11 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Yoga, Spiritualitas, dan Adiksi Internet pada Remaja

Putu Belly Sutrisna by Putu Belly Sutrisna
June 8, 2024
in Esai
Yoga, Spiritualitas, dan Adiksi Internet pada Remaja

Ilustrasi tatkala.co | Diolah dari Canva

ADIKSI internet adalah kondisi di mana seseorang tidak dapat mengendalikan penggunaan internetnya sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan sosialnya.

Terdapat 4 gejala utama seseorang dikatakan mengalami adiksi internet yaitu  kehilangan kontrol terhadap penggunaan internet, mengalami gangguan emosi sedih, cemas marah dan lainnya jika tidak mendapatkan internet, memerlukan waktu yang semakin lama untuk bermain internet serta mengalami gangguan fungsi dikehidupan sehari-harinya. Remaja sangat rentan terhadap adiksi ini karena mereka sering menggunakan internet untuk bersosialisasi, bermain game, dan mencari informasi.

Dampak negatif dari adiksi internet meliputi gangguan tidur, penurunan prestasi akademik, sering membolos, isolasi sosial, melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, berbohong dll hingga masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi hingga bunuh diri.

Yoga adalah praktik kuno yang menggabungkan antara postur tubuh, pernapasan, dan pikiran melalui asana, pranayama dan meditasi untuk mencapai keseimbangan fisik dan mental. Yoga berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari kata ‘yuj’ yang berarti bersatu antara badan, pikiran dan spiritual atau lebih mengarah ke penyatuan diri (atman) dengan Tuhan (Brahman).

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa yoga dapat mengurangi tingkat stres, kecemasan, depresi dan juga adiksi internet. Penelitian saya yang dilakukan pada kelompok remaja siswa SMA dan SMK Kota denpasar yang diberikan pelatihan Hatha yoga secara online 3 kali seminggu selama 8 minggu telah terbukti dapat memperbaiki gejala adiksi internet yang signifikan sama dengan Psikoterapi Cognitive Behaviour Therapy (CBT) yaitu salah satu konseling yang dilakukan selama 8 sesi untuk mengatasi adiksi internet. Yoga membantu meningkatkan konsentrasi dan keseimbangan emosional, yang sangat penting bagi remaja dalam menghadapi tekanan sosial dan akademik.

Latihan yoga secara teratur dapat membantu remaja mengembangkan disiplin diri dan kebiasaan hidup sehat. Postur tubuh (asana) dalam yoga membantu memperkuat tubuh dan meningkatkan fleksibilitas, sementara teknik pernapasan (pranayama) membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Meditasi (Dhyana), bagian integral dari yoga, memungkinkan remaja untuk mencapai kedamaian batin dan meningkatkan kesadaran diri.

Adapun kurikulum minimal pelatihan yang disarankan adalah Pelatihan Yoga yang terdiri dari Pawanmuktasana (peregangan), Asana Inti yaitu Suryanamaskara Minimal 4 set-12 set, dan asana tambahan serta relaksasi sawasana. Untuk Pernafasan dilakukan dengan metode Nadishudhi Pranayama 3 set dengan 9 hitungan per set, dan ditutup dengan meditasi.

Dengan berlatih Yoga, yang terdiri dari latihan asana, pranayam dan dhyana yang rutin ini dapat meningkatkan spiritualitas remaja. Spiritualitas tidak selalu berkaitan dengan agama, tetapi lebih kepada pencarian makna hidup dan hubungan dengan diri sendiri serta lingkungan. Bagi banyak remaja, spiritualitas dapat menjadi sumber kekuatan dan bimbingan dalam menghadapi tantangan hidup.

Melalui praktik spiritual seperti meditasi, refleksi diri, dan layanan sosial, remaja dapat menemukan tujuan dan makna yang lebih dalam dalam hidup mereka. Spiritualitas membantu remaja mengembangkan empati, rasa syukur, dan pengertian tentang pentingnya hubungan sosial yang sehat. Ini juga dapat memberikan mereka alat untuk mengatasi tekanan dan stres, yang sering menjadi penyebab adiksi internet.

