23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Minggu Pasca IAF 2024: Menimbang Hasil, Tantangan, dan Prospek

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
September 18, 2024
in Esai
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

DUA minggu telah berlalu sejak berakhirnya the 2nd Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024 di Nusa Dua, Bali, namun gaungnya masih terasa hingga kini. Forum yang menghadirkan lebih dari 1400 delegasi dari 29 negara ini menjadi momentum penting dalam perkembangan hubungan Indonesia-Afrika.

Kehadiran para kepala negara, menteri, pengusaha, dan akademisi mencerminkan luasnya cakupan dan potensi kerjasama yang dibahas. Namun, di balik kesuksesan penyelenggaraan acara, muncul pertanyaan penting: seberapa jauh forum ini benar-benar memperkuat kemitraan Indonesia-Afrika? Artikel ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk memahami hasil konkret, tantangan implementasi, dan prospek jangka panjang dari pertemuan bersejarah ini.

Hasil Konkret

Forum yang berlangsung pada 1-3 September 2024 lalu, mengusung tema “Bandung Spirit for Africa’s Agenda 2063,” telah menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang berpotensi mengubah wajah kerjasama Indonesia-Afrika. Tercapai setidaknya 32 kesepakatan bisnis dengan nilai total lebih dari USD 3,5 miliar, didalamnya meliputi sektor industri strategis, Kesehatan, dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Termasuk pula Ketahanan Pangan, Teknologi, dan Perbankan.

Selain itu, sekitar 40 perusahaan Indonesia berpartisipasi aktif, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM berhasil mencapai 16 kesepakatan dengan mitra dari Afrika dalam ekshibisi yang diadakan selama forum. Sebagai tambahan, ekshibisi bisnis yang diadakan selama dua hari menarik perhatian 103 perusahaan dan 139 pebisnis dari Afrika serta sekitar 350 pebisnis dari Indonesia. Ini menunjukkan bahwa IAF 2024 telah meletakkan fondasi solid bagi akselerasi kerjasama ekonomi Indonesia-Afrika yang lebih intensif dan beragam.

Di sela kegiatan, terjadi pula penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk kerja sama pembangunan ke Afrika, disertai harapan akan terbukanya peluang baru untuk pertumbuhan di kedua wilayah.

Tantangan

Meski demikian, jalan menuju implementasi penuh dari kesepakatan-kesepakatan yang dicapai tidaklah mulus. Tantangan utama yang dihadapi adalah kompleksitas birokrasi dan perbedaan regulasi antar negara.

Pertimbangannya, masing-masing negara Afrika memiliki kerangka hukum dan prosedur administratif yang berbeda, yang dapat memperlambat proses realisasi investasi dan perdagangan. Oleh sebab itu diperlukan upaya ekstra dari kedua belah pihak untuk menyederhanakan prosedur dan menciptakan kerangka regulasi yang lebih kondusif bagi kerjasama ekonomi.

Untungnya telah ada praktik baik dalam usaha mensukseskan kesepakatan yang sudah dicapai melalui peluncuran Task Force Indonesia-Mozambik antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan bersama Menteri Sumber Daya Mineral dan Energi Mozambik Carlos Joaquim Zacarias. Task Force ini bertujuan untuk mengembangkan kerja sama di sektor tambang, infrastruktur transportasi, kesehatan, dan perikanan. Mengutip pepatah orang Padang, “Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah” artinya praktik baik ini patut dijadikan contoh untuk memastikan bahwa implementasi semua kesepakatan bebas dari kendala apapun.

Tantangan lain yang perlu diantisipasi adalah potensi ketidakstabilan politik dan ekonomi di beberapa negara Afrika. Volatilitas ini dapat mengganggu kontinuitas kerja sama jangka panjang yang telah dicanangkan dalam IAF 2024.

Alasannya, investasi dan proyek pembangunan membutuhkan kepastian hukum dan stabilitas kebijakan yang tidak selalu terjamin di negara-negara yang rawan gejolak politik. Oleh sebab itu, strategi mitigasi risiko yang komprehensif perlu diintegrasikan ke dalam setiap kesepakatan kerjasama Indonesia-Afrika, termasuk klausul force majeure yang jelas dan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif.

Prospek

Di sisi lain, prospek jangka panjang dari IAF 2024 tetap menjanjikan, terutama jika dilihat dari sudut pandang geopolitik dan ekonomi global. Indonesia dapat semakin memantapkan posisinya sebagai jembatan antara Asia dan Afrika dalam konteks pergeseran pusat gravitasi ekonomi dunia ke Indo-Pasifik. Selain itu, kerjasama Indonesia-Afrika yang diperkuat melalui IAF 2024 dapat menjadi katalis bagi pembentukan blok ekonomi Selatan-Selatan yang lebih kuat.

Jika tantangan-tantangan jangka pendek dapat diatasi dengan baik, IAF 2024 berpotensi menjadi titik balik dalam reposisi strategis Indonesia di kancah global, memperkuat perannya sebagai kekuatan ekonomi dan diplomatik yang berpengaruh di kawasan Global South.

Evaluasi kritis terhadap penyelenggaraan IAF 2024 menghasilkan sejumlah pembelajaran berharga untuk forum-forum serupa di masa depan. Perlu adanya peningkatan inklusivitas dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan, termasuk UKM dan masyarakat sipil. Dengan demikian, kerjasama bilateral dan/atau multilateral tidak boleh hanya menjadi domain pemerintah dan korporasi besar, tetapi harus membawa manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bukti empiris menunjukkan bahwa forum-forum yang lebih inklusif cenderung menghasilkan dampak yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, pada penyelenggaraan IAF berikutnya, perlu dirancang suatu pendekatan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada kepentingan akar rumput yang lebih luas.

Saya amat meyakini bahwa the 2nd Indonesia-Africa Forum 2024 membawa potensi besar untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan negara-negara Afrika di berbagai bidang. Telah disampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga membuka peluang konkret bagi peningkatan kerja sama ekonomi, pertukaran sosial budaya, dan penguatan posisi politik di kancah global.

Meskipun terdapat tantangan-tantangan yang perlu diatasi, komitmen bersama yang dilandasi semangat Bandung dan visi Afrika 2063 dapat menjadi modal kuat untuk mewujudkan kemitraan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Momentum ini harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui implementasi yang konsisten dan evaluasi berkala, demi mewujudkan visi bersama Indonesia dan Afrika dalam membangun kemakmuran di kedua kawasan. [T]

Baca artikel lain dari penulis ELPENI FITRAH

Sisi Gelap Demokrasi: Mengapa Kita Tidak Boleh Terlalu Percaya pada Demokrasi
Refleksi Kemerdekaan dan Warisan Diplomasi Indonesia untuk Dunia

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Pengunduran Biden dan Tantangan Berat Harris Menuju AS-1

Pengunduran Biden dan Tantangan Berat Harris Menuju AS-1

‘Adat Dunia Balas Berbalas, Adat Hidup Tolong Menolong’ dalam konteks Geopolitik Kontemporer

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Film “2 Kumbang (Bugs)”: Menguak Sisi Gelap Media Sosial, Mulai dari Cara Mudah Mendapatkan Uang, hingga Dampak Buruknya bagi Anak

Next Post

Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co