15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih,   Duta Lingkungan Hijau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
November 25, 2024
in Persona
Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih,   Duta Lingkungan Hijau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih

TIDAK pernah terbayangkan bagi Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih, siswaSMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska, Two South Kuta) mengikuti wisuda Green Ambasador di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat dijabat oleh Siti Nurbaya, pada akhir masa Presiden Joko Widodo.   

Suksma yang aktif sebagai siswa pencinta alam (Sispala) menorehkan prestasi membanggakan bagi Toska. Betapa tidak, ia mengikuti seleksi berjenjang melalui simpul belajar dari  berbagai siswa SMA seluruh Bali untuk  bersaing merebut tiket nasional. Di Bali, Sukma mengikuti seleksi melalui Simpul Belajar di bawah Balai Pengendalian  Daerah Aliran Air dan Sungai (BPDAS) Uma Anyar yang konsen dan peduli di bidang perubahan iklim akibat kelalaian manusia merawat bumi.

Simpul belajar BPDAS Uma Anyar adalah kumpulan pelajar dari berbagai SMA/SMK yang berbeda sekolah dalam satu wadah (balai) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk belajar bersama melalui edukasi, diskusi, serta berbagi pengalaman mengenai isu lingkungan.

Sebagai simpul belajar di luar sekolah, Sukma telah menjadi agen perubahan dengan semangat merdeka belajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka : belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, dengan metode (cara) apa saja yang kontekstual dengan fakta di sekitar. Inilah pendekatan Desa (tempat), Kala (waktu), Patra (cara) dalam Kurikulum Merdeka ala kearifan lokal Bali yang visioner dan mendunia

Melalui  Simpul Belajar di bawah Balai Pengendalian  Daerah Aliran Air dan Sungai (BPDAS) Uma Anyar ini,  Sukma mengangkat topik “Menuju Bali Bersih dan Lestari : Langkah Nyata Menuju  Bali Bebas Sampah”.

Topik itu menarik karena mengangkat isu lingkungan yang sedang dihadapi Bali di tengah banjirnya wisatawan ke Bali. Di satu sisi, Bali menjadi objek wiasata yang dikagumi dunia, di sisi lain menghadapi masalah lingkungan akibat produksi sampah yang berlimpah. Padahal sampah berlimpah itu bisa menjadi berkah kalau dikelola dengan baik.

Sampah yang dalam Bahasa Bali disebut luu bisa menjadi luih bila dikelola dengan baik dan benar. Sampah juga disebut mis dalam Bahasa Bali, bila dikelola dengan baik dan benar bisa menjadi mas yang berharga dan berguna. Jadi, sampah bisa bernilai tambah bila dikelola dengan baik dan benar.

Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih | Foto: Dok. pribadi

Melalui presentasinya, Sukma memaparkan kondisi TPA Suwung Denpasar dan solusi mengatasinya di hadapan Ketua Institut Hijau Indonesia, Cahlin Muhammad. Sebagaimana diketahui publik, TPA Suwung selalu mengundang tanya dan merepotkan para pejabat di Bali manakala ada hajatan berskala dunia digelar di Nusa Dua. Maka, solusi jangka pendek pun dibuat agar TPA Suwung terkesan baik-baik saja. Selesai hajatan besar itu, TPA Suwung kembali beraksi seakan protes untuk gumi Bali yang sering berpesta dengan gala dinner wah di pelataran Garuda Wisnu Kencana.

Kenyataan itu menginspirasi Sukma untuk mengedukasi masyarakat melalui kegiatan sehari-hari dengan memilah sampah : organik, anorganik, dan residu rumah tangga. Selanjutnya mengolah sampah menjadi ekobrik, ekoenzim, dan pestisida.

Selain itu, Sukma juga mengajak setiap rumah tangga di Bali membuat teba modern di rumah masing-masing dan sampah diolah berbasis sumber. Hindari penggunaan plastik sekali pakai. Ke pasar membawa tas belanja dari rumah masing-masing. Hal ini sempat terlaksana dengan tertib sebelum Pandemi Covid-19, tetapi pudar saat Covid-19. Begitulah budaya masyarakat belum menyadari arti penting pengelolaan sampah secara bai,benar, dan berkelanjutan. Padahal, seharusnya tanggung jawab sampah adalah tanggung jawab masing-masing individu dalam  keluarga.

Itulah yang coba ditawarkan oleh Sukma dalam presentasinya yang mendapat apresiasi dari para dewan juri dan mengantarkannya menjadi wakil Bali sebagai GA : Green Ambassador (Duta Lingkungan Hijau) melalui seleksi Green Youth Movement (GYM) di tingkat lokal Bali. Melalui kelas on line, selama 6 hari mengikuti seleksi GYM bagi Sukma adalah pengalaman baru berinteraksi dengan para pegiat lingkungan. Mereka yang diajak berinteraksi di kelas on line itu, tidak satu pun dikenal.

