23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Benarkah “bertujuan untuk” itu Lewah?

I Made Sudiana by I Made Sudiana
November 26, 2024
in Bahasa
Benarkah “bertujuan untuk” itu Lewah?

Ilustrasi tatkala.co

SETELAH sekilan lama tidak berkomunikasi karena kesibukan kami masing-masing, tiba-tiba saja seorang teman mengirim pesan via WhatApp (WA). Dalam pesannya dia mengatakan bahwa dia ingin berdiskusi. Kami memang kerap berdiskusi tentang bahasa dan penggunannya. Salah satu diskusi kami via WA kali ini berkaitan dengan kalimat sebuah abstrak artikel penelitian.

Kalimat yang kami diskusikan sebagai berikut.

(1) Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan …..

Kalimat (1) di atas dikatakan lewah, mubazir. Disebutkan bahwa bertujuan untuk itu lewah. Menurut dia, kalimat (1) berdasarkan yang pernah dia baca dari sebuah tulisan orang, cukup bertujuan, tidak perlu untuk.

Kalimat yang lebih tepat menurut dia sebagai berikut.

(2) Penelitian ini bertujuan membuktikan …..

Kalimat tersebut, menurut dia, bisa juga dibuat sebagai berikut.

(3) Penelitian ini untuk membuktikan …..

Sejenak saya merenung dibuatnya.

Saya berpikir kalimat (1) sudah tepat sesuai dengan pola kalimat bahasa Indonesia. Kalimat (2) juga boleh. Kalimat (3) dari sisi pola kalimat bahasa Indonesia tidak bermasalah. Akan tetapi, kalimat (3) berkesan tidak formal. Untuk itu, umumnya dihindari penggunaannya dalam karya tulis ilmiah (KTI).

Mari kita cermati struktur kalimat dalam bahasa Indonesia. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (TBBBI) Edisi Keempat (2017) memuat enam tipe pola kalimat dasar bahasa Indonesia, yakni S-P, S-P-O, S-P-Pel, S-P-Ket, S-P-O-Pel, dan S-P-O-Ket.

Kalau kita perhatikan, kalimat (1) bertipe S-P-Ket. Subjek (S) kalimat (1) adalah penelitian ini; predikat (P) kalimat (1) adalah bertujuan; dan keterangan (Ket) kalimat (1) adalah untuk membuktikan ….. Kehadiran keterangan dalam kalimat (1) bersifat wajib. Keterangan pada kalimat (1) merupakan keterangan tujuan yang ditandai dengan kata untuk.

Kita beralih ke kalimat (2). Kalimat (2) bertipe S-P-Pel. Subjek (S) kalimat (2) adalah penelitian ini; predikat (P) kalimat (2) adalah bertujuan; dan pelengkap (Pel) kalimat (2) adalah membuktikan ….. Kehadiran pelengkap dalam kalimat (2) juga bersifat wajib. Permasalahan yang sering terjadi dalam kalimat, seperti kalimat (2) ini adalah adanya dua verba, yaitu bertujuan dan membuktikan yang kerap membingungkan pembaca atau pendengar. Kerap kali bertujuan membuktikan dianggapsebagai predikat.Kalau hal ini terjadi, akan terjadi kerancuan antara kalimat transitif dan kalimat intransitif. Celakanya kalau kalimat (2) dianggap transitif (kalimat yang verbanya membutuhkan objek), bagian … setelah membuktikan dianggap sebagai objek. Di sinilah saya menganggap kehadiran untuk menjadi penting untuk menghindari kesalahan pola kalimat.

Selanjutnya, kalimat (3). Kalimat (3) bertipe S-P. Subjek kalimat (3) adalah penelitian ini; predikat kalimat (3) adalah untuk membuktikan ….. Kalimat (3) jika dilihat dari sisi predikatnya, disebut dengan kalimat nonverbal. Kalimat nonverbal adalah kalimat yang predikatnya bukan verba (kata kerja). Kalimat nonverbal dalam bahasa Indonesia predikatnya bisa berupa frasa nominal, frasa adjektival, frasa numeral, bisa juga frasa presposisional. Pada kalimat (3) predikat kalimatnya merupakan frasa preposisional. Dengan demikian, kalimat (3) juga gramatikal. Akan tetapi, dalam karya tulis ilmiah penggunaan kalimat (3) sedapat mungkin dihindari. Untuk menghindari penggunaan kalimat (3), kita bisa memunculkan predikat, misalnya dilaksanakan. Kalimatnya menjadi sebagai berikut.

(3a) Penelitian ini dilaksanakan untuk membuktikan ….

