24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

Komang Berata by Komang Berata
March 2, 2025
in Bahasa
Cepat Terampil “Sor” dan “Singgih” Bahasa Bali

Ilustrasi tatkala.co

ANDA kuasai ragam sor dan singgih bahasa Bali yang dimunculkan panca indra, Anda terampil berbahasa Bali. Saya meyakini hal ini. Empat dari lima indra tubuh yang berpengaruh besar dalam sor dan singgih bahasa Bali adalah indra mata, telinga, lidah, dan hidung. Indra kulit tidak banyak berpengaruh dalam sor dan singgih bahasa Bali, akan tetapi jangan sampai diabaikan.

Indra mata menghasilkan kosakata ton dalam ragam bahasa Bali natya ka sor. Durung polih tonin tityang, belum sempat saya lihat. Nenten tonin tityang, tidak saya lihat. Durung polih tityang ngatonin ipun, belum sempat saya melihatnya. Nenten katon antuk tityang, tidak saya lihat.

Meski secara umum adalah ragam degag, kerap saya dengar not mengisi percakapan natya ka sor. Nenten keni not tityang, tidak saya lihat. Ton dan not hanya bertukar letak huruf t dan n, namun menjadi masalah yang sangat besar jika tertukar juga yang dituju. Nenten ton tityang, sudah sangat biasa. Nenten not tityang, sudah biasa juga. Nenten ton Ida, masih dimaklumi. Nenten not Ida, mengalirlah hawa panas ke ubun-ubun pendengarnya.

Kosakata bahasa Bali ragam natya ka singgih yang dihasilkan indra mata adalah aksi, cingak, surya. Aksi dumun sadurung nganika, lihat terlebih dahulu sebelum berkata. Durusang cingakin dumun mangdane nenten ngawinang kacluwag, silakan dilihat terlebih dahulu agar tidak sampai keluar dari yang disangka. Becikang antuk nyuryanin, lihat dengan baik.

Fungsi indra mata untuk melihat menghasilkan aktivitas membaca. Aktivitas membaca pun ada ragam sor dan singgih. Saya membaca, tityang maosin. Dia membaca, Ida ngawacen.

Indra telinga menghasilkan kosakata pireng dan piarsa untuk ragam bahasa natya ka singgih dan piragi untuk ragam bahasa natya ka sor. Nenten kapireng (kapiarsa) antuk ida, tidak terdengar oleh Beliau. Sampun piragin tityang, sudah saya dengar. Sering saya temukan pireng yang salah alamat. Ten pireng tyang, seharusnya ten dingeh tyang, dan seharusnya ten pireng ragane. Piragi pun demikian. Nenten piragin Ida, seharusnya nenten piragin tityang, dan seharusnya nenten pireng (piarsan) Ida.

Indra hidung menghasilkan kosakata ungas untuk ragam bahasa natya ka sor dan ambu untuk ragam bahasa natya ka singgih. Tityang sampun ngungasin, durusang sane mangkin ratu sane ngambunin. Saya sudah membaui, silakan sekarang Anda yang membaui. Nenten ungas tityang, midep te kambu antuk ida. Tidak saya tangkap aromanya, mungkin saja tertangkap aromanya oleh Beliau.

Jika fisik hidung saya sentuhkan ke fisik hidung istri saya, atau fisik hidung Anda sentuhkan ke fisik hidung istri Anda, muncul diman dan aras. Tityang niman somah tityange, Ratu ngaras rabin dwene.

Indra lidah dan organ lainnya di mulut menghasilkan cukup banyak kosakata ragam natya ka singgih, natya mider, dan natya ka sor seperti atur, baos, kengken, pajar, nika (andika), seng, dan wacana. Tityang matur, Ida sareng nganika. Saya berucap, Beliau turut berucap. Tityang ngenkenang ipun, sareng Ida ngasengin ipun. Saya menyuruh dia, ikut Beliau menyuruh dia. Tityang majarin ipun, sareng taler Ida majarin ipun. Saya menasehati dia, ikut juga Beliau menasehati dia. Nenten tityang matur, nenten kayun Ida mawacana. Tidak saya berbicara, tidak mau Beliau berbicara.

Dengan indra lidah dan organ lainnya di mulut dihasilkan teda, tunas, ajeng, dan rayu. Tityang nunas ring sampune Ida majengan (marayunan), saya makan setelah Beliau makan. Tentang teda, itu adalah satu-satunya kosakata bahasa Bali ragam natya ka sor untuk hewan. Pyanak banteng tityange durung midep neda padang, pyanak banteng Idane taler durung midep neda padang. Anak sapi milik saya belum bisa makan rumput, anak sapi milik Beliau juga belum bisa makan rumput.

Meski teda itu ragam natya ka sor lebih dikhususkan untuk hewan, teda mengisi percakapan ayah saya ketika berbicara dengan orang yang sangat dihormati. Teda menjadi satu dari sekian kata yang digunakan merendah serendah-rendahnya. Merendah sepadan hewan pun tidak melimpahkan perasaan direndahkan untuk meninggikan orang setinggi-tingginya. Yadin tityang durung neda, durusang Ratu marayunan. Meskipun saya belum makan, silakan Tuan bersantap.

