2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dua Minggu Pasca IAF 2024: Menimbang Hasil, Tantangan, dan Prospek

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
September 18, 2024
in Esai
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

DUA minggu telah berlalu sejak berakhirnya the 2nd Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024 di Nusa Dua, Bali, namun gaungnya masih terasa hingga kini. Forum yang menghadirkan lebih dari 1400 delegasi dari 29 negara ini menjadi momentum penting dalam perkembangan hubungan Indonesia-Afrika.

Kehadiran para kepala negara, menteri, pengusaha, dan akademisi mencerminkan luasnya cakupan dan potensi kerjasama yang dibahas. Namun, di balik kesuksesan penyelenggaraan acara, muncul pertanyaan penting: seberapa jauh forum ini benar-benar memperkuat kemitraan Indonesia-Afrika? Artikel ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak untuk memahami hasil konkret, tantangan implementasi, dan prospek jangka panjang dari pertemuan bersejarah ini.

Hasil Konkret

Forum yang berlangsung pada 1-3 September 2024 lalu, mengusung tema “Bandung Spirit for Africa’s Agenda 2063,” telah menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang berpotensi mengubah wajah kerjasama Indonesia-Afrika. Tercapai setidaknya 32 kesepakatan bisnis dengan nilai total lebih dari USD 3,5 miliar, didalamnya meliputi sektor industri strategis, Kesehatan, dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Termasuk pula Ketahanan Pangan, Teknologi, dan Perbankan.

Selain itu, sekitar 40 perusahaan Indonesia berpartisipasi aktif, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM berhasil mencapai 16 kesepakatan dengan mitra dari Afrika dalam ekshibisi yang diadakan selama forum. Sebagai tambahan, ekshibisi bisnis yang diadakan selama dua hari menarik perhatian 103 perusahaan dan 139 pebisnis dari Afrika serta sekitar 350 pebisnis dari Indonesia. Ini menunjukkan bahwa IAF 2024 telah meletakkan fondasi solid bagi akselerasi kerjasama ekonomi Indonesia-Afrika yang lebih intensif dan beragam.

Di sela kegiatan, terjadi pula penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk kerja sama pembangunan ke Afrika, disertai harapan akan terbukanya peluang baru untuk pertumbuhan di kedua wilayah.

Tantangan

Meski demikian, jalan menuju implementasi penuh dari kesepakatan-kesepakatan yang dicapai tidaklah mulus. Tantangan utama yang dihadapi adalah kompleksitas birokrasi dan perbedaan regulasi antar negara.

Pertimbangannya, masing-masing negara Afrika memiliki kerangka hukum dan prosedur administratif yang berbeda, yang dapat memperlambat proses realisasi investasi dan perdagangan. Oleh sebab itu diperlukan upaya ekstra dari kedua belah pihak untuk menyederhanakan prosedur dan menciptakan kerangka regulasi yang lebih kondusif bagi kerjasama ekonomi.

Untungnya telah ada praktik baik dalam usaha mensukseskan kesepakatan yang sudah dicapai melalui peluncuran Task Force Indonesia-Mozambik antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan bersama Menteri Sumber Daya Mineral dan Energi Mozambik Carlos Joaquim Zacarias. Task Force ini bertujuan untuk mengembangkan kerja sama di sektor tambang, infrastruktur transportasi, kesehatan, dan perikanan. Mengutip pepatah orang Padang, “Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah” artinya praktik baik ini patut dijadikan contoh untuk memastikan bahwa implementasi semua kesepakatan bebas dari kendala apapun.

Tantangan lain yang perlu diantisipasi adalah potensi ketidakstabilan politik dan ekonomi di beberapa negara Afrika. Volatilitas ini dapat mengganggu kontinuitas kerja sama jangka panjang yang telah dicanangkan dalam IAF 2024.

Alasannya, investasi dan proyek pembangunan membutuhkan kepastian hukum dan stabilitas kebijakan yang tidak selalu terjamin di negara-negara yang rawan gejolak politik. Oleh sebab itu, strategi mitigasi risiko yang komprehensif perlu diintegrasikan ke dalam setiap kesepakatan kerjasama Indonesia-Afrika, termasuk klausul force majeure yang jelas dan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif.

Prospek

Di sisi lain, prospek jangka panjang dari IAF 2024 tetap menjanjikan, terutama jika dilihat dari sudut pandang geopolitik dan ekonomi global. Indonesia dapat semakin memantapkan posisinya sebagai jembatan antara Asia dan Afrika dalam konteks pergeseran pusat gravitasi ekonomi dunia ke Indo-Pasifik. Selain itu, kerjasama Indonesia-Afrika yang diperkuat melalui IAF 2024 dapat menjadi katalis bagi pembentukan blok ekonomi Selatan-Selatan yang lebih kuat.

Jika tantangan-tantangan jangka pendek dapat diatasi dengan baik, IAF 2024 berpotensi menjadi titik balik dalam reposisi strategis Indonesia di kancah global, memperkuat perannya sebagai kekuatan ekonomi dan diplomatik yang berpengaruh di kawasan Global South.

Evaluasi kritis terhadap penyelenggaraan IAF 2024 menghasilkan sejumlah pembelajaran berharga untuk forum-forum serupa di masa depan. Perlu adanya peningkatan inklusivitas dengan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan, termasuk UKM dan masyarakat sipil. Dengan demikian, kerjasama bilateral dan/atau multilateral tidak boleh hanya menjadi domain pemerintah dan korporasi besar, tetapi harus membawa manfaat luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bukti empiris menunjukkan bahwa forum-forum yang lebih inklusif cenderung menghasilkan dampak yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, pada penyelenggaraan IAF berikutnya, perlu dirancang suatu pendekatan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada kepentingan akar rumput yang lebih luas.

Saya amat meyakini bahwa the 2nd Indonesia-Africa Forum 2024 membawa potensi besar untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan negara-negara Afrika di berbagai bidang. Telah disampaikan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga membuka peluang konkret bagi peningkatan kerja sama ekonomi, pertukaran sosial budaya, dan penguatan posisi politik di kancah global.

Meskipun terdapat tantangan-tantangan yang perlu diatasi, komitmen bersama yang dilandasi semangat Bandung dan visi Afrika 2063 dapat menjadi modal kuat untuk mewujudkan kemitraan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan.

Momentum ini harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui implementasi yang konsisten dan evaluasi berkala, demi mewujudkan visi bersama Indonesia dan Afrika dalam membangun kemakmuran di kedua kawasan. [T]

Baca artikel lain dari penulis ELPENI FITRAH

Sisi Gelap Demokrasi: Mengapa Kita Tidak Boleh Terlalu Percaya pada Demokrasi
Refleksi Kemerdekaan dan Warisan Diplomasi Indonesia untuk Dunia

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Pengunduran Biden dan Tantangan Berat Harris Menuju AS-1

Pengunduran Biden dan Tantangan Berat Harris Menuju AS-1

‘Adat Dunia Balas Berbalas, Adat Hidup Tolong Menolong’ dalam konteks Geopolitik Kontemporer

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Film “2 Kumbang (Bugs)”: Menguak Sisi Gelap Media Sosial, Mulai dari Cara Mudah Mendapatkan Uang, hingga Dampak Buruknya bagi Anak

Next Post

Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Dari Legenda ke Fakta, Menyibak Sejarah dan Pesona Candi Prambanan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co