23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Balik Kerajinan Ingka Sambirenteng, Ada Perempuan-Perempuan yang Berdaya

Jaswanto by Jaswanto
August 27, 2025
in Khas
Di Balik Kerajinan Ingka Sambirenteng, Ada Perempuan-Perempuan yang Berdaya

Nyoman Widiasih saat menganyam lidi daun lontar menjadi ingka | Foto: tatkala.co/Jaswanto

NYOMAN WIDIASIH bangkit dari tempat duduknya dan menghentikan sejenak pekerjaannya. Ia meletakkan anyaman ingka setengah jadi itu di ubin teras rumahnya. Perempuan 55 tahun itu kemudian berjalan menuju belakang rumah. Lalu ia menunjukkan bahan baku pembuatan ingka yang belum diproses.

“Ini lidi daun lontar,” terangnya, sembari menunjuk seikat besar tulang daun lontar yang belum diraut. “Saya beli dari Karangasem,” katanya kemudian sambil beranjak dari tempatnya berdiri.

Di Dusun Sambirenteng, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Widiasih tinggal bersama anak-cucunya. Di dusun ini pula bertahun-tahun ia menganyam ingka. Menganyam, katanya, sudah seperti menjadi panggilan hidup.

“Saya belajar menganyam sejak kecil—sejak duduk di bangku sekolah dasar,” Widiasih bercerita. Di desa ini, ingka lidi lontar menjadi produk unggulan yang sudah dikenal di seluruh Bali. Dan di balik ketenaran itu, ada perempuan-perempuan berdaya yang berperan dalam perekonomian keluarga. Widiasih, salah satunya.

Nyoman Widiasih saat menganyam lidi-lidi daun lontar menjadi ingka | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Hampir semua pekerjaan menjalin ingka di Sambirenteng dikerjakan kaum perempuan. Dari meraut sampai menganyam, kecuali mengambil bahan baku. Ini membuktikan bahwa perempuan Sambirenteng tak hanya bekerja di ranah domestik saja—sebagaimana pula para perempuan penenun, pembatik, dan masih banyak lagi. Dan hal semacam ini sudah berlangsung sejak lama—bahkan sebelum geger feminisme dari Barat berteriak lantang menyuarakan kemandirian perempuan.

Pagi masih hangat. Udara terasa segar. Pohonan rindang di sekitar rumah Widiasih bergoyang-goyang. Sedangkan anjing kecil itu masih saja menggonggong. Di teras rumah anyaman ingka berbagai ukuran berserak, belum dikemas. “Itu sudah ada yang pesan, orang Denpasar,” ujar Widiasih sesaat setelah kembali duduk di tempat semula. Ia kembali menganyam.

Beban usia telah membuat banyak garis kerutan di pipi Widiasih terlihat kian jelas. Lengannya berkerut, jari-jemarinya mulai ringkih. Dengan kedua tangannya, lidi-lidi lontar ‘disulap’ menjadi barang berharga. Dengan kedua tangan yang sama pula ia membantu perekonomian keluarga.

Pohon lontar tumbuh subur di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Widiasih membantu menghidupi keluarganya dari anyaman ingka. Sejak muda ia sudah bertungkus-lumus dengan berbagai bentuk anyaman—pantas saja jari-jemarinya begitu terampil saat menjalin jejari-jejari lontar menjadi ingka, nampan, wadah sesajen (banten), dan sebagainya—di samping harus mengerjakan tetek-bengek rumah tangga (dapur, sumur, dan kasur) dan urusan sosial-keagamaan di desa. Sebagai perempuan, Widiasih tak mau berpangku tangan. “Pekerjaan ini sangat membantu perekonomian keluarga saya. Saya tak mau suami kerja sendirian,” ujarnya, menegaskan.

“Tapi susah mendapat lidi lontar di Sambirenteng,” keluh Widiasih. “Padahal banyak pohon lontar di sini,” terangnya kemudian. Ia sangat menyayangkan hal itu. Padahal, seandainya bisa mengambil bahan baku dari desa sendiri—tempat yang dekat—ia dapat memangkas biaya produksi. “Dari Karangasem ongkosnya lumayan mahal.” Angin berkesiur. Tulang-tulang daun lontar yang dijemur bergeming. Anjing kecil itu sudah tak bersuara lagi.

Ingka yang berserak di teras rumah Nyoman Widiasih | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Zaman dulu, laki-laki bertugas mengambil lidi lontar sedangkan perempuan yang menganyamnya. Tapi kebudayaan itu terus bergerak, bergeser, berubah. Kini sudah nyaris tak ada pembagian kerja semacam itu. Perempuan-perempuan penganyam harus membeli bahan baku; tak lagi disediakan oleh suaminya sendiri—seperti halnya terjadi pada pekerjaan memintal dan menenun benang. Sekarang, kebanyakan laki-laki absen dalam kebudayaan memintal dan menenun benang—meski hanya sekadar menanam biji kapas.

Dalam beberapa kajian, perempuan di lapisan bawah mempunyai motivasi tinggi untuk bekerja sebagai pencari nafkah sebagai upaya menunjang ekonomi rumah tangga, di samping juga menjalankan peranan sebagai tenaga kerja domestik. Peran ganda perempuan banyak ditemukan di Bali. Di rumah, di sawah-ladang, di pasar, di tempat proyek bangunan, maupun di tempat-tempat lainnya, secara mencolok perempuan Bali selalu sibuk melakukan pekerjaan.

Ingka ukuran besar dan kecil hasil karya Nyoman Widiasih | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Peran ganda semacam itu dipahami, dianggap, sebagai dharma. Dan mendapat legitimasi dari petuah-petuah lama, seperti dalam kitab Manu Smerti, misalnya. Dalam kitab tersebut, secara garis besar, perempuan dianggap sebagai (1) pelanjut keturunan keluarga dan bangsa serta sebagai benang sutera penyambung peredaran, (2) pendidik, pembina, serta pembentuk kepribadian dasar seorang anak, (3) pelaksana crada agama dalam kehidupan rumah tangga maupun di masyarakat, (4) sumber kebahagiaan dan kesejahteraan.

“Ya repot sebenarnya, Mas. Tapi mau bagaimana lagi,” Widiasih menjelaskan betapa peran ganda itu cukup merepotkan tapi ia seperti tidak memiliki pilihan lain selain melakukannya. Semasa masih muda, ia harus bangun pagi-pagi untuk menyiapkan hidangan keluarga. Setelah itu mencuci pakaian baru mulai menganyam. Tapi sekarang ia sudah punya anak-anak. Kini ia fokus membuat kerajinan.[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Tags: balibulelengDesa SambirentengingkaKerajinanPerempuanTejakula
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Kursi Empuk Membuat Hati Beku

Next Post

The 11th Urban Social Forum: Ajang Berkumpul Warga untuk Menyuarakan Aspirasi Kota yang Lebih Adil, Manusiawi, dan Lestari

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
The 11th Urban Social Forum: Ajang Berkumpul Warga untuk Menyuarakan Aspirasi Kota yang Lebih Adil, Manusiawi, dan Lestari

The 11th Urban Social Forum: Ajang Berkumpul Warga untuk Menyuarakan Aspirasi Kota yang Lebih Adil, Manusiawi, dan Lestari

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co