24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Temu Karsa: Hope and Freedom – Bersuara Lewat Buku

Ni Komang Yuliani by Ni Komang Yuliani
September 30, 2025
in Khas
Temu Karsa: Hope and Freedom – Bersuara Lewat Buku

Temu Karsa di Tegal Temu

TEMU Karsa adalah program kolaborasi antara Gama Foto, I Ni Artchive, dan Tegal Temu. Program ini menjadi upaya menggali sekaligus mengarsipkan perjalanan kreatif para pencipta di Bali dalam bentuk talk show yang menghadirkan ruang dialog intim antara kreator dan publik. Harapannya, Temu Karsa dapat menjadi wadah untuk berbagi proses, pengalaman, serta pandangan seorang pencipta, sekaligus mendorong lahirnya kreasi-kreasi baru di Bali.

Edisi perdana Temu Karsa yang digelar Jumat, 5 September 2025 di Tegal Temu Space, Banjar Tegaltamu, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Talk show ini menghadirkan seorang fotografer kelahiran Singaraja, yang dikenal peduli terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan khususnya persoalan Gangguan Jiwa. Pada talk show ini, buku Hope and Freedom karya Rudi  Waisnawa menjadi topik utama diselenggarakannya acara ini. Buku ini berisi kisah-kisah dan foto-foto Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat yang pernah maupun masih mengalami pamasungan di Bali.

Pada malam itu, Rudi begitu sapaan akrabnya, membagikan perjalanan panjangnya sebagai fotografer sekaligus menjadi relawan yang mendampingi ODGJ. Selain membagikan kisah perjalanannya, Rudi juga menghadirkan tiga foto ODGJ yang pernah ia pamerkan selama menjadi relawan. Selain foto, ia juga membawa sepotong kayu yang pernah   digunakan oleh seorang pasien ODGJ dulunya. Pada talk show ini, dihadirkan juga Buku fisik Hope and Freedom karya Rudi Waisnawa.

Rudi Waisnawa (tengah)

Dalam perbincangan, Rudi mengisahkan perjalanan awalnya sebelum terjun mendokumentasikan dan ikut serta menjadi relawan. Setelah ia menyelesaikan Pendidikan di Sekolah Menegah Atas, Rudi mulai terjun ke dunia kerja. Di dalam perjalanannya, Rudi mulai menekuni dunia fotografi yang akhirnya menjadi profesinya, di samping sebagai pekerja film komersial. Rudi juga pernah bekerja di sebuah majalah Internasional yang terbit di Indonesia.

 Di dalam perjalanannya, kemudian ia bertemu dengan seorang wartawan dari Singapura. Teman wartawannya ini memberikan Rudi data ODGJ yang terpasung di Pulau Bali.

Saat menerima data tersebut, Rudi ragu bahwa di Bali masih ada praktek pemasungan yang dikatakan tersebut. Penasaran dengan data itu, Rudi melakukan riset selama kurang lebih lima bulan. Mendapati bahwa data itu benar adanya, rasa marah dan gelisah mendorongnya untuk terjun langsung dan ingin membantu.

Melalui Ibu L K Suryani, seorang  Psikiater dan Founder Suryani Institut For Mental Health (SIMH), Rudi meminta bantuan kepada beliau agar bisa turut terjun dan bertemu dengan para pasien ODGJ yang terpasung di Bali. Upaya untuk melakukan hal itu tidaklah mudah. Niat Rudi sempat ditolak. Lalu Ibu L K Suryani menawarkan Rudi untuk bersedia menjadi relawan di SIMH.

Kasus pertama di mana Rudi ikut serta dalam program itu adalah membantu Kadek Dana, yang berasal dari Klungkung. Kadek Dana menderita gangguan jiwa setelah ia gagal menempuh pendidikan. Pengalaman melihat langsung korban pemasungan membuat hati Rudi semakin tergerak untuk membantu lebih banyak lagi.

Pertunjukan di sela acara Temu Karsa

Pada tahun 2015, Rudi mengikuti sebuah Pameran Internasional  bertajuk Terpasung Di Pulau Surga, yang diikuti oleh 13 Fotografer dari berbagai negara, berlangsung selama 1 bulan di Bentara Budaya Bali. Selanjutnya berturut-turut Rudi mengikuti pameran dengan judul Tears in Paradise di Rafles Hotel Galeri Singapura, Tahun 2016 mengikuti Program Mabesikan Project dari Kedutaan Denmark di Indonesia.

