23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Putu Belly Sutrisna by Putu Belly Sutrisna
June 13, 2023
in Esai
Deteksi Dini Adanya Kecanduan Internet pada Anak-Remaja

Ilustrasi tatkala.co

INTERNET DALAM DEKADE belakangan ini menjadi kebutuhan banyak orang terutama di era dan paska pandemik COVID-19. Internet dapat digunakan sebagai sarana yang dapat membantu dalam pekerjaan sehari-hari, seperti untuk berkomunikasi, belajar, bekerja dan juga untuk menjalankan bisnis yang menghasilkan uang.

Melihat fungsi internet yang membantu hampir sebagian besar kehidupan manusia, menjadikan internet semakin banyak digunakan sehingga merupakan hal yang silit dibayangkan jika saat ini seseorang tanpa meggunakan internet.

Pengguna internet di dunia saat ini mencapai 3,3 milyar orang, dengan komposisi sebanyak 46,4% populasi dari seluruh penduduk dunia.

Data pengguna internet di Indonesia  tahun 2020 mencapai 196,7 juta jiwa atau setara 73,7% dari total jumlah penduduk. Pada masa pandemik COVID-19 terjadi perubahan peningkatan pengguna internet yang sangat signifikan karena aktifitas lebih banyak diarahkan lebih banyak dikerjakan dari rumah  (Kominfo, 2020).

Data di atas menunjukkan bahwa semakin banyaknya pengguna internet di seluruh dunia termasuk di Indonesia oleh karena internet telah menjadi kebutuhan manusia terutama masa pandemic COVID-19 ini, namun penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat memiliki dampak buruk salah satunya menyebabkan seseorang menjadi kecanduan terhadap internet.

Kecanduan internet atau sering disebut dengan adiksi internet merupakan masalah baru di bidang kedokteran jiwa yang berhubungan dengan efek negatif dari penggunaan internet ini. Peningkatan jumlah pengguna internet, tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kejadian kecanduan internet atau adiksi internet.

Adiksi internet merupakan masalah baru yang muncul dari penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkontrol, di mana ini menjadi masalah yang memerlukan penanganan yang segera untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkannya.

Dari bebagai penelitian diseluruh dunia angka kecanduan internet pad remaja meningkat hingga mencapai 25-50%, artinya dalam 4 remaja berisiko ada satu-dua orang yang mengalami adiksi internet.

Ada 4 komponen gejala utama seseorang mengalami adiksi internet, yaitu:

Pertama, kehilangan kontrol dalam menggunakan internet dan terus berpikir untuk mencari internet.

Kedua, adanya gejala toleransi yaitu penggunaan internet yang semakin hari semakin meningkat.

Ketiga, gejala gangguan emosi, cemas, marah, sedih, gangguan tidur dll jika tidak mendapatkan internet (withdrawl).

Keempat, terganggunya fungsi sehari-hari seperti gangguan belajar, sering bolos, mencuri dan gangguan komunikasi sosial.

Dan, inilah jenis-jenis adiksi internet itu:

Adiksi Game

Adiksi Game adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan video game baik online atau offline yang tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, laki-laki lebih banyak mengalami adiksi game dibandingkan wanita. Sebagian besar adiksi game dilakukan secara online, di mana pelaku game tersebut dapat berkomunikasi antar sesamanya secara real-time.

Adiksi Jejaring Sosial

Adiksi Jejaring Sosial adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat penggunaan jejering sosial media secara tidak terkontrol. Dari sisi jenis kelamin, wanita lebih banyak didapatkan adiksi jejaring sosial dibandingkan laki-laki. Sama dengan adiksi game, di mana seseorang yang mengalami adiksi jejaring sosial menunjukkan jati dirinya yang paling ideal untuk mereka dapat berkomunikasi dan menerima komentar dengan pembacanya. Kondisi ini lebih memudahkan untuk orang yang introvert mencari teman dan dapat menampilkan jati dirinya

Adiksi Belanja Online

Adiksi Belanja Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi dengan perilaku yang tidak terkontrol untuk belanja secara online, di mana produk yang dibeli belum tentu diperlukan. Sebagian besar perilaku belanja online ini dimotivasi oleh karena mendapatkan hadiah. Mereka kehilangan kontrol perilaku belanja dan memiliki pikiran preokupasi dengan penawaran spesial dan tanpa menghiraukan konsekuensi negatif yang ditimbulkannya dari belanja online tersebut. Risiko yang tinggi untuk belanja online ini adalah wanita, yang memiliki self-esteem yang rendah, impulsif dan berorientasi meterialistik.

