12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“From Sketch To Soul”: Pameran Perdana Indira Laksmi di Tegal Temu Space

G. A. Made Widiadnyani by G. A. Made Widiadnyani
September 3, 2025
in Pameran
“From Sketch To Soul”: Pameran Perdana Indira Laksmi di Tegal Temu Space

INDIRA Laksmi adalah sebuah brand yang  konsen dan giat pada pratek  make-up dan wardrobe, hadir sebagai upaya menghadirkan fashion Bali  yang memadukan sentuhan klasik, etnik, dan kontemporer. Berdiri pada tahun 2016, Indira Laksmi berkomitmen untuk menghidupkan kembali tradisi, budaya, dan adat istiadat melalui karya yang tak lekang oleh waktu. Lebih dari sekadar momen spesial, melainkan warisan yang abadi.

Dengan pandangan bahwa kecantikan sejati adalah keikhlasan, Indira Laksmi terus berkarya menghadirkan busana yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh jiwa.

Sabtu, 30 Agustus 2025, Indira Laksmi menggelar pameran dengan tajuk From Sketch To Soul, sebuah pameran yang berlangsung di studio Indira Laksmi di Tegal Temu Space, Jl Pura Dalem, Br. Tegaltamu, Batubulan, Sukawati, Gianyar-Bali.

Tajuk  “From Sketch To Soul” hadir sebagai sebuah pameran yang memadukan sebuah proses kreatif dengan pertemuan intim yang mengajak tamu untuk melihat lebih dekat perjalanan di balik setiap karya Indira Laksmi.

Tarian dan para pengunjung pameran From Sketch To Soul” di Tegal Temu Space | Foto: Gus De Surya

“From Sketch To Soul” hadir  tidak hanya menampilkan hasil akhir berupa busana, siap pakai, tetapi juga membuka proses di balik bagaimana busana tersebut hadir. Sebuah proses dari sketsa awal, imajinasi dan inspirasi yang menstimulasi, hingga detail pengerjaan yang penuh makna.

Melalui instalasi visual, sesi interaktif, hingga perbincangan santai bersama desainer, para tamu diajak memahami bagaimana sebuah sketsa sederhana dapat berkembang menjadi sebuah cerita visual. Lebih dari sekadar pameran, From Sketch To Soul adalah perayaan atas proses, kreativitas, dan jiwa yang tertuang dalam setiap garis, kain, dan cerita.

Kain yang dipamerkan | Foto: Gus De Surya

Pameran dimulai dengan sesi registrasi oleh pengunjung pada pukul 15.30 WITA, kemudian dilanjutkan dengan opening by MC, opening speech by Gung Ama. Setelah itu dilanjutkan dengan house tour di studio Indira Laksmi yang dimulai dari ruang depan yang dihiasi benang menjuntai dan dua manekin yang di-styling dengan wardrobe Idup Panak.

Kemudian tamu digiring ke ruang wardrobe yang terpajang kain-kain milik Indira Laksmi. Setelahnya tamu diajak menuju ruang make up, terdapat dinding yang dihiasi dengan foto-foto klien menggunakan kain dan make up Indira Laksmi. Terdapat Sketch Wall Installation yaitu showcase semua sketsa koleksi Indira Laksmi, dinding galeri berisi deretan sketsa arsip yang dibingkai sebagai background foto.

Setelah house tour pengunjung diarahkan untuk menuju teras Indira Laksmi, area interaktif tempat tamu dapat menambahkan coretan, catatan kecil dari inspirasi mereka. Tamu diarahkan untuk mewarnai sketsa dengan cat warna bebas yang telah disediakan.

Talk session | Foto: Gus Pram Kailas Bali

Dalam pameran ini juga terdapat talk session bersama Ayu Suma, designer & conceptor dari Indira Laksmi dengan Idon Pande sebagai moderator.

Dalam sesi ini Ayu Suma mengatakan, pameran ini adalah perayaan untuk proses mereka di Indira Laksmi.

“Membuat acara From Sketch To Soul ini adalah perayaan untuk proses kami, jadi merayakan perjalanan kami. Dari proses ini kami menceritakan bahwa di Pameran proses tadi, Indira Laksmi ini tidak hanya menciptakan suatu karya yang indah tapi juga memikirkan bagaimana karya ini bisa menyentuh jiwa dan emosi dari klien yang akan memakainya,” kata Ayu Suma.

Ayu Suma mengatakan, tantangan selama berkarya adalah memadukan rasa antara desainer, klien, dan photographer yang memiliki karakteristik yang berbeda karena Indira Laksmi berhubungan erat dengan ketiga elemen tersebut.

