22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berguru Kepada Sopir Ambulance Jenazah

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
June 29, 2025
in Esai
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

Putu Arya Nugraha

Yakinilah, penderitaan itu berharga…

Di luar sekolah, rasanya kita tak hanya bisa belajar dari pengalamn orang-orang besar seperti bunda Theresa, sang jiwa agung Mahatma Gandhi atau revolusionis Che Guavara. Namun kita dapat belajar dari oarng-orang biasa yang punya kisah luar biasa. Setidaknya menurut kita sendiri. Pada dasarnya semua tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru, saat kita mau menjadi seorang murid yang baik, sikap rendah hati dan selalu punya rasa hormat. Itu yang sering saya lakukan dan belakangan ini kembali saya rasakan.

Ia seorang pensiunan sopir ambulance jenazah RS dan saat ini saya minta untuk bekerja menjadi sopir pribadi saya.  Saya memerlukan jasanya karena saya harus rutin pulang pergi dari Singaraja ke RS Ngoerah Denpasar untuk melanjutkan pendidikan sub spesialis di bidang rematologi agar bisa menjadi seorang dokter ahli penyakit dalam konsultan. Kualifikasi yang sangat diperlukan oleh RSUD Buleleng untuk melayani pasien-pasien di wilayah Bali Utara dan pemenuhan kompetensi untuk fakultas kedokteran Undiksha di mana saya juga mengajar. 

Namanya, sebut saja, Pak Ketut. Ia telah mengabdikan dirinya di RSUD Buleleng sebagai sopir ambulance jenazah tak kurang dari 35 tahun lamanya. Di depan kemudi ia berujar, “Itu pekerjaan paling berat yang sudah saya jalani. Jika yang terberat sudah dijalani, pekerjaan apa lagi sih yang  membuat kita gentar?”

Pertanyaan retoris itu jelas bagi saya, yang duduk disebelahnya, tak perlu untuk dijawab. Ia terbiasa mengantarkan jenazah hampir ke seluruh pelosok wilayah Buleleng dan sekitarnya pada dini hari, jam satu atau jam tiga. Melalui medan berat atau guyuran hujan juga sudah biasa. Dan tentu saja kembali ke RS sendirian, masih dengan kemungkinan mobil ambulance mogok di jalan. Cukup jelas bagi saya sebuah pelajaran, penderitaan itu sesungguhnya begitu berharga.

Tiba-tiba teringat oleh saya, pengalaman bertugas di pedalaman Kalimantan, sebuah penderitaan lain yang juga telah mewujudkan kekuatan jiwa dalam menghadapi hidup. Kurun waktu 35 tahun bukanlah hal sepele jika berurusan dengan jenazah. Hanya orang-rang yang memiliki panggilan jiwa atau passion yang dapat melakoni pekerjaan suram seperti itu. Maka, pelajaran berikutnya yang terpampang adalah, bekerjalah denga cinta. Maka itu memberikan kita nafkah dan kesenangan.

Di usianya yang sudah menjelang 60 tahun, tubuhnya masih ramping, tegak, bahkan sesuai untuk gestur seorang prajurit TNI. Bukankah pekerjaan sopir lebih sering membuat seseorang kehilangan bodinya? Karena kurang gerak dan doyan makan? Rahasianya adalah, di samping nyopir, Pak Ketut masih menyabit rumput untuk sapi-sapinya. Membuat dagdag untuk babi-babinya, menanam padi dan berbelanja ke pasar untuk dijual lagi di warungnya. Ini pelajaran tentang potensi tubuh dan pikiran kita yang sejatinya nyaris tak terbatas.

Lihat saja saat ini Elon Musk sedang merancang invasi ke planet Mars atau Yiannis Kouros, runner ultra marathon asal Yunani yang sanggup berlari hingga 1.000 mil. Juga kecanggihan Iron Dome Israel yang mampu mencegat rudal musuh sedemikian efektifnya. Otot dan pikiran yang terus distimulasi dan digerakkan dapat memicu sekresi endorfin, sejenis morfin endogen yang dihasilkan tubuh, yang memberi sensasi menyenangkan dan bebas dari tekanan.

Tiba-tiba muncul bayangan ruang praktek saya di klinik Sahabat. Tempat di mana kadang saya masih senang melayani pasien hingga menjelang jam 12 malam sejak jam 6 sore. Ada endorfin yang tak saya sadari telah menjalari otot dan sel-sel otak saya sampai pasien telah habis saya layani.

Tak jarang saat dalam perjalanan, pak Ketut menerima telefon dari anak-anaknya, bahkan yang sudah pada menikah dan sudah punya anak. Ia mengatakan sudah punya 9 orang cucu dan tak jarang datang ke warungnya, menguras isi dagangan kakek neneknya itu. Alih-alih kesal, ia justru senang dan merasa bahagia. Pelajaran terakhir hari itu saya catat adalah keluarga. Sang Budha pernah mengatakan frase yang terlampau sederhana. “Jika ingin memperbaiki dunia, pulanglah ke rumah, temui keluargamu.”

Itu frase sederhana dengan filsafat sekuat dinamit. Saya yakin, Pak Ketut tak pernah membaca buku tentang Budha, namun ia telah melakukannya. Sama seperti, ia tak pernah memakai morfin, namun telah merasakannya. Keluarga, sebuah bangunan yang penuh dimensi. Sebuah dunia kecil untuk melangkah ke dunia besar dengan berbagai dimensi, urusan pengantaran jenazah, perjalanan sungai berbahaya, sapi dan babi yang harus diberikan makan, dan seterusnya. Pak Ketut, ia bukanlah seorang guru, atau orang besar yang telah dicatat dalam sejarah. Nyatanya saya banyak belajar darinya.  [T]

Penulis: Putu Arya Nugraha
Editor: Adnyana Ole

Klik  BACA  untuk melihat esai dan cerpen dari penulis  DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA

Uji Coba Vaksin, Kontroversi Agenda Depopulasi versus Kultur Egoistik Masyarakat
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Video Short, Informasi Medis yang Wajib Diwaspadai
Hidup Tak Hanya Urusan Benar-Salah atau Baik-Buruk Semata: Mengusung Visi PKBI: Inklusivisme dan Sikap Respek
Cuaca Panas dan Kesehatan Kita
Tags: gaya hidupPendidikanrenungan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berkunjung ke Pulau Penang, Menikmati Cerita Tua Sembari Memandang ke Masa Depan

Next Post

Peran Penting “Gamelan Penting” dari Sanggar Seni Semara, Karangasem, di Pesta Kesenian Bali 2025

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Peran Penting “Gamelan Penting” dari Sanggar Seni Semara, Karangasem, di Pesta Kesenian Bali 2025

Peran Penting "Gamelan Penting" dari Sanggar Seni Semara, Karangasem, di Pesta Kesenian Bali 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co