Pola kalimat (3a) menjadi S-P-K. Kalimat (3a) terkesan lebih formal dan tidak menimbulkan penafsiran kalimat yang tidak berpredikat.

Dalam Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia (TTBI) Daring, Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, verba bertujuan bersinonim dengan beritikat, bermaksud, dan berniat. Verba bertujuan merupakan kata turunan dari tujuan (nomina) ‘itikat, maksud, niat’  yang mendapat prefiks/awalan ber-.

Dalam TBBBI, subkelompok verba berprefiks (berawalan) ber- yang terbesar mempunyai pangkal nomina yang di antaranya berarti ‘mempunyai, memiliki’ yang disebut oleh nomina itu, misalnya berdebu, berguna, bernama, berhasil, bermaksud, berumur, berduri, bersenjata, beristri, berisi.

Bertujuan berarti ‘mempunyai/memiliki tujuan, bermaksud berarti ‘mempunyai/memiliki maksud’. Bertujuan dan bermaksud bersinonim dengan ingin. Dari segi kelas kata, bertujuan dan bermaksud berkelas kata verba, sedangkan ingin berkelas kata adverbia.

Mari kita perhatikan kalimat berikut.

(4) Peneliti ingin membuktikan ….

Kalau kita cermati, kalimat (4) berpola S-P-O.  Subjek kalimat (4) adalah peneliti; predikat kalimat (4) adalah ingin membuktikan. Objek kalimat (4) adalah …. Kalimat (4) merupakan kalimat transitif, yaitu kalimat yang predikatnya membutuhkan objek. Kalimat (4) bisa saja ditambahkan keterangan. Dalam hal ini keterangannya bersifat manasuka.

Benarkah “bertujuan untuk” itu lewah? [T]

BACA artikel lain tentang BAHASA atau artikel lain dari penulis MADE SUDIANA

Ketika WNA Pemelajar BIPA Beradu Pantun Berbahasa Indonesia
Mengenal Bahasa Isyarat “Kata Kolok” dalam Lingkup Kesehatan Individu dan Pengobatan di Desa Bengkala
Bahasa | Papan Tik Aksara Bali
Bineka dan “Bhinneka”
“Ketika Memberi”, Bagaimana Memadankannya ke Bahasa Bali?
Sesuatu yang Setengah
Transfer Lisan Bahasa Tutur
Tags: Bahasabahasa ilmiah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Panggung Pentas Seni Bersama Disabilitas di Kuta: Ini Tempat Anak-anak Disabilitas Ekspresikan Diri

Next Post

Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

I Made Sudiana

I Made Sudiana

Lahir di Tabanan tahun 1974. Sekarang sebagai peneliti bahasa di Pusat Riset Preservasi Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebelumnya bekerja di Balai Bahasa Provinsi Bali.

Related Posts

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

by I Made Sudiana
June 23, 2026
0
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

Read moreDetails

Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali

by I Made Sudiana
June 18, 2026
0
Logika Angka Kuno di Pesta Kesenian Bali

PESTA Kesenian Bali (PKB) tahun 2026 ini telah memasuki tahun ke-48. Atmosfernya sudah tampak lewat berbagai atribut luar ruang yang...

Read moreDetails

Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi

by I Made Sudiana
June 13, 2026
0
Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi

SEJAK kapan sebuah kata harus tunduk pada makna yang kaku? Padahal, di tengah masyarakat, makna kata itu justru tumbuh dan...

Read moreDetails

Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?

by Ni Wayan Suwini
June 12, 2026
0
Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?

DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen...

Read moreDetails

Sihir Tiga Kode Huruf

by I Made Sudiana
June 8, 2026
0
Sihir Tiga Kode Huruf

PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara...

Read moreDetails

Cukup Telulas?

by Komang Berata
June 4, 2026
0
Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

Read moreDetails

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

by I Made Sudiana
June 3, 2026
0
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

Read moreDetails

Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

by I Made Sudiana
May 26, 2026
0
Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

DI warung kopi, seminar budaya, sampai brosur perumahan mewah, istilah adiluhung makin sering berseliweran. Istilah ini mirip stempel sakti. Apa...

Read moreDetails

Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik

by I Made Sudiana
May 19, 2026
0
Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik

Pernahkah Anda mendengar seseorang kecewa dan mengeluh bahwa ia sedang patah hati kepada sebuah negara? Saya sendiri kerap mendengar orang...

Read moreDetails

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

by I Made Sudiana
May 15, 2026
0
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

Read moreDetails
Next Post
Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

Cerita Pilkada dari Sebuah TPS di Kampung Bugis: Ibu yang Terburu dan Dua Hansip Tanpa Bintang  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co