2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Chusmeru by Chusmeru
September 27, 2025
in Tualang
Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung: Inovasi Edukatif dalam Berwisata

Penulis dan Peneliti Unsoed di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

KESEHATAN merupakan sesuatu yang mahal bagi siapa pun. Apalah artinya kekayaan dan jabatan jika tubuh tidak sehat. Oleh sebab itu, banyak cara dilakukan orang untuk memperoleh kesehatan. Berwisata menjadi salah satu cara orang mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.

Badan yang sehat tidak selalu didapat melalui obat. Indonesia merupakan daerah yang sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak jenis tanaman yang sejak zaman dahulu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjaga kebugaran maupun untuk pengobatan.

Salah satu daerah yang memanfaatkan keragaman hayati untuk kesehatan adalah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Selama ini Tegal banyak dikenal karena keberadaan Warteg (Warung Tegal) di berbagai daerah. Namun ternyata Tegal memiliki destinasi Wisata Kesehatan Jamu (WKJ) yang berada di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang.

Penulis Menjalani Pemeriksaan Kesehatan di WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Melihat potensi Wisata Kesehatan Jamu ini, tim peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto tertarik untuk melakukan kajian tentang “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) untuk Mewujudkan Green Economy Berbasis Kearifan Lokal”.  Selain itu juga perlu dilihat sejauh mana WKJ ini memiliki nilai kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. Tim peneliti peneliti terdiri dari Adhi Iman Sulaiman sebagai ketua, dengan anggota Lilik Kartika Sari dan Shinta Prastyanti. Para peneliti Unsoed ini menganggap WKJ merupakan program inovasi edukatif dalam berwisata. Apalagi jamu telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Dunia.

Wisata Edukasi

Wisata Jamu Kalibakung terletak di ketinggian sekitar 650 mdpl, berdiri di tanah seluas 2,5 hektare di lereng Gunung Slamet. Objek wisata ini memiliki sekitar 250 jenis tanaman herbal yang tertata secara rapi. Tanaman yang ada di WKJ sudah terbukti digunakan sebagai obat tradisional dan mengobati berbagai penyakit. Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) WKJ, Firsty Umar R, WKJ mulai berdiri sejak tahun 2013.“ Saat ini sedang dalam proses menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD),” ujar Firsty Umar.

Meski berada di lereng gunung, aksesibilitas menuju WKJ cukup baik. Jalan menuju lokasi terbilang mulus untuk dilalui kendaraan. Objek WKJ ini sangat cocok menjadi destinasi wisata edukasi untuk mengenalkan berbagai jenis tanaman herbal dan manfaat kesehatannya bagi masyarakat.

Penulis di Taman Herbal WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Nilai edukasi ini menjadi penting dalam pengembangan WKJ, mengingat tanaman herbal dan jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat. Suasana sejuk, asri, suasana pedesaan yang alami, sawah yang menghijau, dan aliran sungai yang jernih membuat WKJ menjadi pilihan bagi mereka yang mendambakan healing di alam.

Wisata edukasi di WKJ juga penting bagi generasi muda agar mengenal beragam kekayaan hayati lokal yang bermanfaat bagi kesehatan. Tak heran, banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA banyak yang mengunjungi WKJ, termasuk ibu-ibu PKK. Bahkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga banyak yang berkunjung untuk kepentingan penelitian. Untuk wisata edukasi dikenakan tarif 15 ribu rupiah per orang dengan bonus paket minum jamu di WKJ.

Potensi Wisata Kesehatan

Wisata kesehatan atau health tourism sudah lama dikenal dalam industri pariwisata. Beberapa negara sudah mengembangkan wisata ini. Indonesia pun mulai gencar mempromosikan wisata kesehatan, seperti Bali. Potensi yang dimiliki Indonesia cukup banyak, baik yang berkaitan dengan sumber daya alam maupun sumber daya manusia dalam pengobatan tradisional.

Peneliti Unsoed di Tempat Penyimpanan Bahan Baku Jamu / Foto Dok.Penulis

Objek Wisata Kesehatan Jamu di Kalibakung Tegal ini bukan hanya menawarkan taman herbal bagi pengunjung, tetapi juga melayani pasien dengan pengobatan herbal. Jamu digunakan sebagai terapi komplementer untuk mendukung pengobatan modern. Oleh sebab itu, terapi kesehatan di WKJ ini berbasis saintifik dan didukung kajian ilmiah.

