3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pesan untuk Pak Presiden Baru: Jangan Hanya Berusaha Mencegah Perang, Kita Harus Bersiap untuk Berperang

Elpeni Fitrah by Elpeni Fitrah
August 8, 2024
in Esai
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional

SEANDAINYA saya Presiden RI, pastilah sesak kepala saya oleh khawatir. Di sana perang di sini kelahi. Ditengah-tengahnya hanya ada ketidakpastian. Mayoritas negara, pada waktu terakhir ini, dalam suasana geopolitik yang semakin kompleks, mungkin saja tercebur dalam konflik baru, dan memiliki resiko besar terhadap memburuknya keamanan. Apa mau dikata, begitulah dunia; tak akan pernah berhenti memberi kejutan, seringnya kejutan yang mengerikan. 

Tersadar dari lamunan, untunglah presiden kita bukan saya. Presiden yang asli mana mungkin cepat betul berputus asa, tentulah dia jenius lagi bijaksana, tahu bagaimana menyatakan sikap, pun terampil memosisikan diri. Ehm!

Meski demikian, saya rasa kita pantas merasa cemas. Indonesia, rumah kita, sedang berada dalam pusaran konflik global. Silahkan cermati dengan seksama, aneka pertikaian yang saat ini sedang bergejolak, seolah sedang terjadi di halaman belakang kedaulatan kita. Ingat, peristiwa apapun yang menimpa suatu wilayah, pasti berdampak pada belahan dunia lainnya. Satu negara merana, yang lain pasti ikut menderita.

Ancaman di ambang pintu

Tanpa bermaksud mendahului takdir Tuhan, sebagaimana perkiraan ahli politik kenamaan, jarak hari ini hingga perang terbuka di Timur Tengah hanya tinggal sepelemparan batu, amat dekat, tebal alasan karena motif balas dendam, terlebih antara Iran dan Israel, jika tidak secara langsung di antara kedua negara, barangkali melibatkan proxinya. Proksi-proksi Iran di antaranya Hamas, Hizbullah di Lebanon selatan, Houthi di Yaman, dan milisi di Suriah serta Irak.

Mengapa? Gara-gara kematian pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, diduga karena dicelakai Israel lewat serangan udara, ketika berada di wisma kenegaraan (state house) persis di Jantung Ibu Kota Iran. Siapa yang tidak masygul? Sekarang semua negara sedang berhati-hati sembari menanti kejutan apalagi gerangan yang akan terjadi, kekuatan besar mana nanti yang akan terbawa-bawa? AS? China? Rusia? India? Indonesia….?

Seandainya perkiraan ini betul terjadi, Indonesia, sebagai negara yang berada di Asia Tenggara, mungkin akan terpengaruh oleh perubahan geopolitik ini. Pemerintah Indonesia mungkin akan dihadapkan dengan tekanan untuk mengambil posisi dalam konflik ini, yang dapat mempengaruhi kebijakan luar negeri dan hubungan diplomatik.

Konflik ini juga dapat mempengaruhi masyarakat Indonesia, terutama jika ada komunitas Muslim yang mendukung Hamas atau Iran. Reaksi sosial dan politik masyarakat Indonesia dapat beragam, dari dukungan hingga protes terhadap kebijakan pemerintah. Jika konflik melibatkan serangan militer, Indonesia mungkin akan dihadapkan dengan tekanan untuk berpartisipasi dalam operasi militer atau memberikan dukungan logistik. Terpengaruh jualah kebijakan pertahanan dan keamanan nasional kita.

Sementara itu, Laut China Selatan, yang berbatasan langsung dengan Indonesia, menjadi arena kontestasi kekuatan. China mengklaim hampir seluruh wilayah, berhadapan dengan klaim tumpang tindih dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk tetangga Indonesia seperti Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Situasi ini menciptakan ketegangan yang terus meningkat di kawasan, memaksa Indonesia untuk mempertimbangkan kembali strategi keamanan maritimnya.

