2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendakian ke Pucak Mangu, Napak Tilas Leluhur dan Syukur atas Anugerah Alam

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
August 1, 2025
in Tualang
Pendakian ke Pucak Mangu, Napak Tilas Leluhur dan Syukur atas Anugerah Alam

Foto bersama di puncak Mangu

PEMERINTAH telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN dan APBD sebagai langkah strategis untuk mendorong belanja negara yang lebih produktif, akuntabel, dan tepat sasaran. Kebijakan ini berdampak langsung pada dunia pendidikan, di mana berbagai daerah mulai menerapkan pembatasan terhadap kegiatan seremonial yang bersifat konsumtif, seperti studi tour ke luar kota, perayaan wisuda dari jenjang SD hingga SMA/SMK, serta graduation atau ulang tahun sekolah yang melibatkan penyanyi profesional atau DJ.

Di tengah perubahan arah kebijakan tersebut, SMK Negeri 1 Petang menjawab tantangan dengan cara yang kreatif dan bermakna. Sekolah menyelenggarakan kegiatan pendakian ke Pura Luhur Pucak Mangu sebagai bagian dari acara ramah-tamah warga sekolah bersama siswa baru pasca Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini bukan hanya menjadi alternatif rekreasi sehat dan murah, tetapi juga menjadi sebuah perjalanan spiritual, edukatif, dan ekologis.

Sebelum melakukan pendakian, seluruh peserta mengawali dengan melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Tinggan. Di sana seluruh peserta memohon anugrah dan kekuatan agar bisa melakukan pendakian dengan selamat. Setelah selesai persembahyangan, baru dilanjutkan dengan perjalanan menelusuri hutan dengan semak dan pepohonan yang besar-besar.

Puncak Mangu, menjulang setinggi 2.096 mdpl juga memiliki nama lain Gunung Catur. Kata “Catur” dalam bahasa Sanskerta berarti “empat”, merujuk pada posisi gunung ini yang secara spiritual berada di poros tengah empat penjuru mata angin (catur loka pala), serta menjadi titik penting bagi ekosistem alam Bali. Selain itu, ada pula yang menyebutnya gunung Catur karena merupakan gunung tertinggi keempat di Bali. Dalam tradisi Bali, gunung adalah tempat suci, dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa dan leluhur. Oleh karena itu, menjaga kesuciannya adalah kewajiban spiritual dan moral.

Sembanhyang bersama di Pura Pucak Mangu | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Pendakian ini menjadi napak tilas spiritual para leluhur yang dengan kejernihan jnana membangun tempat suci di puncak hutan dan tebing. Di tengah jalur menanjak, para peserta—guru, pegawai, dan siswa kelas X, XI, dan XII—menapaki bukan hanya tanah dan bebatuan, tetapi juga kesadaran akan kebesaran alam dan pentingnya pelestarian. Di puncak gunung, berdiri dalam sunyi Pura Luhur Pucak Mangu yang suci. Dari puncak, peserta disuguhi panorama memesona: Danau Beratan di kejauhan, udara bersih yang menyegarkan, dan lereng hijau yang meneduhkan jiwa.

Saat berada di Puncak Mangu, pendaki mendapatkan daya tarik tersendiri. Selain pelinggih yang sakral, juga adalah hadirnya kerumuman monyet yang nakal dan lucu. Mereka selalu setia menunggu dan jumlahnya semakin banyak manakala ada pengunjung yang datang dan mencapai puncak. Mereka itu kumpulan monyet-monyet lapar. Mereka selalu memanfaatkan kelengahan pendaki lalu mencuri barang bawaan pendaki dan dibawanya lari ke semak-semak. Di balik itu, mereka sungguh merupakan suaka margasatwa yang memiliki nilai penting secara ekologis.

Perjalanan yang mengasyikkan menuju pucak Mangu | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Selain itu, pendaki juga bisa melihat dari dekat  pohon-pohon besar dan langka yang mungkin telah berumur ratusan tahun. Alam gunung juga lebih lengkap ketika terdengar suara-suara burung langka yang nyaris tidak ditemukan lagi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hawa yang sangat sejuk, menjadikan suasana itu mengundang kontemplasi dan rasa syukur atas anugerah Tuhan melalui ciptaan-Nya.

Yang lebih penting, pendakian ini tidak lepas dari praktik tanggung jawab ekologis. Saat perjalanan turun, setiap peserta diwajibkan memungut sampah plastik yang tercecer di sepanjang jalur pendakian dan membawanya ke tempat sampah yang tersedia di bawah, di pinggir hutan. Ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan sebuah bentuk pendidikan karakter yang mengajarkan bahwa menjaga kesucian tempat suci adalah tanggung jawab bersama. Sementara alam bukanlah objek eksploitasi melainkan ruang sakral yang harus dirawat.

Kegiatan ini adalah hasil inisiatif OSIS SMKN 1 Petang, yang secara sadar tidak memilih kegiatan mahal dan seremonial, tetapi merancang acara berbasis alam yang sederhana, sehat, hemat, dan sarat makna. Di tengah wacana pelarangan studi tour yang berbiaya besar, kegiatan seperti ini menjadi contoh bahwa pembelajaran kontekstual dan nilai-nilai luhur bisa diajarkan secara menyenangkan tanpa harus memberatkan biaya orang tua.

Bersih-bersih sampah di puncak | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Dengan melibatkan sekitar 200 peserta dari kalangan guru, pegawai, dan siswa, kegiatan ini selain mempererat solidaritas antargenerasi di sekolah, juga memperkuat spiritualitas siswa. Siswa tidak sekadar berjalan kaki menuju puncak, tetapi juga belajar menyatu dengan alam, menghargai warisan budaya, serta menumbuhkan empati terhadap lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu membutuhkan gedung mewah dan anggaran besar. Alam adalah ruang belajar terbuka yang menyembuhkan, dan perjalanan adalah sarana pendidikan karakter. Semoga kegiatan seperti ini menjadi tradisi baru dalam dunia pendidikan, di mana sekolah tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan manusia yang sadar, peduli, dan bersyukur atas karunia kehidupan. [T]

Penulis: I Wayan Yudana
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I WAYAN YUDANA

  • BACA JUGA:
Mendaki Malam Menemu Pagi di Pucak Mangu, Gunung Catur, Badung…
Raka Sutama, Kegembiraan Usai Pilpres, Bayar Kaul dengan Mendaki 5 Gunung
“Aguron-guron”, Pendidikan sebagai Perjalanan Suci di Bali
Tags: Pura Pucak ManguSMKN 1 Petang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Islam dan Multikulturalisme: Warisan, Wawasan, dan Wacana Indonesia

Next Post

Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co