Adiksi Pornografi Online

Adiksi Pornografi Online adalah bentuk adiksi internet yang terjadi akibat meninton film porno secara online yang tidak dapat terkontrol. Laki-laki didapatkan memiliki risiko tinggi untuk mengalami adiksi ini. Penderita adiksi pornografi ini biasanya sering disertai dengan masturbasi, sebagai bentuk baru dari perilaku seksual yang ada pada remaja fase awal. Sebagian remaja yang menunjukkan kesulitan kontrol perilaku online pada konten porno ini tidak dapat belajar bagaimana mengontrol hubungan relasional yang intim dan pengalaman kepuasan seksual pada kehidupan yang nyata dengan pasangannya.

Adiksi Judi Online

Adiksi judi online adalah salah satu bentuk adiksi internet yang baru ketika jumlah penggunaan internet semakin meningkat. Adiksi judi online menawarkan berbagai macam permainan yang menawarkan hadiah yang cepat. Penggunaan uang virtual dapat mempermudah untuk melakukan pembayaran dan dapat terjadi kehilangan uang akibat judi online ini.

Faktor penyebab seseorang menjadi adiksi internet:

Faktor Sosial

Faktor Sosial yang berasal dari adanya kesulitan interpersonal seperti seseorang yang memiliki sifat introvert atau masalah interaksi social sehingga mereka lebih memilih untuk menyendiri.

Orang yang introvert gagal untuk berkomunikasi face-to-face di lingkungan nyatanya, sehingga internet menjadi tempat utama dalam mereka berinteraksi.

Buruknya komunikasi interpersonal ini juga dapat mengakibatkan rendahnya rasa percaya diri (self-esteem), perasaan terisolasi dan membuat masalah baru di dalam kehidupannya seperti masalah dalam bekerja kelompok, maju presentasi atau keterlibatan sosial.

Faktor Psikologis

Faktor Psikologis yaitu adiksi internet dapat didahului adanya gangguan psikologis sebelumnya seperti depresi, cemas, gangguan obsesif-kompulsif atau penyalahgunaan obat (komorbid).

Selain itu, sapat pula terjadi tanpa adanya gangguan psikologis sebelumnya yang sering disebut dengan New adiksi internet yang lebih berfokus pada aktivitas online (seperti online untuk urusan spesifik, chat room, mengirim pesan, game, berjudi online dll.

Faktor Biologi

Faktor Biologi yang berkaitan dengan adanya perubahan struktur pada daerah kortek frontal otak manusia yang diakibatkan oleh adiksi internet.

Penemuan ini menandakan bahwa adiksi internet berhubungan dengan adanya gangguan fungsi otak yang melibatkan sistem dopaminergik pada otak yang menyebabkan peningkatan motivasi dan kehilangan kontrol perilaku terhadap penggunaan internet.

Deteksi dini adanya kecandun internet pada remaja dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kuisioner Intertenet Addiction Test (IAT) versi Bahasa Indonesia yang sudah di validasi oleh penulis. Hasil test ini bersifat obyektif yang dapat mengkategorikan adanya kecanduan internet derajat ringan, sedang hingga berat.

Hasil test ini bukan sebagai diagnosis tetapi jika ada hasil test yang tinggi skornya dan mengarah kekecanduan internet dapat dikonsultasikan ke Psikiater terdekat.

Semakin awal deteksi adanya kecanduan internet pada anak remaja kita maka penanganan juga akan semakin cepat dapat dilakukan sehingga gejala kecanduan tidak bertambah berat dan proses pemulihanpun dapat lebih besar tercapainya. [T]

  • Artikel ini disiarkan atas kerjasama tatkala.co dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar
Bicara Kesehatan Mental Lewat Buku “Introvert”
Ayo Kolaborasi Untuk Layanan Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: game onlineinternetkesehatankesehatan jiwakesehatan mentalmedia sosialPDSKJI Cabang DenpasarPerhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dalam Diam, Orang Bali Bekerja

Next Post

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Putu Belly Sutrisna

Putu Belly Sutrisna

Dr. dr. Putu Belly Sutrisna, M.Biomed, SpKJ, S.Kom adalah psikiatri RSUD Wangaya, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Cabang Denpasar

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Karma Citta Waskita, Inagurasi Guru Besar Anyar ISI Denpasar Prof. Ida Ayu Trisnawati

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co