15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kesenian sebagai Proses Reintegrasi Para Warga Lapas Singaraja di Panggung RTH Taman Bung Karno

Son Lomri by Son Lomri
June 23, 2025
in Panggung
Kesenian sebagai Proses Reintegrasi Para Warga Lapas Singaraja di Panggung RTH Taman Bung Karno

Penampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Singaraja di Pekan Apresiasi Seni Kabupaten Buleleng di Ruang Taman Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

BIASANYA yang pentas di Pekan Apresiasi Seni Kabupaten Buleleng di Ruang Taman Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Singaraja, itu orang-orang terlatih, para seniman muda maupun tua dari suatu komunitas di bidangnya.

Tapi malam itu, Sabtu, 21 Juni 2025, justru ada yang berbeda. Bukan karena usia, tapi, ini pertunjukan datang dari Warga Binaan Lapas Kelas IIB Singaraja, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyakatan Bali.

Warga binaan lapas Singaraja bersama Komunitas Tari dan Tabuh Prabha Yowana itu, menampilkan seni tari janger, genjek dan joged. Dan ketika mereka datang ke atas panggung, riuh tepuk tangan menyambut mereka sangat hangat selain meriah.

Mereka ada 21 orang dengan status narapidana, ikut serta dalam pertunjukan seni pada malam itu. Ada Komang Merdana, Gede Pebra Manik Merta, I Gede Bagus Purna Wijaya, Komang Yuda Sagi Tarsana, Bagus Firman Gani, dan Gede Arya Suartama, Kadek Normayani, dan Luh Nanda Sintya Wati.

Kemudian ada Kadek Eliasih, Munarani, Bunga Erita Septya Putri, Luh Putu Budiani, Komang Puja Rasmiasa, I Putu Santiasa, I Komang Ukir Jaya Kasih, Putu Sudarsana, Kadek Hery Juliana, Agus Adi Muliarta, I P Romy Juniartha, I Made Artha, dan Kadek Alung Juniarta.

Penampilan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Singaraja di Pekan Apresiasi Seni Kabupaten Buleleng di Ruang Taman Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

Mereka adalah orang-orang yang memilih kreativitas kesenian sebagai minatnya sejak dalam masa pembinaan, dan sudah berlatih sekitar 3 bulanan untuk siap tampil memukau dalam membawawakan tari janger.

Tarian itu dibawakan oleh 12 pasang penari putra dan putri dari lapas Singaraja, sambil menyanyikan lagu-lagu janger secara bersahutan.

Liriknya menggambarkan kecantikan putri Bali dan ajakan untuk menari dengan gerakan yang sederhana namun ceria dan semangat diiringi dengan musik gamelan—yang dimainkan oleh mereka, warga binaan.

Sedangkan tari joged ketika itu berfungsi sebagai hiburan untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat. Tarian ini menampilkan antara penari joged dengan penonton. Sehingga malam itu tenggelam pada keseruan.

Mereka tampil membawakan genjek, kesenian khas Bali yang mengutamakan secara vokal sebagai alat utama dalam pertunjukan.

Foto bersama Warga Binaan Lapas Kelas IIB Singaraja di Pekan Apresiasi Seni Kabupaten Buleleng di Ruang Taman Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Singaraja | Foto: tatkala.co/Son

Kepala Lapas Singaraja I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan warga binaan bisa tampil di Pekan Apresiasi Seni Pemerintah Kabupaten Buleleng yang megah itu.

Dan ini menjadi bentuk nyata dari pembinaan positif yang dilakukan di dalam Lapas, khususnya dalam bidang seni dan kreativitas.

Selain sebagai hiburan, pun keterlibatan warga binaan di atas panggung itu juga menjadi media ekspresi dan bagian dari proses reintegrasi sosial para warga binaan.

Kemudian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyakatan Bali Decky Nurmansyah, yang juga hadir langsung pada malam itu, pula menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan pemerintah Kabupaten Buleleng khususnya Dinas Kebudayaan atas kesempatan untuk menampilkan seni tari dan beberapa keterampilan lainnya sebagai budaya yang berarti.

“Kami membuktikan bahwa di tengah keterbatasan kami bisa memaksimalkan potensi yang ada pada warga binaan,” kata Decky Nurmansyah penuh haru. [T]

Repoter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Menuju PKB, Gong Kebyar Anglocita Suara “Sparring Partner” dengan Dwi Mekar — Keduanya Top
Oratorium Panji Sakti, Ragam Nusantara dan “Shortcut” — Catatan Malam Apresiasi Seni HUT Kota Singaraja
Kemeriahan Total Menyambut Sunyi pada “Pengerupukan Festival” di Singaraja
Tags: lapas singarajaSeniTaman Bung Karno Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Saat Malam Jatuh di Surabaya Barat

Next Post

Generasi X: Kurator Nilai di Tengah Badai AI

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

Read moreDetails

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

Read moreDetails

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

Read moreDetails

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
0
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

Read moreDetails

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
0
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

Read moreDetails

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
0
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

Read moreDetails

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

Read moreDetails

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Semangat Juang Bung Tomo dan Kepemimpinan Masa Kini

Generasi X: Kurator Nilai di Tengah Badai AI

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co