23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Putu Belly Sutrisna by Putu Belly Sutrisna
June 13, 2023
in Esai
Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Ilustrasi tatkala.co

INTERNET DALAM DEKADE belakangan ini menjadi kebutuhan banyak orang terutama di era dan paska pandemik COVID-19. Internet dapat digunakan sebagai sarana yang dapat membantu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti untuk berkomunikasi, belajar, bekerja dan juga untuk menjalankan bisnis yang menghasilkan uang.

Melihat fungsi internet yang membantu hampir sebagian besar kehidupan manusia, menjadikan internet semakin banyak digunakan sehingga merupakan hal yang silit dibayangkan jika saat ini seseorang tanpa meggunakan internet.

Pengguna internet di dunia saat ini mencapai 3,3 milyar orang, dengan komposisi sebanyak 46,4% populasi dari seluruh penduduk dunia.

Data pengguna internet di Indonesia  tahun 2020 mencapai 196,7 juta jiwa atau setara 73,7% dari total jumlah penduduk. Pada masa pandemik COVID-19 terjadi perubahan peningkatan pengguna internet yang sangat signifikan karena aktifitas lebih banyak diarahkan lebih banyak dikerjakan dari rumah  (Kominfo, 2020).

Data di atas menunjukkan bahwa semakin banyaknya pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia oleh karena internet telah menjadi kebutuhan manusia terutama masa pandemic COVID-19 ini, namun penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat memiliki dampak buruk salah satunya menyebabkan seseorang menjadi kecanduan terhadap internet.

Kecanduan internet atau sering disebut dengan adiksi internet merupakan masalah baru di bidang kedokteran jiwa yang berhubungan dengan efek negatif dari penggunaan internet ini. Peningkatan jumlah pengguna internet, tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kejadian kecanduan internet atau adiksi internet.

Adiksi internet merupakan masalah baru yang muncul dari penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol, di mana ini menjadi masalah yang memerlukan penanganan yang segera untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkannya.

Dari bebagai penelitian diseluruh dunia angka kecanduan internet pad remaja meningkat hingga mencapai 25-50%, artinya dalam 4 remaja berisiko ada satu-dua orang yang mengalami adiksi internet.

Ada 4 komponen gejala utama seseorang mengalami adiksi internet, yaitu:

Pertama, kehilangan kontrol dalam menggunakan internet dan terus berpikir untuk mencari internet.

Kedua, adanya gejala toleransi yaitu penggunaan internet yang semakin hari semakin meningkat.

Ketiga, gejala gangguan emosi, cemas, marah, sedih, gangguan tidur dll jika tidak mendapatkan internet (withdrawl).

Keempat, terganggunya fungsi sehari-hari seperti gangguan belajar, sering bolos, mencuri dan gangguan komunikasi sosial.

Dan, inilah jenis-jenis adiksi internet itu:

Adiksi Game

Adiksi Game adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan video game baik online atau offline yang tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, laki-laki lebih banyak mengalami adiksi game dibandingkan wanita. Sebagian besar adiksi game dilakukan secara online, di mana pelaku game tersebut dapat berkomunikasi antar sesamanya secara real-time.

Adiksi Jejaring Sosial

Adiksi Jejaring Sosial adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan jejering sosial media secara tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, wanita lebih banyak didapatkan adiksi jejaring sosial dibandingkan laki-laki. Sama dengan adiksi game, di mana seseorang yang mengalami adiksi jejaring sosial menunjukkan jati dirinya yang paling ideal untuk mereka dapat berkomunikasi dan menerima komentar dengan pembacanya. Kondisi ini lebih memudahkan untuk orang yang introvert mencari teman dan dapat menampilkan jati dirinya

Adiksi Belanja Online

Adiksi Belanja Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi dengan perilaku yang tidak terkontrol untuk belanja secara online, di mana produk yang dibeli belum tentu diperlukan. Sebagian besar perilaku belanja online ini dimotivasi oleh karena mendapatkan hadiah. Mereka kehilangan kontrol perilaku belanja dan memiliki pikiran preokupasi dengan penawaran spesial dan tanpa menghiraukan konsekuensi negatif yang ditimbulkannya dari belanja online tersebut. Risiko yang tinggi untuk belanja online ini adalah wanita, yang memiliki self-esteem yang rendah, impulsif dan berorientasi meterialistik.