Mengatasi Adiksi Internet dengan Yoga dan Spiritualitas:

  1. Meningkatkan Kesadaran Diri
  2. Yoga membantu meningkatkan kesadaran diri melalui meditasinya, memungkinkan remaja untuk menyadari kebiasaan penggunaan internet mereka yang berlebihan. Dengan kesadaran ini, mereka dapat mulai mengontrol penggunaan internet dan mencari aktivitas lain yang lebih sehat.
  3. Mengurangi Stres dan Kecemasan
  4. Praktik yoga secara teratur dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan, yang sering menjadi penyebab utama adiksi internet. Ketika remaja merasa lebih tenang dan terkendali, mereka kurang cenderung untuk melarikan diri ke dunia maya.
  5. Meningkatkan Konsentrasi dan disiplin
  6. Latihan yoga meningkatkan kemampuan konsentrasi dan disiplin diri, yang membantu remaja dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka tanpa terganggu oleh internet. Disiplin yang dikembangkan melalui yoga juga membantu mereka membatasi waktu penggunaan internet
  7. Membangun Hubungan Sosial yang Sehat
  8. Melalui praktik yoga, remaja dapat belajar pentingnya hubungan sosial yang sehat dan mendalam. Ini dapat mengurangi kebutuhan mereka untuk mencari validasi dan hubungan sosial di dunia maya.

Adiksi internet pada remaja adalah masalah serius yang memerlukan pendekatan holistik untuk mengatasinya. Yoga adalah lebih dari hanya pelatihan fisik saja. Yoga merupakan pelatihan fisik dan mental spiritual yang menawarkan solusi yang efektif dengan membantu remaja meningkatkan kesadaran diri, mengurangi stres, meningkatkan konsentrasi, dan membangun hubungan sosial yang sehat.

Melalui praktek Yoga remaja dapat mencapai transformasi diri menjadi individu yang tercerahkan. Dengan mengintegrasikan praktik-praktik ini ke dalam kehidupan sehari-hari, remaja dapat mengembangkan kebiasaan yang lebih sehat dan mencapai kesejahteraan mental yang lebih baik. Di tengah dunia yang semakin terhubung secara digital, penting bagi kita semua untuk membantu remaja menemukan keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kesehatan mental mereka. [T]

  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar
Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: internetkesehatan mentalRemajaSpiritualYoga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Next Post

Komang Anik Sugiani, Perempuan Aktivis Lingkungan dari Buleleng Itu Raih Kalpataru 2024

Putu Belly Sutrisna

Putu Belly Sutrisna

Dr. dr. Putu Belly Sutrisna, M.Biomed, SpKJ, S.Kom adalah psikiatri RSUD Wangaya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar

Related Posts

Rumah Dikontrakkan Bernama Indonesia [Renungan Hari Veteran Nasional]

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

ADA pepatah yang mulai usang, "hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri". ...

Read moreDetails

Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital

by I Ketut Suar Adnyana
August 9, 2026
0
Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital

TRANSFORMASI digital telah membawa perubahan mendasar dalam pola interaksi manusia. Perkembangan media sosial, aplikasi percakapan, platform berbagi video, forum daring,...

Read moreDetails

Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia

by I Nyoman Darma Putra
August 8, 2026
0
Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia

SASTRA terjemahan telah lama menjadi salah satu media diplomasi budaya Indonesia. Namun, keberadaannya sebagai bagian dari kegiatan diplomasi budaya yang...

Read moreDetails

Indonesia dalam Secangkir Kopi

by Ahmad Fatoni
August 7, 2026
0
Indonesia dalam Secangkir Kopi

PAGI itu saya duduk di sebuah cafe kecil di pinggiran kota. Tidak ada yang istimewa. Meja kayu yang mulai kusam,...

