14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Putu Belly Sutrisna by Putu Belly Sutrisna
June 13, 2023
in Esai
Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Ilustrasi tatkala.co

INTERNET DALAM DEKADE belakangan ini menjadi kebutuhan banyak orang terutama di era dan paska pandemik COVID-19. Internet dapat digunakan sebagai sarana yang dapat membantu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti untuk berkomunikasi, belajar, bekerja dan juga untuk menjalankan bisnis yang menghasilkan uang.

Melihat fungsi internet yang membantu hampir sebagian besar kehidupan manusia, menjadikan internet semakin banyak digunakan sehingga merupakan hal yang silit dibayangkan jika saat ini seseorang tanpa meggunakan internet.

Pengguna internet di dunia saat ini mencapai 3,3 milyar orang, dengan komposisi sebanyak 46,4% populasi dari seluruh penduduk dunia.

Data pengguna internet di Indonesia  tahun 2020 mencapai 196,7 juta jiwa atau setara 73,7% dari total jumlah penduduk. Pada masa pandemik COVID-19 terjadi perubahan peningkatan pengguna internet yang sangat signifikan karena aktifitas lebih banyak diarahkan lebih banyak dikerjakan dari rumah  (Kominfo, 2020).

Data di atas menunjukkan bahwa semakin banyaknya pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia oleh karena internet telah menjadi kebutuhan manusia terutama masa pandemic COVID-19 ini, namun penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat memiliki dampak buruk salah satunya menyebabkan seseorang menjadi kecanduan terhadap internet.

Kecanduan internet atau sering disebut dengan adiksi internet merupakan masalah baru di bidang kedokteran jiwa yang berhubungan dengan efek negatif dari penggunaan internet ini. Peningkatan jumlah pengguna internet, tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kejadian kecanduan internet atau adiksi internet.

Adiksi internet merupakan masalah baru yang muncul dari penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol, di mana ini menjadi masalah yang memerlukan penanganan yang segera untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkannya.

Dari bebagai penelitian diseluruh dunia angka kecanduan internet pad remaja meningkat hingga mencapai 25-50%, artinya dalam 4 remaja berisiko ada satu-dua orang yang mengalami adiksi internet.

Ada 4 komponen gejala utama seseorang mengalami adiksi internet, yaitu:

Pertama, kehilangan kontrol dalam menggunakan internet dan terus berpikir untuk mencari internet.

Kedua, adanya gejala toleransi yaitu penggunaan internet yang semakin hari semakin meningkat.

Ketiga, gejala gangguan emosi, cemas, marah, sedih, gangguan tidur dll jika tidak mendapatkan internet (withdrawl).

Keempat, terganggunya fungsi sehari-hari seperti gangguan belajar, sering bolos, mencuri dan gangguan komunikasi sosial.

Dan, inilah jenis-jenis adiksi internet itu:

Adiksi Game

Adiksi Game adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan video game baik online atau offline yang tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, laki-laki lebih banyak mengalami adiksi game dibandingkan wanita. Sebagian besar adiksi game dilakukan secara online, di mana pelaku game tersebut dapat berkomunikasi antar sesamanya secara real-time.

Adiksi Jejaring Sosial

Adiksi Jejaring Sosial adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan jejering sosial media secara tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, wanita lebih banyak didapatkan adiksi jejaring sosial dibandingkan laki-laki. Sama dengan adiksi game, di mana seseorang yang mengalami adiksi jejaring sosial menunjukkan jati dirinya yang paling ideal untuk mereka dapat berkomunikasi dan menerima komentar dengan pembacanya. Kondisi ini lebih memudahkan untuk orang yang introvert mencari teman dan dapat menampilkan jati dirinya

Adiksi Belanja Online

Adiksi Belanja Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi dengan perilaku yang tidak terkontrol untuk belanja secara online, di mana produk yang dibeli belum tentu diperlukan. Sebagian besar perilaku belanja online ini dimotivasi oleh karena mendapatkan hadiah. Mereka kehilangan kontrol perilaku belanja dan memiliki pikiran preokupasi dengan penawaran spesial dan tanpa menghiraukan konsekuensi negatif yang ditimbulkannya dari belanja online tersebut. Risiko yang tinggi untuk belanja online ini adalah wanita, yang memiliki self-esteem yang rendah, impulsif dan berorientasi meterialistik.

