23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pers di Bali Mulai Dari Buleleng

tatkala by tatkala
February 9, 2023
in Historia
Pers di Bali Mulai Dari Buleleng

SEJARAH PERS tak lepas dari sejarah kelahiran dan perkembangan media di Bali. Dan, sejarah media di Bali dimulai dari Buleleng, pada 1923.

Zaman Kolonial

Pada zaman kolonial, tahun 1923 itu, di Buleleng lahir Shanti Adnyana dalam bentuk kalawarta (newsletter). Pada 1 Januari 1924 majalah Shanti Adnyana berubah nama menjadi Bali Adnyana. Sedangkan di sisi yang berbeda, pada 1 Oktober 1925, berdiri majalah Surya Kanta sebagai tandingan Bali Adnyana.

Surya Kanta berhenti terbit pada September 1927. Sementara itu, Bali Adnyana lenyap dari peredaran tahun 1929.

Pada 1931, berdiri Bhãwanãgara. Menurut Robinson, majalah berbahasa Melayu ini diterbitkan Yayasan Kirtija Liefrinck van der Tuuk. Bhãwanãgara terbit sampai 1935.

Setahun kemudian, pada 1936, terbit majalah kebudayaan bulanan bernama Djatajoe. Pemimpin redaksi pertamanya, I Goesti Nyoman Pandji Tisna, meraih reputasi sebagai sastrawan nasional lewat novelnya Ni Rawit Ceti Penjual Orang (1935) dan termasuk dalam sastrawan Angkatan Poedjangga Baroe.

Zaman Penjajahan Jepang

Hanya ada satu media massa di Bali saat Jepang mulai menduduki Hindia Belanda. Jepang membuat media massa bernama Bali Shimbun bersamaan dengan Sumatera Shimbun, Palembang Shimbun, Lampung Shimbun, dan Sinar Matahari di Ambon. Koran Bali Shimbun mulai terbit sejak 8 Maret 1944 dan berhenti terbit ketika Jepang dikalahkan Sekutu pada 1945.

Pada 16 Agustus 1948, Ketut Nadha bersama dua temannya ketika di Bali Shimbun, I Gusti Putu Arka dan Made Sarya Udaya, menerbitkan Suara Indonesia dalam bentuk majalah. Dalam perjalanannya, Suara Indonesia beberapa kali mengalami perubahan nama antara lain menjadi Suluh Indonesia dan Suluh  Marhaen sebelum pada akhirnya benama Bali Post.

Zaman Orde Lama

Geoffrey Robinson dalam Sisi Gelap Pulau Dewata (2006), menyebut adanya beberapa media lokal pada masa peralihan dari Jepang ke Republik Indonesia. Media itu antara lain Suara Rakjat, Berita Nusantara, dan Penindjau.

Pada 1952 terbit majalah Bhakti. Majalah ini diterbitkan oleh Yayasan Kebhaktian Pejuang. Majalah Bhakti hanya terbit sampai 1954.

Antara 1953 hingga 1955, di Denpasar terbit Majalah Damai. Lalu pada periode 1960 hingga 1965 terbit Mingguan Fajar dan Harian Bali Dwipa di Denpasar─yang masing-masih berafiliasi dengan partai politik, PKI dan Partindo.

Zaman Orde Baru

Pada tahun 1966 Yayasan Penerbitan dan Pecetakan di Denpasar menerbitkan Harian Angkatan Bersenjata Edisi Nusa Tenggara yang pada tahun 1978, Harian Angkatan berubah nama menjadi Harian Umum Nusa Tenggara. Tahun 2001 berubah menjadi Harian Umum Nusa, dan sejak 2005 berubah lagi jadi Harian Umum NusaBali.

Tahun 1980 di Denpasar terbit Mingguan Karya Bhakti. Semula terbit dalam format koran masuk desa mingguan, tetapi kemudian berkembang menjadi harian.

>>>

Bali Post, Nusa Tenggara, dan Karya Bhakti merupakan tiga koran yang mewarnai Bali pada masa Orde Baru. Oleh Pemerintah Provinsi Bali waktu itu, ketiganya dimasukkan pada program Koran Masuk Desa.

Di tengah persaingan bisnis pers yang makin tajam, Harian Karya Bhakti berhenti terbit setelah mengalami beberapa kali pergantian pengasuhnya.