Read moreDetails

“Gigolo Pendidikan”, Oemar Bakrie, dan Saat Kasih Sayang Guru Menjadi Barang Premium

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BEBERAPA hari lalu saya iseng melontarkan istilah yang terdengar keterlaluan.  Gigodik, “Gigolo Pendidikan”. Bayangan saya sederhana. Jangan-jangan sekarang ada "profesi"...

Read moreDetails

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

by Agung Sudarsa
August 6, 2026
0
Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

Dampak Pembangunan Brutal dan Ugal-ugalan, Ledakan Kendaraan Tanpa Jeda, atau Buruknya Transportasi Umum? "Sanur makin macet, namun kenapa fasilitas wisata...

Read moreDetails

Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

by Arief Rahzen
August 6, 2026
0
Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

COBA hentikan sejenak geseran jempol Anda di atas layar gawai. Di luar sana, dunia hari ini bergerak dalam ritme yang...

Read moreDetails

Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana

by Angga Wijaya
August 6, 2026
0
Menjadi Lebih “Sakti” di Luar Jembrana

KALIMAT itu masih saya ingat dengan jelas. Mendiang Bang D.S. Putra mengucapkannya suatu sore, ketika kami berbincang santai bersama beberapa...

Read moreDetails

Pertemuan Rutin, Agenda Lama: Pilkada Lewat DPRD, Lagi

by Luthfi Hasanal Bolqiah
August 5, 2026
0
Sepiring Nasi, Sekeping Legitimasi

PERTEMUAN itu seharusnya selesai sebagai berita protokoler. Pada Senin, 3 Agustus 2026, jajaran pimpinan MPR datang ke Istana Kepresidenan. Mereka...

Read moreDetails

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

by Sugi Lanus
August 4, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

Read moreDetails
Next Post
Komang Anik Sugiani, Perempuan Aktivis Lingkungan dari Buleleng Itu Raih Kalpataru 2024

Komang Anik Sugiani, Perempuan Aktivis Lingkungan dari Buleleng Itu Raih Kalpataru 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Rumah Dikontrakkan Bernama Indonesia [Renungan Hari Veteran Nasional]

ADA pepatah yang mulai usang, "hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri". ...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 10, 2026
Ketika Jazz Terasa Begitu Dekat dan Menyihir—Malam Penutupan Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026
Panggung

Ketika Jazz Terasa Begitu Dekat dan Menyihir—Malam Penutupan Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

ORANG-orang masih berdiri di depan panggung ketika Salamander Big Band memainkan bagian-bagian terakhir musik jazz-nya pada Sabtu malam, 8 Agustus...

by Rusdy Ulu
August 10, 2026
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan
Tualang

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”
Budaya

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

by tatkala
August 10, 2026
Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital
Esai

Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital

TRANSFORMASI digital telah membawa perubahan mendasar dalam pola interaksi manusia. Perkembangan media sosial, aplikasi percakapan, platform berbagi video, forum daring,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 9, 2026
Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan
Bahasa

Timbulan Sampah dan Timbunan Sampah dalam Istilah Lingkungan

PERNAHKAH Anda membaca berita lingkungan dan merasa bingung dengan dua istilah yang mirip: timbulan sampah dan timbunan sampah? Sekilas keduanya tampak sama, tetapi...

by I Made Sudiana
August 9, 2026
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman
Khas

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’
Kuliner

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia
Esai

Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia

SASTRA terjemahan telah lama menjadi salah satu media diplomasi budaya Indonesia. Namun, keberadaannya sebagai bagian dari kegiatan diplomasi budaya yang...

by I Nyoman Darma Putra
August 8, 2026
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz
Khas

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.
Ulas Rupa

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.

DI Bali, mitos tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia tidak hanya tinggal dalam lembar-lembar lontar atau cerita yang dituturkan...

by Angga Wijaya
August 7, 2026
Sudahi Isme-Ismemu Itu!
Kritik Seni

Sudahi Isme-Ismemu Itu!

ADA satu pertanyaan yang masih menjadi survei teratas ketika publik bertanya tentang karya seorang seniman. Karyamu ini gayanya apa? Abstrak,...

by Made Chandra
August 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co