehatan jiwa. Bahkan, saking sering dan dekatnya Rudi dengan pasien, Rudi sampai mampu mengenali jenis obat yang dikonsumsi pasien hanya lewat obrolannya saja. Bagi Rudi, konsisten, empati, dan menjaga kesehatan mental pribadi adalah kunci agar bisa terus mendampingi mereka.

Sampai saat acara Temu Karsa ini berlangsung, Rudi masih aktif sebagai Relawan SIMH dan tiap bulan mengunjungi ODGJ dan memberikan bantuan kebutuhan pokok dan bantuan pengobatan lewat program Bali Hope and Freedom. Rudi juga menginisiasi gerakan IAM SCHIZOFRIEND. Lewat gerakan ini  Rudi bertekad menjadi teman bagi mereka pengidap gangguan jiwa berat, karena maraknya kasus bunuh diri di Bali. Rudi berprinsip dengan menjadi temannya dan mendengarkan keluhannya memberikan kesempatan untuk membantunya dan percaya hal hal kecil bisa menyelamatkan nyawa.

Cerita yang Rudi bagikan pada malam itu menuai banyak tanggapan dari audiens. Para sahabat yang hadir menyatakan rasa bangga atas keberanian Rudi mengangkat isu sensitif ini.

Saat wabah covid 19 melanda Bali, Rudi menggagas sebuah acara lari, acara lari tersebut diberi nama Hope and Freedom Run For Mental Health, sebuah acara lari menempuh jarak 50KM. Rudi menginisiasi acara tersebut dan terinspirasi menggunakan nama tersebut menjadi  judul buku yang ia release. Tidak asal mengambil nama, Rudi menggunakan nama tersebut karena menurutnya cocok dengan kondisi dari apa yang buku tersebut ceritakan.

Foto bersama

Buku Hope and Freedom diluncurkan pada tahun 2022. Buku Hope and Freedom sudah terjual hampir 1000 buku sampai tahun 2025 baik dalam negeri maupun luar negeri. Hasil dari penjualannya puluhan kali sudah digunakan untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok  kepada orang-orang yang kisah dan fotonya ada di setiap lembar buku Hope and Freedom. Melalui karya buku ini, Rudi ingin mengingatkan orang-orang bahwa ODGJ memiliki hak untuk sembuh dan bebas dari pemasungan. Kesembuhan mereka bisa dicapai dengan bantuan orang yang tepat dan metode yang sesuai.

Dengan idealisme dan empatinya, Rudi Waisnawa menunjukkan bahwa fotografi tidak hanya terhenti sebagai karya seni. Ia menjadikannya suara bagi mereka yang terbungkam, sekaligus ajakan bagi generasi muda untuk lebih peduli, mendengar tanpa menghakimi, dan terus menumbuhkan kesadaran tentang kesehatan jiwa.

Kabar terbaru dari buku Hope and Freedom, atas bantuan Charles Van Der Weide, dan Marjan Van Der Kuil, sahabat Rudi Waisnawa dari Belanda, buku ini akan kembali dicetak dalam edisi Bahasa Inggris sebanyak 1000 buku pada akhir tahun 2025. [T]

Penulis: Ni Komang Yuliani
Editor: Adnyana Ole

Tags: BudayaBukuRudi WaisnawaTegal Temu Space
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melalui Tarian, Puitik Tubuh Orang Bali Terbentuk — Begitulah Workshop Latihan Tari Dasar di Festival ke Uma V

Next Post

Pola Konsumsi Gula Pada Lansia

Ni Komang Yuliani

Ni Komang Yuliani

Pelajar SMK yang hobi mendengarkan musik dan membaca novel

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Pola Konsumsi Gula Pada Lansia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co