23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Chusmeru by Chusmeru
September 27, 2025
in Tualang
Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Penulis dan Peneliti Unsoed di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

KESEHATAN merupakan sesuatu yang mahal bagi siapa pun. Apalah artinya kekayaan dan jabatan jika tubuh tidak sehat. Oleh sebab itu, banyak cara dilakukan orang untuk memperoleh kesehatan. Berwisata menjadi salah satu cara orang mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Badan yang sehat tidak selalu didapat melalui obat. Indonesia merupakan daerah yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak jenis tanaman yang sejak zaman dahulu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjaga kebugaran maupun untuk pengobatan.

Salah satu daerah yang memanfaatkan keragaman hayati untuk kesehatan adalah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Selama ini Tegal banyak dikenal karena keberadaan Warteg (Warung Tegal) di berbagai daerah. Namun ternyata Tegal memiliki destinasi Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) yang berada di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang.

Penulis Menjalani Pemeriksaan Kesehatan di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Melihat potensi Wisata Kesehatan Jamu ini, tim peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tertarik untuk melakukan kajian tentang “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) untuk Mewujudkan Green Economy Berbasis Kearifan Lokal”.  Selain itu juga perlu dilihat sejauh mana WKJ ini memiliki nilai kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Tim peneliti peneliti terdiri dari Adhi Iman Sulaiman sebagai ketua, dengan anggota Lilik Kartika Sari dan Shinta Prastyanti. Para peneliti Unsoed ini menganggap WKJ merupakan program inovasi edukatif dalam berwisata. Apalagi jamu telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Dunia.

Wisata Edukasi

Wisata Jamu Kalibakung terletak di ketinggian sekitar 650 mdpl, berdiri di tanah seluas 2,5 hektare di lereng Gunung Slamet. Objek wisata ini memiliki sekitar 250 jenis tanaman herbal yang tertata secara rapi. Tanaman yang ada di WKJ sudah terbukti digunakan sebagai obat tradisional dan mengobati berbagai penyakit. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) WKJ, Firsty Umar R, WKJ mulai berdiri sejak tahun 2013.“ Saat ini sedang dalam proses menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD),” ujar Firsty Umar.

Meski berada di lereng gunung, aksesibilitas menuju WKJ cukup baik. Jalan menuju lokasi terbilang mulus untuk dilalui kendaraan. Objek WKJ ini sangat cocok menjadi destinasi wisata edukasi untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman herbal dan manfaat kesehatannya bagi masyarakat.

Penulis di Taman Herbal WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Nilai edukasi ini menjadi penting dalam pengembangan WKJ, mengingat tanaman herbal dan jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat. Suasana sejuk, asri, suasana pedesaan yang alami, sawah yang menghijau, dan aliran sungai yang jernih membuat WKJ menjadi pilihan bagi mereka yang mendambakan healing di alam.

Wisata edukasi di WKJ juga penting bagi generasi muda agar mengenal beragam kekayaan hayati lokal yang bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran, banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA banyak yang mengunjungi WKJ, termasuk ibu-ibu PKK. Bahkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga banyak yang berkunjung untuk kepentingan penelitian. Untuk wisata edukasi dikenakan tarif 15 ribu rupiah per orang dengan bonus paket minum jamu di WKJ.

Potensi Wisata Kesehatan

Wisata kesehatan atau health tourism sudah lama dikenal dalam industri pariwisata. Beberapa negara sudah mengembangkan wisata ini. Indonesia pun mulai gencar mempromosikan wisata kesehatan, seperti Bali. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak, baik yang berkaitan dengan sumber daya alam maupun sumber daya manusia dalam pengobatan tradisional.

Peneliti Unsoed di Tempat Penyimpanan Bahan Baku Jamu / Foto Dok.Penulis

Objek Wisata Kesehatan Jamu di Kalibakung Tegal ini bukan hanya menawarkan taman herbal bagi pengunjung, tetapi juga melayani pasien dengan pengobatan herbal. Jamu digunakan sebagai terapi komplementer untuk mendukung pengobatan modern. Oleh sebab itu, terapi kesehatan di WKJ ini berbasis saintifik dan didukung kajian ilmiah.

