2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Chusmeru by Chusmeru
September 27, 2025
in Tualang
Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Penulis dan Peneliti Unsoed di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

KESEHATAN merupakan sesuatu yang mahal bagi siapa pun. Apalah artinya kekayaan dan jabatan jika tubuh tidak sehat. Oleh sebab itu, banyak cara dilakukan orang untuk memperoleh kesehatan. Berwisata menjadi salah satu cara orang mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Badan yang sehat tidak selalu didapat melalui obat. Indonesia merupakan daerah yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak jenis tanaman yang sejak zaman dahulu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjaga kebugaran maupun untuk pengobatan.

Salah satu daerah yang memanfaatkan keragaman hayati untuk kesehatan adalah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Selama ini Tegal banyak dikenal karena keberadaan Warteg (Warung Tegal) di berbagai daerah. Namun ternyata Tegal memiliki destinasi Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) yang berada di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang.

Penulis Menjalani Pemeriksaan Kesehatan di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Melihat potensi Wisata Kesehatan Jamu ini, tim peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tertarik untuk melakukan kajian tentang “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) untuk Mewujudkan Green Economy Berbasis Kearifan Lokal”.  Selain itu juga perlu dilihat sejauh mana WKJ ini memiliki nilai kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Tim peneliti peneliti terdiri dari Adhi Iman Sulaiman sebagai ketua, dengan anggota Lilik Kartika Sari dan Shinta Prastyanti. Para peneliti Unsoed ini menganggap WKJ merupakan program inovasi edukatif dalam berwisata. Apalagi jamu telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Dunia.

Wisata Edukasi

Wisata Jamu Kalibakung terletak di ketinggian sekitar 650 mdpl, berdiri di tanah seluas 2,5 hektare di lereng Gunung Slamet. Objek wisata ini memiliki sekitar 250 jenis tanaman herbal yang tertata secara rapi. Tanaman yang ada di WKJ sudah terbukti digunakan sebagai obat tradisional dan mengobati berbagai penyakit. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) WKJ, Firsty Umar R, WKJ mulai berdiri sejak tahun 2013.“ Saat ini sedang dalam proses menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD),” ujar Firsty Umar.

Meski berada di lereng gunung, aksesibilitas menuju WKJ cukup baik. Jalan menuju lokasi terbilang mulus untuk dilalui kendaraan. Objek WKJ ini sangat cocok menjadi destinasi wisata edukasi untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman herbal dan manfaat kesehatannya bagi masyarakat.

Penulis di Taman Herbal WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Nilai edukasi ini menjadi penting dalam pengembangan WKJ, mengingat tanaman herbal dan jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat. Suasana sejuk, asri, suasana pedesaan yang alami, sawah yang menghijau, dan aliran sungai yang jernih membuat WKJ menjadi pilihan bagi mereka yang mendambakan healing di alam.

Wisata edukasi di WKJ juga penting bagi generasi muda agar mengenal beragam kekayaan hayati lokal yang bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran, banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA banyak yang mengunjungi WKJ, termasuk ibu-ibu PKK. Bahkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga banyak yang berkunjung untuk kepentingan penelitian. Untuk wisata edukasi dikenakan tarif 15 ribu rupiah per orang dengan bonus paket minum jamu di WKJ.

Potensi Wisata Kesehatan

Wisata kesehatan atau health tourism sudah lama dikenal dalam industri pariwisata. Beberapa negara sudah mengembangkan wisata ini. Indonesia pun mulai gencar mempromosikan wisata kesehatan, seperti Bali. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak, baik yang berkaitan dengan sumber daya alam maupun sumber daya manusia dalam pengobatan tradisional.

Peneliti Unsoed di Tempat Penyimpanan Bahan Baku Jamu / Foto Dok.Penulis

Objek Wisata Kesehatan Jamu di Kalibakung Tegal ini bukan hanya menawarkan taman herbal bagi pengunjung, tetapi juga melayani pasien dengan pengobatan herbal. Jamu digunakan sebagai terapi komplementer untuk mendukung pengobatan modern. Oleh sebab itu, terapi kesehatan di WKJ ini berbasis saintifik dan didukung kajian ilmiah.

