12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bersiaplah Menghadapi 5 Pergeseran Diplomasi Global di Era Trump 2.0

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
November 7, 2024
in Esai
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

DONALD Trump sudah secara sah dan meyakinkan menang pemilu Amerika. Dalam perhitungan yang dilansir berbagai media, Trump meraih 50,9 persen atau 72 juta suara popular vote. Dia juga menggenggam 295 suara electoral mengalahkan Kamala Harris.

Disisi lain, Harris hanya mendapat 226 suara elektoral, dan 47 persen atau 67 juta popular vote. Sebagai tambahan, Trump juga menyapu bersih swing state, medan tempur bagi kedua kandidat dalam pemilu. Kelar sudah!

Bagaimana kalkulasi politik dan diplomasi Internasional kedepannya di era kedua Trump? Pertanyaan ini mengemuka mengingat rekam jejak kebijakan luar negeri Trump yang cenderung transaksional hingga kemudian berjanji untuk membawa “zaman keemasan” ke Amerika Serikat. Dia juga memuji apa yang disebutnya sebagai “gerakan politik terbesar sepanjang masa”.

Dengan demikian, dunia perlu bersiap menghadapi lima pergeseran besar dalam dinamika diplomasi global yang akan dimulai Januari 2025, merujuk pada waktu pelantikan Trump sebagai presiden baru.

Pergesaran Aliansi Global AS

Pergeseran pertama mungkin akan terlihat dari transformasi fundamental aliansi global AS. Trump telah berulang kali mengkritik negara-negara NATO yang dianggap tidak memenuhi komitmen anggaran pertahanan sebesar 2% dari GDP. Faktanya, pada periode pertama kepemimpinannya, hubungan AS-NATO mengalami ketegangan signifikan, termasuk ancaman penarikan pasukan AS dari Eropa. Kondisi ini berpotensi memperlemah sistem aliansi Barat dan mendorong negara-negara Eropa mencari alternatif keamanan kolektif.

Dukungan AS terhadap Ukraina juga diprediksi akan mengalami perubahan drastis. Sikap Trump yang cenderung akomodatif terhadap Rusia telah terlihat sejak periode pertama kepemimpinannya. Data menunjukkan bahwa selama masa kampanye 2024, Trump berulang kali menyatakan akan menghentikan bantuan militer ke Ukraina dalam 24 jam jika terpilih. Hal ini dapat mengubah secara fundamental dinamika konflik di Eropa Timur dan keseimbangan kekuatan global.

Pergeseran Hubungan AS-China

Pergeseran kedua terkait hubungan AS-China yang diprediksi akan semakin tegang. Trump berjanji menerapkan tarif impor hingga 60% untuk produk China dan pembatasan investasi yang lebih ketat. Berdasarkan analisis ekonom global, kebijakan ini dapat memicu perang dagang yang lebih intensif dibanding periode 2018-2019. Akibatnya, rantai pasok global akan mengalami disrupsi signifikan dan memaksa banyak negara memilih “kubu” ekonomi.

Ketegangan AS-China juga akan merambat ke sektor teknologi dan keamanan. Pembatasan ekspor semikonduktor dan teknologi AI ke China kemungkinan akan diperketat. Data dari industri chip menunjukkan bahwa kebijakan ini dapat menghambat perkembangan teknologi China sekitar 5-10 tahun. Dampaknya, persaingan teknologi global akan semakin terpolarisasi antara ekosistem AS dan China.

Selain itu, isu Taiwan akan tetap menjadi titik kritis dalam hubungan AS-China. Trump telah mengindikasikan pendekatan yang lebih agresif dalam mendukung Taiwan, termasuk kemungkinan pengakuan formal kemerdekaan. Sikap ini bertentangan dengan kebijakan “One China Policy” yang telah berlaku selama dekade. Konsekuensinya, risiko konflik di Selat Taiwan akan meningkat signifikan.

Pergeseran Diplomasi Ekonomi

Pergeseran ketiga menyangkut diplomasi ekonomi global yang akan didominasi proteksionisme. Trump berencana menerapkan “Universal Baseline Tariff” sebesar 10% untuk semua impor. Studi dari lembaga ekonomi internasional memproyeksikan kebijakan ini dapat mengurangi perdagangan global hingga 5% dalam setahun pertama. Hal ini akan mendorong negara-negara mencari alternatif pasar dan reorganisasi rantai pasok.

