5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Follow Your Spirit”: Gerak Tubuh, Musik, dan Kesadaran Diri di BaliSpirit Festival

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
May 1, 2025
in Panggung
“Follow Your Spirit”: Gerak Tubuh, Musik, dan Kesadaran Diri di BaliSpirit Festival

Kegiatan yoga pada Road to BaliSpirit Festival di The Ambengan Tenten, Denpasar | Foto: Bud 

RUANG kreatif di The Ambengan Tenten (TAT), Denpasar-Bali, Kamis, 1 Mei 2025, tampak berbeda dari hari-hari biasa. Ruang itu didatangi para penggiat yoga atau pecinta spiritual, kebanyakan kaum perempuan.

Sejak pagi, sejak pukul 07.45 Wita, suasana spiritual sudah terasa. Pagi dibuka dengan kegiatan Morning Flow Yoga bersama Coach Tao, lalu ada pemeriksaan kesehatan oleh Bali Peduli.

Ada juga terapi akupunktur oleh Yohana, juga Kundalini Tantra Yoga with Sound Healing bersama Master Ketut Arsana dan Bootcamp Muaythai bersama Coach Atep.

Semua kegiatan itu adalah bagian dari acara BaliSpirit Festival ke-16. Festival itu sendiri sebenarnya  baru akan berlangsung di The Yoga Barn, Ubud, 7–11 Mei 2025. Dan acara di The Ambengan Tenten, Denpasar, adalah semacam acara pemanasan dengan sebutan Road to BaliSpirit Festival.

BaliSpirit Festival mengangkat tema “Follow Your Spirit” yang akan menyatukan orang-orang dari berbagai negara dalam kegiatan yang berfokus pada gerakan tubuh, musik, dan kesadaran diri.

Kegiatan pada Road to BaliSpirit Festival di The Ambengan Tenten, Denpasar | Foto: Bud 

“Saya ingin membuka ajaran tantra dari leluhur, dan di Bali banyak yang menggunakan tantra bairawa, dan banyak pula orang suci menjalankan tantra sebagai spiritual menuju moksam,” kata tokoh spiritual yoga, Ketut Arsana, saat konferensi press di sela kegiatan Roed to BaliSpirit Festival itu.

Ketut Arsana sudah mengajar yoga sejak tahun 1979. Dalam kegiatan itu ia memberikan teknik Kundalini Tantra Yoga untuk relaksasi dan keseimbangan fisik, mental, dan emosional. Kegiatan ini mendapat apresiai dari penggiat ataupun pecinta yoga. Para peserta mengikuti pengenalan Tantra Yoga ini sejak pagi.

Para peserta tampak semangat mengikuti kelas ini. Masing-masing peserta lengkap dengan busana yoga serta dilengkapi matras tempat melakukan yoga. Para peserta kelas ini tampaknya sudah biasa melakukan kegiatan yoga, sehingga setiap gerak yang diberikan bisa dilakukan. Bali begitu sangat menarik bagi melakukan kegiatan wellness.

“Bali memiliki arti mencari kesejatian dalam diri melalui yoga, sehingga festival ini memberikan vibrasi positif yang memberi ketertarikan bagi banyak orang,” imbuh pria asal Ubud ini.

Sang guru yoga itu dengan sabar memperkenalkan yoga, terutama pratek dalam pernapasan. Ia menyebutkan, melakukan pernapasan perut sangat baik untuk memasukan oksigen ke tulang, kulit juga bagian tubuh lainnya. Ia juga sempat memperbaiki posisi leher para peserta yang dianggapnya salah. Bali mampu mengubah manusia satu per satu karena orang spiritual akan memberikan vibrasi pada ratusan orang kalau dia ikut yoga dengan hati ke arah kebaikan baru di dunia, dan akan memberikan kekebahagiaan alami.

“Untuk menemukan Tuhan dalam diri mencari sumber kehidupan itulah yoga,” terang pria yang sempat memandu acara yoga di TVRI Bali itu.

Konferensi Pers BaliSpirit Festival di The Ambengan Tenten, Denpasar | Foto: Bud

Co Founder BaliSpirit Festival I Made Gunarta menyebutkan, Bali menjadi pusat pariwisata kesehatan termasuk wellness, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Untuk itulah BaliSpirit Festival digelar dengan mengedepankan kegiatan yoga dan kesehatan, ang selalu ditunggu-tunggu oleh wisatawan terutama wisman asing.

