2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Putu Belly Sutrisna by Putu Belly Sutrisna
June 13, 2023
in Esai
Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Ilustrasi tatkala.co

INTERNET DALAM DEKADE belakangan ini menjadi kebutuhan banyak orang terutama di era dan paska pandemik COVID-19. Internet dapat digunakan sebagai sarana yang dapat membantu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti untuk berkomunikasi, belajar, bekerja dan juga untuk menjalankan bisnis yang menghasilkan uang.

Melihat fungsi internet yang membantu hampir sebagian besar kehidupan manusia, menjadikan internet semakin banyak digunakan sehingga merupakan hal yang silit dibayangkan jika saat ini seseorang tanpa meggunakan internet.

Pengguna internet di dunia saat ini mencapai 3,3 milyar orang, dengan komposisi sebanyak 46,4% populasi dari seluruh penduduk dunia.

Data pengguna internet di Indonesia  tahun 2020 mencapai 196,7 juta jiwa atau setara 73,7% dari total jumlah penduduk. Pada masa pandemik COVID-19 terjadi perubahan peningkatan pengguna internet yang sangat signifikan karena aktifitas lebih banyak diarahkan lebih banyak dikerjakan dari rumah  (Kominfo, 2020).

Data di atas menunjukkan bahwa semakin banyaknya pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia oleh karena internet telah menjadi kebutuhan manusia terutama masa pandemic COVID-19 ini, namun penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat memiliki dampak buruk salah satunya menyebabkan seseorang menjadi kecanduan terhadap internet.

Kecanduan internet atau sering disebut dengan adiksi internet merupakan masalah baru di bidang kedokteran jiwa yang berhubungan dengan efek negatif dari penggunaan internet ini. Peningkatan jumlah pengguna internet, tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kejadian kecanduan internet atau adiksi internet.

Adiksi internet merupakan masalah baru yang muncul dari penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol, di mana ini menjadi masalah yang memerlukan penanganan yang segera untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkannya.

Dari bebagai penelitian diseluruh dunia angka kecanduan internet pad remaja meningkat hingga mencapai 25-50%, artinya dalam 4 remaja berisiko ada satu-dua orang yang mengalami adiksi internet.

Ada 4 komponen gejala utama seseorang mengalami adiksi internet, yaitu:

Pertama, kehilangan kontrol dalam menggunakan internet dan terus berpikir untuk mencari internet.

Kedua, adanya gejala toleransi yaitu penggunaan internet yang semakin hari semakin meningkat.

Ketiga, gejala gangguan emosi, cemas, marah, sedih, gangguan tidur dll jika tidak mendapatkan internet (withdrawl).

Keempat, terganggunya fungsi sehari-hari seperti gangguan belajar, sering bolos, mencuri dan gangguan komunikasi sosial.

Dan, inilah jenis-jenis adiksi internet itu:

Adiksi Game

Adiksi Game adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan video game baik online atau offline yang tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, laki-laki lebih banyak mengalami adiksi game dibandingkan wanita. Sebagian besar adiksi game dilakukan secara online, di mana pelaku game tersebut dapat berkomunikasi antar sesamanya secara real-time.

Adiksi Jejaring Sosial

Adiksi Jejaring Sosial adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan jejering sosial media secara tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, wanita lebih banyak didapatkan adiksi jejaring sosial dibandingkan laki-laki. Sama dengan adiksi game, di mana seseorang yang mengalami adiksi jejaring sosial menunjukkan jati dirinya yang paling ideal untuk mereka dapat berkomunikasi dan menerima komentar dengan pembacanya. Kondisi ini lebih memudahkan untuk orang yang introvert mencari teman dan dapat menampilkan jati dirinya

Adiksi Belanja Online

Adiksi Belanja Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi dengan perilaku yang tidak terkontrol untuk belanja secara online, di mana produk yang dibeli belum tentu diperlukan. Sebagian besar perilaku belanja online ini dimotivasi oleh karena mendapatkan hadiah. Mereka kehilangan kontrol perilaku belanja dan memiliki pikiran preokupasi dengan penawaran spesial dan tanpa menghiraukan konsekuensi negatif yang ditimbulkannya dari belanja online tersebut. Risiko yang tinggi untuk belanja online ini adalah wanita, yang memiliki self-esteem yang rendah, impulsif dan berorientasi meterialistik.