Memang indra kulit tidak banyak berpengaruh dalam sor dan singgih bahasa Bali, akan tetapi sangat menentukan. Ada usud, usuhin, dan emban dari sentuhan kulit melalui ujung jari dan telapak tangan. Kata emban ini kadang berlaku natya mider, kadang berlaku natya ka singgih. Tityang ngembanin okan dwene. Durusang embanin dumun okan dwene. Swecanin ratu ngembanin pyanak tityange. Akan tetapi tidak tigang welas raina durung polih tityang ngembanin pyanak. Seharusnya tigang welas raina durung polih tityang ngusud pyanak.

Selain kelima indra tubuh, ada kelamin dan dubur yang amat penting diperhatikan dalam ragam sor dan singgih bahasa Bali. Kelamin memunculkan mabanyu untuk ragam sor dan mawarih untuk ragam singgih. Dubur memunculkan makebotan untuk ragam sor dan makoratan untuk ragam singgih.

Yakinlah. Anda kuasai ragam sor dan singgih bahasa Bali yang dimunculkan panca indra, Anda terampil berbahasa Bali. [T]

Penulis: Komang Berata
Editor: Adnyana Ole

Truni Itu Truna
“Ketika Memberi”, Bagaimana Memadankannya ke Bahasa Bali?
Pinih Sira Ragane?
Transfer Lisan Bahasa Tutur
Tags: Bahasa Balipanca indrasor singgih
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Kemacetan” Berpikir Para Pemimpin Bali

Next Post

Komang Yasa, Setia Pada Zaman, Setia Merawat Peradaban Dokar di Singaraja

Komang Berata

Komang Berata

Pemerhati Bahasa Bali, tinggal di Karangasem

Related Posts

Glosarium Krisis Sampah Bali

by I Made Sudiana
April 17, 2026
0
Glosarium Krisis Sampah Bali

BALI sedang berada di titik nadir. Bali sedang tidak baik-baik saja dalam hal sampah. Pulau yang konon disebut The Last Paradise (Surga...

Read moreDetails

Perbedaan antara Pelindungan dan Perlindungan: Memahami Istilah dalam Pelestarian Bahasa

by I Made Sudiana
April 13, 2026
0
Perbedaan antara Pelindungan dan Perlindungan: Memahami Istilah dalam Pelestarian Bahasa

DALAM percakapan sehari-hari, kerap kali digunakan kata pelindungan dan perlindungan secara bergantian. Namun, dalam ranah hukum dan kebijakan publik di...

Read moreDetails

‘Siap 86’: Ketika Orang Sipil Merasa Sedang Pakai Seragam

by I Made Sudiana
April 6, 2026
0
‘Siap 86’: Ketika Orang Sipil Merasa Sedang Pakai Seragam

SEBAGAI orang sipil, pernahkah Anda mengirim pesan santai dan personal, lalu dibalas dengan kode angka yang terdengar seperti sandi agen...

Read moreDetails

Nyepi, Sepi, Hening: Menemukan Diri dalam Keheningan

by I Made Sudiana
March 18, 2026
0
Nyepi, Sepi, Hening: Menemukan Diri dalam Keheningan

DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, Nyepi merupakan nomina (kata benda) yang bermakna hari suci umat Hindu untuk memperingati...

Read moreDetails

Takjil

by Ahmadul Faqih Mahfudz
February 22, 2026
0
Takjil

MASJID-MASJID di kota atau masjid-masjid di sisi jalan raya menggelar buka puasa Bersama selama Ramadan. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga...

Read moreDetails

Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

by I Made Sudiana
February 14, 2026
0
Tabé dan Tabik: Kesopanan dalam Bertindak dan Kesantunan dalam Berbahasa

Wira, seorang pegiat TikTok dengan nama Si Bli Wira, melalui konten media sosialnya belakangan ini sering mengungkapkan tabik sugra dalam...

Read moreDetails

Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

by Angga Wijaya
September 15, 2025
0
Ketika “Rujak” Bukan Sekadar Nama Makanan di Indonesia

ESAI “Saling Rujak” karya Dahlan Iskan yang terbit di Disway.id pada Senin, 15 September 2025, berangkat dari suasana Forum GREAT...

Read moreDetails

Sudahkah Bahasa Kita Berdaulat?

by Ahmad Sihabudin
July 30, 2025
0
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Dalam  tulisan ini yang maksud kedaulatan bahasa adalah, digunakannya suatu bahasa dalam hal ini bahasa Indonesia secara sadar dan bertanggung...

Read moreDetails

Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

by I Ketut Suar Adnyana
July 21, 2025
0
Sebaiknya Anak Dipanggil dengan Nama Dirinya

MASYARAKAT Bali  pada umumnya berkomunikasi dengan anaknya dengan menggunakan nama diri. Misalnya anak perempuannya bernama  Indah, orang tua akan memanggilnya...

Read moreDetails

Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

by I Ketut Suar Adnyana
July 18, 2025
0
Istilah Pertanian yang Hilang: “Slisihan”,  Sistem Gotong Royong dalam Menggarap Tegalan Kopi di Desa Pucaksari, Busungbiu, Buleleng

DESA Pucaksari, yang terletak di Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi robusta di wilayah...

Read moreDetails
Next Post
Komang Yasa, Setia Pada Zaman, Setia Merawat Peradaban Dokar di Singaraja

Komang Yasa, Setia Pada Zaman, Setia Merawat Peradaban Dokar di Singaraja

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co