Oleh sebab itu, Friendshoring mungkin saja akan menjadi tren dominan dalam reorganisasi rantai pasok global. Sebagai referensi, friendshoring adalah istilah untuk menyebut praktik pengalihan rantai pasokan ke negara sekutu atau negara yang dianggap teman dalam konsep perdagangan internasional. Terutama negara yang dianggap aman secara politik dan ekonomi atau memiliki risiko rendah.

Perusahaan AS akan didorong memindahkan produksi dari China ke negara-negara sekutu. Survei menunjukkan 70% perusahaan AS mempertimbangkan relokasi, dengan Asia Tenggara sebagai destinasi utama. Indonesia berpeluang memanfaatkan tren ini jika dapat memperbaiki iklim investasi dengan cepat.

Pergeseran Isu Lingkungan

Pergeseran keempat berkaitan dengan isu lingkungan global. Trump kemungkinan akan kembali menarik AS dari Perjanjian Paris dan mengurangi komitmen pendanaan iklim internasional. Data historis menunjukkan bahwa penarikan AS dari perjanjian lingkungan global dapat mengurangi pendanaan iklim internasional hingga 30%. Akibatnya, target pengurangan emisi global 2030 akan sulit tercapai.

Oleh sebab itu, deregulasi lingkungan di AS akan berdampak pada standar perdagangan internasional. Kebijakan Trump yang pro-industri fosil bertentangan dengan tren global menuju ekonomi hijau. Analisis menunjukkan bahwa hal ini dapat menciptakan kesenjangan standar lingkungan antara AS dan Uni Eropa, mempersulit perdagangan internasional.

Pergeseran dinamika keamanan global

Pergeseran kelima fokus pada dinamika keamanan regional, terutama di Indo-Pasifik. Strategi Indo-Pasifik Trump diprediksi akan lebih konfrontatif terhadap China. Data menunjukkan peningkatan Freedom of Navigation Operations (operasi FONOPs) AS di Laut China Selatan selama periode pertama Trump. Situasi ini dapat meningkatkan ketegangan di kawasan dan memaksa negara ASEAN mengambil posisi.

Peluang dan Tantangan Indonesia

Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN menghadapi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, ketegangan AS-China dapat mengganggu stabilitas regional dan perdagangan. Namun di sisi lain, Indonesia dengan keunggulan posisi strategisnya sangat berpeluang menarik relokasi industri AS dari China. Ini tentunya harus ditopang oleh langkah-langkah strategis dan dukungan kebijakan yang tepat.

Paling tidak, meskipun Indonesia harus bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam dan Thailand, keunggulan biaya tenaga kerja dan potensi pasar menjadikan Indonesia menarik bagi investor asing

Menghadapi situasi ini, Indonesia perlu menerapkan strategi diplomasi multi-track yang adaptif. Prioritas pertama adalah memperkuat kerja sama ekonomi dengan berbagai mitra untuk mengurangi ketergantungan pada AS-China. Diversifikasi pasar dan mitra investasi menjadi kunci ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Penguatan kapasitas nasional juga menjadi krusial dalam menghadapi turbulensi global. Indonesia perlu mempercepat transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri dan pengembangan teknologi. Pengalaman periode Trump pertama menunjukkan bahwa negara dengan fundamental ekonomi kuat dan strategi adaptif lebih mampu bertahan di tengah gejolak global. Dengan pendekatan yang tepat dan eksekusi yang konsisten, Indonesia dapat mengoptimalkan peluang sekaligus meminimalkan risiko dari pergeseran tatanan global di era Trump 2.0. [T]

Baca artikel lain dari penulis ELPENI FITRAH

Dua Minggu Pasca IAF 2024: Menimbang Hasil, Tantangan, dan Prospek
Sisi Gelap Demokrasi: Mengapa Kita Tidak Boleh Terlalu Percaya pada Demokrasi
Refleksi Kemerdekaan dan Warisan Diplomasi Indonesia untuk Dunia
Tags: Donald TrumpPolitikpolitik Amerika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Komitmen Komunitas Mahima atas Program TJSL PLN: Dari Produksi Film, Podcast, Audiobooks, sampai Literasi Digital

Next Post

Percik Estetik Made Gunawan

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Percik Estetik Made Gunawan

Percik Estetik Made Gunawan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co