Adiksi Pornografi Online

Adiksi Pornografi Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat meninton film porno secara online yang tidak dapat terkontrol. Laki-laki didapatkan memiliki risiko tinggi untuk mengalami adiksi ini. Penderita adiksi pornografi ini biasanya sering disertai dengan masturbasi, sebagai bentuk baru dari perilaku seksual yang ada pada remaja fase awal. Sebagian remaja yang menunjukkan kesulitan kontrol perilaku online pada konten porno ini tidak dapat belajar bagaimana mengontrol hubungan relasional yang intim dan pengalaman kepuasan seksual pada kehidupan yang nyata dengan pasangannya.

Adiksi Judi Online

Adiksi judi online adalah salah satu bentuk adiksi internet yang baru ketika jumlah penggunaan internet semakin meningkat. Adiksi judi online menawarkan berbagai macam permainan yang menawarkan hadiah yang cepat. Penggunaan uang virtual dapat mempermudah untuk melakukan pembayaran dan dapat terjadi kehilangan uang akibat judi online ini.

Faktor penyebab seseorang menjadi adiksi internet:

Faktor Sosial

Faktor Sosial yang berasal dari adanya kesulitan interpersonal seperti seseorang yang memiliki sifat introvert atau masalah interaksi social sehingga mereka lebih memilih untuk menyendiri.

Orang yang introvert gagal untuk berkomunikasi face-to-face di lingkungan nyatanya, sehingga internet menjadi tempat utama dalam mereka berinteraksi.

Buruknya komunikasi interpersonal ini juga dapat mengakibatkan rendahnya rasa percaya diri (self-esteem), perasaan terisolasi dan membuat masalah baru di dalam kehidupannya seperti masalah dalam bekerja kelompok, maju presentasi atau keterlibatan sosial.

Faktor Psikologis

Faktor Psikologis yaitu adiksi internet dapat didahului adanya gangguan psikologis sebelumnya seperti depresi, cemas, gangguan obsesif-kompulsif atau penyalahgunaan obat (komorbid).

Selain itu, sapat pula terjadi tanpa adanya gangguan psikologis sebelumnya yang sering disebut dengan New adiksi internet yang lebih berfokus pada aktivitas online (seperti online untuk urusan spesifik, chat room, mengirim pesan, game, berjudi online dll.

Faktor Biologi

Faktor Biologi yang berkaitan dengan adanya perubahan struktur pada daerah kortek frontal otak manusia yang diakibatkan oleh adiksi internet.

Penemuan ini menandakan bahwa adiksi internet berhubungan dengan adanya gangguan fungsi otak yang melibatkan sistem dopaminergik pada otak yang menyebabkan peningkatan motivasi dan kehilangan kontrol perilaku terhadap penggunaan internet.

Deteksi dini adanya kecandun internet pada remaja dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kuisioner Intertenet Addiction Test (IAT) versi Bahasa Indonesia yang sudah di validasi oleh penulis. Hasil test ini bersifat obyektif yang dapat mengkategorikan adanya kecanduan internet derajat ringan, sedang hingga berat.

Hasil test ini bukan sebagai diagnosis tetapi jika ada hasil test yang tinggi skornya dan mengarah kekecanduan internet dapat dikonsultasikan ke Psikiater terdekat.

Semakin awal deteksi adanya kecanduan internet pada anak remaja kita maka penanganan juga akan semakin cepat dapat dilakukan sehingga gejala kecanduan tidak bertambah berat dan proses pemulihanpun dapat lebih besar tercapainya. [T]

  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: game onlineinternetkesehatankesehatan jiwakesehatan mentalmedia sosialPDSKJI Cabang DenpasarPerhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dalam Diam, Orang Bali Bekerja

Next Post

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Putu Belly Sutrisna

Putu Belly Sutrisna

Dr. dr. Putu Belly Sutrisna, M.Biomed, SpKJ, S.Kom adalah psikiatri RSUD Wangaya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co