2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Matemuang Samaya” dari Teater Genta Malini SMAN 1 Gianyar: Bicara Cinta, Bicara Tanah

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 23, 2025
in Panggung
“Matemuang Samaya” dari Teater Genta Malini SMAN 1 Gianyar: Bicara Cinta, Bicara Tanah

Matemuang Semaya dari Teater Genta Malini | Foto: Bud

TEATER Genta Malini dari SMA Negeri 1 Gianyar mencoba meramu tema cinta dan persoalan alihfungsi lahan atau tanah saat memanggungkan kisah  “Matemuang Samaya” pada Panggung Apresiasi Seni Sastra Bulan Bahasa Bali (BBB) VII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu, 2 Februari 2025.

“Matemuang Samaya” adalah naskah drama yang diadaptasi dari novel berbahasa Bali berjudul “Ketemu Ring Tampaksiring” karya Made Sanggra. Alurnya sama dengan novel, namun saat dipindahkan ke naskah drama sepertinya Teater Genta Malini memerlukan tokoh-tokoh tambahan untuk menyesuaikan tema Bulan Bahasa Bali tahun 2025: “Jagat Kerthi Jagra Hita Samasta”, pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai sumber kesadaran menuju keselarasan dengan semesta raya.

“Secara alur itu sama saja, tetapi kami mamasukkan tokoh lain untuk mendukung dari tema BBB VII,” kata Ni Putu Kliyo Meita, sutradara pementasan itu.

Matemuang Semaya dari Teater Genta Malini | Foto: Bud

“Ketemu Ring Tampaksiring” mengisahkan tentang seorang wartawan asal Belanda, Van Steven. Ia datang ke Bali bersama rombongan turis ini berwisata ke Tirta Empul di Tampakiring.

Di objek wisata Tirta Empul, Steven bertemu Luh Rai, seorang penjual oleh-oleh khas Bali. Mereka saling jatuh cinta.

Ternyata Van Steven dan Luh Rai bersaudara. Ayah Van Steven dan Luh Rai adalah orang yang sama.

Di zaman kolonial, sang ayah tinggal di Bali dan menikah dengan orang Bali bernama Kompyang. Karena ayahnya menjalankan tugasnya sebagai tentara, di zaman kemerdekaan, ia kembali ke Belanda.

Si Belanda ini mengajak anak pertamanya Van Stven karena sudah lahir. Sementara Luh Rai sedang dalam kandungan ibunya.

Dalam nashkah drama “Matemuang Samaya”, Teater Genta Malini menambahkan sejumlah tokoh yang tak ada dalam novel. Seperti tokoh Ajik selaku peran antogonis. Termasuk menambahkan tokoh I Geblag dan I Geblug yang berperan seperti parekan (punakawan). Fungsi punakawan itu untuk mencairkan suasana pementasan itu.

“Kalau cerita aslinya itu kisah roman. Namun, kami sengaja adaptasikan dengan mengangkat unsur alam atau pesan untuk pelestarian alam, bahwa Bali tidak sedang baik-baik saja. Tanah Bali banyak ditumbuhi beton,” kata Kliyo Meita.

Tokoh Ajik itu, tokoh yang melambangkan keserakahan orang Bali yang menjual tanahnya untuk orang asing.

“Ajik itu merupakan orang Bali yang serakah yang tidak memikirkan kalau sawah-sawah itu merupakan warisan yang kita miliki. Tanah itu merupakan warisan kita, carik-carik adalah milik kita,” ujar Kliyo Meita.

Matemuang Semaya dari Teater Genta Malini | Foto: Bud

Drama ini menegaskan, keberadaan carik di Bali sangat penting untuk orang-orang Bali. Itu artinya, masyarakat Bali tidak hanya menjaga hubungan harmonis sesama manusia, tetapi juga menjaga hubungan hamonis dengan lingkungan dan Sang Maha Kuasa. Karena itu, dalam adegan juga menampilkan kisah Luh Rai yang rajin mebanten.

Punawakan I Geblag dan I Geblug punya perasn penting dalam pementasan itu yang berhasil menghidupakn suasana. I Geblug seorang penari bencong lebih banyak menggunakan basaha Bali, terkadang bahasa Indonesia, terkadang pula bahasa Inggris, sehingga kesan lucu bisa ditangkap oleh penonton.

Iringan teater ini sangat sederhana, yang terdiri dari 2 penyanyi, 2 gitar bolong dan satu kajon. Dalam penampilannya iringan bukan sebagai sajian seni yang menonjol. Iringan itu hanya mendukung suasana, dan terkadang menegaskan suasana melalui tembang-tembang yang dilantunkan.

Kliyo Meita menjelaskan, untuk persiapan pentas ini Teater Genta Malini telah mempersiapkan diri lebih dari sebulan. Hal itu, mulai dari penyuntingan naskah, selanjutnya menentukan tema yang selalu berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Bali.

Termasuk berkoordinasi dalam melakukan adaptasi dengan karya Made Sangra ini. “Kami melakukan penyuntingan naskah sekitar satu minggu sekalian casting mencari pemain,” paparnya.

Matemuang Semaya dari Teater Genta Malini | Foto: Bud

Teater Genta Malini dipilih untuk tampil dalam Panggung Apresiasi Seni Sastra ini karena pada BBB VI tahun 2024 teater yang didukung para siswa SMA Negeri 1 Gianyar tampil sebagai juara I.

“Kami sangat senang dan bangga diberikan apresiasi untuk pentas kali ini. Kami juga berterima kasih kepada sekolah yang memberi dukungan atas pementasan drama ini,” kata Kliyo Meita.

Pihak SMA Negeri 1 Gianyar memang mendukung penuh pementasan Teater Genta Malini ini, terbukti dengan hadirnya seluruh siswa dan guru-guru di Gedung Ksirarnawa untuk menonton rekan-rekan mereka di atas panggung. Mereka mengenakan busana adat Bali.

Mereka datang dengan menggunakan 5 bus, serta mobil pribadi dan ada yang membawa sepeda motor untuk mensupport pementasan itu. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
“Nini Kija Jani”, Teater Jineng SMAN 1 Tabanan Buktikan Diri Jadi Lumbung Kreativitas Sastra
“Medal-Medil” Jungut Sari Teater SMAN 1 Sukawati, Juara Satu Lomba Drama Modern Bulan Bahasa Bali 2025
Dramaturgi Drama Modern Bahasa Bali Terus Dicari | Dari Lomba Drama Modern Bulan Bahasa Bali VII
Tema Kekinian dalam Drama Modern Berbahasa Bali, Dari Demokrasi Hingga Tanah yang Dijual
Kisah “Watugunung Runtuh” Mencair di Tangan Kokar Bali pada Pembukaan Bulan Bahasa Bali VII
Tags: Bahasa BaliBulan Bahasa BaliSMAN 1 GianyarTeaterteater bahasa baliTeater Genta Maliniteater sekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pematung Ketut Muka Pendet Dikukuhkan jadi Profesor: Tekankan Pentingnya Inovasi Kerajinan Batu Padas

Next Post

Mempertanyakan Cinta : Meniti Rasa, Menata Jiwa

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
Mempertanyakan Cinta : Meniti Rasa, Menata Jiwa

Mempertanyakan Cinta : Meniti Rasa, Menata Jiwa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co