Di Bulan Oktober 2017, Rudi diundang berpameran di acara Konferensi Anti Stigma Dunia di Copenhagen, Tahun 2019 diundang sebagai pembicara di Ubud Writer and Readers Festival (UWRF 2019) berjudul Karma, dan di bulan Februari 2021 Rudi mengikuti Pameran berjudul IMPACT Photo That Matter di Negeri Belanda.  Rudi juga membuat video berjudul Terpasung di Pulau Surga, mengisahkan bagaimana SIMH menemukan dan membantu ODGJ di pelosok-pelosok Bali. Bagi Rudi, fotografi tidak hanya berhenti pada kode etik, diafragma, komposisi atau hal-hal teknik saja, tetapi baginya fotografi adalah sebuah opini, dan argumentasi, bahkan bisa menjadi sarana penyembuhan dan membangun empati.

Menurut Rudi, pertemuan dengan ODGJ bukanlah hal yang mudah. Ia kerap menghadapi ancaman, bahkan pernah mendapat kekerasan dari kerabat pasien. Namun, Rudi menegaskan bahwa “niat baik akan menemukan jalannya”. Ia melihat ODGJ bukan sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai manusia yang memerlukan bantuan dan keluarga yang sudah kehilangan harapan. Pengalaman itu mampu menyadarkan Rudi bahwa dengan pendekatan yang tepat, orang dengan gangguan jiwa bisa pulih.

Kedekatan Rudi dengan para pasien membuatnya memahami lebih jauh tentang dunia kesehatan jiwa. Bahkan, saking sering dan dekatnya Rudi dengan pasien, Rudi sampai mampu mengenali jenis obat yang dikonsumsi pasien hanya lewat obrolannya saja. Bagi Rudi, konsisten, empati, dan menjaga kesehatan mental pribadi adalah kunci agar bisa terus mendampingi mereka.

Sampai saat acara Temu Karsa ini berlangsung, Rudi masih aktif sebagai Relawan SIMH dan tiap bulan mengunjungi ODGJ dan memberikan bantuan kebutuhan pokok dan bantuan pengobatan lewat program Bali Hope and Freedom. Rudi juga menginisiasi gerakan IAM SCHIZOFRIEND. Lewat gerakan ini  Rudi bertekad menjadi teman bagi mereka pengidap gangguan jiwa berat, karena maraknya kasus bunuh diri di Bali. Rudi berprinsip dengan menjadi temannya dan mendengarkan keluhannya memberikan kesempatan untuk membantunya dan percaya hal hal kecil bisa menyelamatkan nyawa.

Cerita yang Rudi bagikan pada malam itu menuai banyak tanggapan dari audiens. Para sahabat yang hadir menyatakan rasa bangga atas keberanian Rudi mengangkat isu sensitif ini.

Saat wabah covid 19 melanda Bali, Rudi menggagas sebuah acara lari, acara lari tersebut diberi nama Hope and Freedom Run For Mental Health, sebuah acara lari menempuh jarak 50KM. Rudi menginisiasi acara tersebut dan terinspirasi menggunakan nama tersebut menjadi  judul buku yang ia release. Tidak asal mengambil nama, Rudi menggunakan nama tersebut karena menurutnya cocok dengan kondisi dari apa yang buku tersebut ceritakan.

Foto bersama

Buku Hope and Freedom diluncurkan pada tahun 2022. Buku Hope and Freedom sudah terjual hampir 1000 buku sampai tahun 2025 baik dalam negeri maupun luar negeri. Hasil dari penjualannya puluhan kali sudah digunakan untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok  kepada orang-orang yang kisah dan fotonya ada di setiap lembar buku Hope and Freedom. Melalui karya buku ini, Rudi ingin mengingatkan orang-orang bahwa ODGJ memiliki hak untuk sembuh dan bebas dari pemasungan. Kesembuhan mereka bisa dicapai dengan bantuan orang yang tepat dan metode yang sesuai.

Dengan idealisme dan empatinya, Rudi Waisnawa menunjukkan bahwa fotografi tidak hanya terhenti sebagai karya seni. Ia menjadikannya suara bagi mereka yang terbungkam, sekaligus ajakan bagi generasi muda untuk lebih peduli, mendengar tanpa menghakimi, dan terus menumbuhkan kesadaran tentang kesehatan jiwa.

Kabar terbaru dari buku Hope and Freedom, atas bantuan Charles Van Der Weide, dan Marjan Van Der Kuil, sahabat Rudi Waisnawa dari Belanda, buku ini akan kembali dicetak dalam edisi Bahasa Inggris sebanyak 1000 buku pada akhir tahun 2025. [T]

Penulis: Ni Komang Yuliani
Editor: Adnyana Ole

Tags: BudayaBukuRudi WaisnawaTegal Temu Space
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melalui Tarian, Puitik Tubuh Orang Bali Terbentuk — Begitulah Workshop Latihan Tari Dasar di Festival ke Uma V

Next Post

Pola Konsumsi Gula Pada Lansia

Ni Komang Yuliani

Ni Komang Yuliani

Pelajar SMK yang hobi mendengarkan musik dan membaca novel

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Pola Konsumsi Gula Pada Lansia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co