Saat tim peneliti dari Unsoed berkunjung, pengelola WKJ menyambutnya dengan memberikan minuman air Secang. Minuman ini merupakan ramuan dari beberapa bahan tanaman obat, seperti kulit kayu secang, jahe, kencur, pandan, kapulaga, cengkeh, bunga pekak, dan adas. Rasanya manis dan menyegarkan.

“Air Secang dapat mengatasi badan yang pegal-pegal dan linu. Harganya cukup murah, hanya 25 ribu rupiah yang berisi 5 bungkus,” kata Mei Rahmawati, Fungsional Penyuluh Kesehatan di WKJ.

Sebagai destinasi wisata kesehatan, WKJ layaknya rumah sakit. Terdapat ruang pendaftaran, ruang tunggu pasien, serta ruang periksa. Ada dokter yang akan memeriksa serta mendiagnosis penyakit serta apoteker yang meramu racikan jamu yang terdiri dari berbagai ramuan, sesuai dengan keluhan pasien dan diagnosis dokter.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Menurut dokter ahli madya WKJ dr. Alimiati, layanan WKJ cukup banyak; yang utama adalah pelayanan kesehatan berbasis jamu. Selain itu ada konsultasi dan terapi jamu, pemeriksaan laboratorium, konsultasi gizi, akupuntur dan akupresur, peracikan jamu, serta kelas peracikan jamu dan workshop herbal. WKJ juga menawarkan wisata edukasi tanaman obat kepada masyarakat.

“Layanan akupuntur banyak diminati oleh para penderita penyakit stroke,” kata dr.Alimiati.

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung buka setiap hari Senin hingga Sabtu, sedangkan hari Minggu dan hari besar nasional tutup. Antusias pengunjung cukup tinggi, namun WKJ membatasi hanya 9-10 orang setiap hari. Hal ini dilakukan karena pemeriksaan kesehatan dan peracikan jamu membutuhkan waktu cukup lama.

Saat ini tersedia produk inovasi WKJ yang dikemas dari 70 jenis tanaman obat di antara 250 tanaman yang tersedia di taman herbal. Menurut Bayu Triatmojo sebagai Tenaga Kesehatan Tradisional WKJ, berbagai produk berkualitas terbuat dari bahan-bahan alami. Produk tersebut meliputi Kopi Grengg, The Telang, Slimming Tea, Wedangan Botol, Wedang Secang, Sabun Herbal, Minyak Herbal, dan Lilin Aromaterapi.

“Kopi Grengg cocok untuk dikonsumsi bapak-bapak yang ingin menjaga stamina dan vitalitas. Bagi ibu-ibu tersedia Slimming Tea untuk menjaga berat badan ideal,” ujar Bayu Triatmojo yang disambut semangat para peneliti Unsoed dengan membeli jamu-jamu tersebut.

Adhi Iman Sulaiman selaku Ketua Tim Penelitian Unsoed mendukung upaya WKJ untuk menjadi BLUD. Dengan demikian WKJ bisa buka pada hari Minggu dan hari libur nasional, sehingga dapat mengundang wisatawan untuk datang. Setelah menjadi BLUD, produk jamu WKJ dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menggandeng investor swasta.

“Pemerintah daerah dan masyarakat bisa memperoleh pendapatan berupa green economy yang berbasis kearifan lokal,” tutur Adhi Iman Sulaiman.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Alam Indonesia begitu kaya dengan beragam tumbuhan. Saatnya wisatawan mengunjungi dan menikmati kekayaan alam itu di tengah banyaknya destinasi wisata buatan. Sebagaimana slogan WKJ Kalibakung: “Kesehatan Alami, Warisan Budaya, dan Edukasi dalam Satu Tempat”. Mari berwisata, mari minum jamu. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

Tags: jamuPariwisatapariwisata kesehatanwisata jamu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kota Itu Bernama Kesunyian  |  Cerpen Fahrus Refendi

Next Post

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Memoar “Hantu Padang” Esha Tegar Putra di Kafe Halaman  Belakang, Singaraja — Rabu Puisi #12 Komunitas Mahima

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co