13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendakian ke Pucak Mangu, Napak Tilas Leluhur dan Syukur atas Anugerah Alam

I Wayan Yudana by I Wayan Yudana
August 1, 2025
in Tualang
Pendakian ke Pucak Mangu, Napak Tilas Leluhur dan Syukur atas Anugerah Alam

Foto bersama di puncak Mangu

PEMERINTAH telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN dan APBD sebagai langkah strategis untuk mendorong belanja negara yang lebih produktif, akuntabel, dan tepat sasaran. Kebijakan ini berdampak langsung pada dunia pendidikan, di mana berbagai daerah mulai menerapkan pembatasan terhadap kegiatan seremonial yang bersifat konsumtif, seperti studi tour ke luar kota, perayaan wisuda dari jenjang SD hingga SMA/SMK, serta graduation atau ulang tahun sekolah yang melibatkan penyanyi profesional atau DJ.

Di tengah perubahan arah kebijakan tersebut, SMK Negeri 1 Petang menjawab tantangan dengan cara yang kreatif dan bermakna. Sekolah menyelenggarakan kegiatan pendakian ke Pura Luhur Pucak Mangu sebagai bagian dari acara ramah-tamah warga sekolah bersama siswa baru pasca Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini bukan hanya menjadi alternatif rekreasi sehat dan murah, tetapi juga menjadi sebuah perjalanan spiritual, edukatif, dan ekologis.

Sebelum melakukan pendakian, seluruh peserta mengawali dengan melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Agung Pucak Mangu, Tinggan. Di sana seluruh peserta memohon anugrah dan kekuatan agar bisa melakukan pendakian dengan selamat. Setelah selesai persembahyangan, baru dilanjutkan dengan perjalanan menelusuri hutan dengan semak dan pepohonan yang besar-besar.

Puncak Mangu, menjulang setinggi 2.096 mdpl juga memiliki nama lain Gunung Catur. Kata “Catur” dalam bahasa Sanskerta berarti “empat”, merujuk pada posisi gunung ini yang secara spiritual berada di poros tengah empat penjuru mata angin (catur loka pala), serta menjadi titik penting bagi ekosistem alam Bali. Selain itu, ada pula yang menyebutnya gunung Catur karena merupakan gunung tertinggi keempat di Bali. Dalam tradisi Bali, gunung adalah tempat suci, dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa dan leluhur. Oleh karena itu, menjaga kesuciannya adalah kewajiban spiritual dan moral.

Sembanhyang bersama di Pura Pucak Mangu | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Pendakian ini menjadi napak tilas spiritual para leluhur yang dengan kejernihan jnana membangun tempat suci di puncak hutan dan tebing. Di tengah jalur menanjak, para peserta—guru, pegawai, dan siswa kelas X, XI, dan XII—menapaki bukan hanya tanah dan bebatuan, tetapi juga kesadaran akan kebesaran alam dan pentingnya pelestarian. Di puncak gunung, berdiri dalam sunyi Pura Luhur Pucak Mangu yang suci. Dari puncak, peserta disuguhi panorama memesona: Danau Beratan di kejauhan, udara bersih yang menyegarkan, dan lereng hijau yang meneduhkan jiwa.

Saat berada di Puncak Mangu, pendaki mendapatkan daya tarik tersendiri. Selain pelinggih yang sakral, juga adalah hadirnya kerumuman monyet yang nakal dan lucu. Mereka selalu setia menunggu dan jumlahnya semakin banyak manakala ada pengunjung yang datang dan mencapai puncak. Mereka itu kumpulan monyet-monyet lapar. Mereka selalu memanfaatkan kelengahan pendaki lalu mencuri barang bawaan pendaki dan dibawanya lari ke semak-semak. Di balik itu, mereka sungguh merupakan suaka margasatwa yang memiliki nilai penting secara ekologis.

Perjalanan yang mengasyikkan menuju pucak Mangu | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Selain itu, pendaki juga bisa melihat dari dekat  pohon-pohon besar dan langka yang mungkin telah berumur ratusan tahun. Alam gunung juga lebih lengkap ketika terdengar suara-suara burung langka yang nyaris tidak ditemukan lagi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hawa yang sangat sejuk, menjadikan suasana itu mengundang kontemplasi dan rasa syukur atas anugerah Tuhan melalui ciptaan-Nya.

Yang lebih penting, pendakian ini tidak lepas dari praktik tanggung jawab ekologis. Saat perjalanan turun, setiap peserta diwajibkan memungut sampah plastik yang tercecer di sepanjang jalur pendakian dan membawanya ke tempat sampah yang tersedia di bawah, di pinggir hutan. Ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan sebuah bentuk pendidikan karakter yang mengajarkan bahwa menjaga kesucian tempat suci adalah tanggung jawab bersama. Sementara alam bukanlah objek eksploitasi melainkan ruang sakral yang harus dirawat.

Kegiatan ini adalah hasil inisiatif OSIS SMKN 1 Petang, yang secara sadar tidak memilih kegiatan mahal dan seremonial, tetapi merancang acara berbasis alam yang sederhana, sehat, hemat, dan sarat makna. Di tengah wacana pelarangan studi tour yang berbiaya besar, kegiatan seperti ini menjadi contoh bahwa pembelajaran kontekstual dan nilai-nilai luhur bisa diajarkan secara menyenangkan tanpa harus memberatkan biaya orang tua.

Bersih-bersih sampah di puncak | Foto: Dok. SMKN 1 Petang

Dengan melibatkan sekitar 200 peserta dari kalangan guru, pegawai, dan siswa, kegiatan ini selain mempererat solidaritas antargenerasi di sekolah, juga memperkuat spiritualitas siswa. Siswa tidak sekadar berjalan kaki menuju puncak, tetapi juga belajar menyatu dengan alam, menghargai warisan budaya, serta menumbuhkan empati terhadap lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu membutuhkan gedung mewah dan anggaran besar. Alam adalah ruang belajar terbuka yang menyembuhkan, dan perjalanan adalah sarana pendidikan karakter. Semoga kegiatan seperti ini menjadi tradisi baru dalam dunia pendidikan, di mana sekolah tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan manusia yang sadar, peduli, dan bersyukur atas karunia kehidupan. [T]

Penulis: I Wayan Yudana
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I WAYAN YUDANA

  • BACA JUGA:
Mendaki Malam Menemu Pagi di Pucak Mangu, Gunung Catur, Badung…
Raka Sutama, Kegembiraan Usai Pilpres, Bayar Kaul dengan Mendaki 5 Gunung
“Aguron-guron”, Pendidikan sebagai Perjalanan Suci di Bali
Tags: Pura Pucak ManguSMKN 1 Petang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Islam dan Multikulturalisme: Warisan, Wawasan, dan Wacana Indonesia

Next Post

Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

I Wayan Yudana

I Wayan Yudana

Kepala SMKN 1 Petang, Badung, Bali

Related Posts

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails
Next Post
Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

Mula Keto: Membaca Ulang Kearifan Lokal Bali dalam Cahaya Kesadaran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co