“Sungguh ini pengalaman baru berinteraksi dengan pegiat lingkungan. Memberikan nilai tambah bagi saya dalam berinteraksi dengan para siswa dari sekolah lain. Tentunya juga terhubung dengan Mata Pelajaran Biologi di kelas,” kata Sukma sembari tersenyum bangga menjadi  Green Ambassador yang diwisuda oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta.

Selama 4 hari 3 malam di Jakarta, Sukma mengaku senang mendapat kesempatan berharga dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

”Mendapat teman baru dari berbagai daerah dengan minat yang sama untuk bergerak mengedukasi masyarakat terkait dengan pengelolaan sampah. Sampah membawa musibah bagi lingkungan yang pada akhirnya juga berdampak bagi keselamatan manusia sebagai penghuni bumi. Melalui forum ini, kami berdiskusi dan berbagi praktik baik dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengatasi sampah,” kata Sukma siswa kelas XI.7 SMA Negeri 2 Kuta Selatan itu.

Bersama duta lingkungan hijau dari daerah lain | Foto: Dok. pribadi

Ada makna penting yang dapat dipetik dari prestasi yang ditorehkan Sukma bagi Toska sebagai almamaternya.

Pertama, secara pribadi Sukma telah membanggakan diri sendiri, keluarga, dan sekolah sebagai agen perubahan. Selanjutnya berkewajiban mengimbaskan kepada seluruh siswa di sekolah dan lingkungan sekitar agar makin tumbuh kesadaran pentingnya memilah sampah.

Kedua, Sukma telah mempromosikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan di level nasional, sebagaimana Isaura yang juga mempromosikan sekolah di level global melalui skema beasiswa Bina Antarbudaya  pertukaran pelajar ke Jepang selama satu semester  (Agustus- Desember 2024).

Ketiga, menambah pertemanan untuk membangun jaringan peduli lingkungan tingkat nasional sebagai pejuang dan penggerak dengan melakukan edukasi  secara persuasif terus-menerus dan berkelanjutan.

Keempat, merekatkan semangat nasionalisme melalui aksi nyata peduli lingkungan secara inklusif tanpa diskriminasi. Dengan kalimat lain, sampah membawa berkah untuk menyatukan semangat bergerak bersama-sama demi lestarinya lingkungan, resik, harmoni dan menyehatkan. Lingkungan bersih masyarakatnya sehat. Indonesia sehat, kuat, dan hebat.

Terima kasih buat Sukma yang telah mengharumkan nama sekolah melalui jalur peduli sampah. Ia berhasil mengikuti kegiatan ini berkat Ekstrakurikuler Sispala SMA Negeri 2 Kuta Selatan. Semoga lahir lagi bintang prestasi dari Toska baik melalui jalur olahraga, seni budaya, kepemimpinan, maupun olimpiade sain sesuai dengan ekstrakurikuer yang dibuka lebih dari 40. Dengan begitu, prestasi makin beragam yang mencerminkan berdiferensiasinya kemampuan siswa. Salam Lestari!  [T]

Khoirurisma Agustin: Ia Atlet Wushu, Sekolah Tata Busana, Ia Muslim, Kuliah Bahasa Bali
Made Darsana, Kopi, Hutan, dan Ekonomi Berkelanjutan: Inspirasi dari Desa Wanagiri
Komang Anik Sugiani, Perempuan Aktivis Lingkungan dari Buleleng Itu Raih Kalpataru 2024
Meisya Tiarani, Siswa SMAN 1 Singaraja, Juara Pencak Silat Porjar Bali 2024: Hasil Perjuangan Bertahap  
Kadek Windari, Juara Penulisan Cerpen di Peksimida, Siap Wakili Bali ke Peksiminas di Jakarta
Tags: lingkunganlingkungan hijausiswasiswa berprestasiSMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Ketika Memberi”, Bagaimana Memadankannya ke Bahasa Bali?

Next Post

Guru-guru di Buleleng Berbagi Cerita Praktik Baik : Catatan dari Diseminasi Program Peningkatan Kualitas Guru

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails
Next Post
Guru-guru di Buleleng Berbagi Cerita Praktik Baik : Catatan dari Diseminasi Program Peningkatan Kualitas Guru

Guru-guru di Buleleng Berbagi Cerita Praktik Baik : Catatan dari Diseminasi Program Peningkatan Kualitas Guru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co