Adiksi Pornografi Online

Adiksi Pornografi Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat meninton film porno secara online yang tidak dapat terkontrol. Laki-laki didapatkan memiliki risiko tinggi untuk mengalami adiksi ini. Penderita adiksi pornografi ini biasanya sering disertai dengan masturbasi, sebagai bentuk baru dari perilaku seksual yang ada pada remaja fase awal. Sebagian remaja yang menunjukkan kesulitan kontrol perilaku online pada konten porno ini tidak dapat belajar bagaimana mengontrol hubungan relasional yang intim dan pengalaman kepuasan seksual pada kehidupan yang nyata dengan pasangannya.

Adiksi Judi Online

Adiksi judi online adalah salah satu bentuk adiksi internet yang baru ketika jumlah penggunaan internet semakin meningkat. Adiksi judi online menawarkan berbagai macam permainan yang menawarkan hadiah yang cepat. Penggunaan uang virtual dapat mempermudah untuk melakukan pembayaran dan dapat terjadi kehilangan uang akibat judi online ini.

Faktor penyebab seseorang menjadi adiksi internet:

Faktor Sosial

Faktor Sosial yang berasal dari adanya kesulitan interpersonal seperti seseorang yang memiliki sifat introvert atau masalah interaksi social sehingga mereka lebih memilih untuk menyendiri.

Orang yang introvert gagal untuk berkomunikasi face-to-face di lingkungan nyatanya, sehingga internet menjadi tempat utama dalam mereka berinteraksi.

Buruknya komunikasi interpersonal ini juga dapat mengakibatkan rendahnya rasa percaya diri (self-esteem), perasaan terisolasi dan membuat masalah baru di dalam kehidupannya seperti masalah dalam bekerja kelompok, maju presentasi atau keterlibatan sosial.

Faktor Psikologis

Faktor Psikologis yaitu adiksi internet dapat didahului adanya gangguan psikologis sebelumnya seperti depresi, cemas, gangguan obsesif-kompulsif atau penyalahgunaan obat (komorbid).

Selain itu, sapat pula terjadi tanpa adanya gangguan psikologis sebelumnya yang sering disebut dengan New adiksi internet yang lebih berfokus pada aktivitas online (seperti online untuk urusan spesifik, chat room, mengirim pesan, game, berjudi online dll.

Faktor Biologi

Faktor Biologi yang berkaitan dengan adanya perubahan struktur pada daerah kortek frontal otak manusia yang diakibatkan oleh adiksi internet.

Penemuan ini menandakan bahwa adiksi internet berhubungan dengan adanya gangguan fungsi otak yang melibatkan sistem dopaminergik pada otak yang menyebabkan peningkatan motivasi dan kehilangan kontrol perilaku terhadap penggunaan internet.

Deteksi dini adanya kecandun internet pada remaja dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kuisioner Intertenet Addiction Test (IAT) versi Bahasa Indonesia yang sudah di validasi oleh penulis. Hasil test ini bersifat obyektif yang dapat mengkategorikan adanya kecanduan internet derajat ringan, sedang hingga berat.

Hasil test ini bukan sebagai diagnosis tetapi jika ada hasil test yang tinggi skornya dan mengarah kekecanduan internet dapat dikonsultasikan ke Psikiater terdekat.

Semakin awal deteksi adanya kecanduan internet pada anak remaja kita maka penanganan juga akan semakin cepat dapat dilakukan sehingga gejala kecanduan tidak bertambah berat dan proses pemulihanpun dapat lebih besar tercapainya. [T]

  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: game onlineinternetkesehatankesehatan jiwakesehatan mentalmedia sosialPDSKJI Cabang DenpasarPerhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dalam Diam, Orang Bali Bekerja

Next Post

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Putu Belly Sutrisna

Putu Belly Sutrisna

Dr. dr. Putu Belly Sutrisna, M.Biomed, SpKJ, S.Kom adalah psikiatri RSUD Wangaya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co