Saat tim peneliti dari Unsoed berkunjung, pengelola WKJ menyambutnya dengan memberikan minuman air Secang. Minuman ini merupakan ramuan dari beberapa bahan tanaman obat, seperti kulit kayu secang, jahe, kencur, pandan, kapulaga, cengkeh, bunga pekak, dan adas. Rasanya manis dan menyegarkan.

“Air Secang dapat mengatasi badan yang pegal-pegal dan linu. Harganya cukup murah, hanya 25 ribu rupiah yang berisi 5 bungkus,” kata Mei Rahmawati, Fungsional Penyuluh Kesehatan di WKJ.

Sebagai destinasi wisata kesehatan, WKJ layaknya rumah sakit. Terdapat ruang pendaftaran, ruang tunggu pasien, serta ruang periksa. Ada dokter yang akan memeriksa serta mendiagnosis penyakit serta apoteker yang meramu racikan jamu yang terdiri dari berbagai ramuan, sesuai dengan keluhan pasien dan diagnosis dokter.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Menurut dokter ahli madya WKJ dr. Alimiati, layanan WKJ cukup banyak; yang utama adalah pelayanan kesehatan berbasis jamu. Selain itu ada konsultasi dan terapi jamu, pemeriksaan laboratorium, konsultasi gizi, akupuntur dan akupresur, peracikan jamu, serta kelas peracikan jamu dan workshop herbal. WKJ juga menawarkan wisata edukasi tanaman obat kepada masyarakat.

“Layanan akupuntur banyak diminati oleh para penderita penyakit stroke,” kata dr.Alimiati.

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung buka setiap hari Senin hingga Sabtu, sedangkan hari Minggu dan hari besar nasional tutup. Antusias pengunjung cukup tinggi, namun WKJ membatasi hanya 9-10 orang setiap hari. Hal ini dilakukan karena pemeriksaan kesehatan dan peracikan jamu membutuhkan waktu cukup lama.

Saat ini tersedia produk inovasi WKJ yang dikemas dari 70 jenis tanaman obat di antara 250 tanaman yang tersedia di taman herbal. Menurut Bayu Triatmojo sebagai Tenaga Kesehatan Tradisional WKJ, berbagai produk berkualitas terbuat dari bahan-bahan alami. Produk tersebut meliputi Kopi Grengg, The Telang, Slimming Tea, Wedangan Botol, Wedang Secang, Sabun Herbal, Minyak Herbal, dan Lilin Aromaterapi.

“Kopi Grengg cocok untuk dikonsumsi bapak-bapak yang ingin menjaga stamina dan vitalitas. Bagi ibu-ibu tersedia Slimming Tea untuk menjaga berat badan ideal,” ujar Bayu Triatmojo yang disambut semangat para peneliti Unsoed dengan membeli jamu-jamu tersebut.

Adhi Iman Sulaiman selaku Ketua Tim Penelitian Unsoed mendukung upaya WKJ untuk menjadi BLUD. Dengan demikian WKJ bisa buka pada hari Minggu dan hari libur nasional, sehingga dapat mengundang wisatawan untuk datang. Setelah menjadi BLUD, produk jamu WKJ dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menggandeng investor swasta.

“Pemerintah daerah dan masyarakat bisa memperoleh pendapatan berupa green economy yang berbasis kearifan lokal,” tutur Adhi Iman Sulaiman.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Alam Indonesia begitu kaya dengan beragam tumbuhan. Saatnya wisatawan mengunjungi dan menikmati kekayaan alam itu di tengah banyaknya destinasi wisata buatan. Sebagaimana slogan WKJ Kalibakung: “Kesehatan Alami, Warisan Budaya, dan Edukasi dalam Satu Tempat”. Mari berwisata, mari minum jamu. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

Tags: jamuPariwisatapariwisata kesehatanwisata jamu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kota Itu Bernama Kesunyian  |  Cerpen Fahrus Refendi

Next Post

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

by Ahmad Sihabudin
October 12, 2026
0
Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....

Read moreDetails

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails
Next Post
Memoar “Hantu Padang” Esha Tegar Putra di Kafe Halaman  Belakang, Singaraja — Rabu Puisi #12 Komunitas Mahima

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co