Maraknya pariwisata di Bali membuat Bali juga dipenuhi beberapa media yang intens di bidang pariwisata. Sejak 1970-an hingga 1980-an, ada beberapa media berbahasa Inggris seperti Sunday Bali Post, Bali Tourist Guide, This Week in Bali, dan Bali This Month.

Pada 1987 terbit majalah bulanan Warta Hindu Dharma. Majalah yang diterbitkan Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat ini sebagian besar berita dan artikelnya tentang perkembangan agama Hindu.

Zaman Reformasi

Pada masa ini terbit beberapa media seperti Bali Tribune, The Echo, Latitudes, Bali Lain, dan sebagainya. Majalah bulanan ini memfokuskan diri pada liputan pariwisata dengan kemasan seni atau budaya lebih kental. Meski berumur tak sampai lima tahun, Latitudes menawarkan konsep agak berbeda. Liputan media berbahasa Inggris ini lebih banyak tentang antropologi. Penulis seperti Goenawan Mohamad dan Adrian Vickers termasuk yang pernah menulis di media ini.

Pada 12 Oktober 2002 sampai 1 Oktober 2005, Bali Tribune, The Echo, dan Latitudes pun tutup. Saat ini mereka sudah tidak terbit lagi.

Mudahnya pendirian koran pun melahirkan beberapa media yang terbit pada zaman Reformasi. Di antaranya Koran Bali, Patroli, Fajar Bali, Warta Bali, dan Radar Bali. Koran Bali saat ini sudah tidak terbit.

Hingga Maret 2007, koran harian yang masih terbit di Bali adalah Bali Post, Denpost, BisnisBali, NusaBali, Radar Bali, Warta Bali, Fajar Bali, dan Patroli Post. Selain itu ada majalah bulanan Sarad dan Raditya yang lebih banyak menulis masalah agama Hindu dan adat Bali. Majalah Sarad kini sudah tak ada lagi.

Di zaman reformasi juga lahir surat kabar Pos Bali. Surat kabar ini digawangi oleh sejumlah jurnalis yang keluar dari Bali Post  Surat kabar Pos Bali masih eksis hingga kini. Yang belum disebut adalah lahirnya surat kabar Tribun Bali yang masih berada dalam asatu kelompok dengan Kompas Gramedia.

Zaman Digital

Sekitar sepuluh tahun melewati zaman reformasi, tumbuhnya kemudian media-media online  di Bali seiring dengan makin majunya dunia digital. Awalnya media online masih dianggap pelengkap dari media cetak, namun belakangan media online tumbuh subur dan diperkirakan jumlah ratusan di Bali.  [T][Jas/Ole]

Catatan:

  • Artikel ini diringkas (dengan sejumlah tambahan) dari artikel Sejarah Perkembangan Media di Bali yang artikel lengkapnya bisa dibaca di rumahtulisan.wordpress.com
Para Perintis Pers Bali & Kaum Intelek Bali Utara
Tags: bulelengHari Pers Nasionalperspers di balisejarah pers
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Next Post

Dwi Adelina dari SMPN 2 Sawan, Wakil Bali di Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Merintis Penulisan “Sejarah Total” di Bali

by Slamat Trisila
October 29, 2024
0
Merintis Penulisan “Sejarah Total” di Bali

“A historis!” demikian penilaian seorang dosen penguji terhadap tulisan mahasiswa sejarah dalam suatu ujian skripsi pada perguruan tinggi negeri di...

Read moreDetails

Natsir, Lelaki dari Lembah Gumanti

by Jaswanto
October 17, 2023
0
Natsir, Lelaki dari Lembah Gumanti

TIGA HARI sebelum berpulang ke asal, sangkan paraning dumadi, salah seorang pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Jakarta, Hamdi El Gumanti, memberinya...

Read moreDetails

Sisi Lain D.N. Aidit: Tokoh PKI dan Aktivis Literasi

by Jaswanto
October 11, 2023
0
Sisi Lain D.N. Aidit: Tokoh PKI dan Aktivis Literasi

ADA pertanyaan menarik dari Muhiddin M. Dahlan dalam program JASMERAH di kanal YouTube Mojokdotco setahun yang lalu. “Biasanya Aidit itu...

Read moreDetails
Next Post
Dwi Adelina dari SMPN 2 Sawan, Wakil Bali di Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional

Dwi Adelina dari SMPN 2 Sawan, Wakil Bali di Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Nasional

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co