Saat tim peneliti dari Unsoed berkunjung, pengelola WKJ menyambutnya dengan memberikan minuman air Secang. Minuman ini merupakan ramuan dari beberapa bahan tanaman obat, seperti kulit kayu secang, jahe, kencur, pandan, kapulaga, cengkeh, bunga pekak, dan adas. Rasanya manis dan menyegarkan.

“Air Secang dapat mengatasi badan yang pegal-pegal dan linu. Harganya cukup murah, hanya 25 ribu rupiah yang berisi 5 bungkus,” kata Mei Rahmawati, Fungsional Penyuluh Kesehatan di WKJ.

Sebagai destinasi wisata kesehatan, WKJ layaknya rumah sakit. Terdapat ruang pendaftaran, ruang tunggu pasien, serta ruang periksa. Ada dokter yang akan memeriksa serta mendiagnosis penyakit serta apoteker yang meramu racikan jamu yang terdiri dari berbagai ramuan, sesuai dengan keluhan pasien dan diagnosis dokter.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Menurut dokter ahli madya WKJ dr. Alimiati, layanan WKJ cukup banyak; yang utama adalah pelayanan kesehatan berbasis jamu. Selain itu ada konsultasi dan terapi jamu, pemeriksaan laboratorium, konsultasi gizi, akupuntur dan akupresur, peracikan jamu, serta kelas peracikan jamu dan workshop herbal. WKJ juga menawarkan wisata edukasi tanaman obat kepada masyarakat.

“Layanan akupuntur banyak diminati oleh para penderita penyakit stroke,” kata dr.Alimiati.

Wisata Kesehatan Jamu Kalibakung buka setiap hari Senin hingga Sabtu, sedangkan hari Minggu dan hari besar nasional tutup. Antusias pengunjung cukup tinggi, namun WKJ membatasi hanya 9-10 orang setiap hari. Hal ini dilakukan karena pemeriksaan kesehatan dan peracikan jamu membutuhkan waktu cukup lama.

Saat ini tersedia produk inovasi WKJ yang dikemas dari 70 jenis tanaman obat di antara 250 tanaman yang tersedia di taman herbal. Menurut Bayu Triatmojo sebagai Tenaga Kesehatan Tradisional WKJ, berbagai produk berkualitas terbuat dari bahan-bahan alami. Produk tersebut meliputi Kopi Grengg, The Telang, Slimming Tea, Wedangan Botol, Wedang Secang, Sabun Herbal, Minyak Herbal, dan Lilin Aromaterapi.

“Kopi Grengg cocok untuk dikonsumsi bapak-bapak yang ingin menjaga stamina dan vitalitas. Bagi ibu-ibu tersedia Slimming Tea untuk menjaga berat badan ideal,” ujar Bayu Triatmojo yang disambut semangat para peneliti Unsoed dengan membeli jamu-jamu tersebut.

Adhi Iman Sulaiman selaku Ketua Tim Penelitian Unsoed mendukung upaya WKJ untuk menjadi BLUD. Dengan demikian WKJ bisa buka pada hari Minggu dan hari libur nasional, sehingga dapat mengundang wisatawan untuk datang. Setelah menjadi BLUD, produk jamu WKJ dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) serta menggandeng investor swasta.

“Pemerintah daerah dan masyarakat bisa memperoleh pendapatan berupa green economy yang berbasis kearifan lokal,” tutur Adhi Iman Sulaiman.

Peneliti Unsoed di Pusat Pengolahan Jamu WKJ Kalibakung / Foto Dok.Penulis

Alam Indonesia begitu kaya dengan beragam tumbuhan. Saatnya wisatawan mengunjungi dan menikmati kekayaan alam itu di tengah banyaknya destinasi wisata buatan. Sebagaimana slogan WKJ Kalibakung: “Kesehatan Alami, Warisan Budaya, dan Edukasi dalam Satu Tempat”. Mari berwisata, mari minum jamu. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

Tags: jamuPariwisatapariwisata kesehatanwisata jamu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kota Itu Bernama Kesunyian  |  Cerpen Fahrus Refendi

Next Post

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails
Next Post
Memoar “Hantu Padang” Esha Tegar Putra di Kafe Halaman  Belakang, Singaraja — Rabu Puisi #12 Komunitas Mahima

Sastra Komunitas Asyik Sendiri?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co