“Health tourism termasuk wellness menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk ke Bali. BaliSpirit Festival menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan terutama mancanegara atau wisman,” kata Gunarta.

Festival ini akan dimeriahkan dengan 150 workshops dan 50 pertunjukan selama festival  berlangsung. Khusus untuk malam hari, acara akan dilanjutkan dengan pertunjukan musik dari musisi lokal dan internasional.

Acara workshop akan diisi oleh Ketut Arsana – Kundalini Tantra Yoga (Indonesia), Alfred Kendrick – Body Mobility (AS), Dhwani Dinakara Bahar – Tarian Salsa Kuba (Indonesia), Heeki Park – Jivamukti Yoga (Jepang), Jose Luis Jimenez – Fly High Yoga (Spanyol) serta  Ashton Szabo – Anatomi Yoga (AS).

Malam pertunjukan akan menampilkan music dan tari, terdiri dari Afrosideral – Afro-Cuban Electronic (Kuba/Brasil), Catur Hariwijaya – Komposer multi-instrumentalis (Indonesia), Adam Alydrus (Sekala) – Indonesia, dan Dos Papis & Orchestra – Iran.

“BaliSpirit Festival bukan hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas yang menjadi targetnya. Buat kami yang lebih penting bagaimana memposisikan Bali, bukan hanya sebagai central of tourism, tetapi wellness dan edukasi,” tegas Gunarta.

BaliSpirit Festival yang sering menjadi model festival di luar negeri ini menampilkan Dharma Fair, yakni pasar yang menjual produk ramah lingkungan, makanan sehat, dan kerajinan lokal. Pasar ini diikiti oleh 50 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Bali dan luar Bali.

Sementara kegiatan edukasi lainnya, yaitu AYO! Bicara HIV & AIDS, sebuah edukasi kesehatan reproduksi untuk remaja di Bali dan Indonesia. Ada Bali ReGreen Project, program penanaman bambu di daerah dengan tanah yang non-produktif di Bali.

Wellness conference akan mempertemukan pelaku, pakar, akademisi dan stakeholders Wellness Tourism di Bali, serta forum pertukaran ilmu dan pengetahuan serta kolaborasi antara mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Bali dengan seniman dan musisi yang tampil di festival.

Kegiatan yoga pada Road to BaliSpirit Festival di The Ambengan Tenten, Denpasar | Foto: Bud 

Gunarta memaparkan festival ini menarik antusias 2.000 hingga 3.000 pengunjung per hari. Pascapandemi antusias pengunjung kian tinggi, terutama pada 2023 lalu yang mencapai 2.505 orang. Jumlah ini naik dari 2 tahun terakhir sebelum pandemi.

Walau demikian, Gunarta menegaskan bukan hanya sekadar kuantitas yang dikejar, tetapi kualitas yang ditargetkan pada acara yang akan berlangsung di Ubud pada 7 hingga 11 Mei nanti. “Buat kami yang lebih penting bagaimana memposisikan Bali bukan hanya sebagai central of tourism tapi wellness dan edukasi. Kami ingin BaliSpirit Festival bisa menjadi filter siapa yang akan datang dan siapa yang diundang,” tegasnya.

Pengunjung pada tahun sebelumnya didominasi oleh wisatawan asing, terutama asal Australia dan Eropa. Ada pula asal Tiongkok yang membutktikan sudah mulai mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dari total kunjungan itu, sekitar 84 persen menginap selama 2 minggu di Bali, dan 20 persen menginap 4 minggu.

Hal ini tentunya akan memberikan pengaruh positif bagi okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali. “Selama lebih dari 16 tahun, BaliSpirit Festival menjadi tempat bertemunya orang-orang dari seluruh dunia untuk berbagi pengalaman, budaya, dan gaya hidup yang lebih sadar dan sehat,” kata Gunarta. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Yoga, Spiritualitas, dan Adiksi Internet pada Remaja
Pagi di Sanur, Yoga Pagi yang Hening
Catatan Harian Sugi Lanus: Yoga & Uga – Tentang Yoga Para Petani
Tags: balifestival yogaSpiritualUbudYoga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Selamat Hari Buruh, Bapak! Kau Pahlawanku

Next Post

Pendidikan Kita Sedang Tersesat?

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Semangat Juang Bung Tomo dan Kepemimpinan Masa Kini

Pendidikan Kita Sedang Tersesat?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co