Krisis Taiwan, meskipun terlihat jauh, memiliki implikasi langsung bagi keamanan Indonesia. Selat Malaka, yang menjadi urat nadi perdagangan global dan berbatasan dengan Indonesia, bisa menjadi titik panas jika konflik China-Taiwan meletus. Laporan think tank RAND Corporation yang memproyeksikan kemungkinan invasi China ke Taiwan antara tahun 2025 hingga 2030 menjadi peringatan keras akan potensi destabilisasi kawasan yang dapat langsung mempengaruhi Indonesia.

Sementara itu, pembentukan aliansi keamanan baru seperti the Quad (Quadrilateral Security Dialogue antara AS, Jepang, India, dan Australia) dan AUKUS (aliansi keamanan antara Australia, Inggris, dan AS) menambah kompleksitas geopolitik di Indo-Pasifik. Kedua aliansi ini, yang dipandang sebagai upaya mengimbangi pengaruh China, menempatkan Indonesia dalam posisi yang rumit. Di satu sisi, Indonesia perlu menjaga hubungan baik dengan China sebagai mitra dagang utama. Di sisi lain, Indonesia juga harus mempertimbangkan implikasi keamanan dari meningkatnya aktivitas militer negara-negara anggota Quad dan AUKUS di perairan sekitar.

Konflik Rusia-Ukraina, meskipun terjadi jauh di Eropa, memiliki dampak tidak langsung terhadap Indonesia. Dengan korban jiwa yang telah melampaui 500.000 orang, perang ini telah mengubah lanskap keamanan global dan mempengaruhi rantai pasokan serta harga komoditas dunia, yang pada gilirannya berdampak pada ekonomi Indonesia. Sementara itu, krisis kemanusiaan di Sudan, dengan lebih dari 6 juta pengungsi menurut data UNHCR, menunjukkan bagaimana konflik internal dapat memiliki konsekuensi regional yang luas, termasuk potensi arus pengungsi yang bisa mencapai Asia Tenggara.

Membangun Ketahanan Nasional

Saran saya, sebagaimana judul tulisan ini, bukan berarti Indonesia harus mengadopsi sikap agresif atau meninggalkan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sebaliknya, ini adalah tentang membangun ketahanan nasional yang komprehensif. Saya berharap Pak Presiden baru berkenan menaruh perhatian pada upaya-upaya berikut: peningkatan anggaran pertahanan secara bertahap, modernisasi alutsista, pengembangan industri pertahanan dalam negeri, penguatan kapabilitas siber dan intelijen, peningkatan kerjasama militer regional dan internasional, investasi dalam pendidikan dan pelatihan personel militer, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertahanan nasional.

Ini penting, Pak Presiden, sebagaimana adagium popular, “Si vis pacem, para bellum”, jika kau mendambakan perdamaian, bersiaplah untuk berperang!!

Inilah tantangan besar yang harus dihadapi oleh Presiden baru: mempersiapkan negara untuk menghadapi kemungkinan terburuk, sambil terus bekerja keras untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan damai. [T]

Baca artikel lain dari penulis ELPENI FITRAH

Pengunduran Biden dan Tantangan Berat Harris Menuju AS-1
‘Adat Dunia Balas Berbalas, Adat Hidup Tolong Menolong’ dalam konteks Geopolitik Kontemporer
Refleksi di Hari Media Sosial Nasional
“Putin-Kim Summit”: Manuver Geopolitik Rusia Mengimbangi AS
Hijab vs Identitas Nasional: Pertaruhan Besar Tajikistan
Tags: politik luar negeri
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Iklan Modern: Seni Menjual Mimpi atau Manipulasi Tersembunyi?

Next Post

Menonton Bule Megambel di Balai Banjar Pinda 

Elpeni Fitrah

Elpeni Fitrah

Ketua Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Menonton Bule Megambel di Balai Banjar Pinda 

Menonton Bule Megambel di Balai Banjar Pinda 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co