Ayu Suma (kiri) | Foto: Gus Pram Kailas Bali

“Sebenarnya proses berkarya itu, kesulitannya adalah dalam menyatukan rasa antara kami yang mendesain, dengan klien, dan si photographer. Karena jujur Indira Laksmi, hubungannya dengan tiga hal itu. Dan hal itu menjadi tantangan untuk menghasilkan sebuah karya yang sempurna,” ujar Ayu Suma.

Ayu Suma juga menyampaikan, sebuah sketsa dikatakan sudah layak diwujudkan ketika semua sudah satu rasa antara proporsi tubuh klien, estetika, warna, hingga perpaduan motif. Ketika elemen tersebut sudah satu rasa, maka sebuah sketsa dapat dikatakan layak untuk diwujudkan.

Beberapa tamu yang hadir juga menyampaikan kesan mereka selama mengikuti house tour.

Nazmi salah satu tamu yang hadir mengatakan, “Saya pertama kali melihat Indira Laksmi dari Instagram, saya dari Tabanan datang ingin melihat bagaimana proses kreatif dari Indira Laksmi. Satu benang memiliki filosofi yang mendalam bagi saya.”

Maha Made, salah satu tamu yang mengikuti pameran ini, mengaku benar-benar merasakan aura yang dikeluarkan dari sejarah kain di Indira Laksmi. Dalam artian Indira Laksmi benar-benar menggali sejarah dari leluhur, terus dijadikan sebuah kain.

“Selain menjaga, Indira Laksmi juga membentuk kain baru seperti Bapang, Jatayu. Tidak semua orang bisa mengekspresikannya menjadi sebuah rasa,” ujar Maha Made.

Suasana di Tegal Temu Space yang asri dan sejuk | Foto: Gus Pram Kailas Bali

Nindi, salah satu tamu dari pameran Indira Laksmi dalam talk sesion yang membagikan kesannya.  “Yang paling saya rasakan itu pertama kali, bangga banget sama Indira Laksmi. Melihat perkembangannya sangat pesat, saya selalu merasa di sini sudah seperti rumah,” kata Nindi.

Bagian yang paling dinantikan oleh Ayu Suma adalah respon dari para tamu yang hadir dan mengikuti pameran ini terhadap karya-karya Indira Laksmi.

“Sebenarnya yang paling saya nantikan adalah respon kalian terhadap karya-karya kami di atas, yang kami kerjakan bersama-sama, responnya apakah berhasil atau bagaimana,” kata Ayu Suma.

Setelah talk session, dalam sesi Story Behind the Sketch, disampaikan kisah tentang inspirasi di balik beberapa karya Indira Laksmi yang ditayangkan dalam sebuah video dokumenter pendek berjudul  Idup Panak.

Pasca penayangan video dokumenter, dilanjutkan dengan Art perfoming by kitapoleng, live Sketching by Ayu Suma, dan digital mapping by Almarira & Kokoksaja. Closing permomance dari pameran ini adalah penampilan live acoustic by Gung Doni & Friend.

Melukis | Foto: Gus De Surya

Melalui pameran From Sketch To Soul,  Ayu Suma sebagai designer dan conceptor  Indira Laksmi ingin memperlihatkan kepada tamu bagaimana proses dari Indira Laksmi, merasakan bagaimana Indira Laksmi berproses. Bukan hanya menghasilkan karya yang indah, tapi juga melewati proses yang panjang. Dari penggambaran sketsa sampai dengan proses fitting dengan klien. Banyak warna dan aksesoris yang dipadukan untuk membuat klien terlihat cantik nan menawan.

“Halo, aku adalah interpretasi dari apa yang kalian inginkan, dari warna, dari karakter, dari emosi yang kalian inginkan, dan aku siap jadikan kenyataan.” Demikian Ayu Suma, saat menjawab pertanyaan “Jika sketsa bisa bicara, cerita apa yang ingin mereka sampaikan?” [T]

Penulis: G.A. Made Widiadnyani
Editor: Adnyana Ole

Tags: Indira LaksmikainPameranTegal Temu Space
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Taxman” dan Sindiran bagi Elite yang Berhidup Megah

Next Post

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

G. A. Made Widiadnyani

G. A. Made Widiadnyani

Pelajar SMK, Pembelajar di I Ni Artchive dan Tegal Temu Space. Penikmat Musik dan Pembaca Novel.

Related Posts

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

Read moreDetails

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co