23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wartawan, Kuli Tinta, Tukang Berita

Angga Wijaya by Angga Wijaya
August 7, 2025
in Esai
Wartawan, Kuli Tinta, Tukang Berita

Ilustrasi tatkala.co | Diolah dengan Canva

BANYAK dari kita mungkin belum tahu kalau istilah “wartawan” dan “jurnalis” itu sebenarnya punya perbedaan. Wartawan, yang kita kenal sejak dulu, adalah mereka yang bekerja dengan menulis berita, mengumpulkan informasi dari lapangan, dan menyampaikan apa yang terjadi di dunia kepada pembaca.

Dulu, profesi ini dihormati, penuh pengorbanan, dan memang sering dianggap mulia. Mereka yang menjadi wartawan adalah pejuang informasi, yang menyampaikan kebenaran apa pun yang terjadi, meski kadang harus berhadapan dengan kekuatan besar.

Di sisi lain, jurnalis lebih dipandang sebagai profesi yang lebih luas. Bukan hanya menulis, jurnalis bekerja dengan cara yang lebih mendalam. Mereka menggali informasi lebih dalam, memeriksa kebenaran setiap data, dan menyusun narasi yang lebih menyeluruh. Jurnalis adalah orang yang harus selalu beradaptasi, karena dunia informasi berubah begitu cepat, apalagi dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

Namun ada satu istilah yang terus terdengar dalam percakapan wartawan kita, yakni kuli tinta. Istilah ini lebih menggambarkan mereka yang bekerja di lapangan, langsung turun ke tempat kejadian, berbicara dengan orang-orang, dan mencatat apa yang mereka temui.

Tidak banyak yang tahu bagaimana mereka bekerja keras, bahkan sering kali tanpa dihargai. Mereka adalah manusia yang tak banyak terlihat, namun tanpa mereka, kita tak akan tahu banyak hal tentang dunia ini.

Namun, ironisnya, profesi wartawan kini terasa seperti mengalami penurunan. Bukan hanya dalam kualitas kerja, tapi juga dalam pengakuan publik. Wartawan, yang dulu dihormati sebagai penjaga kebenaran, kini menjadi “tukang berita”.

Mereka bukan lagi orang yang menyelami tiap detail informasi. Kini, sebagian besar wartawan hanya menulis ulang berita yang sudah ada, atau sekadar mengambil informasi dari internet. Bahkan, banyak yang mengandalkan media sosial sebagai sumber utama berita, tanpa meluangkan waktu untuk memverifikasi fakta.

Pergeseran ini membuat banyak wartawan seakan kehilangan tujuan. Dulu, menjadi wartawan berarti menulis sesuatu yang bermanfaat, yang dapat mengubah cara pandang orang terhadap dunia. Tapi sekarang, banyak yang menulis hanya untuk mengejar klik, bukan untuk menyampaikan kebenaran yang sesungguhnya. Berita tak lagi ditulis dengan hati-hati, tetapi lebih kepada apa yang bisa menarik perhatian secepat mungkin.

Lebih parah lagi, wartawan kini banyak yang terperangkap dalam dilemma, yaitu bagaimana menghasilkan berita yang banyak dibaca jika upah mereka sendiri belum memadai. Banyak yang dipaksa bekerja dengan gaji yang tak sebanding dengan apa yang mereka lakukan. Mereka terpaksa membuat berita yang mudah viral, karena itu yang mendatangkan pembaca dan, tentu saja, penghasilan. Kualitas sering kali terpinggirkan, karena yang penting adalah angka, seberapa banyak orang yang klik artikel mereka.

Media sosial, yang dahulu hanya menjadi ruang untuk berbagi informasi secara informal, kini telah menjadi ladang utama bagi wartawan untuk mencari bahan berita. Dalam dunia yang serba cepat ini, siapa saja bisa menjadi sumber informasi. Selebritas, politisi, atau influencer kini lebih sering menjadi fokus berita.

Wartawan? Mereka hanya mengikuti apa yang ada di luar sana, mengejar informasi yang sudah tersebar di dunia maya. Ini membuat jurnalisme semakin kehilangan taringnya. Wartawan tak lagi menjadi sumber utama, mereka hanya menjadi pengikut yang menyalin dan menempel informasi tanpa banyak periksa.

Kehadiran era disrupsi digital juga mempengaruhi eksistensi media massa tradisional. Media cetak yang dulu menjadi pilar utama informasi kini perlahan kehilangan relevansinya. Banyak media yang terpaksa gulung tikar karena tak mampu bersaing dengan media digital yang menawarkan kecepatan, kemudahan, dan biaya yang lebih rendah. Bahkan media digital pun harus berjuang keras untuk tetap hidup, terpaksa mengejar traffic dan klik agar bisa bertahan.

Yang lebih mencemaskan, pemerintah tampaknya tidak memberikan cukup perhatian untuk mengatasi masalah ini. Walaupun ada Peraturan Presiden (Perpres) tentang Jurnalisme Berkualitas, implementasinya masih jauh dari harapan. Banyak wartawan yang belum mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Pemerintah lebih memilih bekerja dengan content creator atau influencer untuk kebutuhan publikasi mereka, meskipun kualitas informasi yang disampaikan sering kali jauh dari standar jurnalistik.

Namun, tanpa keberadaan wartawan yang berkompeten dan jujur, kita akan kehilangan sesuatu yang lebih penting daripada sekadar berita sensasional. Wartawan adalah garda terdepan yang menghubungkan kita dengan kenyataan. Mereka harus diperlakukan dengan hormat, diberikan ruang untuk berkembang, dan dilindungi agar tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Kalau tidak, kita hanya akan dikelilingi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, dan kita akan semakin jauh dari kebenaran. [T]

Penulis: Angga Wijaya
Editor: Adnyana Ole


BACA artikel lain dari penulis ANGGA WIJAYA

Wartawan Dulu, Kreator Konten Kemudian
Apakah Koran Sudah Menjadi Artefak Jurnalisme?
Dua Made Adnyana Suarakan Jurnalisme Warga dan Jurnalisme Sastra di Pekan Jurnalistik UPMI Bali
Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital
Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024
Pers di Bali Mulai Dari Buleleng
Tags: jurnalismewartawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Antara Kekuasaan dan Kesadaran: Mencari Makna Spiritual dalam Era Digital Indonesia

Next Post

Catatan dari Forum Bukan Musik Biasa #106 : Membunyikan Ulang Seni Sandur dan Biografi

Angga Wijaya

Angga Wijaya

Penulis dan jurnalis asal Jembrana, Bali. Aktif menulis esai kebudayaan dan kehidupan urban Bali di berbagai media. Ia juga dikenal sebagai penyair dan telah menulis belasan buku puisi serta buku kumpulan esai.

Related Posts

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

by Pande Susan
June 18, 2026
0
‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

SAAT matahari mulai menuju satu garis lurus di atas kepala, derau ritmis mengisi ruang di bawah atap Bale Daja rumahku...

Read moreDetails
Next Post
Catatan dari Forum Bukan Musik Biasa #106 : Membunyikan Ulang Seni Sandur dan Biografi

Catatan dari Forum Bukan Musik Biasa #106 : Membunyikan Ulang Seni Sandur dan Biografi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co