3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesenggiri Festival 2025: Ketika Warisan Budaya Menjadi Jembatan Masa Depan

tatkala by tatkala
June 19, 2025
in Panggung
Pesenggiri Festival 2025: Ketika Warisan Budaya Menjadi Jembatan Masa Depan

Pesenggiri Festival 2025

Di tengah bayang-bayang modernisasi dan derasnya arus globalisasi, seni dan tradisi sering kali dianggap sebagai sesuatu yang tertinggal di belakang. Namun di Lampung, narasi itu sedang diubah.

Pada tanggal 20 dan 21 Juni 2025, tanah yang dikenal sebagai gerbang Sumatra ini akan menjadi panggung utama sebuah peristiwa budaya berskala nasional: Pesenggiri Festival. Digagas oleh Selphie Bong, desainer dan penggiat budaya yang telah malang-melintang di panggung internasional, festival ini bukan hanya perayaan—ia adalah ajakan untuk kembali ke akar.

“Pesenggiri bukan hanya tentang menampilkan budaya, tapi tentang menghidupinya. Kami ingin mengajak masyarakat—baik lokal maupun luar—untuk tidak hanya melihat, tapi mengalami, dan akhirnya terhubung dengan nilai-nilai yang membentuk siapa kita,” ujar Selphie.

Filosofi yang Menyatu dalam Denyut Acara

Nama Pesenggiri berasal dari falsafah adat Lampung, Pi’il Pesenggiri—sebuah sistem nilai yang mengajarkan kehormatan diri, keramahtamahan, semangat kebersamaan, dan keterbukaan sosial. Keempat prinsip utama tersebut: Juluk Adok, Nengah Nyappur, Nemui Nyimah, dan Sakai Sambayan, tidak hanya disebut-sebut dalam pidato, tetapi ditransformasikan menjadi pengalaman langsung dalam berbagai aktivitas festival.

Mulai dari pasar seni dan kuliner “Temu Rasa dan Rupa”, workshop seni, hingga pertunjukan musik dan tari kolaboratif, seluruh rangkaian acara dikurasi untuk menggambarkan filosofi tersebut secara hidup, kontekstual, dan kontemporer.

Jasmine Okubo dan Ritus Tubuh yang Menyatu dengan Tanah

Salah satu highlight yang paling dinanti dari Pesenggiri Festival adalah pertunjukan tari kolaboratif yang digarap oleh Jasmine Okubo, koreografer dan co-founder Kitapoleng Bali. Dalam proyek ini, Jasmine dan tim The Hurun turun tangan menggandeng penari-penari muda dari berbagai komunitas seni di Lampung untuk menciptakan karya lintas latar yang menyatukan tubuh-tubuh lokal dengan semangat kolektif.

“Gerak tubuh adalah arsip hidup. Ia menyimpan warisan, memelihara intuisi, dan membuka ruang dialog yang tidak bisa dicapai hanya dengan kata-kata,” ungkap Jasmine. “Lewat karya ini, kami ingin tubuh-tubuh Lampung berbicara—dengan irama tanahnya sendiri, dengan denyut sejarahnya, dan dengan keberanian untuk terus menari meski zaman berubah.”

Pertunjukan ini bukan sekadar pertunjukan tari, tetapi sebuah upacara gerak yang menggabungkan elemen tradisi dan kontemporer, spiritualitas dan resistensi. Sebuah ajakan untuk menyimak tubuh sebagai saksi budaya, dan tarian sebagai bentuk komunikasi paling jujur antara manusia dan tanah yang mereka pijak.

Dari Panggung ke Layar: Visual yang Bernarasi

Keutuhan narasi festival dan scenography juga disusun secara visual oleh Dibal Ranuh, yang aktif sebagai penata artistik dan sutradara video festival. Dibal mengarahkan estetika keseluruhan pertunjukan acara, menciptakan semacam sinematik ritus yang tidak hanya untuk dinikmati secara langsung, tapi juga untuk ditonton dan direnungkan ulang.

“Kami ingin menghadirkan estetika yang otentik namun tetap relevan dengan audiens global. Lewat narasi visual dan pertunjukan yang menyentuh, kami berharap nilai-nilai lokal ini dapat melintasi batas geografis dan generasi,” ujar Dibal.

Ruang Belajar, Berbagi, dan Bertumbuh

Tak sekadar tontonan, Pesenggiri juga membuka ruang interaksi dan pengembangan kapasitas lewat lokakarya dan diskusi tematik. Nama-nama besar seperti Helianti Hilman (Founder Javara) dan Dian Maya Puspitasari (Brand Consultant) akan hadir membagikan wawasan tentang keberlanjutan dan kewirausahaan berbasis budaya.

Sementara itu, kelas memasak akan diisi oleh chef lokal dan nasional, termasuk Chef Toni Azhari dari Lampung Marriott dan Devy Anastasia, finalis MasterChef Indonesia. Tak ketinggalan, sesi art talk akan menghadirkan sejarahwan budaya seperti Anshori Djausal bersama Dibal, membedah bagaimana menciptakan karya seni yang bermakna lintas waktu.

Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Event

Salah satu kekuatan utama Pesenggiri Festival adalah pendekatannya yang holistik: tidak hanya sebagai acara budaya sesaat, tetapi sebagai ekosistem berkelanjutan. Selain menggandeng pelaku UMKM lokal, festival ini juga menghadirkan Green Marketplace dan Eco-Market, dengan produk-produk ramah lingkungan, makanan organik, dan suvenir hasil kerajinan tangan lokal.

“Kami ingin meninggalkan warisan, bukan hanya ingatan. Efek jangka panjang dari festival ini adalah membangun citra Lampung sebagai pusat kebudayaan dan pariwisata yang berakar dan berwawasan ke depan,” kata Selphie.

Lokasi Strategis, Akses Global

The Hurun, sebagai lokasi penyelenggaraan, dipilih bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga aksesibilitasnya. Berlokasi tak jauh dari pusat kota Lampung, tempat ini mudah dijangkau dari Jakarta melalui jalur feri atau penerbangan singkat, menjadikannya titik temu yang ideal bagi audiens lokal, nasional, dan internasional.

Dengan pengunjung yang ditargetkan datang dari berbagai latar belakang—dari pelajar, keluarga, hingga kolektor seni dan investor—festival ini juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta membuka peluang kolaborasi jangka panjang antar komunitas budaya.

Jika di ujung festival nanti langit Lampung dipenuhi dengan tawa, tarian, dan aroma rempah yang menguar dari dapur-dapur terbuka, maka bisa dipastikan: warisan itu bukan hanya dikenang—ia sedang hidup, menari, dan berbicara kepada dunia. [T]

Reporter/Penulis: Bud/Rilis
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:

Ubud Food Festival 2025 Merayakan Potensi Lokal: Made Masak dan Bili Wirawan Siapkan Kejutan
“Follow Your Spirit”: Gerak Tubuh, Musik, dan Kesadaran Diri di BaliSpirit Festival
Fakta-fakta Unik tentang Lovina Festival yang Masuk dalam Karisma Event Nusantara 2025
Tags: festivalLampungPesenggiri Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lontar Terakhir Sang Penjaga — Mengenang Maestro I Wayan Mudita Adnyana dari Tenganan Pegringsingan

Next Post

Menonton Seperti Membaca:  Strategi Membaca Film di Kelas Bahasa

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Menonton Seperti Membaca:  Strategi Membaca Film di Kelas Bahasa

Menonton Seperti Membaca:  Strategi Membaca Film di Kelas Bahasa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co