2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berkunjung ke Pulau Penang, Menikmati Cerita Tua Sembari Memandang ke Masa Depan

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
June 29, 2025
in Tualang
Berkunjung ke Pulau Penang, Menikmati Cerita Tua Sembari Memandang ke Masa Depan

Pulau Penang, Wisata Cerita Tua, Mural dan Pandangan ke Masa Depan

BERKUNJUNG ke Pulau Pinang di Malaysia atau lebih sering disebut Penang Island merupakan perjalanan yang bagi saya selalu memberikan ruang kontemplasi yang berbeda dari biasanya. Sebagai seorang pemandu wisata di desa yang notabene selalu mengisi perjalanan dengan cerita budaya dan sarat sejarah, bahkan cerita masyarakat di masa lampau, Penang menawarkan wisata semacam itu.

Penang menawarkan cerita, dari masa lalu ke masa depan.

Ini untuk kedua kalinya saya berkunjung ke  negara bagian di Malaysia itu, yang terletak di pantai barat laut Semenanjung Malaysia, di sepanjang Selat Malaka.  Pulau Penang dengan   kotanya George Town  memang sudah ditetapkan menjadi salah satu kota warisan budaya oleh UNESCO, khususnya George Town Historical Site tahun 2008.

Dari kuil, Masjid hingga bagunan arsitektur kolonial menjadi daya tarik semua pengunjung di negara dengan bendera pohon pinang ini. Jika sempat keliling di seputaran  George Town, Clan Jetty, Bukit Bendera dan menikmati kuliner khas Penang dengan campuran kuliner China dan India serta Melayu, ini akan memberikan pengunjung ruang perjalanan yang tak sekadar jalan-jalan, melainkan sekaligus juga bisa belajar.

Penang dikenal sebagai kota pelabuhan sejak abad ke 17. Setidaknya saya bisa melihat banyak persamaan dengan Kota Melaka di Malaysia, tempat yang sebelumnya juga sempat saya kunjungi.

Menginjakan kaki untuk kedua kalinya di Penang diawali dengan proses perjalanan yang berbeda dengan perjalanan beberapa tahun lalu. Mengambil tiket Pesawat Denpasar-Penang via Kuala Lumpur membuat saya menunggu hampir 6 jam transit di Kuala Lumpur.

Bagi saya ini menarik, meskipun dari Kuala Lumpur bisa menuju Penang, dengan jalur darat, seperti yang saya lakukan pada perjalanan pertama kali.

Tepat tengah malam, 26 Juni 2005, saya mendarat di Penang Internasional Airport. Tampak jelas Pulau Pinang dikelilingi oleh laut.

Keesokan harinya saya bernostalgia mengelilingi pusat kota gorge town dengan segudang gambar mural di sudut bangunan cagar budayanya. Saya mencoba kuliner di sepanjang jalan, sampai berkunjung ke clan jetty.

Penang tetap sama dan malah terus bersolek. Salah satu mural dimana lima tahun lalu saya berfoto tampak tetap terawat dan tambah banyak tempat-tempat yang ditambahi etalase seni. Ini membuktikan destinasi ini diurus dengan serius entah oleh negara, swasta dan masyarakatnya.

Meski dipenuhi dengan narasi-narasi lama tentang kolonial dan sebagainya, jelas sekali Pulau Penang punya pandangan jauh ke depan. Tentang bagaimana mengelola pariwisata agar tetap didatangi orang dari tahun ke tahun, setiap saat, hingga pada masa paling modern sekali pun.

Saya juga menjajal hiking ke Bukit Penang atau yang sering dikenal dengan Penang Hill. Bagi pengunjung yang tidak kuat berjalan kaki untuk sampai di atas, kereta listrik sudah disediakan untuk mobilisasi. Tetapi bagi pengunjung yang memang mencoba menjajal trek alam, fasilitas tangga juga sangat bagus dan memadai.

Sekali lagi ini sangat diperhatikan oleh pengelola destinasi. Di Penang saya kembali merasakan kesamaan dengan Bali, beberapa tempat seperti Sanur, Kota Singaraja. yang juga memiliki cerita sebagai kota pelabuhan ya sendiri. Apalagi Sanur yang sudah di resmikan sebagai KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan beberapa waktu lalu sudah diresmikan rumah sakit bertaraf internasional.

Penang sendiri, berdasarkan penuturan sopir taxi bandara yang saya tumpangi, telah menjadi destinasi berobat atau medical tourism bagi banyak orang indonesia. “Banyak orang Medan berobat ke sini,” kata sopir taksi itu.

Sambil menikmati kopi di sebuah kedai yang seluruh bangunannya arsitektur kolonial dan Cina, saya membaca juga Bandara Bali Utara sudah akan dibangun dalam waktu dekat. Kabar yang bagus bagi inveator dan mungkin awal perubahan bagi kesepian Buleleng menjadi eramaian yang diimpikan sebagian orang.

Dari Penang saya melihat bagaimana kemajuan adalah harus tetap mempertahankan sejarah. Bangunan kuno dirawat dan pemangku kepentingan menjadi garda pelestari terdepan.

Singaraja setidaknya masih memiliki bangunan kolonial yang semeatinya bisa membawa orang kembali mengenali budaya dan masa lalu sebagai kota pelabuhan yang ramai di masanya.

Panasnya Penang sama dengan panasnya Singaraja. Apakah jika Bandara Bali Utara dibangun, Singaraja akan bisa kembali merevitalisasi bangunan sejarah dan nilai-nilai  lokalitas yang ada, atau akan mengurug semuanya dan cerita macet, banjir, ketergantungan akan pariwisata, akan kembali menjadi trending topik di Bali Utara. Semoga tidak ya. [T]

Penulis/Foto-foto: Nyoman Nadiana
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Putrajaya, Kota Pemerintahan Malaysia yang Tenang
Di Melaka, Melihat Bangunan Tua, Laut dan Sungai, Saya Teringat Singaraja dan Pelabuhan Buleleng
Merasakan Sensasi Berbeda di Hanoi Train Street Vietnam
Trekking di Cat Cat Village, Vietnam, Sambil Merenungkan Bali
Menonton Thang Long Water Puppet Theatre di Kota Hanoi
Tags: MalaysiaperjalananPulau Penangwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Balik Keajaiban AI: Wawasan Kritis dari Riset Otak MIT Terkait Penggunaan ChatGPT

Next Post

Berguru Kepada Sopir Ambulance Jenazah

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails
Next Post
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

Berguru Kepada Sopir Ambulance Jenazah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co