Adiksi Pornografi Online

Adiksi Pornografi Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat meninton film porno secara online yang tidak dapat terkontrol. Laki-laki didapatkan memiliki risiko tinggi untuk mengalami adiksi ini. Penderita adiksi pornografi ini biasanya sering disertai dengan masturbasi, sebagai bentuk baru dari perilaku seksual yang ada pada remaja fase awal. Sebagian remaja yang menunjukkan kesulitan kontrol perilaku online pada konten porno ini tidak dapat belajar bagaimana mengontrol hubungan relasional yang intim dan pengalaman kepuasan seksual pada kehidupan yang nyata dengan pasangannya.

Adiksi Judi Online

Adiksi judi online adalah salah satu bentuk adiksi internet yang baru ketika jumlah penggunaan internet semakin meningkat. Adiksi judi online menawarkan berbagai macam permainan yang menawarkan hadiah yang cepat. Penggunaan uang virtual dapat mempermudah untuk melakukan pembayaran dan dapat terjadi kehilangan uang akibat judi online ini.

Faktor penyebab seseorang menjadi adiksi internet:

Faktor Sosial

Faktor Sosial yang berasal dari adanya kesulitan interpersonal seperti seseorang yang memiliki sifat introvert atau masalah interaksi social sehingga mereka lebih memilih untuk menyendiri.

Orang yang introvert gagal untuk berkomunikasi face-to-face di lingkungan nyatanya, sehingga internet menjadi tempat utama dalam mereka berinteraksi.

Buruknya komunikasi interpersonal ini juga dapat mengakibatkan rendahnya rasa percaya diri (self-esteem), perasaan terisolasi dan membuat masalah baru di dalam kehidupannya seperti masalah dalam bekerja kelompok, maju presentasi atau keterlibatan sosial.

Faktor Psikologis

Faktor Psikologis yaitu adiksi internet dapat didahului adanya gangguan psikologis sebelumnya seperti depresi, cemas, gangguan obsesif-kompulsif atau penyalahgunaan obat (komorbid).

Selain itu, sapat pula terjadi tanpa adanya gangguan psikologis sebelumnya yang sering disebut dengan New adiksi internet yang lebih berfokus pada aktivitas online (seperti online untuk urusan spesifik, chat room, mengirim pesan, game, berjudi online dll.

Faktor Biologi

Faktor Biologi yang berkaitan dengan adanya perubahan struktur pada daerah kortek frontal otak manusia yang diakibatkan oleh adiksi internet.

Penemuan ini menandakan bahwa adiksi internet berhubungan dengan adanya gangguan fungsi otak yang melibatkan sistem dopaminergik pada otak yang menyebabkan peningkatan motivasi dan kehilangan kontrol perilaku terhadap penggunaan internet.

Deteksi dini adanya kecandun internet pada remaja dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kuisioner Intertenet Addiction Test (IAT) versi Bahasa Indonesia yang sudah di validasi oleh penulis. Hasil test ini bersifat obyektif yang dapat mengkategorikan adanya kecanduan internet derajat ringan, sedang hingga berat.

Hasil test ini bukan sebagai diagnosis tetapi jika ada hasil test yang tinggi skornya dan mengarah kekecanduan internet dapat dikonsultasikan ke Psikiater terdekat.

Semakin awal deteksi adanya kecanduan internet pada anak remaja kita maka penanganan juga akan semakin cepat dapat dilakukan sehingga gejala kecanduan tidak bertambah berat dan proses pemulihanpun dapat lebih besar tercapainya. [T]

  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: game onlineinternetkesehatankesehatan jiwakesehatan mentalmedia sosialPDSKJI Cabang DenpasarPerhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dalam Diam, Orang Bali Bekerja

Next Post

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Putu Belly Sutrisna

Putu Belly Sutrisna

Dr. dr. Putu Belly Sutrisna, M.Biomed, SpKJ, S.Kom adalah psikiatri RSUD Wangaya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co